{"id":69844,"date":"2022-08-23T12:00:11","date_gmt":"2022-08-23T05:00:11","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=69844"},"modified":"2022-08-23T10:00:30","modified_gmt":"2022-08-23T03:00:30","slug":"rumus-kalor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/","title":{"rendered":"Rumus Kalor Beserta Cara Menghitung &#038; Contoh Soalnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu materi pelajaran dalam ilmu fisika adalah kalor. Materi ini menjelaskan tentang energi panas yang dapat diterima atau diteruskan oleh satu benda ke benda lain dengan berbagai cara perpindahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Besar energi yang dipindahkan tersebut dapat dihitung dengan rumus kalor. Rumus kalor merupakan rumus yang digunakan untuk mencari suatu kuantitas atau jumlah panas, baik yang diserap maupun dilepaskan oleh suatu benda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ingin tahu lebih jauh mengenai rumus kalor beserta cara menghitung dan contoh soalnya? Simak informasi pada artikel berikut, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/besaran-vektor\/\"><b>Rumus Besaran Vektor Dalam Fisika Beserta Contoh Soalnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kalor adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69846\" aria-describedby=\"caption-attachment-69846\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69846\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal1.webp\" alt=\"rumus kalor \" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal1.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal1-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69846\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalor adalah tenaga panas yang dapat diterima dan diteruskan oleh satu benda ke benda lain secara hantaran (konduksi), penyinaran (radiasi), atau aliran (konveksi).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Definisi lainnya menyebutkan bahwa kalor merupakan sejumlah panas yang diserap maupun dilepaskan oleh suatu benda. Energi panas yang berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi ke benda bersuhu lebih rendah juga diartikan sebagai kalor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam satuan internasional, satuan kalor dinyatakan dengan Joule (J) dan kalori (kal). Satu kalori merupakan jumlah energi panas yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 gram air hingga naik sebesar 1 derajat celcius (\u00b0C). Satu kalori ini setara dengan 4,184 J atau 4,2 J.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengacu pada definisi kalor yang merupakan energi panas yang dimiliki oleh suatu zat, maka cara untuk mendeteksi adanya kalor suatu benda secara umum dapat dilakukan dengan mengukur suhu benda tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai contoh pada air panas. Jika dibiarkan di luar ruangan, maka air panas lama-kelamaan akan menjadi dingin karena kalor yang ada di dalamnya dilepaskan ke lingkungan sekitar air. Peristiwa ini dipengaruhi oleh jumlah kalor, massa benda dan jenis benda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perpindahan kalor memiliki kecenderungan untuk menyamakan suhu benda yang saling bersentuhan. Jika suhu suatu benda tinggi, maka benda tersebut memiliki kalor yang sangat besar. Sementara jika suhunya rendah, maka kalor yang dikandung benda tersebut sedikit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Besar kecilnya kalor yang dibutuhkan suatu benda atau zat bergantung pada 3 faktor, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Massa zat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jenis zat (kalor jenis).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perubahan suhu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Rumus kalor<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69847\" aria-describedby=\"caption-attachment-69847\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69847\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal2.webp\" alt=\"rumus kalor \" width=\"612\" height=\"398\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69847\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rumus dalam materi kalor dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti rumus kalor jenis, rumus kalor lebur, rumus kalor jenis air, rumus perpindahan kalor, dan rumus kapasitas kalor. Pembahasan mengenai rumus kalor dan contoh soalnya akan dibahas selanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah rumus umum yang digunakan untuk mengetahui besar kalor yang dibutuhkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Q = m.c.\u2206T atau Q= m.c.(t2 \u2013 t1)\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keterangan:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = kalor yang dibutuhkan (J).\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">m = massa benda (kg).\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = kalor jenis (J\/kgC).\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u2206T atau (t2-t1) = perubahan suhu (C).\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Telah diketahui bersama bahwa kalor dapat menaikkan atau menurunkan suhu. Dengan demikian, semakin besar kenaikan suhu maka jumlah kalor yang diterima akan semakin banyak, begitu pula sebaliknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini berarti bahwa hubungan kalor (Q) akan berbanding lurus atau sebanding dengan kenaikan suhu (\u2206T), jika massa (m) dan kalor jenis zat (c) tetap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fisika-kuantum\/\"><b>Pengertian Fisika Kuantum Beserta Fakta-Fakta Menariknya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kalor jenis adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69848\" aria-describedby=\"caption-attachment-69848\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69848\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal3.webp\" alt=\"rumus kalor \" width=\"612\" height=\"407\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal3.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal3-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69848\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalor jenis adalah jumlah kalor yang diperlukan oleh 1 gram massa benda untuk menaikkan suhu sebesar 1\u00b0C. Rumus pada kalor jenis ini juga dapat digunakan untuk menghitung suhu akhir pada perhitungan kalor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalor jenis juga dianggap sebagai kemampuan benda dalam melepas atau menerima kalor. Dalam Satuan Internasional (SI), satuan kalor jenis adalah J\/kg\u00b0C dengan simbol c (huruf kecil). Perlu diketahui bahwa masing-masing benda memiliki kalor jenis yang berbeda-beda.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Rumus kalor jenis<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69849\" aria-describedby=\"caption-attachment-69849\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69849\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal4.webp\" alt=\"rumus kalor \" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal4.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal4-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69849\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam menghitung kalor jenis, Sedulur dapat menggunakan rumus berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>c = Q\/m\u0394T<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = kalor jenis (J\/kg\u00b0C)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = kalor (J)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">m = massa benda (kg)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u0394T = perubahan suhu (\u00b0C)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kapasitas kalor<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69850\" aria-describedby=\"caption-attachment-69850\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69850\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal5.webp\" alt=\"rumus kalor \" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal5.