{"id":64871,"date":"2022-07-20T16:00:07","date_gmt":"2022-07-20T09:00:07","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=64871"},"modified":"2022-07-20T10:56:27","modified_gmt":"2022-07-20T03:56:27","slug":"kapitalisme-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/","title":{"rendered":"Kapitalisme: Pengertian, Sejarah, Kelebihan &#038; Kelemahannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Apakah Sedulur tahu apa itu kapitalisme? Kapitalisme adalah istilah yang umum digunakan dalam bidang ekonomi. Secara sederhana, kapitalisme merupakan sebuah ideologi atau paham mengenai sistem ekonomi kapitalis. Sistem yang populer di dunia Barat ini memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi. Sehingga, pemerintah atau negara tidak ikut campur dalam kegiatan ekonomi masyarakatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Meskipun sistem ekonomi ini lebih populer di masyarakat Barat, tidak ada salahnya bagi Sedulur untuk memahami tentang kapitalisme. Nah, berikut ini Super sudah merangkum berbagai mengenai kapitalisme, mulai dari pengertian, ciri-ciri, hingga contohnya. Simak sampai habis, ya, Sedulur!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian kapitalisme adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64934\" aria-describedby=\"caption-attachment-64934\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64934\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/123RF-570x468.webp\" alt=\"kapitalisme adalah\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64934\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">123RF<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bab pertama yang perlu diketahui tentang kapitalisme adalah pengertiannya. Dengan demikian, Sedulur bisa lebih mudah untuk memahami bab-bab lain terkait kapitalisme.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian kapitalisme adalah sistem dan paham ekonomi atau perekonomian yang penanaman modal dan kegiatan industrinya bersumber pada modal pribadi atau modal perusahaan swasta dengan ciri persaingan dalam pasaran bebas. Sehingga dalam sistem ekonomi ini, pihak swasta memiliki andil besar dalam kegiatan ekonomi di suatu negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengertian kapitalisme menurut Kamus Cambridge adalah sebuah sistem ekonomi dan politik di mana properti, bisnis, dan industri dikendalikan oleh pihak swasta dengan maksud untuk mencari keuntungan. Dengan kata lain, kapitalisme adalah sistem ekonomi yang didasarkan pada kepemilikan properti dan bisnis oleh pihak swasta dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, International Monetary Fund (IMF) dalam laman resminya menjelaskan kapitalisme sebagai sistem ekonomi di mana pihak swasta sebagai pelaku usaha memiliki dan mengendalikan properti sesuai dengan kepentingannya. Di sisi yang lain, permintaan dan penawaran juga berjalan dengan bebas termasuk dalam menetapkan harga pasar. Dengan demikian, peran negara sangat terbatas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berdasarkan uraian pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa kapitalisme merupakan sebuah ideologi tentang sistem ekonomi di mana pelaku usaha atau pihak swasta memiliki kebebasan penuh dalam melakukan kegiatan ekonomi. Sehingga dalam sistem ini, pemerintah tidak dapat melakukan intervensi atau ikut campur dalam kegiatan ekonomi. Adapun pemerintah atau negara hanya memegang peran sebagai pengawas yang memastikan kelancaran jalannya kegiatan ekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kegiatan-ekonomi\/\">Kegiatan Ekonomi: Pengertian, Jenis, Tujuan dan Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian kapitalisme menurut para ahli<\/span><\/h2>\n<div class=\"mceTemp\">\u00a0<\/div>\n<figure id=\"attachment_64944\" aria-describedby=\"caption-attachment-64944\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64944\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapitalisme-freepik-1-570x417.webp\" alt=\"kapitalisme adalah\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64944\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk lebih memahami tentang pengertian kapitalisme, berikut sudah dirangkum pendapat beberapa ahli mengenai kapitalisme.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Adam Smith<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengertian yang pertama diambil dari pendapat Adam Smith. Untuk diketahui, Adam Smith merupakan tokoh yang berperan besar dalam perkembangan kapitalisme di dunia Barat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun ia menerangkan bahwa kapitalisme adalah sebuah sistem yang dapat menciptakan kesejahteraan untuk masyarakat. Hal ini disebabkan karena pemerintah tidak melakukan intervensi atau campur tangan terhadap mekanisme dan kebijakan pasar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Ebenstein William<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ebenstein William menjelaskan kapitalisme sebagai sistem sosial yang bersifat menyeluruh dan lebih dari sekadar sistem perekonomian. Ia juga mengaitkan perkembangan kapitalisme sebagai bagian dari gerakan individualisme.