{"id":65551,"date":"2022-07-22T19:00:04","date_gmt":"2022-07-22T12:00:04","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=65551"},"modified":"2022-07-22T15:38:11","modified_gmt":"2022-07-22T08:38:11","slug":"devops-engineer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/","title":{"rendered":"Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab &#038; Prospek Karir"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berkarir di dunia IT saat ini memang menjadi idaman banyak orang. Selain karena banyak cabang pekerjaan yang dapat dipilih, gaji yang ditawarkan juga menjadi alasan yang kuat. Sebagai contoh adalah pekerjaan sebagai development dan operations engineer atau lebih dikenal dengan devops engineer. Dalam sebulan, diperkirakan devops engineer gajinya bisa mencapai Rp 15.000.000 hingga Rp 35.000.000.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Devops engineer adalah seseorang yang bertugas untuk mencari cara membangun sistem infrastruktur yang terotomatisasi, terintegrasi dan fleksibel untuk memudahkan para developer saat meluncurkan coding secara cepat dan efisien.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, apakah Sedulur berencana menjadi seorang tenaga ahli devops di masa mendatang? Jika iya, simak dengan baik artikel ini karena akan membahas tuntas mengenai pengertian hingga prospek karir seorang devops engineer.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/general-affair-adalah\/\"><b>General Affair: Pengertian, Tugas, Peran &amp; Fungsinya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65573\" aria-describedby=\"caption-attachment-65573\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65573\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DEV1-570x344.webp\" alt=\"devops engineer\" width=\"570\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DEV1-570x344.webp 570w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DEV1-495x300.webp 495w\" sizes=\"(max-width: 570px) 100vw, 570px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65573\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pertama-tama Sedulur harus mengetahui apa itu devops terlebih dahulu. Devops merupakan gabungan dari konsep, praktek, dan tools yang merupakan blending dari istilah development dan operations. Istilah ini pertama kali ditemukan oleh Patrick Debois pada tahun 2009. Devops juga dapat diartikan sebagai sekumpulan praktek, pendekatan serta tools untuk mengelola pengembangan software sekaligus proyek yang berbasis teknologi dan informatika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Devops engineer adalah seorang tenaga profesional yang bekerja sebagai perantara antara developer, tim operation, pengguna sistem dan manajemen. Devops engineer melakukan serangkaian praktik yang mengotomatisasi proses antara pengembangan aplikasi dan tim pengembang untuk dapat melakukan proses pembuatan, pengujian, dan peluncuran software secara lebih cepat. Mereka juga akan membagikan serta membentuk kode-kode untuk dirilis, dicoba, dan juga diperbaiki jika ada kesalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Devops dapat digunakan untuk memperbaharui produk kecil secara cepat atau yang dalam industri IT disebut dengan minor atau patch update. Hal ini sangat penting bagi perusahaan karena dapat melakukan inovasi lebih cepat bagi produknya. Selain itu, para ahli devops juga dapat melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rollback<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan mudah jika ditemukan bug yang tidak terdeteksi oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">automated testing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">maupun tim QA. Dengan begitu, perusahaan dapat memonitor produknya dan akan mendapatkan data pengguna.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih jelasnya, devops engineer adalah seseorang yang sangat memahami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Software Development Life Cycle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (SDLC). Lalu, apakah yang dimaksud SDLC tersebut?<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pemahaman tentang <\/b><b><i>System Development Life Cycle<\/i><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65572\" aria-describedby=\"caption-attachment-65572\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65572\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DEV2-570x408.webp\" alt=\"devops engineer\" width=\"570\" height=\"408\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65572\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">SDLC atau<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> System Development Life Cycle <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan fase dalam sebuah pengembangan sistem. SDLC memiliki beberapa fase, yakni perencanaan, analisis, desain, implementasi, testing serta deployment dan pengelolaan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perencanaan merupakan fase ketika developer membuat outline proyek dan apa saja yang diperlukan. Sedangkan analisis merupakan fase dimana para developer melakukan proses penelitian dan menganalisa. Selanjutnya adalah desain yang merupakan proses desain arsitektur proyek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Implementasi merupakan fase ketika developer membangun sistem. Sementara testing merupakan kode yang berada di dalam sistem. Sedangkan deployment dan pengelolaan merupakan fase developer merilis sistemnya dan melakukan pengelolaan agar tetap berjalan mulus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/community-manager\/\"><b>Community Manager: Pengertian, Skill &amp; Tanggung Jawabnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tanggung jawab dan tugas yang dilakukan<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65570\" aria-describedby=\"caption-attachment-65570\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65570\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DEV4-570x434.webp\" alt=\"devops engineer\" width=\"570\" height=\"434\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65570\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Devops engineer job description atau tugas seorang tenaga ahli devops adalah membuat sistem yang user-friendly dan terintegrasi. Mereka bertugas sebagai perantara kolaborasi antara tim developer, operation dan manajemen. Sementara itu, devops engineer tanggung jawabnya adalah sebagai berikut..