{"id":67011,"date":"2022-08-02T13:00:41","date_gmt":"2022-08-02T06:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=67011"},"modified":"2022-08-02T11:44:57","modified_gmt":"2022-08-02T04:44:57","slug":"zat-campuran-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/","title":{"rendered":"Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Zat campuran adalah bentuk zat atau materi yang tunggal dan terdiri atas dua atau lebih jenis-jenisnya. Dalam zat campuran tersebut kemudian memiliki sifat-sifat asli yang akan tetap terlihat atau tambak meskipun sudah berupaya untuk disatukan. Dari cara kerja tersebut zat campuran terbagi menjadi dua golongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pertama zat campuran homongen dan zat campuran heterogen. Nah, dalam kesempatan kali ini kita akan bahas terkait pengertian zat campuran homogen dan zat campuran heterogen. Untuk melengkapinya, akan dibahas juga contoh dari kedua zat tersebut. Tanpa berlama-lama, yuk mari langsung kita simak penjelasannya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kebiri\/\">Kebiri Kimia: Pengertian, Proses &amp; Efek Sampingnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian zat campuran homogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st2.depositphotos.com\/7188666\/9978\/i\/600\/depositphotos_99786980-stock-photo-chemistry-yellow-bubbles.jpg\" alt=\"zat campuran adalah\" width=\"600\" height=\"401\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Golongan pertama zat campuran adalah homogen. Zat campuran homongan adalah salah satu zat yang penyusunannya tersusun atau tercampur dengan sangat sempurna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zat campuran homogen memiliki susunan zat yang sifatnya tunggal yang memiliki bentuk fisik yang tidak dapat dibedakan. Oleh karena itu, proses terjadinya peleburan antara zat penyusun yang kemudian bercampur kemudian akhirnya sulit untuk dibedakan keberadaanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zat campuran adalah salah satu bagian dari susunan sebuah materi. Berdasarkan KBBI, homogen itu sendiri memiliki arti sebagai sesuatu hal yang terdiri dari jenis, macam, watak, sifat dan hal-hal lain yang sama. Maka dari itu, istilah dari homogen dalam zat campuran adalah untuk berbagai macam komposisi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagian dari zat campuran homogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st2.depositphotos.com\/1233599\/5262\/i\/600\/depositphotos_52628635-stock-photo-pipette-dosing-in-tubes-with.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dijelaskan sebelumnya, bahwa zat campuran adalah beberapa materi yang dicampurkan. Dalam zat campuran homogen memiliki komposisi yang hampir sama, mulai dari bentuk warna atau rasanya. Selain itu perbandingan zat yang tercampur pada campuran homogen juga tidak terlihat batasnya di antara komponen yang satu dengan yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contohnya, pada larutan air gula degan mencampurkan gula dengan segelas air maka kedua zat tersebut akan tercampur dan tidak mengalami perubahan menjadi zat lain. Contoh tersebut menunjukan sifat gula sebagai zat yang memberikan rasa manis pada air. Campuran tersebut membuktikan bahwa ukuran partikel yang sangat kecill sehingga sangat sulit untuk melihat perbedaanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bahkan dilihat oleh mikroskop sekalipun, akan sulit untuk melihat perbedannya. Karena bagian dari zat campuran telah bercampur dan tidak dapat dipisahkan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Proses pemisahaan zat campuran homogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 920px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.ngopibareng.id\/images\/uploads\/2021\/2021-11-11\/12-bahan-kimia-berbahaya-dalam-skincare-yang-wajib-diwaspadai--thumbnail-567.webp\" alt=\"zat campuran adalah\" width=\"930\" height=\"620\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Ngopibareng<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zat campuran adalah penggabungan dua zat menjadi satu. Sebagaimana yang dijelaskan di atas, dari contoh zat campuran homogen terjadi pencampuran yang sempurna dan tidak bisa dilihat perbedaannya. Bahkan oleh mikroskop sekalipun perbedannya sulit dilihat. Lantas apakah masih bisa dipisahkan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Proses pemisahan pada zat campuran homogen pada prinsipnya memisahkan suatu fasa menjadi suatu zat campuran heterogen yang mudah dipisahkan atau zat campuran homogen lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Proses pemisahan zat homogen dapat dilakukan dengan metode absorpsi, adsorpsi,kromatografi, kristalisasi, distilasi, evaporasi, elektroforesis, ekstraksi (Leaching, Ekstraksi cair-cair, Ekstraksi padat-cair), pembekuan fransional, presipitasi, rekristalisasi, stripping, sublimasi, dan hydrocyclones.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Metode di atas dilakukan bertujuan agar dapat terjadi fase baru sehingga zat campuran homogen dapat dipisahkan. Sebagaimana yang telah kita pahami dari zat campuran contohnya di atas.