{"id":64115,"date":"2022-07-13T17:00:36","date_gmt":"2022-07-13T10:00:36","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=64115"},"modified":"2022-07-13T11:47:53","modified_gmt":"2022-07-13T04:47:53","slug":"adhd-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/","title":{"rendered":"ADHD adalah: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">ADHD adalah singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder, merupakan sebuah penyakit atau gangguan mental yang menyebabkan seorang anak sulit untuk fokus dan memusatkan perhatiannya. Selain itu, seorang anak juga akan memiliki perilaku yang impulsif dan hiperaktif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">ADHD adalah sebuah kondisi yang dapat memberikan dampak pada kehidupan anak, baik dalam lingkungan permainannya atau pada prestasinya di sekolah. Agar Sedulur lebih mengetahui bahwa ADHD adalah hal yang penting dan patut diatas, Sedulur bisa menyimak penjelasan lengkapnya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/down-syndrome-2\/\">Down Syndrome: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa itu ADHD?<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st.depositphotos.com\/1081417\/4307\/i\/600\/depositphotos_43075475-stock-photo-adhd.jpg\" alt=\"adhd adalah\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di awal dijelaskan bahwa ADHD adalah gangguan mental pada anak, namun dalam beberapa kasus yang sangat jarang, terdapat juga ADHD pada dewasa dan tentu saja ADHD pada remaja. Tetapi umumnya, ganggunan ini diterima dan diderita oleh anak yang tengah mengalami masa pertumbuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">ADHD adalah istilah medis yang menjelaskan kondisi anak yang impulsif dan hiperaktif. Ganggunan ini dapat diderita oleh anak-anak dan dapat membuat mereka sulit berkonsentrasi dalam satu hal di waktu tertentu. Walaupun gejala ini dialami oleh anak-anak, namun penyakitnya bisa bertahan hingga dewasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa kelompok ADHD yang dibedakan menjadi tiga suptipe, yaitu:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Dominan hiperaktif-impulsif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn1-production-images-kly.akamaized.net\/wJHKFugksV8s1io_Xmij56oZs4c=\/1200x675\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)\/kly-media-production\/medias\/2485506\/original\/027682200_1543328008-14-gejala-adhd-pada-anak-moms-wajib-tahu.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"675\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Fimela<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Anak ADHD adalah yang menderita gangguan ini. Suptipe pertama yaitu anak yang dominan hiperaktif-impulsif sehingga anak akan sulit untuk diatas. Biasanya ini merupakan kondisi ADHD pada anak usia 2 tahun. Sifat mereka yang hiperaktif dalam setiap kondisi dengan tindakan impulsif yang sulit ditebak polanya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Dominan inatentif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/mantracare.org\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/ADHD-Test-For-Kids-1024x536.png.webp\" alt=\"adhd adalah\" width=\"1024\" height=\"536\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Mantra Care<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dominan inatentif merupakan subtipe kedua. Suptipe kedua ini, yaitu gejala ADHD adalah yang kesulitan melakukan konsenterasi. Sang anak akan sangat sulit untuk memberikan perhatian penuh pada satu hal di satu waktu tertentu. Anak-anak dengan kondisi ini cenderung tidak dapat melakukan konsentrasi dan memperhatikan sesuatu dengan baik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Kombinasi hiperaktif-impulsid dan inatentif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1076px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.thestar.com\/Ky1miqTl3SE4QcwE9y4XzCJ5H-Y=\/1086x724\/smart\/filters:cb(2700061000):format(webp)\/https:\/\/www.thestar.com\/content\/dam\/thestar\/life\/2012\/10\/08\/parenting_a_child_with_adhd_made_more_stressful_because_of_stigma_misunderstanding\/adhdadvocacy.jpeg\" alt=\"\" width=\"1086\" height=\"724\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Toronto Star<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Subtipe ketiga adalah kombinasi dari dua subtipe yang telah dijelaskan di atas. Pada subtipe ini, anak menunjukkan ciri hiperaktif, impulsif, dan tidak dapat memperhatikan dengan baik. Ini merupakan kondisi yang sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan atau terapi untuk mengatasinya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Penyebab ADHD<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1030px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.helsinki.fi\/assets\/drupal\/s3fs-public\/styles\/hero_image\/public\/migrated-news\/41468-2000x666px_adhd.jpg.webp?itok=OAMOI9gu\" alt=\"adhd adalah\" width=\"1040\" height=\"650\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">University of Helsinki<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Karena ADHD adalah sebuah penyakit atau gangguan mental, tentu terdapat penyebab yang membuat anak menderita ADHD. Beberapa penyebab yang