{"id":71354,"date":"2022-09-05T16:00:32","date_gmt":"2022-09-05T09:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=71354"},"modified":"2022-09-05T10:42:28","modified_gmt":"2022-09-05T03:42:28","slug":"fgd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/","title":{"rendered":"FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi &#038; Teknisnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pernahkah Sedulur ikut berpartisipasi dalam sebuah FGD atau focus group discussion? Focus group discussion merupakan salah satu jenis diskusi yang dapat Sedulur jumpai dalam berbagai kesempatan. Ia lazim dilakukan pada sesi pembelajaran di sekolah menengah, bangku kuliah, bahkan pada saat proses seleksi pekerjaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diskusi tersebut menjadi penting karena secara tidak langsung menunjukkan seberapa jauh daya berpikir kritis Sedulur dan kemampuan mengatasi sebuah permasalahan. Maka dari itu, tidak ada salahnya Sedulur menelisik lebih lanjut tentang focus group discussion ini. Sebagai persiapan awal, yuk coba simak beberapa informasi terkait pengertian, fungsi, serta teknis FGD berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/life-at-super\/skill-wajib-jadi-social-media-specialist-handal-di-startup\/\"><b>Skill Wajib Jadi Social Media Specialist Handal di Startup!<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian FGD adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st2.depositphotos.com\/3591429\/5246\/i\/600\/depositphotos_52465239-stock-photo-people-using-technologies-and-talking.jpg\" alt=\"fgd\" width=\"600\" height=\"364\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">FGD (<em>focus group discussion<\/em>) merupakan salah satu teknik diskusi yang sering dipakai dalam berbagai kesempatan, baik itu dalam dunia akademik maupun dunia kerja. Focus group discussion ini juga menjadi salah satu metode pengumpulan data dalam ilmu-ilmu sosial dengan cara kualitatif. Ia sangat sering digunakan berbagai kalangan akademis atau profesional untuk menjalin keterbukaan, kepercayaan, serta memahami persepsi terkait objek pembahasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai metode riset kualitatif, focus group discussion ternyata sama terkenalnya dengan metode wawancara. Secara singkat, diskusi yang ada di dalamnya akan berfokus pada pembahasan masalah tertentu yang diungkapkan peserta. Walaupun dijuluki diskusi, tetapi proses yang dilakukan bersifat santai dan informal. Dalam satu sesi, peserta focus group discussion biasanya mencapai 4 sampai 12 orang, atau bahkan lebih. Terdapat pula seorang moderator yang bertugas untuk mengatur jalannya diskusi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-hosting\/\"><b>Apa itu Hosting: Pengertian, Jenis, Manfaat &amp; Cara Kerjanya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian FGD menurut para ahli<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st4.depositphotos.com\/3662505\/21970\/i\/600\/depositphotos_219704652-stock-photo-young-workers-have-discussion-modern.jpg\" alt=\"fgd\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masih belum paham tentang FGD? Jangan khawatir, Sedulur. Selain pengertian focus group discussion secara umum seperti yang telah dijelaskan, terdapat juga beberapa pengertian focus group discussion dari beberapa ahli yang kompeten. Penjelasan-penjelasan di bawah ini akan didasarkan pada sudut pandang mereka masing-masing. Yuk, kita simak bersama-sama!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Tobias Nyumba<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengutip dari penjelasan Tobias Nyumba, focus group discussion merupakan sebuah metode penelitian berjenis kualitatif yang sering dipakai untuk membahas berbagai isu sosial secara mendalam.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Peter van Eeuwijk dan Zuzanna Angehrn<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengutip dari penjelasan Peter van Eeuwijk dan Zuzanna Angehrn, focus group discussion merupakan sebuah metode penelitian dan pengumpulan data yang berbentuk diskusi. Ia melibatkan sekelompok orang untuk mengulas suatu topik secara spesifik dan mendalam.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Irwanto<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam bukunya yang berjudul Focused Group Discussion, Irwanto menjelaskan bahwa focus group discussion adalah suatu jenis diskusi yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang berbagai masalah pembahasan yang spesifik. Beberapa kelompok yang terlibat di dalam diskusi ini kemudian akan menghidupkan sesi tukar pikiran secara sistematis.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Anita Gibbs<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengutip dari penjelasan Anita Gibbs, focus group discussion merupakan sebuah diskusi yang dilakukan untuk meraih tujuan utama, yaitu perasaan, sikap, reaksi, serta pengalaman peserta pada saat membahas suatu isu yang spesifik. Aspek-aspek tadi tidak dapat didapatkan dalam jenis diskusi lain.