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ciri-ciri zat campurann homogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st2.depositphotos.com\/2041241\/10181\/i\/600\/depositphotos_101816468-stock-photo-cleaned-chemical-material-at-labor.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"428\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagaimana yang telah dijlaskan di atas, bahwa zat campuran homogen adalah salah satu zat yang penyusunannya tersusun atau tercampur dengan sangat sempurna. \u00a0Berikut ini adalah ciri-cirinya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Partikelnya tersusun tidak dapat dibedakan Antara yang satu dengan yang lainnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki bentuk warna yang sama<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki rasa yang sama<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kedua zat yang tercampur memiliki perbandingan komposisi yang sama<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kedua zat yang tercampur memiliki tingkat konsentrasi yang sama<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki wujud padat, gas, dan cair<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Terdiri dari zat terlarut dan zat pelarut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak memiliki lapisan sama sekali<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki ukuran partikel larutan yang sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat perbedaannya atau dengan mikroskop biasa<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Larutan campuran homogen tidak bisa disaring<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bentuk campuran tersebut tidak dapat dipisahkan menggunakan cara mekanis. Namun masih bisa dipisahkan menggunakan destilasi yang cenderung sulit untuk dilakukan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian zat heterogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/3009543\/17465\/i\/600\/depositphotos_174653280-stock-photo-representation-of-chemical-sciences-teaching.jpg\" alt=\"zat campuran adalah\" width=\"600\" height=\"324\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya adalah zat heterogen, salah satu zat campuran adalah zat heterogen. Merupakan campuran zat yang tidak serba sama, kemudian membentuk dua fasa atau lebih. Juga terdapat batas yang jelas antara fasa-fasa tersebut. Dapat dikatakan bahwa heterogen adalah pertikel penyusun dengan partikel lainnya yang berbeda atau dapat dibedakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zat campuran adalah zat yang tercampur, zat ini tidak dapat didegradasi dan memiliki rasa yang tidak sama di setiap lapisannya. Konsentrasi campuran dari zat ini dapat dipisahkan dengan sistem filtrasi atau penyaringan biasa dan tidak sulit dilakukan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Wujud campuran zat heterogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st4.depositphotos.com\/20520458\/31603\/i\/600\/depositphotos_316033892-stock-photo-glass-in-a-chemical-laboratory.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zat tunggal contohnya adalah zat homogen dan heterogen. Zat homogen juga memiliki wujud campurannya. Biasanya wujud heterogen bisa berbentuk padat, gas, dan cairan. Karena contoh zat ini bisa berasal dari unsur senyawa yang berbentuk gas, cair atau padat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedulur bisa mengetahui contoh dari zat campuran adalah minyak dan air, selanjutnya ada campuran kapur dengan pasir, campuran serbuk besi dengan karbon, dan masih banyak contoh lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ciri-ciri campuran heterogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1013px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st.depositphotos.com\/1001944\/1948\/i\/950\/depositphotos_19483321-stock-photo-chemical-laboratory-glassware.jpg\" alt=\"zat campuran adalah\" width=\"1023\" height=\"749\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut ini ciri-ciri adalah ciri-ciri dari zat heterogen itu sendiri, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bentuk percampuran partikel penyusunnya yang tidak merata<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ukuran partikel penyusunnya lebih besar dari molekul<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bentuk setiap zat yang tercampur masih dapat dibedakan dengan mudah menggunakan penglihatan manusia dan bmudah dikenali sifat-sifatnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bentuk partikel zat pelarutnya (air) dan zat terlaerut itu terpisah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Biasanya bersifat keruh dan tidak bisa tembus cahaya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Larutan campuran heterogen akan mengendap jika diamkan karena partikel zat pelarut dan terlarunya dapat berpisah secara alami<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bentuk zat campuran heterogen cenderung keruh dan tidak bisa ditembus cahaya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dapat dilakukan proses pemisahan terutama penyaringan yang tidak begitu sulit<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hasil zat campuran dapat berupa zat padat, cair, dan gas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Komponen-komponen yang tercampur memiliki perbandingan yang tidak sama daalam satu zat campuran<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki tingkat konsentrasi sifat asli zat yang tidak sama<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki warna yang berbeda sehingga sulit untuk didegradasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sifat campuran heterogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/2693151\/35517\/i\/450\/depositphotos_355176796-stock-photo-beautiful-female-scientist-operating-science.