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Ayn Rand<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Ayn Rand, kapitalisme adalah suatu sistem sosial yang berdasarkan pada pengakuan atas hak-hak individu, termasuk hak milik di mana semua kepemilikan itu merupakan milik swasta atau pribadi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Ir. Soekarno<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Ir. Soekarno, sistem ekonomi kapitalis adalah sistem sosial yang ada di dalam masyarakat. Sistem ini muncul dari cara produksi yang memisahkan kaum buruh dengan alat produksi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. Karl Marx<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tokoh yang dikenal dengan paham Marxisme ini menjelaskan pengertian kapitalisme sebagai suatu sistem di mana harga barang dan kebijakan pasar ditentukan oleh pemilik modal. Sehingga para pemilik modal yang dalam hal ini adalah pihak swasta memiliki andil besar dalam kegiatan ekonomi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">6. Max Weber<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Max Weber, kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan ekonomi yang dilakukan di sebuah pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/motif-ekonomi\/\">Motif Ekonomi: Pengertian, Sifat, Tujuan, Macam &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sejarah kapitalisme adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64943\" aria-describedby=\"caption-attachment-64943\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64943\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapilatisme-pinhome-570x427.webp\" alt=\"kapilatisme adalah\" width=\"570\" height=\"427\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64943\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Pinhome<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adam Smith disebut sebagai tokoh penting dalam perkembangan kapitalisme di dunia Barat. Buku <em>The Wealth of Nation<\/em> yang ditulisnya pada 1776 dianggap sebagai tonggak utama kapitalisme klasik. Menurut pendapat Adam Smith, jalan terbaik untuk memperoleh kesejahteraan adalah dengan memberikan kebebasan kepada individu untuk mengejar kepentingan mereka sendiri tanpa ada intervensi dari negara. Dalam hal ini, individu yang dimaksud ialah para pelaku usaha atau pihak swasta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, dalam literatur lain disebutkan bahwa akar kapitalisme sudah ada jauh sebelum <em>The Wealth of Nation<\/em> ditulis oleh Adam Smith. Tepatnya pada tahun 1648, paham ini mulai dikenal lewat adanya Perjanjian Westphalia yang menandai berakhirnya perang antara Katolik dan Protestan di Eropa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun dalam perjanjian itu dinyatakan bahwa negara yang merdeka tergolong dalam negara yang otoritas politiknya tidak diatur oleh gereja. Sehingga semenjak itu, kekuasaan Paus hanya terbatas di lingkungan gereja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kapitalisme berkembang dengan pengaruh rasionalisme di mana masyarakat percaya bahwa nasib seseorang harus ditentukan oleh masing-masing individu. Dengan kata lain, setiap orang berhak untuk mendapatkan kebebasan seperti halnya sistem ekonomi kapitalis yang dikendalikan secara penuh oleh para pelaku usaha.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Ciri-ciri kapitalisme adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64946\" aria-describedby=\"caption-attachment-64946\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64946\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapitalisme-freepik-2-570x417.webp\" alt=\"kapitalisme adalah\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64946\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, ciri-ciri kapitalisme dapat diuraikan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terdapat kecenderungan untuk mementingkan diri sendiri.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memberikan kebebasan penuh terhadap setiap individu yang melakukan kegiatan ekonomi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Adanya jaminan atas hak milik perseorangan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terdapat persaingan bebas antar pelaku ekonomi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mekanisme pasar berperan penuh dalam menentukan harga, sehingga tidak ada intervensi dari pemerintah atau negara.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di sisi lain, Umer Chapra menjelaskan ciri-ciri kapitalisme terbagi menjadi lima poin sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Percepatan ekspansi kekayaan, produksi maksimum, dan pemuasan keinginan yang sesuai dengan preferensi individu sangat penting untuk mencapai kesejahteraan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kebebasan individu tanpa batas untuk menciptakan kekayaan pribadi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Inisiatif individu dan pengambilan keputusan dalam pasar bebas merupakan syarat efisiensi optimum alokasi sumber daya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tidak perlu peran pemerintah dan nilai-nilai kolektif dalam efisiensi alokasi dan keadilan distribusi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pemenuhan kepentingan pribadi oleh setiap individu akan secara otomatis turut memenuhi kepentingan sosial.