{"id":70902,"date":"2022-08-31T18:00:19","date_gmt":"2022-08-31T11:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=70902"},"modified":"2022-08-31T09:27:21","modified_gmt":"2022-08-31T02:27:21","slug":"sunat-clamp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/","title":{"rendered":"Mengenal Sunat Klamp dengan Kelebihan &#038; Kekurangannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sunat clamp jadi salah satu inovasi metode khitan paling modern saat ini. Berkat perkembangan zaman, proses tindakan sunat menjadi lebih efektif dan efisien. Sunat, atau dalam istilah medis disebut sebagai sirkumsisi, sejatinya telah memiliki banyak metode tindakan. Namun, metode clamp dianggap paling bagus dan diminati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika berbicara tentang sunat klamp untuk dewasa dan anak-anak, terdapat beberapa jenis clamp yang digunakan dalam tindakan sirkumsisi tersebut. Di antaranya adalah gomco, mogen, hingga smart clamp. Di Indonesia sendiri, metode yang paling lazim digunakan di berbagai klinik adalah smart clamp, dokter akan menggunakan tabung sekali pakai kemudian dipasang di kepala penis. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Metode sunat clamp tersebut digadang-gadang memiliki berbagai kelebihan dibandingkan metode sunat yang lainnya. Penasaran apa saja kelebihannya?<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tarian-aceh\/\"><b>Mengenal Macam-Macam Tari-Tarian Tradisional dari Aceh<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Jenis-jenis metode sunat<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_70988\" aria-describedby=\"caption-attachment-70988\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-70988 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/The-Asian-Parent-2-720x396.webp\" alt=\"sunat clamp\" width=\"720\" height=\"396\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-70988\" class=\"wp-caption-text\">The Asian Parent<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum masuk ke sunat metode clamp, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu beberapa metode sirkumsisi yang sering dipakai di Indonesia. Terdapat tiga metode sunat selain sunat clamp, yaitu sunat dengan bedah konvensional, sunat dengan metode laser, serta sunat dengan metode elektrokauter.<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Bedah konvensional<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sunat dengan metode bedah konvensional merupakan tindakan bedah kecil yang dari dulu hingga sekarang dilakukan. Proses singkatnya adalah area penis disterilkan, diberikan bius lokal, kemudian tenaga kesehatan akan memotong bagian kulit kulup penis dengan gunting pisau bedah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, luka akan dijahit menggunakan benang yang dapat diserap oleh tubuh, sehingga tidak perlu dicopot kembali benangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui, metode bedah konvensional ini membutuhkan waktu yang lebih lama, baik itu pada saat proses tindakan dan proses penyembuhan. Tindakan sirkumsisi akan dilakukan setidaknya selama 30 menit hingga 50 menit. Sementara itu, proses perawatan pasca sunat akan sedikit repot. Hal tersebut dikarenakan luka yang tidak boleh terkena air dan penggantian perban rutin selama kurang lebih tujuh hari.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Laser<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode yang sering dipakai untuk tindakan sirkumsisi adalah metode sunat dengan laser. Alat yang digunakan akan menghasilkan laser CO2. Secara keseluruhan, proses awal tindakan tidak ada bedanya dengan menggunakan bedah konvensional. Namun, posisi gunting atau pisau bedah digantikan oleh laser CO2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendarahan pada saat proses tindakan disinyalir akan lebih sedikit ketimbang menggunakan metode bedah konvensional. Selain itu, luka sobekan akan lebih teratur jika menggunakan laser CO2. Maka dari itu, biasanya biaya yang dikeluarkan untuk melakukan sunat dengan metode laser ini agak sedikit lebih mahal.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Elektrokauter<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode sunat lainnya yang dapat Sedulur jumpai di Indonesia adalah dengan alat elektrokauter. Elektrokauter merupakan sejenis alat yang menghasilkan arus listrik untuk memotong kulit kulup penis.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kota-terbesar-di-indonesia\/\"><b>10 Kota Terbesar di Indonesia, Kotamu Nomor Berapa?<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Sunat clamp, metode sunat baru?<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_70987\" aria-describedby=\"caption-attachment-70987\" style=\"width: 482px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-70987\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Orami-1.webp\" alt=\"sunat clamp\" width=\"492\" height=\"326\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-70987\" class=\"wp-caption-text\">Orami<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu metode sunat terbaru adalah menggunakan clamp. Proses tindakan awal dari sunat ini layaknya metode-metode sunat yang lain, akan dilakukan bius lokal dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, kulit kulup akan dimasukkan ke dalam tabung clamp dan dipotong. Tabung clamp kemudian baru dilepas setelah 5 hari. Sunat klamp menurut Islam sangat diperbolehkan karena tidak melanggar syariat agama.