{"id":65805,"date":"2022-07-26T21:00:33","date_gmt":"2022-07-26T14:00:33","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=65805"},"modified":"2022-07-26T14:08:00","modified_gmt":"2022-07-26T07:08:00","slug":"pahlawan-kemerdekaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/","title":{"rendered":"16 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dan Profil Singkatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi bangsa Indonesia, bulan Agustus merupakan bulan yang sangat bersejarah. Tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 yang lalu, bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Kemerdekaan tersebut tentu tidak diraih begitu saja, banyak pahlawan kemerdekaan Indonesia yang rela berjuang mempertaruhkan nyawanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai generasi muda harapan bangsa, alangkah lebih baik jika kita mengenal siapa saja pahlawan kemerdekaan Indonesia tersebut. Tidak hanya mengenang jasa-jasa mereka, kita juga bisa mengheningkan cipta sejenak untuk mendoakan mereka. Hal ini karena pahlawan kemerdekaan adalah orang yang sangat berjasa bagi kita semua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, jika Sedulur Ingin tahu siapa saja pahlawan nasional dan perannya dalam kemerdekaan Indonesia, simak informasi berikut ini, ya!<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tokoh-pahlawan\/\"><b>18 Tokoh Pahlawan Nasional Indonesia dan Profil Singkatnya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>1. Ir Soekarno<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65813\" aria-describedby=\"caption-attachment-65813\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65813\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-lip6-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65813\" class=\"wp-caption-text\">Liputan 6<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ir Soekarno merupakan salah satu pahlawan nasional yang sangat berjasa dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Sosok yang terkenal dengan Bung Karno ini lahir di Surabaya, 6 Juni 1901. Selain terkenal sebagai presiden pertama Indonesia, Bung Karno juga dikenal sebagai Bapak Proklamator bersama Mohammad Hatta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ir Soekarno merupakan tokoh penting yang telah menginspirasi masyarakat Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Putra dari Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai ini mendapatkan gelar insinyur setelah lulus dari Technische Hogeschool yang saat ini berubah menjadi Institut Teknologi Bandung pada 25 Mei 1926.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah lulus di tahun yang sama, Soekarno mendirikan Biro Insinyur bersama dengan Ir. Anwari. Setahun selanjutnya, ia mendirikan Partai Nasional Indonesia yang bertujuan untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajah. Namun, karena hal tersebut, ia harus dipenjara di Penjara Sukamiskin pada 29 Desember 1929.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melalui perjuangan panjang bersama para pahlawan Indonesia lainnya, pada tangga 17 Agustus 1945, ia berhasil memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Bung Karno wafat pada 21 Juni 1970 dan dimakamkan di Blitar berdekatan dengan makam sang ibunda.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Mohammad Hatta<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65806\" aria-describedby=\"caption-attachment-65806\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65806\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-wikipe-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65806\" class=\"wp-caption-text\">Wikipedia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah pahlawan nasional yang lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 12 Agustus 1902. Mohammad Hatta atau yang lebih dikenal dengan Bung Hatta merupakan Bapak Proklamator yang sekaligus mendapat julukan Bapak Koperasi Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bung Hatta memulai pendidikannya di Sekolah Melayu Fort de Kock lalu melanjutkan ke Europeesche Lagere School (ELS) di Padang. Ia dikenal sebagai sosok yang cerdas, yang mana kecerdasannya ia gunakan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pahlawan kemerdekaan, Bung Hatta ikut merumuskan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dengan menyumbang kalimat pertama untuk teks proklamasi. Ia juga ikut mendampingi dan menandatangani teks proklamasi bersama Bung Karno, dan pada akhirnya dilantik sebagai wakil presiden Indonesia pertama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kapitan-pattimura\/\"><b>Biografi &amp; Profil Kapitan Pattimura Pahlawan dari Maluku<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>3. Bung Tomo<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65815\" aria-describedby=\"caption-attachment-65815\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65815\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-harapan-rakyat-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65815\" class=\"wp-caption-text\">Harapan Rakyat<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bung Tomo memiliki nama asli Sutomo merupakan salah satu pahlawan kemerdekaan yang lahir di Surabaya, pada 3 Oktober 1920. Bung Tomo memiliki peran penting dalam membangkitkan semangat para pejuang muda Surabaya untuk melawan penjajah Belanda yang datang bersama tentara NICA. Peristiwa pertempuran tersebut terjadi pada 10 November 1945.