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum membahas campuran heterogen contoh, sebagaimana zat homogen yang memiliki ciri, terdapat juga zat heterogen yang memiliki sifatnya. Berikut ini adalah sifat dari zat heterogen, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sifat campuran heterogen adalah dari dua zat atau lebih.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sifat campuran heterogen adalah memiliki sifat yang mana zat penyusunnya tak sama alias tak seragam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sifat campuran heterogen adalah ehingga kedua zat tersebut masih bisa dibedakan partikel-partikelnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sifat campuran heterogen adalah kedua zatnya masih tampak dengan mata telanjang tanpa bantuan alat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Perbedaan zat campuran homogen dan heterogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/1037473\/18812\/i\/450\/depositphotos_188121142-stock-photo-young-female-researcher-carrying-out.jpg\" alt=\"zat campuran adalah\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengertian zat campuran heterogen adalah zat campuran zat yang tidak serba sama, kemudian membentuk dua fasa atau lebih. Terdapat perbedaan yang mendasar antara zat campuran homogen dan heterogen, tentu yang dapat ditemukan sehari-hari. Padahal kedua zat tersebut memiliki sifat, bahan dan komponen yang berbeda. Berikut ini pembahasan lengkapnya:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Berdasarkan sifatnya<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zat campuran homogen bersifat setara yang setiap bagian campurannya selalu sama, baik dari segi rasa, warna, sampai perbandingannya. Jadi untuk menghasilkan zat campuran homogen yang sempurna membutuhkan rasio yang sama untuk semua komponen yang bercampur sehingga sulit dibedakan komposisinya. Sedangkan\u00a0 zat campuran heterogen adalah bentuk campuran dari dua zat atau lebih dengan sifat zat penyusunnya tidak sama, alias tidak seragam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jadi pada zat campuran heterogen masih bisa dibedakan partikel-partikel yang tercampur di dalamnya. Salah satu contoh dari zat campuran heterogen adalah campuran tanah dan kerikil, bahan beton, campuran pasir dan air, dan sebagainya. Pada contoh campuran heterogen tersebut zat-zat penyusunnya masih bisa dibedakan secara mudah oleh penglihatan manusia tanpa bantuan alat pembesar lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perbedaan sifat inilah yang paling mencolok membedakan Antara zat campuran homogen dan heterogen. Jadi teman-teman Grameds bisa mengatasinya secara langsung tanpa membutuhkan alat laboratorium untuk membedakan larutan atau campuran heterogen.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Berdasarkan bahan dan campurannya<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bahan dan campuran pada zat campuran homogen memiliki komposisi dan sifat yang sama atau seragam pada seluruh bagiannya. Sedangkan zat campuran heterogen tidak memiliki komposisi yang sama antar penyusunnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jadi zat campuran homogen dan heterogen memiliki perbedaan yang mendasar dari segi bentuk partikel yang tercampur terutama saat partikel-partikel tersebut sudah tercampur. Zat campuran homogen secara kasat mata tampak seperti zat tunggal karena menjadi larutan dalam satu fasa, sedengkan zat campuran heterogen masih tampak zat penyusunnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Berdasarkan komponennya<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Komponen yang tersusun dalam zat campuran heterogen masih dapat terlihat batasannya secara kasat mata. Sedangkan zat campuran homogen akan sulit membedakan komponen penyusunnya dengan mata telanjang karena sudah larut menjadi satu fasa. Komponen dalam zat campuran homogen cenderung berubah bentuk dari sifat aslinya, sedengkan zat campuran heterogen biasanya masih mempertahankan bentuk dari sifatnya aslinya, meskipun sudah tidak terlalu sempurna.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh zat homogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/1000975\/32923\/i\/450\/depositphotos_329235652-stock-photo-two-chemists-working-in-the.