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/life-at-super\/fresh-graduate\/\">5 Skill Perusahaan yang Wajib Dimiliki di Perusahaan Startup<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Kelebihan dan kekurangan kapitalisme<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64954\" aria-describedby=\"caption-attachment-64954\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64954\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapitalisme-freepik-570x391.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"391\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64954\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Telah diketahui bersama bahwa kapitalisme merupakan sistem ekonomi dengan menerapkan pasar bebas di mana individu atau pelaku usaha memiliki hak penuh untuk mengendalikan kegiatan ekonominya tanpa intervensi dari pemerintah. Meski begitu, sistem ini juga memiliki kekurangan di samping segala kelebihannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut rangkuman kelebihan dan kekurangan kapitalisme.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">a. Kelebihan kapitalisme<\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Efisien dalam menggunakan sumber daya dan mendistribusikan barang.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setiap pelaku usaha dituntut menjadi lebih kreatif agar dapat bersaing.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Persaingan pasar menyebabkan terjadinya pertumbuhan ekonomi secara pesat.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Adanya penghargaan untuk individu yang bekerja keras dalam bisnis.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Konsumen dapat mengendalikan pasar karena persaingan harga yang terjadi antar perusahaan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">b. Kekurangan kapitalisme<\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Persaingan bebas menyebabkan munculnya pasar persaingan tidak sempurna dan pasar persaingan monopolistik.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Persaingan dalam sistem kapitalisme memicu terjadinya konflik dan ketidakadilan karena pemimpin pasar merupakan pengusaha besar.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Perusahaan memiliki sudut pandang yang materialistik karena perekonomian berorientasi pada uang.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Perusahaan besar cenderung akan mengambil alih perusahaan kecil karena tujuan utama berbisnis adalah untuk memperoleh keuntungan atau profit.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terjadi eksploitasi sumber daya alam akibat para pelaku usaha ingin mencari keuntungan sebesar-besarnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Mengenal kapitalisme modern<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64956\" aria-describedby=\"caption-attachment-64956\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64956\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapitalisme-sindonews-570x382.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapitalisme-sindonews-570x382.webp 570w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapitalisme-sindonews-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapitalisme-sindonews-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 570px) 100vw, 570px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64956\" class=\"wp-caption-text\">Sindonews<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Semenjak muncul di Eropa pada abad ke 18 Masehi, kapitalisme sebagai suatu sistem ekonomi terus mengalami perkembangan. Saat ini, kapitalisme modern adalah kapitalisme monopoli yang mencakup kapitalisme negara dan kapitalisme perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam kapitalisme modern, terdapat dua ciri utama yakni konsumerisme dan finansialisasi. Maksudnya adalah bahwa proses membuat uang menjadi tujuan dominan di setiap industri. Di samping itu, kapitalisme modern juga menerapkan prinsip bahwa modal harus diinvestasikan kembali untuk mengembangkan teknik produksi yang lebih efisien dalam rangka memperoleh keuntungan yang lebih besar.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekonomi-maritim\/\">Pengertian Ekonomi Maritim Beserta Kegiatan &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Negara kapitalisme adalah<\/h2>\n<figure id=\"attachment_64955\" aria-describedby=\"caption-attachment-64955\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-64955 size-large\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapitalisme-Medium-1170x690.webp\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"377\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64955\" class=\"wp-caption-text\">Medium<\/figcaption><\/figure>\n<p>Secara sederhana, negara kapitalisme adalah negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Disampaikan sebelumnya, sistem ekonomi kapitalis banyak diterapkan di negara-negara Barat yang sekaligus menjadi tempat di mana ideologi ini pertama kali tercetus. Beberapa negara yang menerapkan ideologi kapitalisme adalah sebagai berikut.<\/p>\n<h2>1. Amerika Serikat<\/h2>\n<p>Amerika Serikat telah lama dikenal sebagai negara yang menganut sistem ekonomi kapitalis. Contoh kapitalisme di negara ini ditunjukkan dengan data Forbes yang menyebut hampir 27 juta perusahaan yang berkembang pesat di Amerika Serikat merupakan milik swasta.\u00a0<\/p>\n<h2>2. China<\/h2>\n<p>Negara yang dikenal dengan ideologi komunisme ini juga menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Menurut data, sebagian besar perusahaan di negara berjuluk Negeri Tirai Bambu itu merupakan milik swasta.