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Richard R. Krueger<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengutip dari penjelasan Richard R. Krueger, focus group discussion merupakan sebuah diskusi yang terlebih dahulu direncanakan dengan baik. Salah satu tujuan utama dari diskusi ini adalah untuk mendapatkan data dari para responden, dilakukan secara santai. Dalam sesi diskusi, terdapat seorang moderator yang akan memandu jalannya sesi. Suasana keseluruhan mayoritas berjalan santai dan sesekali terdapat ice-breaking.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hewan-paling-setia-di-dunia\/\"><b>10 Hewan Paling Setia di Dunia, Lebih Setia dari Pasanganmu!<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Fungsi dan tujuan FGD adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/34181562\/37135\/i\/600\/depositphotos_371356956-stock-photo-business-people-meeting-conference-discussion.jpg\" alt=\"fgd\" width=\"600\" height=\"399\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bagaimana? Sudah mendapatkan gambaran bagaimana sebuah contoh kasus FGD dan penyelesaiannya berlangsung? Seperti yang telah diungkapkan di atas, focus group discussion adalah suatu jenis diskusi yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang berbagai masalah pembahasan yang spesifik. Beberapa kelompok yang terlibat di dalam diskusi ini kemudian akan menghidupkan sesi tukar pikiran secara sistematis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masuk ke pembahasan fungsi dan tujuan focus group discussion, tentunya pihak penyelenggara tidak serta merta menyelenggarakan diskusi tersebut tanpa tujuan yang hendak diraih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Fungsi serta tujuan dari FGD secara garis besar adalah untuk mencari persamaan dari tiap-tiap persepsi atau opini mengenai suatu topik dalam dunia kerja. Kesamaan yang dilahirkan dalam tahap akhir diskusi inilah yang pada akhirnya akan melahirkan pengertian serta kesepakatan sikap terkait isu yang sedang dibahas. Sementara dalam sesi interview seleksi kerja, maka fungsi dan tujuan utamanya adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kandidat. Lebih daripada itu, interview seleksi kerja dapat menjadi gambaran layak atau tidaknya seseorang diterima sebagai karyawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu alasan mengapa sebuah perusahaan menyelenggarakan focus group discussion ini adalah karena dunia kerja memiliki banyak problematika yang harus dihadapi para kandidat. Apabila perusahaan tidak mengetahui bagaimana kandidat tersebut akan menyikapi tantangan dunia kerja, maka ditakutkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang apabila ia diterima di perusahaan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan adanya focus group discussion, diharapkan setiap kandidat mampu berpikir kritis mencari solusi serta menyikapi dengan bijak setiap masalah di dalam dunia kerja. Sehingga, pihak perusahaan bisa melihat gambaran umum terkait potensi yang dimiliki mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tahi-lalat-di-telapak-kaki\/\"><b>Arti Tahi Lalat di Telapak Kaki Kiri &amp; Kaki Kanan, Ini Maknanya!<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Perbedaan FGD dengan interview<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st2.depositphotos.com\/1037987\/5987\/i\/600\/depositphotos_59877399-stock-photo-designers-meeting-to-discuss-new.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di bagian pembukaan artikel ini telah disinggung bahwa focus group discussion juga biasa diadakan untuk menyeleksi kandidat pelamar kerja. Biasanya, seleksi masuk kerja hanya membutuhkan wawancara saja. Namun untuk beberapa pekerjaan tertentu, terutama mereka yang membutuhkan kemampuan berpikir kritis yang tinggi, focus group discussion dapat dilakukan untuk melihat sejauh mana taraf kemampuan setiap pelamar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tentunya terdapat beberapa perbedaan signifikan dari sebuah focus group discussion dengan interview kerja. Apa saja perbedaan tersebut? Mari kita simak daftar poin di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Jumlah peserta<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jumlah peserta menjadi salah satu aspek yang membedakan antara focus group discussion dengan interview kerja. FGD dalam rekrutmen biasanya melibatkan peserta yang berjumlah 4 hingga 15 orang. Jadi, para pelamar kerja ini akan bertemu satu sama lain, melihat secara langsung bagaimana kemampuan para pesaingnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika seseorang melakukan interview kerja, biasanya hanya 1 orang saja peserta yang diwawancara. Sedangkan jumlah pewawancara dapat bervariasi, mulai dari 1 orang, 2 orang, atau bahkan lebih dari itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Fokus