{"id":66072,"date":"2022-07-27T21:30:22","date_gmt":"2022-07-27T14:30:22","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=66072"},"modified":"2022-07-27T16:19:04","modified_gmt":"2022-07-27T09:19:04","slug":"sosialisasi-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/","title":{"rendered":"Sosialisasi: Pengertian, Fungsi, Proses, Tujuan &#038; Tahapannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Sosialisasi adalah suatu sebuah proses belajar-mengajar atau penanaman nilai,norma, kebiasaan, dan aturan dalam bertingkah laku di masyarakat dari satu generasi ke generasi lainnya sesuai dengan peran dan status sosial masing-masing di dalam kelompok masyarakat tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adanya sosialisasi, maka indvidu akan lebih mudah memahami, memaknai dan menjalankan hak serta kewajibannya sesuai dengan perannya masing-masing sebagai anggota masayarakat maupun kelompok tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/interpretasi-adalah\/\">Interpretasi adalah: Pengertian, Contoh &amp; Jenis-Jenisnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_66074\" aria-describedby=\"caption-attachment-66074\" style=\"width: 499px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-66074\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi.webp\" alt=\"sosialisasi adalah\" width=\"509\" height=\"339\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi.webp 509w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 509px) 100vw, 509px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-66074\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut KBBI, sosialisasi adalah proses belajar individu atau seorang anggota masyarakat untuk mengenal serta menghayati kebudayaan masyarakat dalam lingkungannya. Sosialisasi juga dapat diartikan sebagai usaha memasyarakatkan sesuatu hingga menjadi dikenal, dihayati dan juga dipahami oleh masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam sosialisasi yang terjadi di masayarakat, individu dapat mempelajari serta mengembangkan ide dan pola-pola perilaku sosial dalam proses pendewasaan diri.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian Sosialisasi menurut para ahli<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_66075\" aria-describedby=\"caption-attachment-66075\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-66075\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi-2-612x405.webp\" alt=\"sosialisasi adalah\" width=\"612\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-66075\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk lebih memahami definisi sosialisasi, berikut pengertiannya menurut para ahli.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Robert M.Z Lawang<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut pendapat Robert M. Z. Lawang, pengertian sosialisasi merupakan proses mempelajari dan memahami norma, nilai, peran, dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan guna kemungkinan partisipasi yang efektif dalam kehidupan sosial.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Soejono Dirdjosisworo<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Soejono Dirdjosisworo berpendapat bahwa pengertian sosialisasi memuat tiga arti, yaitu:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Proses belajar; yaitu suatu sebuah proses akomodasi dimana manusia menahan, mengubah impuls- impuls dalam dirinya dan mengambil cara hidup atau kebudayaan masyarakatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kebiasaan; dalam bersosialisasi setiap manusia akan mempelajari sikap, ide-ide, kebiasaan, pola-pola nilai dan tingkah laku, serta ukuran kepatuhan tingkah laku di dalam masyarakat di lingkungan ia hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sifat dan kecakapan; proses sosialisasi mengajarkan manusia untuk dapat merangkai dan mengembangkan dari semua sifat dan kecakapan sebagai suatu kesatuan dalam diri seseorang.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Charlotte Buhler<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Charlotte Buhler, pengertian sosialisasi merupakan suatu proses belajar dan menyesuaikan diri untuk membantu anggota masyarakat dalam memahami bagaimana bagaimana cara hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya. Ia juga berpendapat bahwa sosialisasi bertujuan agar anggota masyarakat dapat berperan dan berfungsi dalam kelompok tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Edward S. Greenberg<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut pendapat Greenberg, pengertian sosialisasi merupakan suatu proses perubahan dari individu untuk diterima atau sesuai dengan keinginan dari pihak luar dunia luar. Hal itu bertujuan agar ia dapat ikut serta berpartisipasi secara aktif sebagai anggota suatu organisasi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. \u00a0Martin Gibson<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut pendapat Gibson, pengertian sosialisasi adalah sebuah aktivitas dari organisasi untuk mewujudkan dan mengintegrasikan tujuan organisasi atau individu. Sehingga dari dua pengertian sosialisasi tersebut terdapat dua kepentingan yang berbeda, yakni kepentingan individu serta kepentingan organisasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/informasi-adalah\/\">Pengertian Informasi Beserta Ciri-Ciri, Jenis dan Fungsinya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Tujuan sosialisasi adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_66077\" aria-describedby=\"caption-attachment-66077\" style=\"width: 499px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-66077 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi-3.webp\" alt=\"sosialisasi adalah\" width=\"509\" height=\"339\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi-3.webp 509w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi-3-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 509px) 100vw, 509px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-66077\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut tujuan sosialisasi yang perlu Sedulur ketahui.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">\u00a0Supaya anggota masyarakat memahami nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat atau suatu kelompok masyarakat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Agar individu dapat mengendalikan fungsi organic melakui proses latihan mawas diri yang baik tepat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Agar di dalam setiap individu tertanam nilai-nilai dan kepercayaan yang ada di dalam masyarakat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melatih keterampilan serta pengetahuan seseorang dalam melangsungkan hidup dalam bermasyarakat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Agar setiap individu dapat menyesuaikan perilaku dan sikapnya dengan adat, budaya maupun yang dimiliki oleh masyarakat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Agar keutuhan masyarakat dapat terwujud karena dalam setiap anggotanya melakukan interaksi dengan baik.