{"id":64404,"date":"2022-07-18T21:00:29","date_gmt":"2022-07-18T14:00:29","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=64404"},"modified":"2022-07-16T12:07:33","modified_gmt":"2022-07-16T05:07:33","slug":"korelasi-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/","title":{"rendered":"Korelasi adalah Nilai Kekuatan Hubungan Antar Dua Variabel"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Korelasi adalah suatu istilah dalam bahasa Indonesia yang pastinya sudah pernah Sedulur dengar. Pembahasan korelasi biasanya muncul pada saat sedang mengulas tentang analisis penelitian, diskusi ilmiah, dan juga pada kesempatan-kesempatan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, sudahkah Sedulur paham betul mengenai korelasi sebagai nilai kekuatan hubungan antar dua variabel? Kalau belum, coba simak uraian berikut ini tentang pengertian korelasi adalah dan contohnya, jenis-jenis, beserta bentuk-bentuk analisisnya, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/\"><b>Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Definisi korelasi adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st2.depositphotos.com\/1610517\/10045\/i\/600\/depositphotos_100453546-stock-photo-correlation-word-cloud.jpg\" alt=\"korelasi adalah\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), korelasi adalah hubungan timbal balik atau sebab akibat. Lebih lanjut lagi, korelasi merupakan metode untuk mencari suatu hubungan di antara dua variabel tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Korelasi sendiri juga dapat berperan sebagai salah satu bentuk atau ukuran yang memiliki beberapa variabel di dalam hubungannya. Hubungan tersebut menggunakan kata dari korelasi positif, dimana kemudian dapat terjadi perubahan meningkat pada suatu objek tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Definisi dari korelasi dapat juga dilihat dari berbagai macam sudut pandang. Dalam ilmu Matematika, korelasi adalah pengaruh dalam ukuran dari seberapa dekat dua variabel untuk berubah dalam hubungannya satu sama lain. Dari sudut pandang teori probabilitas dan statistika, korelasi atau koefisien korelasi merupakan nilai yang menunjukkan arah hubungan linier dan kekuatan di antara dua variabel peubah acak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masih dalam lingkup statistika, terdapat juga istilah statistik korelasi, dimana ia menjelaskan tentang metode untuk mengetahui ada dan tidaknya hubungan linear antara variabel. Apabila hasil analisisnya menemukan sebuah hubungan linear di antara variabel tadi, maka setiap perubahan yang terjadi pada salah satu variabel (X) secara tidak langsung akan menyebabkan terjadinya perubahan pada variabel lain (Y).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berdasarkan beberapa definisi korelasi di atas yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, maka dapat kita simpulkan bahwa korelasi adalah suatu jenis teknik analisis untuk mencari hubungan dari dua variabel. Hubungan dua variabel itu dapat terjadi karena adanya hubungan sebab akibat atau timbal balik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/airplane-mode\/\"><b>6 Fungsi Airplane Mode pada Smartphone yang Jarang Diketahui<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Definisi korelasi adalah menurut para ahli<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/1003940\/16994\/i\/450\/depositphotos_169947310-stock-photo-young-people-working-together-in.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"316\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah mengetahui definisi dari korelasi secara umum, tidak ada salahnya juga untuk memperluas wawasan dan sudut pandang kita dengan mempelajari beberapa pengertian korelasi menurut para ahli. Di bawah ini merupakan penjelasan singkatnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Douglas A., William G. Marchal, Samuel A. Wathen<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Douglas A., William G. Marchal, dan Samuel A. Wathen dalam buku karangan yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Statistical Techniques in Business &amp; Economics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, korelasi atau uji korelasi adalah sebuah teknik dalam mengukur hubungan antara dua variabel. Selanjutnya, kerangka dasar dari uji korelasi ini digunakan untuk melaporkan hubungan antar dua variabel tadi.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mereka juga menjelaskan lebih lanjut bahwa dua variabel tadi biasa disebut dengan variabel X (garis horizontal dalam grafik) dan variabel Y (garis vertikal dalam grafik). Keduanya menjadi hubungan non-linear, positif, atau negatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/saestu-artinya\/\"><b>Arti Saestu dan Kosa Kata Lainnya dalam Bahasa Jawa<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Prof. Dr. Sugiyono<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam bukunya yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&amp;D<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Prof. Dr. Sugiyono memberikan keterangan mengenai apa itu korelasi melalui sudut pandangnya. Menurutnya, korelasi atau analisis korelasi adalah sebuah teknik pengukuran terhadap kekuatan hubungan antara dua variabel atau lebih. Selain itu, analisis tersebut juga dapat mengungkap bentuk hubungan di antara variabel-variabel.