{"id":64790,"date":"2022-12-22T12:00:46","date_gmt":"2022-12-22T05:00:46","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=64790"},"modified":"2022-12-22T10:42:56","modified_gmt":"2022-12-22T03:42:56","slug":"scabies-kucing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/","title":{"rendered":"Penyakit Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu hewan yang sering dijadikan peliharaan adalah kucing. Sifatnya yang lucu sekaligus menggemaskan menjadi daya tarik tersendiri. Tak heran jika hewan ini kerap dijadikan teman manusia ketika di rumah. Namun dibalik sifatnya yang lembut, hewan ini rentan terkena penyakit bernama scabies kucing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab scabies kucing yaitu infeksi tungau <em>Sarcoptes scabei<\/em> dan <em>Notoedres cati<\/em>. Gejala yang dialami ketika kucing terjangkit penyakit ini yaitu sering menggaruk area telinga hingga kerontokan pada bulu yang membuatnya menjadi pitak. <\/span>Untuk mewaspadai penyakit tersebut, yuk kenali apa itu scabies beserta cara mengatasinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>\u00a0BACA JUGA : <\/strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mimpi-digigit-anjing\/\"><strong>10 Arti Mimpi Digigit Anjing Menurut Letaknya yang Bikin Trauma<\/strong><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Apa itu scabies?<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64791\" aria-describedby=\"caption-attachment-64791\" style=\"width: 499px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-64791 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/scabies-kucing.webp\" alt=\"scabies kucing\" width=\"509\" height=\"339\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/scabies-kucing.webp 509w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/scabies-kucing-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/scabies-kucing-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 509px) 100vw, 509px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64791\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Scabies adalah penyakit kudis pada kucing yang merupakan nama lain untuk serangan tungau. Secara umum, ada dua jenis kudis yang paling sering ditemukan, yakni tungau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Demodex cati <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(kudis hitam) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Scabies sarcoptes<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (kudis merah). Kedua tungau tersebut biasanya ditemukan bersembunyi di bawah kulit, yang menyebabkan munculnya rasa gatal secara ekstrem dan kerontokan bulu pada kucing.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kucing dapat tertular penyakit scabies karena adanya kontak fisik dengan hewan berbulu lain yang terkena scabies, atau kontak dengan barang-barang yang terdapat tungau <em>Sarcoptes scabei<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>Notoedres cati<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Penularan scabies\u00a0<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.kucingku.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/ringworm-pada-kucing.jpg.webp\" alt=\"scabies kucing\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Kucingku<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Scabies kucing bisanya lebih banyak menular pada sesama kucing. Akan tetapi terdapat beberapa kasus scabies dari kucing juga bisa menular pada manusia. S<span style=\"font-weight: 400;\">cabies kucing pada manusia dapat terjadi ketika bersentuhan dengan kucing yang terjangkit penyakit ini. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tungau pada kucing akan mengakibatkan adanya ruam yang muncul berupa benjolan yang menyerupai gigitan nyamuk. Kucing yang menderita sakit ini biasanya akan mengalami beberapa kondisi dan beberapa gejala.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Gejala scabies\u00a0\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64792\" aria-describedby=\"caption-attachment-64792\" style=\"width: 550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-64792 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/scabies-pada-kucing-ini-gejala-dan-cara-mengobatinya-570x412.webp\" alt=\"Scabies kucing\" width=\"560\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64792\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Alodokter<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala awal scabies kucing biasanya diawali dengan gerak-gerik kucing yang merasa gatal pada bagian tubuhnya. Contohnya seperti mengaruk bagian tubuh yang terkena tangau. Berikut beberapa gejala lain yang perlu Sedulur perhatikan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menggigit, menjilat, dan menggaruk pada bagian tubuh tertentu yang terkena tungau.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bagian tubuh yang digaruk akan menimbulkan kerontokan bulu kucing<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya bercak yang bersisik pada kulit, luka atau koreng.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tungau telinga umumnya membuat kucing lebih sering menggelengkan kepala atau bahkan meletakkan telinga pada lantai.