pembahasan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jumlah peserta menjadi salah satu aspek yang membedakan antara focus group discussion dengan interview kerja. Pada contoh pertanyaan FGD, biasanya fokus pembahasan terletak pada isu-isu yang di luar dunia kerja. Sedangkan pada sesi interview, fokus pembahasan akan mencakup riwayat diri, kemampuan, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan dunia kerjanya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Output<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Output menjadi salah satu aspek yang membedakan antara focus group discussion dengan interview kerja. Hasil keluaran dari focus group discussion adalah kesimpulan diskusi. Hasil keluaran dari interview kerja adalah layak atau tidak pelamar bekerja di tempat tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zaman-logam\/\"><b>Zaman Logam: Sejarah, Peninggalan &amp; Hasil Kebudayaannya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Teknis FGD adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/34181562\/37317\/i\/450\/depositphotos_373176032-stock-photo-business-people-meeting-conference-discussion.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"399\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah mempelajari pengertian, fungsi dan tujuan, serta perbedaan dari metode FGD dengan metode wawancara, pada bagian ini Sedulur akan diajak untuk melihat lebih dalam ke teknis pelaksanaan dari jenis diskusi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara garis besar, terdapat lima proses jalannya sebuah focus group discussion, mulai dari menentukan moderator, Mempersiapkan grup serta rencana pelaksanaan, pemaparan topik dan pertanyaan terbuka, mencatat dan meringkas topik, diakhiri pengolahan data dan kesimpulan. Di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Menentukan moderator<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teknis focus group discussion yang pertama adalah menentukan seseorang untuk dijadikan moderator. Moderator adalah sosok yang mengatur jalannya diskusi agar dapat mencapai hasil tujuan yang telah direncanakan sebelumnya. Sedulur tidak bisa begitu saja memilih seseorang untuk menjadi moderator. Terdapat beberapa syarat yang harus ia penuhi agar tidak menambah runyam jalannya acara.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Profesional.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kritis dalam berpikir.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki daya analisis yang baik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kemampuan berbicara di depan umum yang jelas serta lugas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mampu melihat setiap situasi dengan objektif dan netral.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berkepribadian tegas dan tenang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dapat menjadi pendengar serta pengamat yang baik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Mempersiapkan grup serta rencana pelaksanaan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teknis focus group discussion yang kedua adalah menentukan grup diskusi serta rencana pelaksanaan prosesnya. FGD harus memiliki tim-tim atau panitia yang nantinya akan melancarkan jalannya proses diskusi. Dalam satu tim, jumlah orang yang terlibat dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah ada tim, Sedulur dapat memulai untuk membagikan tugas-tugas sesuai kemampuan anggota masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai contoh FGD tim, lazimnya ia memiliki anggota yang bertugas untuk mencatat waktu, mendokumentasikan kegiatan, mencatat poin penting, dan bagian acara yang mengurus masalah teknis. Tentukan juga tempat dan waktu diadakannya diskusi tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Pemaparan topik dan pertanyaan terbuka<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teknis focus group discussion yang ketiga adalah pemaparan topik diskusi dan pertanyaan terbuka. Setelah semuanya siap, diskusi dapat dijalankan. Sedulur bisa mulai membagi peserta ke dalam beberapa kelompok. Satu kelompok dapat diisi oleh 4 hingga 5 orang. Untuk diskusi yang lebih besar, satu kelompok dapat berjumlah 8 sampai 12 anggota.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apabila dirasa sudah siap, diskusi pun dapat diawali dengan penjelasan dari moderator mengenai topik, aturan, serta pembagian waktu untuk memaparkan materi masing-masing kelompok. Pertanyaan yang dapat dilontarkan dalam diskusi ini sebaiknya bersifat terbuka dan memancing opini dari setiap kelompok.