{"id":72185,"date":"2022-09-09T14:00:46","date_gmt":"2022-09-09T07:00:46","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=72185"},"modified":"2022-09-09T10:57:37","modified_gmt":"2022-09-09T03:57:37","slug":"warna-primer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/","title":{"rendered":"Pengertian Warna Primer, Sekunder &#038; Tersier dengan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Warna primer disebut juga dengan warna utama, berawal dari warna utama ini menghasilkan warna-warna lain. Yaitu warna sekunder dan warna tersier. Selanjutnya, warna utama dipadukan dengan warna sekunder dan tersier menghasilkan warna-warna baru yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hal ini yang menyebabkan tidak terbatasnya jenis-jenis warna. Nah dalam kesempatan kali ini akan membahas pengertia, contoh hingga fungsi warna primer, sekunder dan tersier. Tanpa berlama-lama, yuk mari langsung simak penjelasannya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/arti-warna\/\">15 Arti Warna dalam Psikologi Beserta Filosofinya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengerian warna primer<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 758px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bungkul.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/0-16-768x480.webp\" alt=\"warna primer\" width=\"768\" height=\"480\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Bungkul<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa ini merupakan warna utama yang merupakan warna pokok atau baku. Jenis warna ini diperoleh atau dihasilkan bukan dari percampuran warna-warna lain. Hal tersebut yang membuatnya disebut sebagai warna baku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Justru sebaliknya, setiap warna yang masuk dalam kategori sekunder dan tersier dihasilkan oleh warna-warna dasar dari warna pokok atau warna utama ini. Berawal dari beberapa warna pokok, menghasilkan warna-warna lain yang membuat kehidupan lebih berwarna.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh warna pokok<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 758px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bungkul.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-12-768x480.webp\" alt=\"warna primer\" width=\"768\" height=\"480\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Bungkul<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lantas apa saja contoh dari warna-warna pokok? Pada dasarnya warna primer terdiri dari tiga jenis saja, yaitu merah, kuning dan biru. Dari merah, kuning, dan biru tersebut menghasilkan jenis-jenis warna lain yang merupakan turunannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada tingkatan kedua menghasilkan warna sekunder, pada tingkatan ketiga menghasilkan warna tersier. Sehingga akhirnya menghasilkan warna yang tidak terbatas dan sangat beragam yang bisa kita lihat hingga saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Agar Sedulur lebih paham lagi, berikut ini warna primer adalah dan contohnya serta percampurannya, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perpaduan warna kuning dan merah akan melahirkan warna jingga atau oranye.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Percampuran warna kuning dan biru akan menghasilkan warna hijau.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perpaduan warna biru dan merah akan melahirkan warna ungu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketiga contoh di atas merupakan contoh percampuran warna pokok atau warna utama yang menghasilkan entitas warna baru, yaitu warna sekunder. Nah, agar Sedulur bisa lebih lengkap lagi memahami warna sekunder itu apa. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian warna sekunder<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bungkul.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/6-8-1024x640.webp\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"640\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Bungkul<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain warna primer terdapat juga warna sekunder. Dilansir dari KBBI, sekunder sendiri berarti sesuatu hal yang kedua, kata sekunder berasal dari kata asing <em>second<\/em>. Artinya kedua atau tingkatan kedua. Maka dari itu, warna sekunder sendiri merupakan warna pada tingkatan kedua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Warna sekunder adalah warna-warna yang berasal dari gabungan warna-warna utama. Seperti contoh, dari 3 warna primer jika digabungkan akan menghasilkan warna baru. Warna baru ini yang adalah warna sekunder.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh warna sekunder<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 820px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.creativosonline.org\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/secundarios-830x497.jpg.webp\" alt=\"\" width=\"830\" height=\"497\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Creativos Online<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari gabungan-gabungan warna utama, akan menghasilkan suatu entitas warna baru. Warna-warna tersebut adalah warna sekunder yang tadi dijelaskan di atas. Adapun beberapa contoh dari warna sekunder adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Warna merah digabungkan dengan warna kuning akan menghasilkan warna oranye.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Warna merah dan kuning adalah warna primer. Hasil penggabungan dua warna itu akan menjadi warna sekunder yaitu oranye.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Warna biru dan kuning yang digabungkan akan menjadi warna hijau.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Biru dan kuning adalah warna utama yang menghasilkan warna hijau yang merupakan warna sekunder.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat banyak jenis warna sekunder yang bisa dihasilkan. Penjelasan di atas merupakan contoh agar Sedulur lebih mudah memahami pengertian dan contoh dari warna sekunder itu sendiri.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian warna tersier<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bungkul.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Analogous-Color-Schemes-3-1-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Bungkul<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam KBBI, tersier artinya ketiga. Dalam konteks warna, berarti tersier merupakan warna pada tingkatan ketia yang berasal dari campuran warna utama dan warna sekunder. Banyak warna unik yang dihasilkan dan masuk dalam kategori warna tersier.