{"id":67666,"date":"2022-08-05T15:00:41","date_gmt":"2022-08-05T08:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=67666"},"modified":"2022-08-05T11:09:14","modified_gmt":"2022-08-05T04:09:14","slug":"kucing-muntah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/","title":{"rendered":"14 Penyebab Kucing Muntah Beserta Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Sedulur juga memelihara kucing, maka pastikan untuk mengetahui segala hal tentang kucing, termasuk ketika kucing muntah.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kucing yang memuntahkan sesuatu dalam jangka waktu seminggu sekali masih bisa dikatakan sebagai hal yang wajar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika intensitasnya bertambah sering, maka Sedulur harus segera membawanya ke dokter hewan. Kucing yang terlalu sering muntah bisa saja memberikan tanda adanya penyakit berbahaya dalam tubuhnya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan mengenai penyebab beserta cara mengatasinya. Simak dengan baik, ya!<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/muntahan-paus\/\"><b>Manfaat Muntahan Paus Beserta Fakta &amp; Keistimewaannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Jenis muntahan kucing<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67682\" aria-describedby=\"caption-attachment-67682\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67682\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67682\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas mengenai penyebab muntahnya seekor kucing, perlu diketahui bahwa kucing biasanya menunjukkan tanda-tanda. Mereka biasanya akan meneteskan air liur, menjilat bibir, dan menelan berlebihan. Selain itu, muntahan kucing juga terbagi menjadi dua jenis, yakni muntah kronis dan muntah akut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kondisi muntah akut, kucing akan muntah secara tiba-tiba selama 1 hingga 2 hari. Kucing yang muntah akut biasanya tidak disertai dengan gejala lain. Sementara itu, pada kondisi muntah kronis, kucing akan muntah secara terus menerus, bahkan bisa lebih dari 1 atau 2 kali per hari. Kucing dengan kondisi ini juga memiliki gejala lain, seperti sakit perut, penurunan berat badan, dan depresi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab muntah kronis adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Makanan<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67681\" aria-describedby=\"caption-attachment-67681\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67681\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc2.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"360\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67681\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan dapat menyebabkan muntah kronis jika mereka mengalami intoleransi makanan dan alergi terhadap jenis makanan tertentu. Pemilik biasanya tidak menyadari kondisi semacam ini karena alergi makanan biasanya terjadi sesekali dalam jangka waktu yang lama.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Radang usus<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67680\" aria-describedby=\"caption-attachment-67680\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67680\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc3.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc3.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc3-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67680\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab lainnya adalah adanya peradangan pada usus. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, maka radang usus bisa menjadi masalah serius. Hal ini karena usus secara langsung berkaitan dengan peradangan kronis pada saluran pencernaan dan bisa jadi merupakan gejala kanker saluran cerna.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/obat-muntah\/\"><b>14 Rekomendasi Obat Muntah yang Biasa Diberikan Dokter<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>3. Obstruksi usus<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67679\" aria-describedby=\"caption-attachment-67679\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67679\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc4.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc4.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc4-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67679\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain radang usus, kucing juga dapat mengalami obstruksi usus. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa alasan, seperti menelan benda asing hingga adanya tumor atau hernia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, penyebab muntah akut adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Diet<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67678\" aria-describedby=\"caption-attachment-67678\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67678\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc5.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc5.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc5-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67678\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan umum dibalik muntahnya seekor kucing adalah diet yang tidak disadari. Pada beberapa jenis makanan kucing, terdapat produk sampingan hewan seperti tulang dan organ lain yang tidak bisa dikonsumsi manusia. Produk sampingan hewan ini bertujuan untuk menambah nutrisi dan protein pada makanan kucing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika kucing tidak bisa mencerna produk sampingan tersebut, maka yang terjadi adalah kucing muntah makanan dan mencret. Tidak hanya diet, perubahan jenis makanan atau pola makan secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan kondisi tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>5. Camilan dan susu<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67677\" aria-describedby=\"caption-attachment-67677\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67677\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc6.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc6.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc6-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67677\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya manusia, kucing juga membutuhkan camilan dan susu untuk mempertahankan pola makan yang berkualitas. Namun, perlu diperhatikan juga bahan-bahan yang terkandung dalam camilan kucing sebelum membelinya. Adanya kandungan pengemulsi, surfaktan, pewarna, dan propilen glikol dapat menyebabkan radang saluran cerna dan kucing muntah makanan kering.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara saat akan memberi susu, pastikan terlebih dahulu bahwa susu tersebut khusus untuk kucing. Hal ini perlu diperhatikan karena kucing tidak memiliki enzim yang digunakan untuk memecah gula dalam susu sapi. Dengan begitu, kucing yang tidak sengaja meminum susu sapi dapat memiliki masalah gastrointestinal sekunder seperti muntah.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kucing-muntah-kuning\/\"><b>Ini Penyebab Kucing Muntah Kuning dan Cara Mengobatinya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>6. Makan terlalu cepat<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67676\" aria-describedby=\"caption-attachment-67676\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67676\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc7.