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah berhasil memperjuangkan tanah air dari para penjajah, Bung Tomo mulai aktif dalam kehidupan politik pada tahun 1950-an. Ia kemudian wafat pada tanggal 7 Oktober 1981 pada saat menunaikan ibadah haji dan akhirnya dimakamkan di TPU Ngagel, Surabaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Cut Nyak Dien<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65809\" aria-describedby=\"caption-attachment-65809\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65809\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-urban-bandung-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65809\" class=\"wp-caption-text\">Urban Bandung<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cut Nyak Dien merupakan pahlawan nasional wanita yang lahir di Aceh Besar tahun 1848. Dalam upaya pembalasan dendam kematian suaminya, ia memimpin pasukan perang Aceh untuk melawan penjajah Belanda. Namun sayang, ia ditangkap, diasingkan, dan akhirnya meninggal dan dimakamkan di Sumedang tanggal 6 November 1908.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-nasional\/\"><b>18 Tokoh Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>5. Tuanku Imam Bonjol<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65820\" aria-describedby=\"caption-attachment-65820\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-65820 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-biografipedia-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65820\" class=\"wp-caption-text\">Biografipedia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah Tuanku Imam Bonjol atau Peto Syarif yang lahir di Kampung Tanjung Bunga, Sumatera Barat pada 1772. Ia merupakan seorang ulama dan pimpinan masyarakat, yang akhirnya berperang melawan Belanda sebagai buntut pertentangan yang terjadi antara kaum Adat dan kaum Paderi (kaum agama).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dirinya berjuang bersama kaum Paderi pada tahun 1803 hingga 1838. Namun, gara-gara pengkhianatan yang dilakukan oleh Belanda, ia kemudian ditangkap dan diasingkan ke Cianjur, lalu Ambon, hingga yang terakhir ke Manado. Pada akhirnya, Imam Bonjol wafat pada 06 November 1864 dalam usia 92 tahun.<\/span><\/p>\n<h2><b>6. Jenderal Soedirman<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65812\" aria-describedby=\"caption-attachment-65812\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65812\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-lip62-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65812\" class=\"wp-caption-text\">Liputan 6<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pahlawan kemerdekaan selanjutnya adalah Jenderal Soedirman yang lahir pada 24 Januari 1916 di Bodas, Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah. Putra dari Karsid Kartawiraji dan Siyem ini mulai meninggalkan kampung halaman pada usia 8 tahun karena diangkat oleh Raden Cokro Sumonaryo menjadi seorang asisten wedana di Rembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudirman memulai karir militer dengan bergabung menjadi anggota tentara Peta (Pembela Tanah Air) pada tahun 1943. Setelah menyelesaikan pelatihan di Bogor, ia mendapat pangkat Shodanco dan ditugaskan sebagai komandan batalyon Peta di Kroya Jawa Tengah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perang besar pertama yang dipimpin oleh Sudirman yaitu perang melawan tentara Inggris dan NICA Belanda. Perang ini dikenal sebagai pertempuran Palagan Ambarawa yang terjadi pada November sampai Desember 1945 dengan hasil kemenangan untuk Indonesia. Karena prestasi militernya, pada 18 Desember 1945, Sudirman resmi dilantik menjadi jenderal oleh Presiden Soekarno.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-hari-pahlawan\/\"><b>Sejarah Hari Pahlawan dan Makna Perjuangan 10 November<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>7. Moh. Yamin<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65814\" aria-describedby=\"caption-attachment-65814\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65814\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-kompas-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65814\" class=\"wp-caption-text\">Kompas<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pahlawan kemerdekaan selanjutnya merupakan sosok yang lahir di Talawi, Sawahlunto pada 24 Agustus 1903. Moh. Yamin merupakan anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang juga ikut serta dalam merumuskan isi dasar negara Pancasila. Tidak hanya itu, Moh. Yamin juga bergabung dalam Panitia Sembilan serta ikut merumuskan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.<\/span><\/p>\n<h2><b>8. Pangeran Diponegoro<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65810\" aria-describedby=\"caption-attachment-65810\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65810\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-militer.id_-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65810\" class=\"wp-caption-text\">Militer.id<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pangeran Diponegoro adalah pahlawan kemerdekaan yang lahir di Yogyakarta pada 11 November 1785. Memiliki nama kecil Raden Mas Ontowiryo, Pangeran Diponegoro merupakan anak sulung dari Sultan Hamengkubuwono III yang terlibat dalam Perang Diponegoro tahun 1825-1830.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perang yang menelan korban terbanyak dalam sejarah Indonesia ini diawali dengan siasat licik Belanda pada tahun 1830 yang berpura-pura mengajak Pangeran Diponegoro untuk berunding di Magelang. Namun, dalam perundingan itu, Pangeran Diponegoro ditangkap dan dibuang ke Manado. Tak sampai disitu, Pangeran Diponegoro juga dipindah ke Ujung Pandang dan pada akhirnya meninggal pada 08 Januari 1985.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kata-kata-kemerdekaan\/\"><b>40 Kata Kata Kemerdekaan untuk Kobarkan Semangat Juang<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>9. Sultan Hasanuddin<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65816\" aria-describedby=\"caption-attachment-65816\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65816\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-katadata-570x413.