{"id":64702,"date":"2022-07-19T15:00:21","date_gmt":"2022-07-19T08:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=64702"},"modified":"2022-07-19T10:32:51","modified_gmt":"2022-07-19T03:32:51","slug":"fungsi-kapasitor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/","title":{"rendered":"Fungsi Kapasitor Beserta Jenisnya Komponen Dalam Elektronika"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam mempelajari ilmu kelistrikan, pasti Sedulur akan menjumpai istilah kapasitor. Secara umum, fungsi kapasitor adalah menyimpan muatan listrik. Komponen ini merupakan salah satu komponen elektronika dasar yang tergolong pasif. Dikatakan demikian karena kapasitor memiliki kemampuan untuk menyimpan muatan listrik dalam waktu yang singkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kapasitor memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Fungsi kapasitor dalam rangkaian elektronika biasanya digunakan dalam beberapa alat, seperti sekering, kipas angin, power supply, dan pompa air. Sebagai contoh, fungsi kapasitor dalam power supply adalah menyalurkan arus listrik lebih cepat dibanding aki mobil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih lanjut, berikut adalah fungsi kapasitor beserta jenis-jenisnya dalam elektronika yang dapat Sedulur pelajari lebih lanjut. Yuk, simak dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kabel-listrik\/\"><b>15 Jenis Kabel Listrik untuk Rumah &amp; Sistem Instalasinya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian kapasitor<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64704\" aria-describedby=\"caption-attachment-64704\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64704\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kap1-570x468.webp\" alt=\"fungsi kapasitor\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64704\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kapasitor atau yang disebut juga dengan kondensator merupakan salah satu komponen elektronika pasif yang dapat menyimpan muatan listrik atau energi dalam waktu yang cukup singkat. Komponen ini memiliki fungsi untuk memilih gelombang radio pada rangkaian tuner, meratakan arus pada rectifier dan juga menjadi filter dalam rangkaian Power Supply.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kapasitor memiliki sifat dasar untuk menyimpan energi di dalam medan listrik. Pada arus DC, kapasitor akan bertindak sebagai isolator atau penahan arus listrik. Sementara pada arus AC, kapasitor akan bertindak sebagai konduktor atau melewatkan arus listrik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam ilmu elektronika, kapasitor dikenal dengan huruf C (Capacitor). Berdasarkan kapasitas, tegangan kerja, dan beberapa faktor lainnya, kapasitor memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi. Kapasitor terdiri dari dua pelat konduktor, sebuah pemisah berupa isolator, dan logam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara sederhana, kapasitor yang bekerja pada sebuah rangkaian elektronika akan mengalirkan elektron. Setelah terisi penuh elektron, maka tegangan kapasitor akan mengalami perubahan. Elektron yang pada awalnya berada pada kapasitor akan mengalir atau keluar menuju komponen yang membutuhkannya atau mengalir pada rangkaian tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penemu-listrik\/\"><b>Penemu Listrik &amp; Sejarah Penemuan Listriknya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Satuan kapasitor<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64705\" aria-describedby=\"caption-attachment-64705\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64705\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kap2-570x467.webp\" alt=\"fungsi kapasitor\" width=\"570\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64705\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kapasitor memiliki satuan nilai atau satuan kapasitas adalah Farad (F). Nama tersebut diperoleh dari nama orang yang menemukannya, yaitu Michael Faraday (1791-1867). Michael Faraday merupakan seorang ilmuwan yang berkebangsaan Inggris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Satuan Farad memiliki kapasitas yang sangat besar. Karena kapasitor yang biasa digunakan dalam alat elektronik rumahan terlalu besar jika menggunakan satuan tersebut, maka satuan Farad dibagi menjadi beberapa tingkatan, yakni picoFarad, MicroFarad dan NanoFarad.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah daftar konversi satuan Farad yang dapat Sedulur cermati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1 Farad = 1.000.000\u00b5F (mikro Farad)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1\u00b5F = 1.000nF (nano Farad)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1\u00b5F = 1.000.000pF (picoFarad)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1nF = 1.000pF (picoFarad)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis kapasitor<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64706\" aria-describedby=\"caption-attachment-64706\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64706\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kap3-570x467.webp\" alt=\"fungsi kapasitor\" width=\"570\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64706\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kapasitor dibagi menjadi tiga jenis, berikut adalah penjelasan singkatnya.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kapasitor yang nilainya dapat diatur. Jenis ini biasa disebut dengan Variable Capacitor.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kapasitor yang nilainya tetap dan tidak berpolaritas. Jika didasarkan pada bahan pembuatannya, maka contohnya adalah kapasitor mika, kapasitor kertas, kapasitor polyster dan kapasitor keramik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kapasitor yang nilainya tetap tetapi memiliki polaritas positif dan negatif. Jenis ini contohnya adalah kapasitor tantalum dan kapasitor elektrolit atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Electrolyte Condensator<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ELCO).