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zat homogen adalah contoh zat tunggal dan campuran. Zat homogen itu sendiri memiliki contoh, nah berikut ini contoh campuran homogen adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Air yang memiliki banyak campuran mineral yang larut di dalamnya. Air kemudian akan tetap berada pada satu fasa karena sulit memisahkan mineral yang larut di dalamnya. Jadi air yang kita minum setiap hari adalah salah satu contoh campuran homogen<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Segelas kopi yang telah melalui penyaringan sehingga berada dalam satu fasa karena tercampur rata Antara kopi, air, dan gula<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Susu adalah koloid, namun laktosa dalam susu kemudian akan bercampur rata dengan air dan senyawa lainnya sehingga berada dalam satu fasa<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Larutan gula yang mencampurkan air dengan gula<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Air santan yang mencampurkan sejumlah air dengan zat-zat yang terkandung dalam santan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Minuman teh manis yang mencampurkan air panas, the, dan gula pasir<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Minuman sirup yang mencampurkan cairan sirup dan air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Minuman berkarbonasi seperti Coca-cola, Sprite, Pepsi, Fanta, dan sebagainya yang merupakan campuran air dan karbon dioksida<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Larutan garam yang mencampurkan air dengan garam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sirup obat batuk yang merupakan campuran senyawa obat-obatan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Margarin adalah contoh zat campuran homogen berbentuk padat yang paling mudah kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Margarin adalah campuran beberapa senyawa kimia yang kemudian membentuk satu fasa padat. Margarin berasal dari berbagai campuran yang kemudian bercampur dan menyatu sehingga sulit untuk dipisahkan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Agar-agar yang mencampurkan partikelnya secara makroskopis memiliki zat-zat tersebut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jello gelatin adalah koloid tipe khusus yang merupakan campuran homogen Antara partikel mikroskopis yang tersebar melalui substansi, seperti awan debu dan madu yang dibuat oleh lebah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Lilin Parafin yang merupakan campuran hidrokarbon padat dari minyak bumi dengan cara mengeringkan minyak pelumas ringan. Bahan campuran ini biasanya digunakan untuk membuat poles, kosmetik, kertas lilin, lilin, dan isolator listrik<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Udara di alam bebas yang bisa dihirup oleh manusia, yakni saat melakukan proses penarikan pernafasan yang mengandung berbagai gas, sperti oksigen, karbondioksida, nitrogen, dan uap air jika dalam keadaan dingin<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Air laut atau yang mengandung air atau mineral dan garam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Solusi glukosa yang banyak digunakan di rumah sakit rumah sakit yang merupakan campuran glukosa dan kombinasi air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tingtur Yodium untuk mensterilkan luka merupakan campuran dari padatan atau yodium dengan cairan alkohol menjadi zat campuran homogen<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Alat-alat rumah tangga yang terbuat dari perunggu yang susunan pembuatannya mencampurkan tembaga dan timah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Besi baja yang mencampurkan besi dan karbon<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan kuningan yang mencampurkan tembaga dan seng<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan perak yang mencampurkab tembaga dan emas, yakni jenis emas putih<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan Ruby yang mencampurkan Al\u2082O\u2083 dan Cr\u2082O\u2083<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Duralumin yang merupakan campuran aluminium, tembaga, magnesium, dan magan untuk menghasilkan jenis baja yang tinggi mekanik kekuatannya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Amalgam emas yang merupakan campuran dari merkuri dan emas yang homogen, misalnya pada coklat kobra, kuningan, dan perak<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Solusi Naftalena yang biasa digunakan untuk mengusir ngengat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan metal alloy atau campuran logam yang banyak digunakan sebagai material dalam industri. Logam yang banyak banyak digunakan dalam industri biasanya merupakan campuran dari dua logam atau lebih yang memiliki sifat unik untuk menghasilkan bahan tertentu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan Bakar Bensin yang merupakan berbagai campuran hidrokarbon<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Minyak bumi yang merupakan campuran hidrokarbon dengan senyawa organic alam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Stainless Steel yang mencampurkan logam, nikel, dan besi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perhiasan yang mencampurkan emas dan tembaga<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bubuk mesiu yang menjadi salah satu bahan peledak yang merupakan campuran unsur-unsur