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tungau telinga juga sering menyebabkan kotoran dan juga residu yang pada akhirnya akan menumpuk pada bagian telinga yang mengakibatkan telinga berkerak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>\u00a0BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gatal-pada-kulit\/\">12 Penyebab Gatal Pada Kulit Beserta Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Penyebab scabies<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64793\" aria-describedby=\"caption-attachment-64793\" style=\"width: 483px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-64793 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/penyebab-dan-cara-mengobati-scabies-pada-kucing-peliharaan-800x500_c-1-570x468.webp\" alt=\"scabies kucing\" width=\"493\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64793\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Merdeka<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Scabies terjadi akibat tungau jenis <em>S. scabiei<\/em> yang menginvasi kulit kulit kucing. Tungau ini biasanya bersembunyi di seprai bantal dan juga korden. Penyakit ini termasuk penyakit yang menular. Jadi, ketika ada kucing yang berada di dekat hewan yang memiliki salah satu bentuk kudis ini, maka mereka juga akan terinfeksi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyakit Scabies ini juga merupakan kudis yang bersifat zoonosis, artinya penyakit ini dapat menular secara bolak-balik dari kucing ke manusia dan juga sebaliknya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara mengobatinya<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64798\" aria-describedby=\"caption-attachment-64798\" style=\"width: 483px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-64798 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/dokter-hewan-570x468.webp\" alt=\"penyakit hewan\" width=\"493\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64798\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Kompas.com<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika kucing peliharaan Sedulur mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan di atas, segera bawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan. Untuk dapat mendiagnosis penyakit scabies pada kucing, dokter hewan biasanya melakukan pemeriksaan fisik yang dibarengi dengan pemeriksaan menggunakan mikroskop untuk bisa menganalisis sampel pada area kulit yang terkena scabies.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut cara yang dapat dilakukan ketika kucing menderita penyakit ini:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Melakukan pengobatan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk mengobati kucing yang terkena scabies, dokter dapat meresepkan obat antiparasit, misalnya ivermectin, baik yang diminum, dioles, atau disuntik. Pilihan obat ini juga akan disesuaikan dengan jenis tungau yang ada pada area tubuh yang terkena, dan tingkat keparahan scabies pada kucing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tak hanya itu,\u00a0 dokter juga bisa memberikan obat pereda rasa gatal untuk membuat kucing merasa lebih nyaman dan tidak banyak menggaruk kulitnya lagi. Jika sudah terdapat infeksi bakteri di kulit kucing, dokter juga dapat memberikan obat antibiotik.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Penggunaan sampo anti tungau<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain diobati menggunakan resep dokter, cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan menggunakan shampo anti tungau. Sampo ini dapat membantu meredakan peradangan dan menenangkan luka yang terdapat pada kulit kucing.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Berikan obat scabies<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Obat scabies di apotik diantaranya yaitu Scabies Cream Raid All. Obat ini berbentuk salep yang cukup dioleskan pada area tubuh kucing yang terkena scabies. Scabies Cream Raid All merupakan obat scabies kucing paling ampuh dan banyak digunakan oleh masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, Sedulur juga dapat memandikan kucing yang terkena penyakit ini. C<span style=\"font-weight: 400;\">ara memandikan kucing scabies ini dilakukan dengan memegang kulit bagian leher kucing, kemudian perlahan-lahan ke atas dan rasakan sampai kulit terpisah dari daging kucing. Suntikan obat wormectin di antara rongga kulit dan daging dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Setelah 4 hari, scabies kucing akan hilang .\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sugesti-adalah\/\">Mengenal Makna Sugesti Beserta Bentuk, Jenis &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis scabies pada kucing<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64799\" aria-describedby=\"caption-attachment-64799\" style=\"width: 486px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-64799 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/scabies-pada-kucingjpg-20211019051134-570x465.webp\" alt=\"penyakit hewan\" width=\"496\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64799\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Grid.id<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Scabies kucing memiliki beberapa jenis, diantaranya yaitu :\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Kudis anjing (Sarcoptic Mange)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski kudis ini bernama kudis anjing, akan tetapi jenis ini dapat menyerang kucing. Biasanya kucing yang terjangkit penyakit ini tertular dari anjing yang sebelumnya sudah terkena. Jenis scabies ini dapat menyebabkan luka, gatal hingga rambut rontok.