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc7.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc7-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67676\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain melihat dari kelalaian pemilik, penyebab kucing muntah bening biasanya juga disebabkan oleh cara makan yang terlalu cepat. Kucing bisa jadi memuntahkan makanan utuh yang tidak sempat tercerna setelah beberapa menit berlalu karena makanan yang tertelan biasanya tertimbun di kerongkongan.<\/span><\/p>\n<h2><b>7. Mengkonsumsi benda asing<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67675\" aria-describedby=\"caption-attachment-67675\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67675\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc8.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc8.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc8-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67675\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab lainnya adalah mengonsumsi benda asing. Secara umum, kucing tidak bisa mencerna makanan yang bukan makanannya. Seperti contoh saat memakan coklat, maka yang terjadi adalah kucing muntah coklat.<\/span><\/p>\n<h2><b>8. Racun atau bahan kimia<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67674\" aria-describedby=\"caption-attachment-67674\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67674\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc9.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"437\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67674\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya penyebab kucing muntah busa adalah menelan racun atau bahan kimia secara tidak sengaja. Keracunan yang terjadi biasanya akan menyebabkan muntah-muntah yang sangat parah bahkan hingga mengeluarkan busa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>9. Parasit usus<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67672\" aria-describedby=\"caption-attachment-67672\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67672\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc11.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"360\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67672\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab kucing muntah putih dan tidak mau makan biasanya adalah parasit pada usus. Parasit usus ini biasanya ditularkan melalui air atau makanan yang terkontaminasi dan menyebabkan diare, anemia, dan kelelahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kucing menjadi tidak nafsu makan karena parasit usus juga merampas nutrisi penting dari tubuh. Beberapa parasit tersebut antara lain cacing tambang, cacing cambuk, giardia, cacing pita, toksoplasma, dan cacing gelang.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gatal-pada-kulit\/\"><b>12 Penyebab Gatal Pada Kulit Beserta Cara Mengatasinya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>10. Gagal ginjal akut dan gagal hati akut<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67671\" aria-describedby=\"caption-attachment-67671\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67671\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc12.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc12.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc12-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67671\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab lain yang cukup fatal adalah terjadinya disfungsi pada organ yang bertanggung jawab dalam proses detoksifikasi, yakni hati dan ginjal. Akan tetapi, muntah tidak terkait langsung dengan gagal ginjal atau hati akut sehingga dianggap sebagai gejala non-spesifik.<\/span><\/p>\n<h2><b>11. Peradangan gastrointestinal<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67670\" aria-describedby=\"caption-attachment-67670\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67670\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc13.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"404\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67670\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih sama parahnya, kucing yang mengalami muntah juga dapat disebabkan oleh adanya peradangan pada organ gastrointestinal dan secara langsung terkait dengan penyakit seperti kanker.<\/span><\/p>\n<h2><b>12. Infeksi bakteri dan saluran pencernaan<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67668\" aria-describedby=\"caption-attachment-67668\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67668\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc15.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc15.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc15-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67668\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kucing memiliki bakteri yang hidup di usus untuk membantu proses pencernaan dan penyerapan nutrisi. Namun, jika bakteri tumbuh secara berlebihan karena infeksi, kucing dapat mengalami muntah dan diare.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penyebab-diare\/\"><b>Faktor Penyebab Diare Beserta Gejala &amp; Cara Mengobatinya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>13. Kucing muntah empedu<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67673\" aria-describedby=\"caption-attachment-67673\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67673\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc10.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc10.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc10-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67673\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab kucing muntah kuning adalah adanya cairan empedu yang masuk ke perut dan menyebabkan peradangan. Muntah bilus semacam ini secara umum terjadi pada saat perut kosong di pagi hari atau larut malam.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>14. Menelan bola bulu<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67669\" aria-describedby=\"caption-attachment-67669\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67669\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc14.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"437\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67669\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab kucing muntah yang terakhir adalah kebiasaan kucing yang membersihkan diri dengan menjilati bulunya sendiri. Hal ini akan membuat bulu menggumpal menjadi bola bulu. Jika bola bulu sampai masuk ke saluran pencernaan, maka kucing akan muntah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, tidak perlu sampai mencari cara mengatasi kucing muntah hairball. Hal ini karena hairball yang tertelan merupakan hal yang wajar dan kucing memang akan memuntahkannya dalam waktu-waktu tertentu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara mengobati kucing muntah<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67667\" aria-describedby=\"caption-attachment-67667\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67667\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc16.webp\" alt=\"kucing muntah\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc16.webp 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/kuc16-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67667\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatasi kucing yang memuntahkan sesuatu dapat dilakukan dengan beberapa cara. