{"id":71989,"date":"2022-09-08T19:00:52","date_gmt":"2022-09-08T12:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=71989"},"modified":"2022-09-08T15:25:39","modified_gmt":"2022-09-08T08:25:39","slug":"teori-sel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/","title":{"rendered":"Teori Sel: Pengertian Beserta Karakteristik Utamanya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kita ketahui bersama bahwa sel merupakan unit terkecil struktural dan fungsional yang menyusun makhluk hidup. Pengetahuan ini tidak lepas dari jasa para ilmuwan terdahulu yang banyak melakukan penelitian hingga akhirnya merumuskan teori yang dikenal dengan teori sel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teori sel tidak hanya menjelaskan sel yang ada pada tumbuhan, namun juga sel pada hewan. Teori ini berkembang dari waktu ke waktu hingga kini menjadi ilmu yang sangat berharga dan disampaikan oleh beberapa ilmuwan dengan penelitiannya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ingin tahu bagaimana informasi mengenai teori sel dan penemunya? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel berikut, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/asal-usul-bumi\/\"><b>Teori Asal Usul Bumi Beserta Penjelasan &amp; Prosesnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian teori sel dan konsepnya<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_71990\" aria-describedby=\"caption-attachment-71990\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-71990\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel1.webp\" alt=\"teori sel\" width=\"612\" height=\"298\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71990\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teori sel adalah teori ilmiah yang sudah ada sejak pertengahan abad kesembilan belas. Teori ini menyatakan bahwa organisme hidup terdiri dari sel, sel adalah unit struktural atau organisasi dasar dari semua organisme, dan semua sel berasal dari sel yang sudah ada sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teori ini mulai berkembang sejak penemuan mikroskop oleh Robert Hooke pada tahun 1665. Teori ini pertama kali diusulkan oleh Theodor Schwann dan Matthias Jakob Schleiden pada tahun 1838 yang menyatakan bahwa sel adalah unit dasar pembentuk semua makhluk hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari pernyataan ilmuwan tersebut, dapat diartikan bahwa semua makhluk hidup, baik manusia, hewan, tumbuhan, maupun semua organisme lain tersusun atas sel. Konsep tersebut kemudian didukung oleh Rudolf Virchow pada tahun 1850, yang menyatakan bahwa semua sel berasal dari sel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan adanya penemuan oleh Rudolf Virchow, teori generasi spontan yang menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati secara spontan tidak lagi berlaku. Hal ini karena Virchow menemukan bahwa sel dapat membelah dan menghasilkan sel-sel hidup yang baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara itu, konsep teori ini terdiri dari 4 dasar. Pertama, sel adalah unit dasar kehidupan. Kedua, semua organisme hidup terbentuk dari satu sel atau lebih. Ketiga, sel adalah tempat semua fungsi kehidupan organisme hidup terjadi. Keempat, sel berasal dari sel yang sudah ada.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika pada awalnya teori ini hanyalah sebuah konsep klasik tentang unit pembentuk kehidupan terkecil. Seiring berjalannya waktu dan majunya ilmu pengetahuan, teori sel terus dikembangkan sebagai bidang biologi sel.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Teori sel menurut para ahli<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih jelasnya, berikut adalah para ahli yang merumuskan teori tersebut. Simak dengan baik, ya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Teori sel menurut Robert Hooke<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_72000\" aria-describedby=\"caption-attachment-72000\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-72000\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel11.webp\" alt=\"teori sel\" width=\"612\" height=\"397\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-72000\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejarah penemuan sel pertama kali dilakukan oleh Robert Hooke yang melakukan pengamatan pada sayatan gabus pada batang tumbuhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Quercus suber<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Saat mengamati menggunakan mikroskop, ia menemukan adanya ruang-ruang kosong yang dibatasi dengan dinding tebal.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hooke kemudian menyebut ruang-ruang kosong tersebut sebagai cellulae yang artinya sel. Ternyata, apa yang ditemukan Hooke saat itu adalah sel-sel gabus yang telah mati. Sejak saat itu, para ilmuwan mulai berlomba untuk mengetahui informasi mengenai sel pada makhluk hidup.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-tumbuhan-bagi-manusia\/\"><b>12 Manfaat Tumbuhan Bagi Manusia, Hewan, dan Lingkungan<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Teori sel menurut Antony van Leeuwenhoek<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_71995\" aria-describedby=\"caption-attachment-71995\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-71995 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel6.webp\" alt=\"teori sel\" width=\"612\" height=\"406\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel6.