{"id":69015,"date":"2022-08-16T15:00:49","date_gmt":"2022-08-16T08:00:49","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=69015"},"modified":"2022-08-16T11:14:19","modified_gmt":"2022-08-16T04:14:19","slug":"auguste-comte","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/","title":{"rendered":"Pemikiran Sosiologi Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah Sedulur mendengar nama Auguste Comte? Apabila Sedulur mendalami ilmu sosial, baik itu di sekolah menengah atau universitas, sepertinya Sedulur sudah tidak asing lagi nama tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, Comte adalah Bapak Sosiologi Dunia, orang pertama yang mencetuskan ilmu sosiologi. Ia memiliki inisiatif yang tinggi untuk mendalami berbagai seluk beluk interaksi antara manusia dengan kehidupan.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, siapa sebenarnya dia? Apa saja pemikirannya yang sangat berpengaruh bagi perkembangan ilmu sosial modern?<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kodi-berapa-buah\/\"><b>1 Kodi Berapa Buah? Pengertian &amp; Konversi Satuan Matematika<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Biografi dan profil Auguste Comte<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69017\" aria-describedby=\"caption-attachment-69017\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-69017 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Muda-Bicara-1-720x405.webp\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Muda-Bicara-1-720x405.webp 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Muda-Bicara-1-800x450.webp 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Muda-Bicara-1-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Muda-Bicara-1-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Muda-Bicara-1-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69017\" class=\"wp-caption-text\">Muda Bicara<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Auguste Comte, atau yang bernama panjang Isidore Marie Auguste Fran\u00e7ois Xavier Comte, merupakan seorang filsuf asal Prancis yang lahir pada 19 Januari 1798 dan meninggal pada 5 September 1857 silam. Namanya melejit di kalangan akademisi pada waktu itu karena menjadi orang pertama yang memperkenalkan ilmu sosiologi dan juga aliran filsafat positivisme.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia dijuluki sebagai Bapak Sosiologi Dunia karena pengaruh dan sumbangsihnya terhadap ilmu yang membahas berbagai aspek masyarakat dan pengaruhnya dalam kehidupan manusia tersebut. Selain itu, aliran filsafat positivisme Comte juga menjadi acuan dasar yang digunakan oleh kalangan akademisi saat ini, yaitu pengaplikasian metode-metode ilmiah terhadap ilmu sosial untuk mendapatkan hasil analisis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Comte lahir di sebuah kota kecil bernama Montpellier di Prancis pada tahun 1798. Ia kemudian mengenyam pendidikan di \u00c9cole Polytechnique di Paris. Pada tahun 1816, politeknik tersebut ditutup karena suatu alasan, kemudian Comte memutuskan untuk kembali ke Montpellier dan melanjutkan pendidikannya di sekolah kedokteran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agama Auguste Comte adalah Katolik, namun ia melihat beberapa kejadian dalam hidupnya yang membuatnya tidak cocok lagi dengan agama tersebut. Dari situlah perjalanan Comte sebagai akademisi dimulai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia sempat menjadi murid sekaligus sekretaris dari Claude Henri de Rouvroy, Comte de Saint-Simon, namun tidak lanjut. Kemudian ia menjajal peruntungannya untuk meneliti tentang filosofi positivisme dalam publikasinya yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plan de travaux scientifiques n\u00e9cessaires pour r\u00e9organiser la soci\u00e9t\u00e9<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1822), namun gagal. Sempat mengalami masalah kesehatan mental, ia pun akhirnya berhasil untuk menerbitkan buku karangannya yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Le Cours de Philosophie Positivistic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namanya pun mencuat sebagai salah satu akademisi kenamaan Prancis.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pelaku-ekonomi\/\"><b>Pengertian Pelaku Ekonomi Beserta Jenis dan Tugasnya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Pemikiran Auguste Comte<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_69016\" aria-describedby=\"caption-attachment-69016\" style=\"width: 501px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69016\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Gestao-Educacional-2.webp\" alt=\"\" width=\"511\" height=\"400\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69016\" class=\"wp-caption-text\">Gestao Educacional<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah diungkapkan pada pembahasan di atas, Comte semasa hidupnya berhasil membuahkan beberapa pemikiran yang sangat bermanfaat bagi perkembangan ilmu-ilmu sosial, terutama di masa modern ini. Dua di antara teori Auguste Comte adalah sosiologi dan positivisme.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel ini, Sedulur akan diajak untuk lebih berfokus pada sosiologi sebagai teori evolusi pemikiran Auguste Comte. Yuk, ikuti ulasan singkatnya berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/mock-up-adalah\/\"><b>Mock Up adalah Gambaran untuk Klien, Ini Penjelasannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Pengertian sosiologi menurut Auguste Comte<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/1598598\/17716\/i\/600\/depositphotos_177169658-stock-photo-a-book-with-the-title.jpg\" alt=\"auguste comte\" width=\"600\" height=\"395\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan sosiologi menurut Auguste Comte adalah cabang ilmu yang mempelajari, menganalisis, serta mendalami manusia. Sebagai seorang manusia yang hidup dengan cara sosial, kita pasti memiliki naluri untuk senantiasa hidup berdampingan dengan sesama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata sosiologi berasal dari bahasa Latin, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">socius<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang memiliki arti kawan atau teman. Sedangkan kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">logis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berarti ilmu. Berdasarkan dua kata bahasa Latin tersebut, dapat kita lihat bahwa sosiologi merujuk pada ilmu tentang teman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat disimpulkan juga bahwa sosiologi adalah ilmu yang mendalami interaksi yang terjadi di antara masyarakat. Ilmu ini sudah dikenal di abad ke-19, berkat Auguste Comte teori sosiologi, dan melepaskan diri dari ilmu filsafat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ilmu sosiologi mempelajari ikatan sosial antara manusia dengan kehidupannya. Selain itu, sosiologi juga memfokuskan dirinya kepada beberapa aspek, seperti golongan, masyarakat, ikatan adat, kebiasaan, kepercayaan, tingkah laku, dan kebudayaan.