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Kudis kucing (Notoedric Mange)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kudis kucing merupakan parasit yang berbeda dari kudis anjing, akan tetapi gejala yang timbulkan sama yaitu gatal dan juga rontok pada bulu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Tungau telinga (Otodectic Mange)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tungau telinga umumnya menempel dan menggali pada bagian telinga kucing. Tungai ini cenderung ditemukan di dalam saluran telinga, tetapi juga dapat mempengaruhi telinga bagian luar. Tungau ini biasanya menyebabkan gatal dan kerusakan pada gendang telinga kucing.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Walking Dandruff (Cheyletiellosis)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tungau\u00a0 jenis ini berbentuk kecil dan berwarna putih yang bergerak di sekitar tubuh kucing. Mereka mempengaruhi banyak jenis hewan peliharaan dan bisa menular ke manusia.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Trombikulosis<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tungau ini lebih dikenal sebagai chiggers, yaitu tungau yang menempel pada kulit kucing dan memakan darah sebelum jatuh. Tungau jenis ini terlihat seperti oval kecil berwarna oranye, dan sering muncul di kepala, cakar, atau perut kucing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itulah penjelasan mengenai scabies kucing, gelaja dan juga cara mengatasinya. Jika dirasa kucing yang terkena scabies mengalami gelaja yang parah, segeralah bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"gmail_default\"><span style=\"color: #000000;\"><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/i><\/span><\/div>\n<div>\n<div dir=\"ltr\"><span style=\"color: #000000;\"><i>\u00a0<\/i><\/span><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><span style=\"color: #000000;\"><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/i><\/span><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":26,"featured_media":84917,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2321,9077,9041],"class_list":["post-64790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kucing","tag-scabies","tag-scabies-kucing"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penyakit Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk mengenal penyakit scabies kucing dari gejala hingga cara mengobatinya. Jangan sampai hewan peliharan kesayangan di rumah sampai terpapar!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyakit Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk mengenal penyakit scabies kucing dari gejala hingga cara mengobatinya. Jangan sampai hewan peliharan kesayangan di rumah sampai terpapar!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-22T05:00:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-22T03:42:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/14-11.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/14-11.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/14-11.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"scabies kucing\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/\",\"name\":\"Penyakit Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-22T05:00:46+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-22T03:42:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\"},\"description\":\"Yuk mengenal penyakit scabies kucing dari gejala hingga cara mengobatinya. Jangan sampai hewan peliharan kesayangan di rumah sampai terpapar!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penyakit Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\",\"name\":\"Wahyu Lelyana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wahyu Lelyana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyakit Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya","description":"Yuk mengenal penyakit scabies kucing dari gejala hingga cara mengobatinya. Jangan sampai hewan peliharan kesayangan di rumah sampai terpapar!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penyakit Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya","og_description":"Yuk mengenal penyakit scabies kucing dari gejala hingga cara mengobatinya. Jangan sampai hewan peliharan kesayangan di rumah sampai terpapar!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-12-22T05:00:46+00:00","article_modified_time":"2022-12-22T03:42:56+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/14-11.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Wahyu Lelyana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wahyu Lelyana","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/14-11.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/14-11.webp","width":850,"height":450,"caption":"scabies kucing"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/","name":"Penyakit Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-22T05:00:46+00:00","dateModified":"2022-12-22T03:42:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2"},"description":"Yuk mengenal penyakit scabies kucing dari gejala hingga cara mengobatinya. Jangan sampai hewan peliharan kesayangan di rumah sampai terpapar!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penyakit Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2","name":"Wahyu Lelyana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wahyu Lelyana"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64790"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64790"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64790\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84919,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64790\/revisions\/84919"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}