{"id":64112,"date":"2022-07-13T15:00:15","date_gmt":"2022-07-13T08:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=64112"},"modified":"2022-07-13T09:48:44","modified_gmt":"2022-07-13T02:48:44","slug":"apa-itu-hepatitis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/","title":{"rendered":"Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Apa itu hepatitis? Mungkin Sedulur pernah mendengar atau tahu tentang kata itu. Hepatitis adalah sebuah penyakit yang terbilang penyakit dalam. Tentu penjelasannya tidak sesederhana itu, karena sebuah penyakit pasti memiliki gejala dan dampaknya pada tubuh setiap penderitanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk menjawab pertanyaan apa itu hepatitis, dalam kesempatan kali ini kita akan bahas bersama segala hal tentang hepatitis. Mulai dari gejalanya, penyebab dan dampaknya pada tubuh hingga cara pengobatannya. Tanpa berlama-lama, mari kita langsung simak penjelasannya di bawah ini. Yuk?!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ciri-ciri-sakit-ginjal\/\">10 Ciri Ciri Sakit Ginjal Tahap Awal, Jangan Sampai Diabaikan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa itu hepatitis?<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 830px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.suarasurabaya.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-07-at-10.51.34-840x493.jpeg.webp\" alt=\"apa itu hepatitis\" width=\"840\" height=\"493\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Suara Surabaya<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa itu hepatitis? Secara sederhana, hepatitis adalah sakit yang diakibatkan oleh hati atau liver yang mengalami peradangan. Kondisi ini tentu saja disebabkan oleh banyak hal, seperti ifeksi virus, konsumsi alkohol berlebih dan obat-obatan keras. Bisa juga disebabkan oleh autoimun atau infeksi cacing hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika hepatitis yang diderita disebabkan oleh virus, maka hepatitis bisa ditularkan. Mengetahui apa itu hepatitis, tidak lantas membuat Sedulur bisa paham untuk melakukan pencegahan penyakit satu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari penjelasan di atas, lantas apa saja hal yang menjadi penyebab hepatitis? Tentu saja penyebabnya adalah virus, namun terdapat beberapa tipe hepatitis dengan virus dan penyebab yang berbeda. Dalam penjelasan di bawah ini, Sedulur bisa mengetahui penyebab-penyebab hepatisis, yaitu:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Hepatitis A<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn1-production-images-kly.akamaized.net\/DFBgy_m6iKfU-DLBYERw36mU19U=\/1200x900\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)\/kly-media-production\/medias\/2840214\/original\/020700000_1561778600-iStock-951171934.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"900\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Fimela<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hepatitis A merupakan salah satu jenis dari hepatitis. Penyebab dari penyakit hepatitis A yaitu infeksi virus\u00a0 HAV (hepatitis A). Penyakit hepatitis ini bisa terjadi akibat penularan yang disebabkan oleh makanan atau minuman yang telah terkena atau terkontaminai hepatitis A itu sendiri.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Hepatitis B<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1070px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d1ojs48v3n42tp.cloudfront.net\/medical_procedures\/587086_24-1-2022_12-37-39.webp\" alt=\"apa itu hepatitis\" width=\"1080\" height=\"540\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Halodoc<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa itu hepatitis B? Hepatitis B adalah salah satu penyakit hepatitis selanjutnya, penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B (HBV). Berbeda dengan hepatitis A, yang bisa melalui penularan makanan dan minuman, hepatitis B dapat ditularkan melalui \u00a0hubungan seksual tanpa alat pengamanan atau juga dapat ditularkan melalui transfusi darah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa kasus yang terbilang jarang, yaitu seperti kondisi ibu hamil yang terinfeksi virus hepatitis B yang dapat menularkan virus ini kepada janin yang tengah dikandungnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Hepatitis C<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1070px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.genpi.co\/resize\/1080x720-100\/uploads\/data\/images\/2020\/04\/05\/ILUSTRASI%20VIRUS%20HEPATITIS.webp\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"720\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">GenPI<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyabab dari penyakit hepatitis C yaitu infeksi virus hepatitis C (HCV). Hepatitis C sama dengan hepatitis B, yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dilakukan tanpa penggunaan alat pengaman. Serta penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan tidak digunakan oleh ahlinya. Virus ini juga bisa ditularkan oleh ibu hamil kepada janinnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Hepatitis D<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 960px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/parboaboa.com\/data\/foto_berita\/akutbanget.webp\" alt=\"apa itu hepatitis\" width=\"970\" height=\"544\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Parboaboa<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyakit hepatitis D merupakan penyakit radang hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis D (HDV). Dibandingkan dengan jenis hepatitis sebelumnya, hepatitis ini jarang terjadi. Namun sekalinya menderita hepatitis D, dapat memberikan permasalahan serius pada kesehatan. Jika seseorang yang telah memiliki riwayat penyakit hepatitis B, bisa tertular lebih besar untuk hepatitis D.