dimaksud adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Disebabkan oleh faktor genetik yang berasal dari anggota keluarga yang menderita ADHD dan diturunkan melalui genetiknya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Disebabkan oleh lingkungan yang berkaitan dengan paparan timah yang banyak ditemukan dalam kandungan cat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Akibat kelahiran yang prematur dengan usia kehamilan 37 minggu, atau bayi dengan berat badan rendah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ibu yang mengonsumsi alkohol, obat-obatan terlaran dan merokok di masa kehamilan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kerusakan atau cedera otan yang terjadi pada masa kehamilan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak seimbangnya senyawa otan (neorotransmitter) sehingga mengalami ganggunan kinerja otak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Diagnosis dan pengobatan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 938px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/3fbs97pkbkl1s3yga40j4gia-wpengine.netdna-ssl.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/when-learning-diabilities-in-children-hide-behind-adhd.jpg\" alt=\"adhd adalah\" width=\"948\" height=\"633\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">C8 Sciences<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah Sedulur mengetahui penjelasan di atas, Sedulur tidak serta merta memberikan diagnosis pada anak yang aktif bahwa mereka menderita ADHD. Dokter akan melakukan beberapa tahapan untuk melakukan diagnosis pada penyakit ini, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dengan mencari tahu atau menggali riwayat perjalanan penyakit pengidap, riwayat penyakit pada keluarga, serta catatan sekolah pengidap.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dokter akan melakukan serangkaian test dan pemeriksaan fisik dan psikologis yang akan dilakukan oleh dokter ahli terhadap pengidap.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dokter juga akan melakukan wawancara atau kuesioner terhadap anggota keluarga, guru, pengasuh, atau orang yang mengenal baik pengidap.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dokter akan melakukan beberapa tes gambar dan tes laboratorium untuk mencari penyebab lain.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah melakukan diagnosis, dokter juga segera akan melakukan tindakan pengobatan bagi penderita ADHD. Beberapa tindakan pengobatan yang akan diberikan oleh dokter kepada setiap penderita ADHD adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Obat-obatan yang umum digunakan untuk mengatasi ADHD. Obat-obatan ini digunakan untuk membantu pengidap lebih tenang dan mengurangi sikap impulsif sehingga dapat lebih memusatkan perhatian.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">CBT (cognitive behavioural therapy). Terapi ini dilakukan untuk menolong pengidap mengubah pola pikir dan perilaku saat mengalami masalah dalam hidupnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Terapi psikologi. Terapi ini bertujuan supaya pengidap ADHD dapat menemukan solusi untuk mengatasi gejala penyakitnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelatihan interaksi sosial. Pelatihan ini bertujuan untuk menolong pengidap dalam memahami perilaku sosial yang dapat diterima dalam masyarakat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain tahapan pengobatan di atas, sebaiknya juga dilakukan beberapa terapi bagi orangtua, keluarga, atau pengasuh agar dapat beradaptasi dengan pengidap. Aeperti terapi perilaku yang bertujuan agar memiliki strategi untuk membantu penderita dalam menjalani kehidupan sehari-hari atau mengatasi keadaan yang sulit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Atau juga melakukan pelatihan dan mengikuti seminar bagi orangtua pengidap ADHD, bertujuan agar orang tua lebih memahami perilaku pengidap dan memberikan bimbingan bagi orang tua untuk menjalani hidup dengan pengidap ADHD.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Waktu yang tepat ke dokter?<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.drbatras.com\/sites\/default\/files\/styles\/blog\/public\/2021-11\/16-Dec-2017-Helping-Children-with-ADHD-in-School_Slider-image750x450_0.webp\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"450\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Dr Batra&#8217;s<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">ADHD adalah sebuah gejala gangguan mental, bagi Sedulur yang telah menyimak tentang gejala dan penyebab ADHD di atas, Sedulur bisa langsung membawa buah hati untuk melakukan konsultasi ke dokter. Terutama mengunjungi dokter yang memang pakar dalam tumbuh kembang anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Karena ADHD adalah penyakit atau gangguan mental, dengan konsultasi ke dokter, Sedulur bisa mendapatkan pengarahan dan penanganan yang tepat. Jika berkonsultasi ke dokter ingin Sedulur hindari, tentu Sedulur harus melakukan pencegahan dini terkait penyakit ini. Apa saja tindakan pencegahan yang bisa dilakukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/\">7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan &amp; Tips