{"id":66731,"date":"2022-10-10T18:00:57","date_gmt":"2022-10-10T11:00:57","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=66731"},"modified":"2022-10-08T09:29:17","modified_gmt":"2022-10-08T02:29:17","slug":"kata-kerja-mental","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/","title":{"rendered":"Pengertian Kata Kerja Mental Beserta Ciri-Ciri &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Kata kerja mental merupakan sesuatu yang wajib Sedulur ketahui. Kata kerja mental adalah jenis kata kerja dimana subjek memberikan respon. Kata kerja ini menggambarkan afeksi, kognisi, dan persepsi. Sederhananya merupakan kata kerja yang memberi gambaran terhadap suatu tindakan atau kegiatan yang dilakukan oleh subjek kalimat. Oleh karena itu dikenal juga dengan istilah kata kerja mental afeksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Agar Sedulur memahami apa itu kata kerja mental, dalam kesempatan kali ini kita akan bahas bersama mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis dan contohnya. Tanpa berlama-lama, mari kita mulai pembahasan dengan membahas pengertiannya terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/caption-kemerdekaan\/\">40 Kata-kata Caption Kemerdekaan, Bakar Semangat Juangmu<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa itu kata kerja<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kabrinarian.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/belajar-menulis-konten-pastikan-pesan-jelas-1024x576.webp\" alt=\"kata kerja mental\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kabrinarian<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum secara spesifik membahas pengertiannya, Sedulur harus mengetahui pengertian umum terkait kata kerja itu sendiri. Kata kerja adalah kelas kata yang umunya menempati fungsi predikat, dan dapat digunakan sebagai perintah serta untuk menyatakan suatu perbuatan, tindakan atau aktivitas subjek itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada pun kata kerja merupakan sebuah kata yang tidak dapat didampingi oleh kata depan atau preposisi seperti <em>di, ke, dari, dalam, terhadap <\/em>dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian kata kerja mental<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.celebrities.id\/okz\/800\/6cE2M9\/master_604wH1VUN6_728_manfaat_menulis_catatan_sejak_dini.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"532\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">BuddyKu<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagaimana disinggung di awal pembahasan, bahwa kata kerja ini adalah jenis kata kerja dimana subjek memberikan respon. Verba mental memiliki makna terkait dengan pemahaman, penemuan, perencanaan dan keputusan. Fungsi dari kata kerja ini yaitu sebagai inti predikat dalam kalimat, kendati tidak menutup kemungkinan fungsi lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, kata kerja ini juga sebagai penunjuk sikap penulis dalam kalimat yang ia susun. Para pakar bahasa juga mengartikan bahwa kata yang menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, dan menunjukkan respon atau sikap seseorang terhadap suatu kejadian. Contoh kata kerja mental bisa ditemui dalam kalimat sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ciri-ciri kata kerja mental<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.techarea.co.id\/Kenapa-Desainer-Produk-Harus-Menulis-dan-Tips-Memulainya.webp\" alt=\"kata kerja mental\" width=\"1024\" height=\"611\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Techarea<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa ciri dari kata kerja mental dan material, setiap kalimat atau kata memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan kata dan kalimat lainnya. Begitu pula kata kerja mental contoh, berikut ini adalah ciri-ciri dari kata kerja ini:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ciri pertama, kata kerja ini menerangkan tentang persepsi (contohnya melihat, merasa), afeksi (contohnya khawatir, suka, cinta), dan kognisi (misalnya mengerti, memahami, berpikir).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ciri kedua, menggunakan kata-kata yang mengindera dan biasa dilakukan manusia. Ketiga, kata kerja mental biasanya mempunyai bentuk frasa yang bersifat mengindikasikan. Keempat, menggunakan kata yang biasa dilakukan manusia. Terakhir, terdapat peran orang lain atau fenomena tertentu yang menjadi pemicu.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh kata dan kalimat<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.techarea.co.id\/Mengapa-Desainer-Produk-Harus-Menulis-dan-Tips-Memulainya.webp\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Techarea<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut ini adalah kata kerja material dan contoh kalimat kata kerja mental agar Sedulur dapat mudah memahami jenis kata kerja ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ani menikmati makan malam yang dibuat neneknya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Budi sedih ketika kucingnya hilang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tini ikhlas uangnya hilang di pasar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mail menerima uang penjualan ayam gorengnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adik Rina menangis setelah makanannya jatuh.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bobi tertawa ketika melihat acara komedi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ayah menyukai kado ulang tahun dari anak-anaknya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tono bersemangat berangkat ke sekolah di hari pertamanya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Heri memarahi adiknya yang mencuri uangnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Nasrul memikirkan kejadian memalukannya minggu lalu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Surti bahagia saat mendapat undian mobil.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Endang mengharapkan anaknya menjadi orang sukses.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bahrun setuju rumahnya menjadi tempat rapat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain penjelasan tentang kata kerja mental adalah dan contohnya, terdapat jenis kata kerja lain yang juga perlu Sedulur ketahui. Karena kata kerja tidak hanya memiliki satu jenis saja. Berikut ini terdapat beberapa jenis kata kerja lainnya, yuk kita simak penjelasannya di bawah ini:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Kata kerja material<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kabrinarian.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/15-Jurus-Belajar-Menulis-Konten-Buat-Pemula-1024x576.webp\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kabrinarian<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata kerja pertama adalah kata kerja yang menyatakan subjek melakukan suatu berbuatan, pekerjaan, atau aktivitas yang dapat dilihat. Contohnya seperti kata kerja <em>menulis, memegang, berjalan <\/em>dan lain sebagainya. Penting untuk memahami kata kerja perbedaan kata kerja mental dan material, karena kesamaannya itu sendiri.