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal5-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69850\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berbeda dengan kalor jenis, kapasitas kalor merupakan sejumlah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu sebesar 1\u00b0C pada benda bermassa tertentu. Kapasitas kalor disimbolkan dengan huruf C (huruf kapital) dengan satuan dalam sistem internasional adalah J\/K.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Rumus kapasitas kalor<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69851\" aria-describedby=\"caption-attachment-69851\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69851\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal6.webp\" alt=\"rumus kalor \" width=\"612\" height=\"406\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal6.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal6-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69851\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah rumus kapasitas kalor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>C = Q \/ \u0394T\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keterangan:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">C = kapasitas kalor (J\/K)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = banyaknya kalor (J)\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u0394T = perubahan suhu (K)\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak hanya rumus di atas, untuk menghitung kapasitas kalor dapat digunakan rumus sebagai berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>C = m.c\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keterangan:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">C = kapasitas kalor (J\/K)\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">m = massa benda yang menerima atau melepas kalor (kg)\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = kalor jenis zat (J\/kg.K)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-percepatan\/\"><b>Rumus Percepatan Beserta Contoh Soal &amp; Pembahasannya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah mengetahui mengenai kalor jenis dan kapasitas kalor, Sedulur juga harus mengetahui informasi mengenai perpindahan kalor. Perpindahan kalor merupakan perpindahan energi akibat adanya perbedaan suhu di antara dua tempat yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perpindahan kalor atau panas ini meliputi proses pemasukan dan pengeluaran panas. Perpindahan kalor ini terbagi menjadi tiga macam, yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Konduksi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69852\" aria-describedby=\"caption-attachment-69852\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69852\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal7.webp\" alt=\"rumus kalor \" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal7.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal7-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69852\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konduksi merupakan perpindahan panas melalui zat padat yang tidak ikut mengalami perpindahan. Maksudnya, perpindahan kalor dengan cara ini pada suatu zat tidak disertai dengan perpindahan partikel-partikelnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai contoh adalah knalpot motor yang menjadi panas ketika mesin dihidupkan, tutup panci yang menjadi panas ketika digunakan untuk menutup rebusan air, pegangan kembang api ketika ujungnya sedang dibakar, dan mentega yang meleleh karena dipanaskan di wajan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rumus perpindahan kalor secara konduksi adalah sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Laju Kalor = Q\/t = kA (T2 \u2013 T1)\/x<\/b><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Konveksi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69854\" aria-describedby=\"caption-attachment-69854\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69854\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal8.webp\" alt=\"rumus kalor \" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal8.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal8-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69854\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konveksi merupakan perpindahan panas melalui aliran dimana zat perantaranya juga ikut berpindah. Konveksi terjadi ketika partikel berpindah dan mengakibatkan kalor merambat. Perpindahan kalor dengan cara ini terjadi pada zat cair dan gas (udara atau angin).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai contoh adalah gerakan naik dan turun air, kacang hijau, dan kedelai ketika dipanaskan, gerakan balon udara, peristiwa terjadinya angin darat dan angin laut, serta asap pada cerobong pabrik yang membumbung tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rumus perpindahan kalor secara konveksi adalah sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Laju Kalor = Q\/t = hA (T2 \u2013 T1)<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-energi-kinetik\/\"><b>Rumus Energi Kinetik Beserta Contoh Soal &amp; Pembahasannya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Radiasi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69853\" aria-describedby=\"caption-attachment-69853\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69853\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal9.webp\" alt=\"rumus kalor\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal9.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal9-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69853\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Radiasi merupakan perpindahan kalor yang dapat terjadi tanpa adanya medium. Perpindahan kalor dengan cara ini terjadi di dalam ruang hampa. Hal ini karena di ruang hampa tidak ada materi yang memindahkan kalor secara konduksi dan konveksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setiap benda dapat memancarkan dan menyerap radiasi kalor dengan besaran yang berbeda, bergantung pada suhu benda dan warna benda. Semakin luas permukaan benda dan semakin panas benda tersebut, maka semakin besar pula kalor yang diradiasikan ke lingkungannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rumus perpindahan kalor secara radiasi adalah sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Laju Kalor = Q\/t = \u03c3eAT4<\/b><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh soal mencari kalor<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69855\" aria-describedby=\"caption-attachment-69855\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69855\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal10.webp\" alt=\"rumus kalor \" width=\"612\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal10.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal10-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal10-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kal10-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69855\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Indira sedang memanaskan 0,5 kg air dari suhu 28\u00b0C menjadi 78\u00b0C. Hitunglah berapa kalor yang dibutuhkan jika diketahui kalor jenis air sebesar 400 J\/Kg\u00b0C.