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-nila\/\"><b>10 Manfaat Ikan Nila untuk Kesehatan Tubuh Manusia<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Tahapan perkembangan manusia<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st2.depositphotos.com\/3591429\/5995\/i\/450\/depositphotos_59954731-stock-photo-large-group-of-people.jpg\" alt=\"auguste comte\" width=\"600\" height=\"416\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahapan perkembangan manusia, atau yang lebih dikenal dengan Hukum Tiga Tahap Auguste Comte (The Law of Three Stages), merupakan salah satu teori dalam filosofi yang berkaitan erat dengan sosiologi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hukum atau teori tersebut, ia menjelaskan bahwa sejatinya masyarakat secara keseluruhan akan berkembang melalui tahapan-tahapan mental tertentu, mulai dari tahap teologis, tahap metafisik, dan tahap positif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah penjelasan singkat dari tahapan dalam Hukum Tiga Tahap tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Tahap teologis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap pertama adalah tahap teologis. Comte berargumen bahwa tahap ini menjadi awal mula perkembangan akal budi manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap teologis kemudian dibagi lagi menjadi tiga yaitu fetisisme (ketika masyarakat yang mempercayai roh-roh halus), politeisme (ketika masyarakat mempercayai dewa-dewa), dan monoteisme (ketika kepercayaan masyarakat berpusat pada Tuhan yang berkuasa penuh).<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Tahap metafisik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap kedua adalah tahap metafisik. Comte berargumen bahwa tahapan kedua ini merupakan tahap transisi ke arah yang lebih positif, perpanjangan tangan dari tahap teologis. Orang-orang mulai percaya bahwa ada suatu zat yang memiliki kekuatan serta kuasa untuk mengatur segala hal di dunia.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Tahap positif<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap ketiga adalah tahap positif. Comte berargumen bahwa tahapan ketiga ini merupakan pencerahan yang datang. Dikenal juga sebagai tahapan ilmiah, semua hal pada akhirnya dapat dijelaskan secara ilmiah melalui observasi, eksperimen, dan juga perbandingan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat zaman sekarang sudah banyak yang tidak mau menerima bahwa sesuatu terjadi karena terdapat zat yang mengontrol. Pasti ada penjelasan yang masuk akal mengapa hal tersebut terjadi.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah Sedulur, itu dia ulasan singkat mengenai pemikiran sosiologi menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi Dunia. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan serta wawasan umum Sedulur, ya!<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":25,"featured_media":69075,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9656,9658,9657],"class_list":["post-69015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-auguste-comte","tag-bapak-sosiologi","tag-biografi-auguste-comte"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pemikiran Sosiologi Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Auguste Comte adalah salah satu ilmuwan kenamaan Prancis yang mencetuskan ilmu sosiologi. Berikut adalah pembahasannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemikiran Sosiologi Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Auguste Comte adalah salah satu ilmuwan kenamaan Prancis yang mencetuskan ilmu sosiologi. Berikut adalah pembahasannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-16T08:00:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-08-16T04:14:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-6.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-6.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-6.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"auguste comte\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/\",\"name\":\"Pemikiran Sosiologi Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-16T08:00:49+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-16T04:14:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\"},\"description\":\"Auguste Comte adalah salah satu ilmuwan kenamaan Prancis yang mencetuskan ilmu sosiologi. Berikut adalah pembahasannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pemikiran Sosiologi Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\",\"name\":\"Muhammad Iqbal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Iqbal\"},\"description\":\"Content Writer at Aplikasi Super.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemikiran Sosiologi Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi","description":"Auguste Comte adalah salah satu ilmuwan kenamaan Prancis yang mencetuskan ilmu sosiologi. Berikut adalah pembahasannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pemikiran Sosiologi Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi","og_description":"Auguste Comte adalah salah satu ilmuwan kenamaan Prancis yang mencetuskan ilmu sosiologi. Berikut adalah pembahasannya.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-08-16T08:00:49+00:00","article_modified_time":"2022-08-16T04:14:19+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-6.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhammad Iqbal","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Iqbal","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-6.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-6.webp","width":850,"height":450,"caption":"auguste comte"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/","name":"Pemikiran Sosiologi Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-08-16T08:00:49+00:00","dateModified":"2022-08-16T04:14:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff"},"description":"Auguste Comte adalah salah satu ilmuwan kenamaan Prancis yang mencetuskan ilmu sosiologi. Berikut adalah pembahasannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/auguste-comte\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pemikiran Sosiologi Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff","name":"Muhammad Iqbal","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Iqbal"},"description":"Content Writer at Aplikasi Super."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69015"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69015"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69015\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69171,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69015\/revisions\/69171"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}