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tidak memberi makan kucing pasca muntah<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengalami muntah, Sedulur dilarang untuk memberinya makan dan minum. Jika Sedulur mengetahui bahwa penyebabnya adalah alergi, maka usahakan untuk tidak memberi makan dan minum pasca muntahnya yang pertama selama 12-18 jam.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biarkan makanan atau benda asing yang ada di dalam tubuhnya keluar terlebih dulu melalui muntahan selanjutnya. Sedulur dapat membantu kucing untuk segera muntah dengan cara mengusap lembut pada bagian perutnya.<\/span><\/p>\n<p><b>Berikan air atau es untuk melancarkan pencernaannya<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah 12-18 jam berlalu, Sedulur dapat memberi sedikit demi sedikit air kepada kucing selama 30 menit sekali. Hal ini bertujuan untuk membuat pencernaan kucing menjadi lebih lancar dan siap menerima makanan kembali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur dapat menyuapinya dengan sendok, atau meletakkannya saja pada tempat minum kucing. Hal lain yang dapat dilakukan untuk membuat kucing minum lebih banyak adalah memberikan es batu. Biarkan kucing menjilati es batu untuk menormalkan kembali pencernaannya.<\/span><\/p>\n<p><b>Berikan makan dalam porsi kecil<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kucing bisa minum, Sedulur dapat memberinya makanan. Namun ingat, berikan makan dalam porsi kecil saja. Hal ini karena pencernaan kucing masih sensitif setelah muntah. Makanan terbaik adalah makanan diet atas anjuran dokter. Sebisa mungkin untuk tidak memberikan makanan selain itu. Jika dirasa lebih baik, Sedulur dapat mulai menambah porsi makannya secara berkala hingga ke porsi normal jika kucing sudah mulai pulih kembali.<\/span><\/p>\n<p><b>Bersihkan dan sisir bulu kucing secara teratur<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telah disebutkan di atas bahwa salah satu penyebab kucing muntah adalah tersedak bulu yang terkumpul di kerongkongan akibat menjilat bulu-bulu tubuhnya sendiri. Nah, Sedulur dapat meminimalisir terjadinya muntah hairball dengan melakukan suatu upaya agar hal tersebut tidak terjadi lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan rutin memandikan kucing. Jika badan kucing menjadi bersih karena rutin dimandikan dan disisir, maka akan membuat rontokan bulu menjadi berkurang. Dengan begitu, saat kucing menjilat tubuhnya, makan tidak ada lagi bulu yang akan masuk ke dalam tubuhnya dan membuatnya muntah.<\/span><\/p>\n<p><b>Bawa ke dokter hewan jika diperlukan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara normal, kucing akan akan mengalami muntah selama beberapa jam atau maksimal dua hari. Jika dalam rentang waktu lebih dari dua hari dan kucing masih mengalami muntah, maka sebaiknya Sedulur segera membawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memeriksakan kucing ke dokter, Sedulur akan mengetahui apa penyebab kucing muntah. Hal ini karena dokter akan memeriksa kondisi kucing secara menyeluruh dan akan memberikan informasi detail jika kucing mengalami masalah kesehatan atau penyakit tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah informasi mengenai penyebab kucing muntah beserta cara mengatasinya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur yang memiliki kucing untuk selalu waspada dengan kondisi kucing peliharaan masing-masing. Jika memang sudah melebihi kondisi normal, segera periksakan ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":67787,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2321,9438],"class_list":["post-67666","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kucing","tag-kucing-muntah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>14 Penyebab Kucing Muntah Beserta Cara Mengatasinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kucing muntah adalah kondisi yang sering terjadi pada kucing. Meskipun sering dianggap wajar, kondisi ini bisa jadi tanda adanya penyakit.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"14 Penyebab Kucing Muntah Beserta Cara Mengatasinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kucing muntah adalah kondisi yang sering terjadi pada kucing. Meskipun sering dianggap wajar, kondisi ini bisa jadi tanda adanya penyakit.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-05T08:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-08-05T04:09:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/9-4.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/9-4.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/9-4.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"kucing muntah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/\",\"name\":\"14 Penyebab Kucing Muntah Beserta Cara Mengatasinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-05T08:00:41+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-05T04:09:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Kucing muntah adalah kondisi yang sering terjadi pada kucing. Meskipun sering dianggap wajar, kondisi ini bisa jadi tanda adanya penyakit.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"14 Penyebab Kucing Muntah Beserta Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"14 Penyebab Kucing Muntah Beserta Cara Mengatasinya","description":"Kucing muntah adalah kondisi yang sering terjadi pada kucing. Meskipun sering dianggap wajar, kondisi ini bisa jadi tanda adanya penyakit.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"14 Penyebab Kucing Muntah Beserta Cara Mengatasinya","og_description":"Kucing muntah adalah kondisi yang sering terjadi pada kucing. Meskipun sering dianggap wajar, kondisi ini bisa jadi tanda adanya penyakit.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-08-05T08:00:41+00:00","article_modified_time":"2022-08-05T04:09:14+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/9-4.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/9-4.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/9-4.webp","width":850,"height":450,"caption":"kucing muntah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/","name":"14 Penyebab Kucing Muntah Beserta Cara Mengatasinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-08-05T08:00:41+00:00","dateModified":"2022-08-05T04:09:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Kucing muntah adalah kondisi yang sering terjadi pada kucing. Meskipun sering dianggap wajar, kondisi ini bisa jadi tanda adanya penyakit.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kucing-muntah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"14 Penyebab Kucing Muntah Beserta Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67666"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67666"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67666\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67789,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67666\/revisions\/67789"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67787"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67666"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67666"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67666"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}