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Prof. Sukardi, Ph.D<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu buku karya Prof. Sukardi, Ph.D adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Di dalam buku tersebut ia menjelaskan bahwa penelitian korelasi merupakan suatu penelitian yang melibatkan tindakan pengumpulan data.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penelitian tersebut kemudian dapat berguna untuk menentukan ada atau tidaknya hubungan serta tingkat hubungan di antara dua variabel atau bahkan lebih.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Jonathan Sarwono<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari pernyataan Jonathan Sarwono dalam bukunya yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, korelasi adalah salah satu teknik analisis untuk mengukur hubungan antara dua variabel, termasuk juga kekuatannya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fermentasi-adalah\/\"><b>Pengertian Fermentasi Beserta Manfaat &amp; Contoh Makanannya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis-jenis analisis korelasi adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st.depositphotos.com\/1180142\/1494\/v\/600\/depositphotos_14940949-stock-illustration-connection.jpg\" alt=\"korelasi adalah\" width=\"600\" height=\"424\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seperti telah diungkapkan pada pembahasan sebelumnya, korelasi adalah salah satu jenis teknik analisis untuk mengetahui hubungan antara dua variabel. Hubungan dua variabel itu bisa terjadi karena adanya hubungan sebab akibat atau timbal balik di dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai sebuah teknik analisis, tentunya ia juga memiliki beberapa jenis. Kira-kira apa saja jenis dari korelasi?<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Korelasi sederhana<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Korelasi sederhana merupakan sebuah teknik dalam statistika yang lazim digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel. Selain itu, korelasi sederhana dapat digunakan juga untuk mencari tahu bentuk hubungan kedua variabel tersebut secara kuantitatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam korelasi sederhana, ketika membahas tentang kekuatan hubungan, maka yang dimaksud adalah lemah, erat, atau tidak eratnya hubungan antara dua variabel.\u00a0 Sedangkan yang dirujuk pada ulasan tentang bentuk hubungan adalah bentuk korelasi linear positif atau korelasi linear negatif dimana keduanya mencakup teknik-teknik dari pengukuran hubungan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Korelasi parsial<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Korelasi parsial merupakan sebuah metode yang lazim digunakan untuk mengukur erat atau tidaknya suatu hubungan antara dua variabel bebas dan tak bebas. Cara analisis dalam metode korelasi parsial adalah dengan memberikan kontrol atas salah satu variabel bebas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah itu, dapat kita amati bersama-sama korelasi natural antara variabel yang tidak terkontrol. Sebelumnya telah disebutkan bahwa korelasi parsial menggunakan dua variabel. Satu variabel yang dianggap berpengaruh akan dikontrol atau dijadikan variabel kontrol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/perusahaan-terbesar-di-indonesia\/\"><b>12 Perusahaan Terbesar di Indonesia, Berikut Daftarnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Korelasi ganda<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Korelasi ganda merupakan sebuah bentuk korelasi dimana ia sering digunakan untuk menganalisis hubungan antara tiga atau lebih variabel (dua variabel independen dan satu variabel dependen.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Hasil analisis korelasi adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st.depositphotos.com\/1158045\/3430\/i\/600\/depositphotos_34300213-stock-photo-business-people-discussing-during-a.jpg\" alt=\"korelasi adalah\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah seseorang melakukan analisis korelasi seperti yang telah dijabarkan di atas, maka hasil yang dapat keluar dapat bervariasi. Beberapa varian dari hasil analisis akan dijelaskan di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Korelasi positif<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Korelasi positif adalah apabila dua variabel atau lebih yang berkorelasi berjalan secara paralel atau menunjukkan arah yang sama. Dengan kata lain, apabila variabel satu mengalami kenaikan atau penambahan, maka variabel lainnya akan mengikuti. Sama halnya jika sebuah variabel mengalami penurunan atau pengurangan, maka variabel lainnya akan mengikuti.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Korelasi negatif<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Korelasi negatif adalah apabila dua variabel atau lebih yang berkorelasi berjalan secara bertentangan atau menunjukkan arah yang berlainan. Dengan kata lain, apabila variabel satu mengalami kenaikan atau penambahan, maka variabel lainnya akan mengalami penurunan atau pengurangan. Sama halnya jika sebuah variabel mengalami penurunan atau pengurangan, maka variabel lainnya akan mengalami kenaikan atau penambahan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Korelasi sempurna<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Korelasi sempurna adalah apabila kenaikan atau penurunan pada variabel satu selalu sebanding dengan kenaikan atau penurunan pada variabel lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Tidak ada korelasi<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak ada korelasi adalah apabila variabel satu dengan variabel lainnya sama sekali tidak memiliki hubungan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh korelasi adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st.depositphotos.com\/1637787\/4777\/i\/450\/depositphotos_47778341-stock-photo-businessmen-discussing-ideas-on-sticky.