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Mencatat, meringkas topik<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teknis focus group discussion yang keempat adalah mencatat materi-materi yang dipaparkan di forum, kemudian meringkasnya. Seperti yang telah diuraikan pada poin di atas, dalam suatu FGD harus ada tim atau panitia yang menjadi notulen (mencatat seluruh poin penting yang disampaikan peserta). Tim notulen ini juga dapat memanfaatkan rekam suara atau video agar tidak ada satu poin penting yang terlewatkan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Pengolahan data dilanjut kesimpulan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teknis focus group discussion yang terakhir adalah pengolahan data yang dilanjut pada pembuatan kesimpulan. Apabila sudah mencapai ujung diskusi, maka hasil catatan dari notulen tersebut akan dianalisis bersama. Analisis dalam focus group discussion biasanya berupa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Opini atau pendapat setiap kelompok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bagaimana setiap kelompok mempertahankan posisinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pola diskusi yang terbentuk dari awal hingga akhir.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kesimpulan hasil diskusi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah Sedulur, di atas merupakan pembahasan singkat mengenai FGD atau focus group discussion. Pembahasan tadi sudah mencakup beberapa poin, seperti pengertian dari diskusi tersebut, pengertian focus group discussion menurut para ahli, fungsi-fungsi utamanya, beserta beberapa teknis umum pelaksanaan focus discussion group. Semoga artikel dapat memberikan manfaat bagi Sedulur dan menambah pengetahuan serta wawasan, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":25,"featured_media":71355,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10072,10070,10071],"class_list":["post-71354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-fgd","tag-fgd-adalah","tag-pengertian-fgd"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi &amp; Teknisnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"FGD merupakan singkatan dari focus group discussion. Apa pengertian beserta fungsi-fungsi dan teknis dari diskusi tersebut?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi &amp; Teknisnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"FGD merupakan singkatan dari focus group discussion. Apa pengertian beserta fungsi-fungsi dan teknis dari diskusi tersebut?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-05T09:00:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-05T03:42:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6.webp\",\"width\":850,\"height\":450},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/\",\"name\":\"FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi & Teknisnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-09-05T09:00:32+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-05T03:42:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\"},\"description\":\"FGD merupakan singkatan dari focus group discussion. Apa pengertian beserta fungsi-fungsi dan teknis dari diskusi tersebut?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi &#038; Teknisnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\",\"name\":\"Muhammad Iqbal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Iqbal\"},\"description\":\"Content Writer at Aplikasi Super.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi & Teknisnya","description":"FGD merupakan singkatan dari focus group discussion. Apa pengertian beserta fungsi-fungsi dan teknis dari diskusi tersebut?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi & Teknisnya","og_description":"FGD merupakan singkatan dari focus group discussion. Apa pengertian beserta fungsi-fungsi dan teknis dari diskusi tersebut?","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-09-05T09:00:32+00:00","article_modified_time":"2022-09-05T03:42:28+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhammad Iqbal","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Iqbal","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6.webp","width":850,"height":450},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/","name":"FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi & Teknisnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-09-05T09:00:32+00:00","dateModified":"2022-09-05T03:42:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff"},"description":"FGD merupakan singkatan dari focus group discussion. Apa pengertian beserta fungsi-fungsi dan teknis dari diskusi tersebut?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi &#038; Teknisnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff","name":"Muhammad Iqbal","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Iqbal"},"description":"Content Writer at Aplikasi Super."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71354"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71354"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":71591,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71354\/revisions\/71591"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}