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Kata kerja aktif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 725px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.generasimaju.co.id\/articles\/article\/image-thumb__592722__motherhood-big-article\/SGM-040722-Belajar%20Menulis%20%281%29.webp\" alt=\"kata kerja mental\" width=\"735\" height=\"354\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Generasimaju<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata kerja aktif adalah kata kerja yang menyatakan subjek melakukan sesuatu, ciri dari kata kerja ini yaitu selalui diawali dengan imbuhan <em>me- <\/em>dan <em>memper-<\/em>. Seperti <em>mengabarkan, mempersunting, memperlambat<\/em> dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Kata kerja pasif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/res.cloudinary.com\/dibnhle1w\/image\/fetch\/g_face,c_fill,ar_16:9,w_640,f_webp\/https:\/\/jid.storage.googleapis.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/17173033\/menulis-artikel.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Jurnalistika<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata kerja yang kebalikan dari kata kerja pasif, yaitu kata kerja yang menyatakan subjek melakukan sesuatu. Ciri kalimat dengan kata kerja pasif yaitu dengan diawali oleh awalah <em>di-<\/em> dan <em>diper\u00ad<\/em>&#8211; seperti contoh <em>ditangkap, dipermalukan, dialami <\/em>dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Kata karja transitif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/headtopics.com\/images\/2022\/7\/25\/suaradotcom\/4-tips-mudah-membiasakan-menulis-untuk-pemula-1551405264473300992.webp\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"717\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Head Topics<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata kerja transitif merupakan kata kerja yang membutuhkan pelengkap atau objek. Kalimat dengan kata kerja transitif tidak akan menjadi kalimat efektif tanpa kehadiran objek.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Kata kerja intransifit<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/static3.depositphotos.com\/1000503\/110\/i\/600\/depositphotos_1100125-stock-photo-ready-to-write.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"450\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata kerja intransitif adalah kata kerja yang tidak membutuhkan pelengkap. Artinya, kalimat dengan kata kerja intransitif sudah efektif tanpa pelengkap seperti objek atau kata keterangan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Kata kerja dasar<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/tumpi.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Tentukan-Ide-pokok-dan-mulailah-menulis.jpg.webp\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"427\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Tumpi<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata kerja dasar adalah kata kerja yang tidak memiliki imbuhan atau merupakan kata dasar baik awalan, akhiran, awalan-akhiran, ataupun sisipan. Kata kerja ini menjadi dasar pengembangan kata yang lebih besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kata-kata-kemerdekaan\/\">40 Kata Kata Kemerdekaan untuk Kobarkan Semangat Juang<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Kata kerja turunan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tumpi.id\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/menulis-skenario-saat-membuat-film.jpg.webp\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"425\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Tumpi<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata kerja turunan adalah kata kerja yang telah mendapatkan imbuhan. Kata kerja ini telah mengalami afiksasi, reduplikasi, gabungan proses atau berupa paduan leksem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kini Sedulur telah mengetahui apa itu kata kerja mental contoh dari penjelasan di atas. Semoga pemahaman di atas bisa menambah pengetahuan Sedulur terkait bahasa Indonesia dan membuat Sedulur lebih baik dalam membuat sebuah kalimat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":66732,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9322,9321,9323],"class_list":["post-66731","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kata-kerja","tag-kata-kerja-mental","tag-kata-mental"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Kata Kerja Mental Beserta Ciri-Ciri &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apakah Sedulur tahu apa itu kata kerja mental? Jika belum tahu, Sedulur bisa simak penjelasannya di bawah ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Kata Kerja Mental Beserta Ciri-Ciri &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apakah Sedulur tahu apa itu kata kerja mental? Jika belum tahu, Sedulur bisa simak penjelasannya di bawah ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-10T11:00:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-08T02:29:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-1.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"kata kerja mental\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/\",\"name\":\"Pengertian Kata Kerja Mental Beserta Ciri-Ciri & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-10T11:00:57+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-08T02:29:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Apakah Sedulur tahu apa itu kata kerja mental? Jika belum tahu, Sedulur bisa simak penjelasannya di bawah ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Kata Kerja Mental Beserta Ciri-Ciri &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Kata Kerja Mental Beserta Ciri-Ciri & Contohnya","description":"Apakah Sedulur tahu apa itu kata kerja mental? Jika belum tahu, Sedulur bisa simak penjelasannya di bawah ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Kata Kerja Mental Beserta Ciri-Ciri & Contohnya","og_description":"Apakah Sedulur tahu apa itu kata kerja mental? Jika belum tahu, Sedulur bisa simak penjelasannya di bawah ini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-10-10T11:00:57+00:00","article_modified_time":"2022-10-08T02:29:17+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-1.webp","width":850,"height":450,"caption":"kata kerja mental"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/","name":"Pengertian Kata Kerja Mental Beserta Ciri-Ciri & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-10-10T11:00:57+00:00","dateModified":"2022-10-08T02:29:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Apakah Sedulur tahu apa itu kata kerja mental? Jika belum tahu, Sedulur bisa simak penjelasannya di bawah ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kata-kerja-mental\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Kata Kerja Mental Beserta Ciri-Ciri &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66731"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66731"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66731\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":75874,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66731\/revisions\/75874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66732"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66731"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66731"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66731"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}