<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/rangkaian-listrik\/\"><b>Rangkaian Listrik: Pengertian, Komponen, Jenis &amp; Rumusnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Macam kapasitor<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64707\" aria-describedby=\"caption-attachment-64707\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64707\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kap4-570x468.webp\" alt=\"fungsi kapasitor\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64707\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah macam-macam kapasitor berdasarkan jenis kapasitor di atas.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">1. Kapasitor keramik (Ceramic Capacitor)<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ceramic Capacitor atau kapasitor keramik merupakan kapasitor yang memiliki bentuk bermacam-macam. Terdapat kapasitor berbentuk bulat tipis dengan warna coklat, merah, hijau atau warna yang lainnya. Fungsi kapasitor keramik adalah digunakan sebagai filter pada rangkaian elektronika yang berhubungan dengan frekuensi, seperti pemancar radio.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Satuan kapasitas yang digunakan pada kapasitor ini adalah pikoFarad hingga NanoFarad (nF) dengan tegangan kerja maksimal 25 Volt hingga 100 Volt ataupun juga bisa hingga ribuan volt. Kapasitor ini dapat dipasang pada papan rangkaian (PCB) secara bolak balik karena tidak memiliki kaki negatif maupun kaki positif.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">2. Kapasitor polyester<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kapasitor polyester atau kapasitor milar secara umum sama dengan kapasitor keramik, namun kapasitor ini memiliki bentuk persegi empat dengan warna coklat, hijau, merah, dan warna lainnya. Fungsi kapasitor milar adalah digunakan sebagai filter pada rangkaian elektronika yang berhubungan dengan frekuensi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">3. Kapasitor kertas<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kapasitor kertas merupakan kapasitor yang memiliki isolator dari kertas. Kapasitor ini memiliki nilai yang umumnya berkisar antara 300pF hingga 4\u00b5F. Dalam rangkaian elektronika, kapasitor ini dapat dipasang secara bolak balik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">4. Kapasitor mika<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kapasitor mika juga sering disebut dengan kondensator padder. Komponen ini biasanya dipasang pada radio untuk memfilter frekuensi dengan menggunakan sirkuit oscilator. Sebagai informasi, untuk menghitung nilai kapasitas pada sirkuit oscilator adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kapasitas 200 pF \u2013 500 pF untuk daerah gelombang menengah (Medium Wave \/ MW) = 190 meter \u2013 500 meter.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kapasitas 1.000 pF \u2013 2.200 pF untuk daerah gelombang pendek (Short Wave \/ SW) SW 1 = 40 meter \u2013 130 meter.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kapasitas 2.700 pF \u2013 6.800 pF untuk daerah gelombang SW 1, 2, 3 dan 4, = 13 meter \u2013 49 meter.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">5. Kapasitor variabel<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kapasitor variabel merupakan kapasitor yang memiliki nilai kapasitas yang berubah-ubah. Kapasitor ini terdiri dari 2 jenis, yakni:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Varco (Variable Condensator), yang umumnya digunakan pada radio untuk memilih gelombang pada rangkaian radio dengan nilai kapasitas maksimal sekitar 100pF hingga 500 pF.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Trimmer kondensator, yang biasanya dipasang pada rangkaian paralel untuk mengatur pemilihan frekuensi gelombang dengan nilai kapasitas dibawah 100pF.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">6. Kapasitor elektrolit<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kapasitor elektrolit atau electrolytic condensator atau Elco merupakan komponen berbentuk tabung dengan dua kutub kaki yaitu kaki positif dan kaki negatif. Kapasitor ini memiliki nilai kapasitas sekitar 0,47 mikroFarad hingga ribuan mikroFarad dengan tegangan yang bekerja mulai dari beberapa volt hingga ribuan volt.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengetahui banyak informasi mengenai kapasitor, tidak lengkap rasanya jika tidak mengetahui informasi seputar fungsi kapasitor. Fungsi kapasitor sendiri terbagi menjadi dua kelompok, yakni kapasitor yang memiliki kapasitas tetap, dan kapasitor yang memiliki kapasitas dapat berubah-ubah. Lebih jelasnya, berikut adalah beberapa fungsi kapasitor dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Penghubung kopling<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64708\" aria-describedby=\"caption-attachment-64708\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64708\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kap5-570x467.webp\" alt=\"fungsi kapasitor\" width=\"570\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64708\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Fungsi kapasitor pada motor adalah sebagai penghubung kopling. Kapasitor kopling merupakan kapasitor yang digunakan untuk memasangkan atau menghubungkan dua rangkaian seri. Kapasitor ini bertugas untuk memblokir sinyal DC yang berusaha masuk ke rangkaian tersebut, dan hanya menyisakan sinyal AC yang mampu melewatinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/instalasi-listrik-rumah-tangga\/\"><b>Instalasi Listrik Rumah Tangga yang Baik &amp; Benar Serta Tipsnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengaman (sekering)<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64709\" aria-describedby=\"caption-attachment-64709\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64709\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kap6-570x468.webp\" alt=\"fungsi kapasitor\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64709\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kapasitor juga dapat berfungsi sebagai pengaman (fuse). Secara konsep kerja, kapasitor akan mendeteksi apabila terjadi kelebihan muatan atau arus pendek dan akan memutus aliran listrik dari sumber arus sehingga tidak terjadi lompatan listrik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Penyaring (filter)<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64710\" aria-describedby=\"caption-attachment-64710\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64710\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kap7-570x467.webp\" alt=\"fungsi kapasitor\" width=\"570\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64710\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Fungsi kapasitor selanjutnya adalah sebagai filter. Kapasitor ini akan menyaring frekuensi atau rentang frekuensi tertentu dari suatu rangkaian. Secara umum, kapasitor akan menyaring sinyal frekuensi yang sangat rendah atau sinyal yang sangat dekat dengan 0 Heartz, yang dalam nilai frekuensi sering disebut dengan sinyal DC.