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Hepatitis E<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/mmc.tirto.id\/image\/otf\/1024x535\/2018\/07\/31\/ilustrasi-hepatitis-c--istockphoto_ratio-16x9.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"535\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Tirto.ID<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya adalah hepatitis E yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis E (HEV). Hepatitis E dapat ditularkan melalui air atau makanan yang telah terkontaminasi virus. Maka, penyakit ini pada dasarnya dapat ditularkan lebih cepat di lingkungan yang memiliki sanitasi buruk dan kumuh.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Hepatitis alkohol dan narkoba<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn06.pramborsfm.com\/storage\/app\/media\/Prambors\/Editorial\/Hepatitis%20Misterius-20220512140102.jpg?tr=w-600,h-400\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Pramborsfm<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyebab selanjutnya adalah hepatitis yang disebabkan oleh minum alkohol berlebih yang menyebabkan kerusakan pada sel hati secara permanen. Juga dengan konsumsi narkoba atau obat-obatan terlarang (untuk hepatitis ini dikenal dengan istilah toxic hepatitis). Kerusakan pada hati dapat membuat kondisi tubuh menjadi lebih buruk.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Hepatitis autoimun<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 960px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.suara.com\/pictures\/970x544\/2019\/06\/26\/31676-hepatitis-a.jpg\" alt=\"apa itu hepatitis\" width=\"970\" height=\"544\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Suara<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyebab selanjutnya yaitu hepatitis oleh penyakit autoimun. Sistem imun tubuh yang keliru dapat menyrang sel-sel hati sehingga dapat menimbulkan peradangan dan kerusakan hati. Tentu ini dapat membuat kondisi tubuh menjadi lebih buruk lagi dan harus segera ditangani dengan baik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>8. Hepatitis cacing hati dan hepatitis akut<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/vietnaminsider.vn\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/hepatitis.webp\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Vietnam Insider<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya adalah hepatitis yang disebabkan oleh cacing hati. Hepatitis yang terjadi disebabkan oleh infeksi cacing hati, yang dikenal dengan nama opisthorchiidae dan fasciolidae. Salah satu spesies cacing hati jenis opisthorchiidae yang paling sering menyebabkan infeksi adalah Clonorchis. Kenapa kita harus memasak makanan hingga matang? Karena salah satu penyebab terkena hepatitis ini yaitu makanan yang dimasak tidak matang dan terkontaminasi larva cacing hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa itu hepatitis akut? Adalah yaitu hepatitis yang paling parah. Penyebab penyakit hepatitis akut yang disebabkan oleh virus Adenovirus dan SARS-CoV-2. Hepatitis akut misterius menyerang anak-anak berusia 1 bulan hingga 16 tahun.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Risiko sakit hepatitis<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.chatnews.id\/wp-content\/production\/uploads\/2022\/05\/04151757\/dia-mundial-hepatitis-28-junio-cinta-higado-jeringuilla-verdes-jade-sangre-tabla-madera_71756-129.webp\" alt=\"apa itu hepatitis\" width=\"626\" height=\"417\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Chatnews<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyebab dari adalah \u00a0virus hepatitis. Risiko dari sakit hepatitis sangat tinggi. Sebagaimana yang dapat Sedulur pahami dalam penjelasan apa itu hepatitis di atas. Sedulur bisa berisiko menderita sakit hepatitis jika Sedulur tidak mengabaikan hal di bawah ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet, sebelum mengolah makanan atau sebelum makan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus hepatitis atau makanan yang tidak diolah hingga matang<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berbagi barang pribadi, seperti pisau cukur atau gunting kuku<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berhubungan seksual dengan penderita hepatitis, memiliki lebih dari satu pasangan seksual, atau lelaki seks lelaki (LSL)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menderita penyakit HIV<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bekerja sebagai tenaga kesehatan atau di pusat pengolahan air dan