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Fungsi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_66083\" aria-describedby=\"caption-attachment-66083\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-66083\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/group-young-friends-gathering-together_23-2148431361-626x405.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-66083\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fungsi sosialisasi terbagi menjadi dua sudut pandang, berikut penjelasannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Fungsi sosialisasi bagi individu<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0Fungsi sosialisasi bagi individu adalah sebagai pedoman dalam belajar mengenal serta menyesuaikan diri dengan lingkungannya, mulai dari norma hingga struktur sosial yang terdapat dalam lingkungan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Fungsi sosialisasi bagi masyarakat<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fungsi sosialisasi bagi masyarakat yaitu sebagai alat untuk melestarikan, menyebarkan, dan mewariskan nilai-nilai, norma dan kepercayaan yang berlaku di masyarakat. Dengan hal tersebut, maka nilai dan norma dapat dijaga oleh semua anggota masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/\">Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong &amp; Penghambatnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Bentuk sosialisasi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_66078\" aria-describedby=\"caption-attachment-66078\" style=\"width: 505px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-66078\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi-sekolah.webp\" alt=\"\" width=\"515\" height=\"335\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-66078\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dikutip dari buku Sosiologi 1, yang diterbitkan oleh Fakultas Sastra, Universitas Negeri Padjajaran dijelaskan bahwa terdapat dua bentuk sosialisasi. Berikut penjelasannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sosialisasi primer<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">sosialisasi primer adalah proses pertama dan utama yang dialami oleh seseorang atau individu. Bentuk sosialisasi ini akan berpengaruh pada kehidupan individu di masa yang akan datang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap pertama sosialisasi primer adalah keluarga ketika masih anak-anak. Saat masih balita, anak yang belum bersekolah akan mengenal keluarga terlebih dahulu. Pada proses ini, anak dipersiapkan untuk mengenal lingkungan masyarakat di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh sosialisasi primer adalah Bahasa. Bahasa dapat menjadi gejala sosial yang cukup mudah untuk dimengerti, dipahami dan dimaknai artinya oleh lingkungan dan juga masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sosialisasi sekunder<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">sosialisasi sekunder adalah kelanjutan dari sosialisasi primer. Bentuk sosialisasi ini, individu akan muali mengenal lingkungannya di masyarakat. Sosialisasi sekunder ini terjadi di lingkungan sekolah, masyarakat dan kelompok sosial lainnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Proses<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_66082\" aria-describedby=\"caption-attachment-66082\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-66082 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi-4-612x405.webp\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-66082\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Proses sosialisasi adalah proses yang akan membentuk kepribadian manusia, berikut 3 proses sosialisasi yang perlu Sedulur ketahui.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Internalisasi nilai-nilai<\/strong> adalah proses penanaman dan pembiasaan nilai dan juga norma sosia ke dalam diri individu yang berlangsung sejak lahir hingga orang tersebut meninggal.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Enkulturasi <\/strong>adalah proses pengembangan yang berasal dari nilai budaya yang sudah tertanam dalam diri individu dan menjadi kebiasaan dalam perilaku kehidupan sehari-hari.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pendewasaan diri<\/strong> adalah proses penggabungan dari proses internalisasi nilai-nilai dan juga enkulturasi secara terus menerus. Pendewasaan diri juga diartikan sebagai pembentukan kepribadian yang paling puncak, yang ditandai dengan kepribadian manusia yang sudah terwujud secara utuh. Proses ini bisa dikatakan seseorang sudah memasuki fase dewasa dan telah siap memegang tanggung jawab dan peran dalam masyarakat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/westernisasi\/\">Pengertian Westernisasi Beserta Faktor, Dampak &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Tahapan<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_66079\" aria-describedby=\"caption-attachment-66079\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-66079\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/sosialisasi-anak-612x405.webp\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-66079\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Preparatory stage<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap pertama sosialisasi adalah persiapan atau preparatory. Pada tahap ini, individu akan belajar mengenali lingkungan sekitarnya. Tahap ini dimulai ketika anak masih kecil atau memasuki usia batita. Orang tua akan mulai Orang tua akan mulai memperkenalkan anak tersebut dengan menggunakan Bahasa sehari-hari, serta mengajarkan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang di lingkungan sekitarnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Play stage<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahapan kedua dalam sosialisasi adalah play stage. Pada tahapan ini, anak sudah mulai belajar memahami tentang peran dan status dirinya. Anak sudah mulai belajar dan meniru peran-peran orang yang ada di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Game stage<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap selanjutnya adalah game stage. Tahapan ini dikenal juga dengan tahapan seorang anak yang sudah siap untuk bertindak (game stage). Pada tahapan ini juga, kemampuan dalam berinteraksi yang dilakukan oleh seorang anak kian meningkat. Tak jarang, jika anak akan semakin mahir dalam menjalankan perannya sebagai bagian dari anggota masyarakat.