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"413\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65816\" class=\"wp-caption-text\">Katadata<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sultan Hasanuddin merupakan pahlawan nasional dari Sulawesi Selatan yang juga dijuluki sebagai Ayam Jantan dari Timur. Sultan Hasanuddin lahir pada tahun 1631 di Makassar dan merupakan putra kedua dari Sultan Malikussaid.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah diangkat menjadi Sultan di Kerajaan Gowa, Sultan Hasanuddin kemudian berusaha menggabungkan beberapa kerajaan kecil di wilayah Indonesia Timur untuk melakukan serangan kepada Belanda. Karena merasa kalah, Belanda akhirnya meminta bantuan tentara ke Batavia untuk menerobos benteng terkuat yang bernama Somba Opu. Setelah mengundurkan diri dari jabatannya, Sultan Hasanuddin kemudian wafat pada 12 Juni 1670.<\/span><\/p>\n<h2><b>10. Ki Hadjar Dewantara<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65808\" aria-describedby=\"caption-attachment-65808\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65808\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-matapadi-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65808\" class=\"wp-caption-text\">Matapadi<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sosok pahlawan selanjutnya adalah Ki Hajar Dewantara atau Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Pahlawan yang lahir di Yogyakarta pada 02 Mei 1889 ini merupakan sosok dibalik perguruan Taman Siswa yang didirikan pada 1929 dan sangat berkontribusi untuk memberikan pendidikan kepada para pribumi yang saat itu yang tidak dapat sekolah. Ki Hajar Dewantara wafat pada 26 April 1959 dalam usia 70 tahun.<\/span><\/p>\n<h2><b>11. Agus Salim<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65807\" aria-describedby=\"caption-attachment-65807\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65807\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-okezone-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65807\" class=\"wp-caption-text\">Okezone<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pahlawan kemerdekaan lainnya adalah KH Agus Salim yang terlahir dengan nama Mashudul Haq. Ia lahir di Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat pada tanggal 8 Oktober 1884. Setelah terjun di dunia politik, ia kemudian menjadi pemimpin organisasi Sarekat Islam. KH Agus Salim juga tergabung dalam Panitia Sembilan yang ikut serta merumuskan dasar Negara Indonesia yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pantun-kemerdekaan\/\"><b>85 Pantun Kemerdekaan, Bangkitkan Semangat Kemerdekaan<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>12. Kapitan Pattimura<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65819\" aria-describedby=\"caption-attachment-65819\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65819\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-cnnindo-570x366.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"366\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65819\" class=\"wp-caption-text\">CNN Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kapitan Pattimura merupakan pahlawan nasional yang lahir di Ambon pada 1783 dengan nama Thomas Matulessy. Ia berjuang melawan Belanda karena tidak ingin Maluku dikuasai dengan cara menindas rakyat, memaksa kerja rodi, dan menguras kekayaan Maluku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kapitan Pattimura kemudian menyatukan dua kerajaan besar, yakni Kerajaan Ternate dan Tidore untuk mengusir penjajah pada tahun 1817. Karena menolak menawarkan kerja sama yang diajukan Belanda, Kapitan Pattimura akhirnya dihukum mati pada 16 Desember 1817.<\/span><\/p>\n<h2><b>13. Raden Ajeng Kartini<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65818\" aria-describedby=\"caption-attachment-65818\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65818\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-hipwee-570x422.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"422\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65818\" class=\"wp-caption-text\">Hipwee<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah pemilik semboyan \u201cHabis Gelap Terbitlah Terang\u201d, yakni Raden Ajeng Kartini atau yang lebih dikenal sebagai RA Kartini. Lahir sebagai putri Bupati Jepara pada tanggal 21 April 1879, RA Kartini selalu memperjuangkan kesetaraan hak perempuan semasa hidupnya. RA Kartini meninggal saat berusia 25 tahun pada 17 September 1904, dan kemudian dimakamkan di Rembang, Jawa Tengah.<\/span><\/p>\n<h2><b>14. Sutan Syahrir<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65817\" aria-describedby=\"caption-attachment-65817\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65817\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-good-news-from-indo-570x468.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65817\" class=\"wp-caption-text\">Good News From Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sutan Syahrir merupakan pahlawan asal Padang Panjang, Sumatera Barat yang lahir pada 05 Maret 1909. Ia memulai sepak terjang di dunia politik saat mendirikan Jong Indonesia atau Pemuda Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersama Bung Karno dan Bung Hatta, ia mengorganisir kemerdekaan Indonesia. Karena jasanya, ia kemudian dipilih sebagai perdana menteri pada awal kemerdekaan. Sutan Syahrir wafat pada 9 April 1966 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hadiah-lomba-agustusan-yang-bermanfaat\/\"><b>20 Hadiah Lomba Agustusan yang Bermanfaat dan Murah<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>15. Raden Dewi Sartika<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65811\" aria-describedby=\"caption-attachment-65811\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65811\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-nasional-tempo-570x354.