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kelebihan sunat clamp<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa kelebihan metode sirkumsisi clamp yang ditawarkan kepada pasien.<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Tindakan yang cepat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya telah kita sebutkan bahwa sunat metode bedah konvensional memiliki durasi tindakan setidaknya 30 menit hingga 50 menit. Jika Sedulur memilih untuk menggunakan hasil sunat klamp, maka Sedulur dapat memangkas waktu hingga menjadi 7 menit sampai 10 menit saja.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Minim pendarahan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu klaim yang membuat pasien tertarik dengan metode sirkumsisi clamp ini adalah minimnya pendarahan yang terjadi pada saat proses tindakan. Cincin pada tabung clamp dapat mengunci kulit kulup yang terpotong, sehingga pendarahan sangat berkurang.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Perawatan luka sunat clamp tindakan yang mudah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses sunat ini sejatinya tidak membutuhkan penjahitan untuk menutup sayatan yang terjadi. Alhasil, proses penyembuhannya menjadi lebih mudah dan juga lebih cepat. Lebih daripada itu, bekas luka sayatan pada kulit penis akan terlindungi oleh tabung clamp, sehingga sangat aman jika terkena air. Ia pun juga tidak memerlukan penggantian perban rutin.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jenis-kucing\/\"><b>16 Jenis Kucing Peliharaan yang Populer &amp; Mudah Dirawat<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>4. Dapat langsung beraktivitas setelah tindakan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telah disebutkan bahwa bekas luka sayatan pada kulit penis akan terlindungi oleh tabung clamp. Maka dari itu, pasien dapat langsung beraktivitas setelah tindakan sirkumsisi selesai.<\/span><\/p>\n<h2><b>5. Minim rasa sakit<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode ini diklaim akan mengurangi rasa sakit yang dirasakan pasca tindakan jika dibandingkan antara sunat klamp vs laser. Dengan begitu, pasien tidak perlu merasa takut dan khawatir lagi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kekurangan sunat clamp<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa kekurangan metode sirkumsisi clamp yang dapat terjadi pada pasien.<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Infeksi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Layaknya tindakan operasi yang lain, metode sunat ini tetap memiliki risiko terjangkit infeksi. Hal ini berkaitan dengan kesterilan peralatan yang digunakan pada saat tindakan atau kebersihan diri pasien pasca tindakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri terjadinya infeksi pada pasien sunat clamp ini adalah area kulup penis yang bengkak, merah, bernanah, hingga muncul demam dan berkurangnya nafsu makan.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Pendarahan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Klaim metode sirkumsisi clamp salah satunya adalah minim pendarahan. Tetapi, klaim tersebut tidak menjamin tidak terjadinya pendarahan sama sekali. Apabila sayatan dari tabung clamp mengenai pembuluh darah pada penis, maka darah tetap akan keluar. Kabar baiknya adalah pendarahan tersebut tetap dapat ditangani dengan jahitan.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Proses pemotongan yang tidak tuntas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keahlian dan kompetensi profesional tenaga kesehatan yang melakukan metode sirkumsisi clamp ini sangat dibutuhkan. Apabila ia kurang berhati-hati, salah satu risiko yang dapat terjadi adalah proses pemotongan kulup penis yang tidak tuntas. Jika hal tersebut terjadi, maka pasien kemungkinan harus melakukan sunat kembali di masa mendatang untuk menghabiskan sisa-sisa kulup yang masih ada.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perawatan pasca tindakan sunat clamp<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_70985\" aria-describedby=\"caption-attachment-70985\" style=\"width: 643px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-70985\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Suara-4.webp\" alt=\"\" width=\"653\" height=\"366\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Suara-4.webp 653w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Suara-4-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Suara-4-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Suara-4-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 653px) 100vw, 653px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-70985\" class=\"wp-caption-text\">Suara<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah dilakukan tindakan sirkumsisi, terdapat perawatan tertentu yang patut dilakukan oleh pasien. Beberapa di antara perawatan tersebut adalah meminum obat pereda nyeri, beristirahat yang cukup, membersihkan area penis setelah buang air kecil, dan rutin mandi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, pertanyaan yang biasanya muncul adalah berapa lama sunat klamp sembuh? Metode sunat clamp ini disinyalir memiliki periode penyembuhan yang lebih cepat ketimbang metode bedah konvensional, sekitar beberapa hari saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa penjagaan sunat clamp untuk mempercepat proses penyembuhan.