homogen, seperti belerang, batu bara, dan sendawa atau kalium nitrat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Deterjen yang merupakan campuran homogen dari sabun dan bahan kimia lainnya untuk membersihkan pakaian dan tetap membuatnya wangi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Larutan pencuci baju yang mencampurkan sabun detergen dan air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cuka yang mencampurkan air dan asam asetat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Larutan asam klorida encer yang mencampurkan berbagai senyawa asam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Obat kumur yang mengandung persentase alkohol dan berbagai bahan kimia untuk membersihkan dalam mulut, yakni gigi dan gusi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Air aki yang merupakan larutan asam sulfat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Alkohol 70 % yang mencampurkan alkohol murni dan senyawa lainnya, misalnya anggur italia atau whisky scotch<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">LPG yang mencampurkan propane dan gas buatan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Parfum yang merupakan campuran Antara bahan kimia dan pewarna<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tinta yang mencampurkan pewarna, minyak, pelarut, dan bahan tinta lainnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Plasma darah yang merupakan camparan cairan tidak berwarna yang mengandung sel darah dalam supensi. Plasma darah adalah setengah dari volume darah manusia.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tanah-lempung\/\">Pengertian Tanah Lempung Beserta Tekstur, Ciri dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh zat heterogen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blue.kumparan.com\/image\/upload\/v1634025439\/01g8xw8e5dnqse2xzfskfyk90h.webp\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"427\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kumparan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain contoh zat homogen, terdapat juga contoh zat heterogen. Berikut ini beberapa contoh zat heterogen yang merupakan zat campuran adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Campuran antara minyak dan air dimana komponen partikelnya masih bisa terlihat dengan jelas. Artinya partikel air dan minyak tidak tercampur sempurna, sehingga kita masih bisa melihat batas kedua partikel tersebut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Campuran antara pasir dan air dimana kita masih bisa melihat partikel pasir dan air secara terpisah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sel darah merah dan plasma putih dalam plasma darah tubuh manusia<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hidangan makanan bubur kacang hijau<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hidangan makanan sayur sop<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hidangan makanan salad dari buah-buahan atau syauran<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hidangan makanan pizza<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adonan semen yang dicampur dengan batu kerikil dan air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hidangan makanan sarapan berupa campuran sereal dan susu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bensin yang tercampur dengan air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Minyak tanah yangtercampur dengan air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Oli yang tercampur dnegan air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">bahan kapur yang dicampur pasir<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tinta yang tercampur dnegan air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pasta gigi yang dicampur dengan air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Minyak kayu putih yang dicampur air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Minuman atau air yang dicampur es batu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Komponen tanah yang terdiri dari pasir, tanaman, dan zat lain<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pasir pantai yang terdiri dari komponen batu dan hewan atau organisme laut lainnya seperti pecahan karang<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cuka yang dicampur dengan minyak<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Paduan bahan logam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bentuk gelas yang berwarna-warni<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perhiasan intan hitam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Makanan ringan jelly<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan olahan keju<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Beras yang berubah menjadi nasi yang bisa kita konsumsi setiap hari<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Batu apung yang biasanya digunakan untuk bahan filter agar air lebih bersih dan bening<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan olah dari marsmallow<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan stereoform<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karet busa yang