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel6-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71995\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selanjutnya adalah teori menurut Antony Van Leeuwenhoek. Ia merupakan ilmuwan pertama yang menemukan sel hidup dan juga orang pertama yang mengamati hingga mendeskripsikan organisme bersel satu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Awalnya, Leeuwenhoek merancang sebuah mikroskop kecil berlensa tunggal untuk mengamati air rendaman jerami. Setelah dilihat dengan seksama, ia akhirnya menemukan organisme yang bergerak di air. Organisme tersebut kini dikenal sebagai bakteri.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Teori sel menurut Robert Brown<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_71999\" aria-describedby=\"caption-attachment-71999\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-71999\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel10.webp\" alt=\"teori sel\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel10.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel10-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71999\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teori selanjutnya muncul dari seorang ilmuwan bernama Robert Brown. Ia merupakan ilmuwan yang pernah mengamati adanya titik buram yang selalu ada pada sel telur, sel serbuk sari, dan sel dari jaringan anggrek yang sedang tumbuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat mengamati struktur sel pada jaringan anggrek, Brown melihat adanya benda kecil yang terapung-apung di dalam sel. Benda tersebut kemudia disebut sebagai inti sel atau nukelus. Setelah dianalisis lebih lanjut, diketahui bahwa inti sel selalu ada dalam sel hidup untuk mengatur segala proses kehidupan yang terjadi di dalam sel.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Teori sel menurut Schleiden dan Schwann<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_71992\" aria-describedby=\"caption-attachment-71992\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-71992\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel3.webp\" alt=\"teori sel\" width=\"612\" height=\"352\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71992\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teori berikutnya dicetuskan oleh dua ilmuwan, yakni Theodor Schwann dan Matthias Jakob Schleiden. Awalnya, Schleiden melakukan penelitian terhadap tumbuhan. Ia menemukan banyak sel pada tubuh tumbuhan dan menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tumbuhan adalah sel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara itu, Schwann mengadakan penelitian terhadap hewan. Ia menemukan bahwa tubuh hewan juga tersusun dari banyak sel dan menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tubuh hewan adalah sel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dua ilmuwan tadi akhirnya bersama-sama mencetuskan sebuah teori sel yang berbunyi \u201csel merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup\u201d.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pithecanthropus-erectus\/\"><b>Pithecanthropus Erectus: Sejarah, Penemuan &amp; Kontroversinya\u00a0\u00a0<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Teori sel menurut Max Schultze<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_71991\" aria-describedby=\"caption-attachment-71991\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-71991\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel2.webp\" alt=\"teori sel\" width=\"612\" height=\"383\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71991\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selanjutnya adalah teori dari ilmuwan bernama Max Schultze yang mengungkapkan bahwa sel merupakan bentuk unit fungsional terkecil dari makhluk hidup. Di dalam sel akan terjadi suatu kerjasama antara jaringan dan organel sel yang membuat makhluk hidup dapat beraktivitas dengan baik.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Schultze juga menegaskan bahwa protoplasma adalah dasar-dasar fisik dari kehidupan. Protoplasma tidak hanya bagian struktural dari sel, melainkan juga merupakan bagian penting dari sel yang digunakan sebagai tempat terjadinya proses hidup dan berlangsungnya reaksi-reaksi kimia kehidupan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Teori sel menurut Rudolf Virchow<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_71997\" aria-describedby=\"caption-attachment-71997\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-71997\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel8.webp\" alt=\"teori sel\" width=\"612\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel8.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel8-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel8-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel8-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71997\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teori berikutnya disampaikan oleh Rudolf Virchow, yang menyatakan bahwa sel adalah suatu unit pertumbuhan terkecil dari makhluk hidup. Pernyataan tersebut memiliki arti bawah setiap makhluk hidup akan memiliki sel yang nantinya akan tumbuh dan berkembang menjadi besar hingga akhirnya dapat berfungsi dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teori yang dicetuskan Virchow juga dikenal dengan sebutan \u201cOmne cellula e cellula\u201d, yakni setiap sel berasal dari sel sebelumnya dan akan terus mengalami pertumbuhan. Tak hanya itu, Virchow juga menjelaskan bahwa sel tidak hanya menjalankan suatu fungsi kehidupan, namun juga mengalami perpanjangan ukuran ataupun perbesaran volume.