limbah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sering menerima transfusi darah, terutama bila darah pendonor tidak melalui pemeriksaan ketat atau alat yang digunakan tidak higienis<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengonsumsi beberapa jenis obat yang mengandung paracetamol, atau minum obat herbal tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Gejala sakit hepatitis<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/parboaboa.com\/data\/foto_sedang\/hepatitid.webp\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"300\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Parboaboa<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa itu hepatitis bisa Sedulur simak dalam penjelasan yang telah disinggung di awal. Jika Sedulur ingin lebih mengetahui apa itu hepatitis, Sedulur juga tentu harus mengetahui gejala-gejalanya. Berikut ini gejala-gejala yang biasa Sedulur dapatkan ketika merasakan sakit hepatitis, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mual dan muntah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Demam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mudah lelah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Feses berwarna pucat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Urine berwarna gelap<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Nyeri perut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Nyeri sendi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kehilangan nafsu makan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penyakit kuning<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penurunan berat badan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Konsultasi ke dokter<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 730px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.celebrities.id\/okz\/800\/S17NP7\/master_3Wy849m5Jj_689_hepatitis.jpg\" alt=\"\" width=\"740\" height=\"444\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Buddyku<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah dirasa cukup parah, Sedulur tentu harus langsung berkunjung dan berkonsultasi ke doketr. Terutama ketika Sedulur telah mengalami beberapa gejala yang dirasakan di atas. Karena, ketika berkunjung ke dokter, Sedulur akan mendapatkan pemeriksanaan untuk mencegah risiko hepatitis semakin parah. Jika Sedulur mengalami kondisi di bawah ini, Sedulur harus segera berkonsultasi ke dokter, berikut kondisi yang dimaksud:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengalami sakit atau peradangan hati setelah meminum obat tertentu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Didiagnosisi menderita radang hati akita obat tertentu dan tidak menunjukan gejala membaik setelah mengkonsumsinya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Muncul kondisi buruk pada kesehatan seiring berjalannya waktu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terutama jika sakit hepatitis dialami oleh anak, sebagai orang tua Sedulur perlu segera melakukan konsulitasi agar bisa mendapatkan diagnosa yang tepat.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Diagnosa sakit hepatitis<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.jatengtime.com\/images\/2022\/05\/hepatitis-akut.webp\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Jateng Time<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya, dokter akan melakukan diagnosa ketika Sedulur berkonsultasi terkait sakit hepatitis. Sebagaimana dokter saat melakukan pemeriksaaan, dokter akan melakukan pemerikasaan yang berkaitan dengan riwayat fisik. Berikut ini beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan oleh dokter. Yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tes fungsi hati, untuk memeriksa kadar protein atau enzim di aliran darah, yang dapat menunjukkan kerusakan pada hati<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tes antibodi virus hepatitis, untuk mengetahui jenis antibodi virus hepatitis dalam darah dan menentukan apakah hepatitis bersifat akut atau kronis<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">USG perut, untuk mengetahui jenis kelainan pada organ hati, seperti kerusakan hati, pembesaran hati, atau tumor hati<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Biopsi hati, untuk menentukan penyebab kerusakan di jaringan hati<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mendapatkan diagnosa, dokter akan memberikan beberapa obat dan tindakan sebagai cara mengobati sakit hepatitis. Berikut ini adalah obat-pbatan dan tindakan yang biasa dilakukan oleh dokter:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Obat interferon<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 3790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/msfaccess.org\/sites\/default\/files\/styles\/msf_wide\/public\/2018-08\/HepC_India_Declatasvir_GarvitNangia_2018_MSF221908.jpg.webp?itok=5Pb8Zogc\" alt=\"\" width=\"3800\" height=\"2533\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">MSF Access<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagaimana yang dapat Sedulur pahami dari penjelasan apa itu hepatitis di atas, Sedulur bisa melakukan pengobatan sakit ini dengan mengkonsumsi obat interferon. Obat ini harus diresepkan oleh dokter dan biasanya diberikan melalui suntikan setiap minggu selama 6 bulan. Tujuann untuk mencegah penyebaran virus.