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Generalized stage<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0Tahapan yang terakhir sosialisasi adalah generalized other. Pada tahapan ini, individu dapat dikategorikan sudah memasuki usia dewasa. Interaksinya dengan lingkungan sekitar semakin meningkat dan membuat individu semakin sadar akan peran, hak serta kewajibannya sebagai anggota masyarakat atau kelompok tertentu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Agen sosialisasi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64175\" aria-describedby=\"caption-attachment-64175\" style=\"width: 556px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64175\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/media-sosial-stop-570x408.webp\" alt=\"\" width=\"566\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64175\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut empat agen sosialisasi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Keluarga<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Keluarga menjadi media sosialisasi pertama yang diterima oleh individu. Di dalam keluarga, biasanya interaksi terjadi antara ayah, ibu, saudara dan yang lainnya. Dari sini lah indiidu mengenal lingkungan di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Teman<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teman menjadi agen sosialisasi setelah keluarga. Interaksi yang terjadi antara anak dengan teman sebanyanya juga disebut dnegan sosialisasi. Yang mana interaksi yang terjadi tersebut juga dapat menjadi media pembelajaran anak untuk dapat mengenal norma yang berlaku di lingkungan sekitarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Sekolah\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekolah merupakan tempat sosialisasi yang cukup besar bagi anak-anak. Yang mana peran sekolah cukup besar dalam proses sosialisasi seseorang. Contoh sosialisasi yang terjadi di sekolah adalah guru yang melakukan interaksi dengan siswanya dalam proses kegiatan belajar mengajar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Media massa<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tak bisa dipungkiri bahwa media massa juga menjadi tempat terjadinya sosialisasi. Media massa memberikan informasi baru yang belum tentu diketahui oleh khalayak luas, entah itu yang bersifat positif maupun negatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikianlah penjelasan tentang sosialisasi adalah dan contohnya. Setiap individu pasti mengalami sosialisasi, dan sosialisasi yang pertama dan utama diterima adalah melalui keluarga. Tujuan sosialisasi adalah agar individu mengetahui norma dan kebiasaan yang berlaku di lingkungan masyarakat atau kelompok tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"gmail_default\"><span style=\"color: #000000;\"><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/i><\/span><\/div>\n<div>\n<div dir=\"ltr\"><span style=\"color: #000000;\"><i>\u00a0<\/i><\/span><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><span style=\"color: #000000;\"><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/i><\/span><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":26,"featured_media":66080,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9237,4594,9236],"class_list":["post-66072","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pengertian-sosialisasi","tag-sosialisasi","tag-sosialisasi-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sosialisasi: Pengertian, Fungsi, Proses, Tujuan &amp; Tahapannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sosialisasi adalah aktivitas individu untuk berinteraksi dan mengenal lingkungan sekitarnya, baik norma, budaya maupun kebiasaan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sosialisasi: Pengertian, Fungsi, Proses, Tujuan &amp; Tahapannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sosialisasi adalah aktivitas individu untuk berinteraksi dan mengenal lingkungan sekitarnya, baik norma, budaya maupun kebiasaan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-27T14:30:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-27T09:19:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/8-3-2.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/8-3-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/8-3-2.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"sosialisasi adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/\",\"name\":\"Sosialisasi: Pengertian, Fungsi, Proses, Tujuan & Tahapannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-27T14:30:22+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-27T09:19:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\"},\"description\":\"Sosialisasi adalah aktivitas individu untuk berinteraksi dan mengenal lingkungan sekitarnya, baik norma, budaya maupun kebiasaan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sosialisasi: Pengertian, Fungsi, Proses, Tujuan &#038; Tahapannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\",\"name\":\"Wahyu Lelyana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wahyu Lelyana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sosialisasi: Pengertian, Fungsi, Proses, Tujuan & Tahapannya","description":"Sosialisasi adalah aktivitas individu untuk berinteraksi dan mengenal lingkungan sekitarnya, baik norma, budaya maupun kebiasaan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sosialisasi: Pengertian, Fungsi, Proses, Tujuan & Tahapannya","og_description":"Sosialisasi adalah aktivitas individu untuk berinteraksi dan mengenal lingkungan sekitarnya, baik norma, budaya maupun kebiasaan.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-27T14:30:22+00:00","article_modified_time":"2022-07-27T09:19:04+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/8-3-2.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Wahyu Lelyana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wahyu Lelyana","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/8-3-2.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/8-3-2.webp","width":682,"height":536,"caption":"sosialisasi adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/","name":"Sosialisasi: Pengertian, Fungsi, Proses, Tujuan & Tahapannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-27T14:30:22+00:00","dateModified":"2022-07-27T09:19:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2"},"description":"Sosialisasi adalah aktivitas individu untuk berinteraksi dan mengenal lingkungan sekitarnya, baik norma, budaya maupun kebiasaan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sosialisasi-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sosialisasi: Pengertian, Fungsi, Proses, Tujuan &#038; Tahapannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2","name":"Wahyu Lelyana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wahyu Lelyana"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66072"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66072"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66072\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":66305,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66072\/revisions\/66305"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66080"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66072"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66072"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66072"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}