menjadi bahan baku beberapa peralatan rumah tangga<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berbagai jenis cat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan tinta<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">adonan tepung dengan air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan tanah liat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cairan susu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Air yang dicampur dengan sari santan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Air sungai yang dicampur dengan air laut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan makanan mayones<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Krim Tangan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan putih telur yang telah dikocok<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Busa pada sabun<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Partikel debu yang ada di udara<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Polusi udara campuran udara, debu, asap dan zat gas lainnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Asap yang muncul akibat kebakaran<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Partikel yang membentuk awan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Partikel yang membentuk kabut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahan semprotan seperti hairspray, obat nyamuk semprot, dan sebagainya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zat campuran adalah bentuk zat atau materi yang tunggal dan terdiri atas dua atau lebih jenis-jenisnya. Dalam zat campuran tersebut kemudian memiliki sifat-sifat asli yang akan tetap terlihat atau tambak meskipun sudah berupaya untuk disatukan. Kini Sedulur telah mengetahui zat campuran adalah hal penting yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana yang dapat Sedulur simak dalam contoh yang ada dalam penjelasan di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":67012,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9360,9359,9358],"class_list":["post-67011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pengertian-zat-campuran","tag-zat-campuran","tag-zat-campuran-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Zat campuran adalah bentuk zat atau materi yang tunggal dan terdiri atas dua atau lebih jenis-jenisnya. Yuk, simak di sini selengkapnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Zat campuran adalah bentuk zat atau materi yang tunggal dan terdiri atas dua atau lebih jenis-jenisnya. Yuk, simak di sini selengkapnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-02T06:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-08-02T04:44:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-4.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"14 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-4.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-4.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"zat campuran\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/\",\"name\":\"Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen dan Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-02T06:00:41+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-02T04:44:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Zat campuran adalah bentuk zat atau materi yang tunggal dan terdiri atas dua atau lebih jenis-jenisnya. Yuk, simak di sini selengkapnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen dan Contohnya","description":"Zat campuran adalah bentuk zat atau materi yang tunggal dan terdiri atas dua atau lebih jenis-jenisnya. Yuk, simak di sini selengkapnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen dan Contohnya","og_description":"Zat campuran adalah bentuk zat atau materi yang tunggal dan terdiri atas dua atau lebih jenis-jenisnya. Yuk, simak di sini selengkapnya!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-08-02T06:00:41+00:00","article_modified_time":"2022-08-02T04:44:57+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-4.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"14 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-4.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/2-4.webp","width":850,"height":450,"caption":"zat campuran"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/","name":"Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-08-02T06:00:41+00:00","dateModified":"2022-08-02T04:44:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Zat campuran adalah bentuk zat atau materi yang tunggal dan terdiri atas dua atau lebih jenis-jenisnya. Yuk, simak di sini selengkapnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zat-campuran-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen dan Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67011"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67011"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67011\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67013,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67011\/revisions\/67013"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67012"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}