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Jawab:<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">m = 0,5 Kg<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = 400 J\/Kg\u00b0C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">T = 78\u00b0C \u2013 28\u00b0C = 50\u00b0C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ditanyakan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = ?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dijawab:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = m.c.T<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = 0,5 kg.400J\/Kg\u00b0C.50\u00b0C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = 10.000 Joule.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, kalor yang dibutuhkan adalah sebesar 10.000 J.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Hitunglah kalor jenis dari 5 kg zat cair yang membutuhkan energi kalor sebesar 6 x10\u2075J untuk berubah dari suhu 25\u00b0C menjadi 85\u00b0C!<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Jawab:<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = 6 x10\u2075J<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">m = 5 Kg<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">T = 85\u00b0C \u2013 25\u00b0C = 60\u00b0C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ditanya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = ?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dijawab:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = Q\/m.T<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = 6 x 10\u2075 J \/ (5 Kg . 60\u00b0C)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = 2.000 J\/Kg\u00b0C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, kalor jenis yang dibutuhkan adalah sebesar 2.000 J\/Kg\u00b0C.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Jika diketahui kalor jenis air 1000 J\/kg\u2070C, berapakah kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 2 kg air yang bersuhu 23\u2070C menjadi 100\u2070C ?<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Jawab:<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">m = 2 kg<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = 1000 J\/kg\u2070C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u0394T = 100\u2070C &#8211; 23\u2070C = 77\u2070C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ditanya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = ?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dijawab:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = m.c.\u0394T<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = 2 kg.1000 J\/kg\u2070C.77\u2070C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Q = 154.000 J<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, kalor yang dibutuhkan adalah sebesar 154.000 J.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Hitunglah kapasitas kalor pada air yang bermassa 7 kg dengan kalor jenis 400 J\/Kg\u00b0C!<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Jawab:<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">m = 7 Kg<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">c = 400 J\/Kg\u00b0C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ditanya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">C = ?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dijawab:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">C = m.c<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">C = 7 Kg.400 J\/Kg\u00b0C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">C = 2 800 J\/\u00b0C<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, kapasitas kalor pada air tersebut adalah sebesar 2.800 J\/\u00b0C.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikian rumus kalor beserta cara menghitung dan contoh soalnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur yang sedang belajar materi kalor dalam pelajaran matematika. Selamat belajar!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":69985,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9824,8098,9800],"class_list":["post-69844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kalor","tag-kimia","tag-rumus-kalor"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rumus Kalor Beserta Cara Menghitung &amp; Contoh Soalnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Salah satu materi pelajaran dalam ilmu fisika adalah kalor. Bagaimana cara menghitung rumus kalor dan contoh soalnya? Simak artikel berikut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rumus Kalor Beserta Cara Menghitung &amp; Contoh Soalnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Salah satu materi pelajaran dalam ilmu fisika adalah kalor. Bagaimana cara menghitung rumus kalor dan contoh soalnya? Simak artikel berikut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-23T05:00:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-08-23T03:00:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Rumus-Kalor.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Rumus-Kalor.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Rumus-Kalor.webp\",\"width\":1440,\"height\":720,\"caption\":\"Rumus Kalor\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/\",\"name\":\"Rumus Kalor Beserta Cara Menghitung & Contoh Soalnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-23T05:00:11+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-23T03:00:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Salah satu materi pelajaran dalam ilmu fisika adalah kalor. Bagaimana cara menghitung rumus kalor dan contoh soalnya? Simak artikel berikut.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rumus Kalor Beserta Cara Menghitung &#038; Contoh Soalnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rumus Kalor Beserta Cara Menghitung & Contoh Soalnya","description":"Salah satu materi pelajaran dalam ilmu fisika adalah kalor. Bagaimana cara menghitung rumus kalor dan contoh soalnya? Simak artikel berikut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rumus Kalor Beserta Cara Menghitung & Contoh Soalnya","og_description":"Salah satu materi pelajaran dalam ilmu fisika adalah kalor. Bagaimana cara menghitung rumus kalor dan contoh soalnya? Simak artikel berikut.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-08-23T05:00:11+00:00","article_modified_time":"2022-08-23T03:00:30+00:00","og_image":[{"width":1440,"height":720,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Rumus-Kalor.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Rumus-Kalor.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Rumus-Kalor.webp","width":1440,"height":720,"caption":"Rumus Kalor"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/","name":"Rumus Kalor Beserta Cara Menghitung & Contoh Soalnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-08-23T05:00:11+00:00","dateModified":"2022-08-23T03:00:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Salah satu materi pelajaran dalam ilmu fisika adalah kalor. Bagaimana cara menghitung rumus kalor dan contoh soalnya? Simak artikel berikut.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-kalor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rumus Kalor Beserta Cara Menghitung &#038; Contoh Soalnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69844"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69844"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69844\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69987,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69844\/revisions\/69987"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}