<\/p>\n<h2>3. Inggris<\/h2>\n<p>Inggris menjadi contoh negara selanjutnya yang juga menganut sistem ekonomi kapitalis. Dilaporkan bahwa 5,6 juta perusahaan di negara beribukota London itu merupakan milik swasta.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Trivia<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64948\" aria-describedby=\"caption-attachment-64948\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64948\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kapitalisme-freepik-3-570x454.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"454\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64948\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut adalah beberapa istilah terkait kapitalisme yang perlu Sedulur ketahui.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Orang kapitalis adalah seseorang yang mendukung atau melakukan sistem kapitalisme. Seorang kapitalis juga didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki uang dalam jumlah besar dalam bisnis.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sistem ekonomi kapitalisme adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan penuh kepada semua orang untuk melakukan kegiatan ekonomi dalam rangka memperoleh keuntungan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pasar bebas adalah pelaksanaan pasar ekonomi melalui kompetisi bebas.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi pembahasan mengenai kapitalisme. Dapat disimpulkan bahwa kapitalisme merupakan paham atau ideologi mengenai sistem ekonomi kapitalis di mana pihak swasta atau masyarakat memegang kendali atas kegiatan ekonomi di suatu negara. Sehingga peran pemerintah menjadi terbatas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":64963,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9049,9048,9050],"class_list":["post-64871","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kapitalisme","tag-kapitalisme-adalah","tag-pengertian-kapitalisme"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kapitalisme: Pengertian, Sejarah, Kelebihan &amp; Kelemahannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kapitalisme adalah ideologi mengenai sistem ekonomi di mana pihak swasta memegang kendali atas kegiatan ekonomi di suatu negara.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kapitalisme: Pengertian, Sejarah, Kelebihan &amp; Kelemahannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kapitalisme adalah ideologi mengenai sistem ekonomi di mana pihak swasta memegang kendali atas kegiatan ekonomi di suatu negara.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-20T09:00:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-20T03:56:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/002.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/002.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/002.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"kapitalisme adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/\",\"name\":\"Kapitalisme: Pengertian, Sejarah, Kelebihan & Kelemahannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-20T09:00:07+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-20T03:56:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Kapitalisme adalah ideologi mengenai sistem ekonomi di mana pihak swasta memegang kendali atas kegiatan ekonomi di suatu negara.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kapitalisme: Pengertian, Sejarah, Kelebihan &#038; Kelemahannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kapitalisme: Pengertian, Sejarah, Kelebihan & Kelemahannya","description":"Kapitalisme adalah ideologi mengenai sistem ekonomi di mana pihak swasta memegang kendali atas kegiatan ekonomi di suatu negara.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kapitalisme: Pengertian, Sejarah, Kelebihan & Kelemahannya","og_description":"Kapitalisme adalah ideologi mengenai sistem ekonomi di mana pihak swasta memegang kendali atas kegiatan ekonomi di suatu negara.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-20T09:00:07+00:00","article_modified_time":"2022-07-20T03:56:27+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/002.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/002.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/002.webp","width":682,"height":536,"caption":"kapitalisme adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/","name":"Kapitalisme: Pengertian, Sejarah, Kelebihan & Kelemahannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-20T09:00:07+00:00","dateModified":"2022-07-20T03:56:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Kapitalisme adalah ideologi mengenai sistem ekonomi di mana pihak swasta memegang kendali atas kegiatan ekonomi di suatu negara.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kapitalisme-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kapitalisme: Pengertian, Sejarah, Kelebihan &#038; Kelemahannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64871"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64871"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64871\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65201,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64871\/revisions\/65201"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}