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Teori sel modern<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_71990\" aria-describedby=\"caption-attachment-71990\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-71990\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel1.webp\" alt=\"teori sel\" width=\"612\" height=\"298\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71990\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seiring berjalannya waktu, perkembangan teori klasik akhirnya melahirkan teori sel modern yang didukung dengan konsep yang lebih maju. Tidak hanya menjadi unit dasar kehidupan saja, sel juga memiliki pengertian lain, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sel makhluk hidup akan tetap memiliki komponen utama yang sama meskipun spesiesnya berbeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sel merupakan tempat terjadinya aliran energi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sel merupakan tempat tersimpannya materi genetik dan menjadi tempat terjadinya pewarisan sifat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/biologi-adalah\/\"><b>Biologi: Pengertian, Sejarahnya, Hingga Cabang Ilmunya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Karakteristik utama\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_71993\" aria-describedby=\"caption-attachment-71993\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-71993\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel4.webp\" alt=\"teori sel\" width=\"612\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel4.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel4-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel4-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/sel4-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71993\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari semua teori di atas, dapat diketahui bahwa sel adalah makhluk hidup kecil yang mewakili kehidupan. Sel ini memiliki karakteristik utama, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan unit struktural dari segala bentuk kehidupan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan unit fungsional dan fisiologis kehidupan karena didalamnya ada metabolisme yang menentukan perkembangan selanjutnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan unit asal dari apa yang kita pahami sebagai kehidupan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, itulah penjelasan mengenai pengertian teori sel beseerta karakteristik utamanya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur yang sedang mendalami pelajaran biologi lebih baik lagi. Selamat belajar!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":72149,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5613,10156],"class_list":["post-71989","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-sel","tag-teori-sel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teori Sel: Pengertian Beserta Karakteristik Utamanya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Teori sel adalah teori ilmiah yang menyatakan bahwa organisme hidup terdiri dari sel, yakni unit struktural dasar dari semua organisme.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teori Sel: Pengertian Beserta Karakteristik Utamanya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teori sel adalah teori ilmiah yang menyatakan bahwa organisme hidup terdiri dari sel, yakni unit struktural dasar dari semua organisme.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-08T12:00:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-08T08:25:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-12.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-12.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-12.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"teori sel\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/\",\"name\":\"Teori Sel: Pengertian Beserta Karakteristik Utamanya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-09-08T12:00:52+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-08T08:25:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Teori sel adalah teori ilmiah yang menyatakan bahwa organisme hidup terdiri dari sel, yakni unit struktural dasar dari semua organisme.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teori Sel: Pengertian Beserta Karakteristik Utamanya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teori Sel: Pengertian Beserta Karakteristik Utamanya","description":"Teori sel adalah teori ilmiah yang menyatakan bahwa organisme hidup terdiri dari sel, yakni unit struktural dasar dari semua organisme.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teori Sel: Pengertian Beserta Karakteristik Utamanya","og_description":"Teori sel adalah teori ilmiah yang menyatakan bahwa organisme hidup terdiri dari sel, yakni unit struktural dasar dari semua organisme.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-09-08T12:00:52+00:00","article_modified_time":"2022-09-08T08:25:39+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-12.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-12.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-12.webp","width":850,"height":450,"caption":"teori sel"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/","name":"Teori Sel: Pengertian Beserta Karakteristik Utamanya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-09-08T12:00:52+00:00","dateModified":"2022-09-08T08:25:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Teori sel adalah teori ilmiah yang menyatakan bahwa organisme hidup terdiri dari sel, yakni unit struktural dasar dari semua organisme.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-sel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teori Sel: Pengertian Beserta Karakteristik Utamanya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71989"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71989"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71989\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":72151,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71989\/revisions\/72151"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/72149"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}