<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Mengelola keamanan sistem<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan tanggung jawab untuk mendesain infrastruktur keamanan atau yang lebih dikenal dengan cyber-secure system.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Automasi task yang berulang<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Para tenaga ahli devops bertugas untuk mengurangi task yang repetitif dan kurang efektif untuk mempermudah pekerjaan para developer. Dengan begitu, para developer akan bekerja lebih cepat dan efisien dengan kesalahan yang minim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Meningkatkan Infrastruktur IT<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Para tenaga ahli devops juga akan fokus pada pendekatan CI\/CD yang berguna dalam membuat perubahan kecil di infrastruktur IT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Manajemen proyek<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanggung jawab ini dapat berupa mengadakan rapat, membuat jadwal, membuat deadline, mengecek pekerjaan tiap anggota tim serta melakukan asesmen, membimbing dan memberi masukan mengenai proyek yang dijalankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Benchmarking performa dan testing<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanggung jawab selanjutnya adalah melakukan pemantauan operasi infrastruktur TI sehari-hari dengan benchmarking. Benchmark testing merupakan langkah yang sangat membantu dalam mengidentifikasi inefisiensi dalam sistem dan mengurangi masalah sebelum terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meskipun tes benchmark yang dilakukan selalu berbeda tergantung pada organisasi dan proyek yang dijalankan, tetapi para ahli devops harus selalu mengikuti tujuh prinsip benchmarking, yaitu relevansi, keterwakilan, keseimbangan, pengulangan, cost-effectiveness, skalabilitas, keterbukaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Memonitor dan report error<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanggung jawab lainnya adalah memantau perangkat lunak dan sistem untuk memperbaiki kesalahan sistem dengan cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Mengoptimasi release cycles<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanggung jawab yang lain adalah mempersingkat siklus rilis sistem dengan meminimalkan jumlah waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk proyek atau pembaruan. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai metode, seperti memprioritaskan komponen penting dari setiap rilis, mengurangi pengurasan waktu, serta memperkenalkan perangkat lunak dan teknologi baru.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Hard skills <\/i><\/b><b>yang harus dimiliki<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65569\" aria-describedby=\"caption-attachment-65569\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65569\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DEV5-570x408.webp\" alt=\"devops engineer\" width=\"570\" height=\"408\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65569\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menjadi seorang tenaga ahli devops, Sedulur tentu saja membutuhkan beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hard skills<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berikut ini.<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memahami cara menggunakan tools automasi seperti Jenkins dan Bamboo Atlassian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Paham dengan cara menggunakan VCS (Version Control System) seperti Git.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menguasai tools container seperti Kubernetes dan Docker.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengerti dengan tools pengelolaan proyek seperti Trello, Monday, Jira atau Confluence.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memahami apa itu cloud computing.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dapat menggunakan dan mengembangkan WordPress.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mampu menggunakan tools repositori seperti GitHub, GitLab atau BitBucket.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dapat memahami cara penggunaan tools manajemen konfigurasi seperti Puppet dan Chef.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Paham dengan cara menggunakan software monitoring seperti Nagios dan Raygun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki skill coding dan memahami bahasa pemrograman atau script.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/gaji-pramugari\/\"><b>Gaji Pramugari 6 Maskapai di Indonesia Beserta Syaratnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Soft skills<\/i><\/b><b> yang harus dimiliki<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65566\" aria-describedby=\"caption-attachment-65566\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65566\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DEV8-570x408.webp\" alt=\"devops engineer\" width=\"570\" height=\"408\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65566\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hard skills,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sedulur juga harus memiliki soft skills seperti penjelasan di bawah ini.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki kemampuan komunikasi yang baik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dapat bekerja dan berkolaborasi dengan tim lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bisa berbicara dengan pelanggan secara lancar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terbiasa menyelesaikan masalah dengan baik dan memiliki skill problem-solving.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selalu berpikir kreatif dan memiliki pemikiran yang terbuka.