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-pisang-klutuk\/\"><b>10 Manfaat Pisang Klutuk untuk Kesehatan dan Kecantikan<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>1. Meminum obat pereda nyeri<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah tindakan, biasanya tenaga kesehatan akan meresepkan beberapa obat untuk membantu penyembuhan pasien. Salah satu obat yang biasanya akan diberikan adalah obat pereda nyeri. Obat tersebut akan mengurangi rasa sakit dan nyeri pada bagian penis setelah dilakukan tindakan.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Beristirahat yang cukup<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kelebihan sunat clamp yang sering disebut-sebut adalah pasien dapat langsung beraktivitas setelah tindakan sirkumsisi. Hal tersebut memang benar adanya, namun sebaiknya kondisi pasien pasca sunat dipertimbangkan kembali. Tunggu dulu sekitar tiga jam pasca sirkumsisi agar meminimalisir bengkak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bengkak setelah sirkumsisi merupakan suatu hal yang normal, selama tabung clamp masih terpasang di sekitar penis. Hal tersebut menunjukkan bahwa peredaran darah di penis masih belum lancar. Tetapi, Sedulur tetap perlu memperhatikan kondisi penis secara teratur. Apabila bengkak semakin besar, berwarna kemerahan, hingga demam, maka segera lakukan konsultasi ulang ke tenaga kesehatan.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Bersihkan area bekas tindakan setiap buang air kecil<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebersihan diri menjadi salah satu kunci utama mempercepat proses penyembuhan. Tabung clamp harus selalu dibersihkan untuk menghindari bakteri yang bisa menyebabkan infeksi, terutama setelah buang air kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur dapat menggunakan kain kasa steril atau cotton bud yang telah dibasahi oleh rivanol untuk membersihkan sisa-sisa air seni. Cairan saline pun dapat dimanfaatkan untuk membilasnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Rutin mandi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah ditekankan pada poin sebelumnya, pasien harus tetap menjaga kebersihan agar cepat sembuh. Tidak ada pantangan mandi atau terkena air bagi pasien sunat clamp. Justru, mandi secara rutin dua kali sehari sangat dianjurkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa untuk membersihkan bagian dalam tabung clamp dengan air lalu mengeringkannya dengan handuk atau kain kasa bersih. Sedulur juga dapat menambahkan cairan antiseptik di bak mandi agar air yang digunakan semakin bersih.<\/span><\/p>\n<h2><b>Biaya yang diperlukan untuk sunat clamp<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_70984\" aria-describedby=\"caption-attachment-70984\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-70984\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Kumparan-5.webp\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Kumparan-5.webp 640w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Kumparan-5-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Kumparan-5-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Kumparan-5-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-70984\" class=\"wp-caption-text\">Kumparan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu hal yang perlu menjadi catatan sebelum memilih metode sunat clamp adalah biayanya. Metode sirkumsisi ini telah menggunakan teknologi terbaru dan paling modern, wajar apabila biaya yang dibutuhkan lebih besar ketimbang sunat dengan metode bedah konvensional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sunat klamp biaya yang dipatok oleh klinik-klinik sunat menggunakan metode ini sangat beragam. Biasanya berkisar pada Rp700.000 hingga Rp3.000.000.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-tumbuhan-bagi-manusia\/\"><b>12 Manfaat Tumbuhan Bagi Manusia, Hewan, dan Lingkungan<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum sunat clamp<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_70986\" aria-describedby=\"caption-attachment-70986\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-70986\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Berita-Satu-3.webp\" alt=\"\" width=\"620\" height=\"350\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Berita-Satu-3.webp 620w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Berita-Satu-3-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Berita-Satu-3-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-70986\" class=\"wp-caption-text\">Berita Satu<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu perkara penting lainnya yang perlu diperhatikan sebelum memilih metode sunat clamp adalah jika pasien memiliki kondisi fimosis. Fimosis adalah kondisi medis pada kulup penis, dimana ia merekat erat kepada kepala penis sehingga terjadi penyempitan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ternyata pasien memiliki kondisi fimosis ini, sebaiknya untuk tindakan sirkumsisi memilih metode bedah konvensional saja. Selain fimosis, pasien yang dianjurkan tidak memilih metode sunat clamp ini adalah mereka yang terkena hipospadia dan yang terinfeksi virus HIV.