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Power supply<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64711\" aria-describedby=\"caption-attachment-64711\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-64711\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kap8-570x467.webp\" alt=\"fungsi kapasitor\" width=\"570\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64711\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Fungsi lain dari kapasitor adalah digunakan dalam power supply atau biasa disebut dengan kapasitif dropper. Kapasitor ini akan menggunakan hambatan kapasitor untuk mengurangi tegangan listrik ke tegangan yang lebih rendah. Salah satu contoh perangkat yang menggunakan kapasitor ini sebagai sumber arus awal adalah mobil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai tambahan informasi, berikut adalah beberapa fungsi kapasitor dalam alat atau perangkat yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pompa air. Fungsi kapasitor pompa air adalah sebagai kapasitor run. Lebih jelasnya, kapasitor pada pompa air berfungsi untuk membuat putaran dinamo pompa air listrik menjadi lebih halus dan bertenaga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kipas angin. Fungsi kapasitor kipas angin adalah sebagai start, atau berfungsi untuk memulai kipas agar berputar ketika dinyalakan. Fungsi lainnya adalah sebagai tempat penyimpanan muatan listrik untuk mencegah adanya loncatan tegangan listrik pada saat kipas angin akan dinyalakan atau dimatikan.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikian informasi mengenai fungsi kapasitor beserta jenisnya sebagai komponen dalam elektronika. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur serta menambah wawasan mengenai ilmu elektronika dalam kehidupan sehari-hari. Selamat membaca!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":64703,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9028,9029],"class_list":["post-64702","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-fungsi-kapasitor","tag-kapasitor"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fungsi Kapasitor Beserta Jenisnya Komponen Dalam Elektronika<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Fungsi kapasitor dibagi menjadi dua kelompok, yakni kapasitor dengan kapasitas tetap, dan kapasitor dengan kapasitas dapat berubah-ubah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fungsi Kapasitor Beserta Jenisnya Komponen Dalam Elektronika\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fungsi kapasitor dibagi menjadi dua kelompok, yakni kapasitor dengan kapasitas tetap, dan kapasitor dengan kapasitas dapat berubah-ubah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-19T08:00:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-19T03:32:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/5-7.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/5-7.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/5-7.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"fungsi kapasitor\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/\",\"name\":\"Fungsi Kapasitor Beserta Jenisnya Komponen Dalam Elektronika\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-19T08:00:21+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-19T03:32:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Fungsi kapasitor dibagi menjadi dua kelompok, yakni kapasitor dengan kapasitas tetap, dan kapasitor dengan kapasitas dapat berubah-ubah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fungsi Kapasitor Beserta Jenisnya Komponen Dalam Elektronika\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fungsi Kapasitor Beserta Jenisnya Komponen Dalam Elektronika","description":"Fungsi kapasitor dibagi menjadi dua kelompok, yakni kapasitor dengan kapasitas tetap, dan kapasitor dengan kapasitas dapat berubah-ubah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fungsi Kapasitor Beserta Jenisnya Komponen Dalam Elektronika","og_description":"Fungsi kapasitor dibagi menjadi dua kelompok, yakni kapasitor dengan kapasitas tetap, dan kapasitor dengan kapasitas dapat berubah-ubah.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-19T08:00:21+00:00","article_modified_time":"2022-07-19T03:32:51+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/5-7.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/5-7.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/5-7.webp","width":682,"height":536,"caption":"fungsi kapasitor"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/","name":"Fungsi Kapasitor Beserta Jenisnya Komponen Dalam Elektronika","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-19T08:00:21+00:00","dateModified":"2022-07-19T03:32:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Fungsi kapasitor dibagi menjadi dua kelompok, yakni kapasitor dengan kapasitas tetap, dan kapasitor dengan kapasitas dapat berubah-ubah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-kapasitor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fungsi Kapasitor Beserta Jenisnya Komponen Dalam Elektronika"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64702"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64702"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64702\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64966,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64702\/revisions\/64966"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64703"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64702"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64702"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64702"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}