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tools yang digunakan<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65568\" aria-describedby=\"caption-attachment-65568\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65568\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DEV6-570x408.webp\" alt=\"devops engineer\" width=\"570\" height=\"408\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65568\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk menjadi devops engineer dengan kualifikasi di atas, maka Sedulur harus memahami dan familiar dengan beberapa tools berikut ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jenkins<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Puppet<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Docker<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nagios<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Chef<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">AWS<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Trello<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Monday<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jira<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Git dan GitHub<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selenium<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kubernetes<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Prospek karir\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_65565\" aria-describedby=\"caption-attachment-65565\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-65565\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DEV9-570x408.webp\" alt=\"devops engineer\" width=\"570\" height=\"408\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-65565\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meskipun secara tanggung jawab dan tugas terlihat cukup banyak, namun Sedulur tidak harus menunggu karir di level manajemen tingkat atas untuk dapat bekerja sebagai tenaga ahli devops. Hal ini karena profesi devops masih terbilang baru sehingga tersedia banyak kesempatan untuk berkarir di bidang ini, mulai dari junior devops engineer hingga senior devops engineer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa peran yang dapat dipilih ketika memutuskan berkarir di bidang ini, yaitu:\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">DevOps Architect<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Security Engineer<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Integration Specialist<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Release Manager<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Automation Engineer<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Software Tester<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/data-scientist\/\"><b>Data Scientist: Pengertian, Tugas, Gaji &amp; Skills yang Dibutuhkan<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara menjadi devops engineer<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Sedulur benar-benar tertarik untuk menjadi tenaga ahli devops, maka berikut adalah caranya. Sedulur dapat menempuh kuliah dengan jurusan Informatika untuk bisa menguasai hard skills dan soft skills yang dibutuhkan. Selain itu, Sedulur juga dapat mengikuti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">devops engineer course<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ataupun devops engineer sertifikasi yang tersedia secara online maupun offline.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, itulah informasi mengenai pengertian pekerjaan devops engineer beserta tanggung jawab dan prospek karirnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur yang berminat meniti karir di industri IT Indonesia. Selamat belajar!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":65702,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1685],"tags":[9158,2238],"class_list":["post-65551","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-career","tag-devops-engineer","tag-karir"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab &amp; Prospek Karir<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Devops engineer merupakan perantara antara developer, tim operation, pengguna sistem dan tim manajemen. Bagaimana tanggung jawabnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab &amp; Prospek Karir\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Devops engineer merupakan perantara antara developer, tim operation, pengguna sistem dan tim manajemen. Bagaimana tanggung jawabnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-22T12:00:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-22T08:38:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-7.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-7.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-7.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"devops engineer\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/\",\"name\":\"Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab & Prospek Karir\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-22T12:00:04+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-22T08:38:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Devops engineer merupakan perantara antara developer, tim operation, pengguna sistem dan tim manajemen. Bagaimana tanggung jawabnya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab &#038; Prospek Karir\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab & Prospek Karir","description":"Devops engineer merupakan perantara antara developer, tim operation, pengguna sistem dan tim manajemen. Bagaimana tanggung jawabnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab & Prospek Karir","og_description":"Devops engineer merupakan perantara antara developer, tim operation, pengguna sistem dan tim manajemen. Bagaimana tanggung jawabnya?","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-22T12:00:04+00:00","article_modified_time":"2022-07-22T08:38:11+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-7.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-7.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-7.webp","width":682,"height":536,"caption":"devops engineer"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/","name":"Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab & Prospek Karir","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-22T12:00:04+00:00","dateModified":"2022-07-22T08:38:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Devops engineer merupakan perantara antara developer, tim operation, pengguna sistem dan tim manajemen. Bagaimana tanggung jawabnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/devops-engineer\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab &#038; Prospek Karir"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65551"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65551"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65551\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65703,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65551\/revisions\/65703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65551"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65551"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65551"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}