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di bawah ini adalah beberapa contoh dari sebuah korelasi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Korelasi positif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Jika harga bahan-bahan pokok untuk memasak naik (variabel X), maka harga makanan di warteg juga ikut naik (variabel Y).<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Korelasi negatif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Jika masyarakat semakin taat dengan peraturan lalu lintas (variabel X), maka kecelakaan di jalan raya akan berkurang (variabel Y).<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Itulah ulasan singkat mengenai pengertian korelasi adalah, jenis-jenis, hasil analisis korelasi, dan juga beberapa contohnya. Semoga artikel ini dapat membantu Sedulur untuk menambah wawasan serta pengetahuan umum yang baru, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":25,"featured_media":64520,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8974,8973,8975],"class_list":["post-64404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-korelasi","tag-korelasi-adalah","tag-pengertian-korelasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Korelasi adalah Nilai Kekuatan Hubungan Antar Dua Variabel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Korelasi adalah metode untuk mencari suatu hubungan di antara dua variabel tertentu. Berikut ini merupakan pembahasan lengkapnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Korelasi adalah Nilai Kekuatan Hubungan Antar Dua Variabel\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Korelasi adalah metode untuk mencari suatu hubungan di antara dua variabel tertentu. Berikut ini merupakan pembahasan lengkapnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-18T14:00:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-16T05:07:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-10.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-10.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-10.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"korelasi adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/\",\"name\":\"Korelasi adalah Nilai Kekuatan Hubungan Antar Dua Variabel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-18T14:00:29+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-16T05:07:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\"},\"description\":\"Korelasi adalah metode untuk mencari suatu hubungan di antara dua variabel tertentu. Berikut ini merupakan pembahasan lengkapnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Korelasi adalah Nilai Kekuatan Hubungan Antar Dua Variabel\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\",\"name\":\"Muhammad Iqbal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Iqbal\"},\"description\":\"Content Writer at Aplikasi Super.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Korelasi adalah Nilai Kekuatan Hubungan Antar Dua Variabel","description":"Korelasi adalah metode untuk mencari suatu hubungan di antara dua variabel tertentu. Berikut ini merupakan pembahasan lengkapnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Korelasi adalah Nilai Kekuatan Hubungan Antar Dua Variabel","og_description":"Korelasi adalah metode untuk mencari suatu hubungan di antara dua variabel tertentu. Berikut ini merupakan pembahasan lengkapnya.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-18T14:00:29+00:00","article_modified_time":"2022-07-16T05:07:33+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-10.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhammad Iqbal","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Iqbal","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-10.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-10.webp","width":682,"height":536,"caption":"korelasi adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/","name":"Korelasi adalah Nilai Kekuatan Hubungan Antar Dua Variabel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-18T14:00:29+00:00","dateModified":"2022-07-16T05:07:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff"},"description":"Korelasi adalah metode untuk mencari suatu hubungan di antara dua variabel tertentu. Berikut ini merupakan pembahasan lengkapnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/korelasi-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Korelasi adalah Nilai Kekuatan Hubungan Antar Dua Variabel"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff","name":"Muhammad Iqbal","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Iqbal"},"description":"Content Writer at Aplikasi Super."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64404"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64404"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64606,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64404\/revisions\/64606"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64520"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}