Mengatasinya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pencegahan untuk penderita ADHD<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 686px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.cdnparenting.com\/articles\/2018\/02\/210165400-H-696x476.webp\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"476\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">FirsCry Parenting<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagaimana yang dapat Sedulur simak dalam penjelasan di awal, bahwa ADHD adalah penyakit yang merupakan gangguan mental. Tentu untuk setiap penyakit pasti selalu ada pencegahannya. Namun, untuk kasus ADHD, tidak adalah pencegahan spesifik yang dapat dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun, dapat Sedulur simak dalam penjelasan penyebab dan risiko ADHD, bahwa agar terhindar dari penyakit ini, Sedulur bisa mulai melakukannya sejak dari kehamilan. Seperti ibu hamil yang tidak boleh merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol selama kehamilan. Juga tentu tidak boleh mengonsumsi obat-obatan terlarang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika perlu, sejak kehamilan jauhi asap rokok bahkan ketika anak dalam masa pertumbuhan. Karena asap rokok merupakan zat beracun yang dapat membahayakan kesehatan dan dapat mempengaruhi mental. Jangan lupa juga untuk senantiasa mengkonsumsi makanan sehat dan rutin menerapkan hidup sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam penjelasan di atas, ADHD adalah sebuah kondisi yang membuat anak mengalami gangguan mental. Kini, Sedulur telah paham apa itu ADHD dan semoga dengan penjelasan di atas, Sedulur bisa melakukan pengobatan dan terapi bagi anak yang menderita ADHD. Semoga penjelasan artikel kali ini dapat membantu Sedulur, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":64116,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8938,8937,8939],"class_list":["post-64115","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-adhd","tag-adhd-adalah","tag-pengertian-adhd"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>ADHD adalah: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"ADHD adalah penyakit atau gangguan yang biasa dialami oleh anak. Yuk, simak lebih lengkap terkait penyakit satu ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"ADHD adalah: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ADHD adalah penyakit atau gangguan yang biasa dialami oleh anak. Yuk, simak lebih lengkap terkait penyakit satu ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-13T10:00:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-13T04:47:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/6-6.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/6-6.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/6-6.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"adhd adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/\",\"name\":\"ADHD adalah: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-13T10:00:36+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-13T04:47:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"ADHD adalah penyakit atau gangguan yang biasa dialami oleh anak. Yuk, simak lebih lengkap terkait penyakit satu ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"ADHD adalah: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"ADHD adalah: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya","description":"ADHD adalah penyakit atau gangguan yang biasa dialami oleh anak. Yuk, simak lebih lengkap terkait penyakit satu ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"ADHD adalah: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya","og_description":"ADHD adalah penyakit atau gangguan yang biasa dialami oleh anak. Yuk, simak lebih lengkap terkait penyakit satu ini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-13T10:00:36+00:00","article_modified_time":"2022-07-13T04:47:53+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/6-6.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/6-6.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/6-6.webp","width":682,"height":536,"caption":"adhd adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/","name":"ADHD adalah: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-13T10:00:36+00:00","dateModified":"2022-07-13T04:47:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"ADHD adalah penyakit atau gangguan yang biasa dialami oleh anak. Yuk, simak lebih lengkap terkait penyakit satu ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/adhd-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"ADHD adalah: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64115"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64115"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64115\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64117,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64115\/revisions\/64117"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64116"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64115"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64115"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64115"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}