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Komposisi warna yang dimiliki sangat unik karena berasal dari perpaduan warna yang sangat beragam sehingga menghasilkan satu warna unik dan menjadi sebuah warna baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/buta-warna-parsial\/\">Memahami Pengertian Buta Warna Parsial dan Penyebabnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh warna tersier<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bungkul.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/neutral-paint-colors-1024x683-1.gif\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Bungkul<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun contoh dari warna tersier itu sendiri adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pencampuran warna biru dengan warna jingga atau oranye akan menghasilkan warna coklat biru.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pencampuran warna merah dengan warna hijau akan menghasilkan warna coklat merah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pencampuran warna kuning dengan warna ungu akan menghasilkan warna coklat kuning.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tentu tiga contoh di atas hanya sebagian dari warna tersier saja. Setiap warna yang Sedulur campurkan dari warna sekunder dengan warna sekunder lain, atau warna sekunder dengan warna utama akan menghasilkan sebuah warna baru yang merupakan warna tersier itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, ada beberapa fakta menarik tentang warna yang perlu Sedulur ketahui. Fakta-fakta tersebut adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Warna terpopuler di dunia adalah warna biru.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melihat warna kuning terus menerus akan membuatmu pusing.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Warna utama untuk layar televisi dan monitor komputer adalah merah (red), hijau (green) dan biru (blue), atau yang biasa disingkat RGB.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Warna memberi efek pada cita rasa dan selera kita.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Orang yang tidak dapat melihat warna atau memiliki indra warna yang terdistorsi disebut buta warna. Kebanyakan orang buta warna adalah laki-laki.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Warna merah dan kuning dapat menggugah selera makan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Nyamuk menyukai warna biru.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ilmu warna kadang-kadang disebut <em>chromatics<\/em>, <em>colorimetry<\/em>, atau hanya disebut sebagai ilmu warna.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah itulah penjelasan tentang warna primer yang bisa Sedulur ketahui. Semoga penjelasan di atas bisa menambah wawasan Sedulur, terutama terkait warna-warna yang menghiasi hidup ini. Tanpa warna hidup tidak akan indah dan menarik!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":72186,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10192,3116,10191],"class_list":["post-72185","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pengertian-warna","tag-warna","tag-warna-primer"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Warna Primer, Sekunder &amp; Tersier dengan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Warna primer disebut juga dengan warna utama, berawal dari warna ini menghasilkan warna-warna lain. Yuk, kita simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Warna Primer, Sekunder &amp; Tersier dengan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Warna primer disebut juga dengan warna utama, berawal dari warna ini menghasilkan warna-warna lain. Yuk, kita simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-09T07:00:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-09T03:57:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6-5.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6-5.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6-5.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"warna primer\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/\",\"name\":\"Pengertian Warna Primer, Sekunder & Tersier dengan Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-09-09T07:00:46+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-09T03:57:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Warna primer disebut juga dengan warna utama, berawal dari warna ini menghasilkan warna-warna lain. Yuk, kita simak penjelasannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Warna Primer, Sekunder &#038; Tersier dengan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Warna Primer, Sekunder & Tersier dengan Contohnya","description":"Warna primer disebut juga dengan warna utama, berawal dari warna ini menghasilkan warna-warna lain. Yuk, kita simak penjelasannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Warna Primer, Sekunder & Tersier dengan Contohnya","og_description":"Warna primer disebut juga dengan warna utama, berawal dari warna ini menghasilkan warna-warna lain. Yuk, kita simak penjelasannya di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-09-09T07:00:46+00:00","article_modified_time":"2022-09-09T03:57:37+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6-5.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6-5.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6-5.webp","width":850,"height":450,"caption":"warna primer"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/","name":"Pengertian Warna Primer, Sekunder & Tersier dengan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-09-09T07:00:46+00:00","dateModified":"2022-09-09T03:57:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Warna primer disebut juga dengan warna utama, berawal dari warna ini menghasilkan warna-warna lain. Yuk, kita simak penjelasannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/warna-primer\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Warna Primer, Sekunder &#038; Tersier dengan Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72185"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=72185"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72185\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":72205,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72185\/revisions\/72205"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/72186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=72185"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=72185"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=72185"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}