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"570\" height=\"354\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65811\" class=\"wp-caption-text\">Nasional Tempo<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pahlawan nasional wanita selain Cut Nyak Dien dan RA Kartini adalah Raden Dewi Sartika. Ia merupakan putri dari R. Rangga Somanegara dan R.A. Rajapermas yang lahir di Cicalengka pada 4 Desember 1884. Raden Dewi Sartika dikenal sebagai tokoh pendidikan modern untuk anak perempuan di Jawa Barat.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>16. Achmad Soebardjo<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65821\" aria-describedby=\"caption-attachment-65821\" style=\"width: 261px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-65821\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-achmad.webp\" alt=\"pahlawan kemerdekaan\" width=\"271\" height=\"358\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-achmad.webp 271w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/pah-achmad-250x330.webp 250w\" sizes=\"(max-width: 271px) 100vw, 271px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65821\" class=\"wp-caption-text\">Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pahlawan kemerdekaan Indonesia yang terakhir adalah Achmad Soebardjo, salah satu pahlawan nasional dari Karawang, Jawa Barat. Ia merupakan bagian dari golongan tua yang membujuk Soekarno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Achmad Soebardjo merupakan Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. Sebelumnya, ia sempat aktif sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan juga Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah informasi mengenai pahlawan kemerdekaan Indonesia dan profil singkatnya. Semoga informasi mengenai lebih dari 10 pahlawan nasional ini dapat menambah wawasan Sedulur mengenai sosok-sosok yang berperan penting dalam kemerdekaan Indonesia. Sebenarnya masih ada lebih dari 35 pahlawan nasional yang ada di Indonesia, namun informasi selengkapnya dapat Sedulur pelajari lebih lanjut dalam pelajaran Sejarah Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":66085,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[1711,4028,9190],"class_list":["post-65805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-kemerdekaan","tag-pahlawan","tag-pahlawan-kemerdekaan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>16 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dan Profil Singkatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pahlawan kemerdekaan adalah seseorang yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Siapa sajakah mereka? Simak artrikel berikut dengan baik, ya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"16 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dan Profil Singkatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pahlawan kemerdekaan adalah seseorang yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Siapa sajakah mereka? Simak artrikel berikut dengan baik, ya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-26T14:00:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-26T07:08:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-12.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-12.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-12.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"pahlawan kemerdekaan\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/\",\"name\":\"16 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dan Profil Singkatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-26T14:00:33+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-26T07:08:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Pahlawan kemerdekaan adalah seseorang yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Siapa sajakah mereka? Simak artrikel berikut dengan baik, ya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"16 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dan Profil Singkatnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"16 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dan Profil Singkatnya","description":"Pahlawan kemerdekaan adalah seseorang yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Siapa sajakah mereka? Simak artrikel berikut dengan baik, ya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"16 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dan Profil Singkatnya","og_description":"Pahlawan kemerdekaan adalah seseorang yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Siapa sajakah mereka? Simak artrikel berikut dengan baik, ya!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-26T14:00:33+00:00","article_modified_time":"2022-07-26T07:08:00+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-12.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-12.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-12.webp","width":682,"height":536,"caption":"pahlawan kemerdekaan"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/","name":"16 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dan Profil Singkatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-26T14:00:33+00:00","dateModified":"2022-07-26T07:08:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Pahlawan kemerdekaan adalah seseorang yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Siapa sajakah mereka? Simak artrikel berikut dengan baik, ya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-kemerdekaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"16 Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dan Profil Singkatnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65805"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65805"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65822,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65805\/revisions\/65822"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}