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah Sedulur, itu dia informasi lengkap mengenai sunat clamp, salah satu metode sunat terbaru yang digadang-gadang minim rasa sakit dan lebih efektif serta efisien ketimbang metode sunat lainnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur, ya!<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":25,"featured_media":70903,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9997,9996],"class_list":["post-70902","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-sunat","tag-sunat-clamp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Sunat Klamp dengan Kelebihan &amp; Kekurangannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Salah satu metode sunat yang modern dan mutakhir adalah sunat clamp. Cek dulu informasinya di artikel ini, yuk!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Sunat Klamp dengan Kelebihan &amp; Kekurangannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Salah satu metode sunat yang modern dan mutakhir adalah sunat clamp. Cek dulu informasinya di artikel ini, yuk!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-31T11:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-08-31T02:27:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/6-15.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/6-15.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/6-15.webp\",\"width\":850,\"height\":450},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/\",\"name\":\"Mengenal Sunat Klamp dengan Kelebihan & Kekurangannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-31T11:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-31T02:27:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\"},\"description\":\"Salah satu metode sunat yang modern dan mutakhir adalah sunat clamp. Cek dulu informasinya di artikel ini, yuk!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Sunat Klamp dengan Kelebihan &#038; Kekurangannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\",\"name\":\"Muhammad Iqbal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Iqbal\"},\"description\":\"Content Writer at Aplikasi Super.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Sunat Klamp dengan Kelebihan & Kekurangannya","description":"Salah satu metode sunat yang modern dan mutakhir adalah sunat clamp. Cek dulu informasinya di artikel ini, yuk!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Sunat Klamp dengan Kelebihan & Kekurangannya","og_description":"Salah satu metode sunat yang modern dan mutakhir adalah sunat clamp. Cek dulu informasinya di artikel ini, yuk!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-08-31T11:00:19+00:00","article_modified_time":"2022-08-31T02:27:21+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/6-15.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhammad Iqbal","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Iqbal","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/6-15.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/6-15.webp","width":850,"height":450},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/","name":"Mengenal Sunat Klamp dengan Kelebihan & Kekurangannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-08-31T11:00:19+00:00","dateModified":"2022-08-31T02:27:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff"},"description":"Salah satu metode sunat yang modern dan mutakhir adalah sunat clamp. Cek dulu informasinya di artikel ini, yuk!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sunat-clamp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Sunat Klamp dengan Kelebihan &#038; Kekurangannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff","name":"Muhammad Iqbal","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Iqbal"},"description":"Content Writer at Aplikasi Super."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70902"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70902"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70902\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":71017,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70902\/revisions\/71017"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70903"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70902"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70902"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70902"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}