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Obat imunosupresan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blue.kumparan.com\/image\/upload\/v1634025439\/01g796atjc8c3am7scyfw5qp0c.webp\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Kumparan<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain obat interferon, dokter juga akan memberikan obat imunosupresan. Ini jika hepatitis disebabkan oleh penyakit autoion. Obat yang diberikan adalah erutama kortikosteroid, seperti prednisone dan budesonide. Selain itu, pasien juga dapat diberikan obat azathioprine, mycophenolate, tacrolimus, dan cyclosporin.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Obat antivirus<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 850px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/storage.nu.or.id\/storage\/post\/16_9\/mid\/hepatitis-2_1651759589.webp\" alt=\"apa itu hepatitis\" width=\"860\" height=\"485\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Nu Online Jatim<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagaimana yang dapat Sedulur pahami dari penjelasan apa itu hepatitis, penyebab dari penyakit ini adalah virus. Maka obat antivirus penting untuk dikonsumsi. Dokter akan memberikan obat seperti seperti entecavir, ribavirin, atau tenofovir. Obat-obatan tersebut bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan virus dengan mekanisme yang berbeda-beda.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Obat cacing hati<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1070px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.genpi.co\/resize\/1080x720-100\/uploads\/arsip\/normal\/2021\/10\/10\/ilustrasi-obat-foto-envato-elements-q6gi.webp\" alt=\"apa itu hepatitis\" width=\"1080\" height=\"720\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">GenPI<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Obat yang akan diberikan selanjutnya adalah obat cacing hati. Obat-obatan yang akan diberikan yaitu Praziquantel atau albendazole, untuk clonorchiasis. Juga obat triclablendazole dan possibly nitazoxanide, untuk fascioliasis. Obat di atas dapat diberikan untuk mencegah infeksi hati akibat cacing hati.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Transplantasi hati<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1076px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.thestar.com\/tmtClP1Q0CSw-3s0C7-l0rV6zTs=\/1086x724\/smart\/filters:cb(1651073200286):format(webp)\/https:\/\/www.thestar.com\/content\/dam\/thestar\/news\/gta\/2022\/04\/26\/reports-of-mysterious-form-of-hepatitis-in-kids-being-investigated-in-canada\/hepatitis.jpg\" alt=\"apa itu hepatitis\" width=\"1086\" height=\"724\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Toronto Star<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika kondisi semakin parah, makan salah satu cara untuk mengatasi sakit ini adalah dengan melakukan transplasi hati. Terutama jika hati telah mengalami kerusakan atau gagal hati. Dari penjelasan apa itu hepatitis, hati adalah organ yang menjadi sasaran utama. Melalui prosedur ini, organ hati pasien yang rusak akan diganti dengan organ hati yang sehat dari pendonor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika pengobatan tidak segera dilakukan, Sedulur akan mengalami komplikasi hepatitis yang bisa memberikan bahaya bagi tubuh, bahkan bisa memberi potensi kematian yang berisiko. Komplikasi seperti sirosis, gagal hati bahkan hingga kanker hati.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sakit-perut-sebelah-kanan\/\" data-wpmeteor-mouseover=\"true\" data-wpmeteor-mouseout=\"true\">6 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pencegahan untuk sakit hepatitis<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 890px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.realitarakyat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Hepatitis-akut-pada-anak.webp\" alt=\"\" width=\"900\" height=\"597\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Realita Rakyat<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain mengatasi dengan obat-obatan dan tindakan di atas, terdapat beberapa cara pencegahan yang bisa Sedulur lakukan untuk terhindari dari sakit hepatitis. Sebagaimana yang Sedulur tahu, apa itu hepatitis telah dijelaskan di atas. Berikut usaha pencegahan yang bisa Sedulur lakukan, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Senantiasa menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan secara ruti, terutama setelah beraktivitas di luar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hubungan seksual yang aman dan bisa dengan satu pasangan yang tetap atau dengan menggunakan alat pengaman.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidan berbagi menggunakan barang pribadi, terutama sikat gigi dan alat cukur.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Konsumsi makanan bergizi yang seimbang, olahraga dan istirahat yang cukup.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak mengkonsumsi makanan mentah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Lakukan vaksinasi hepatitis sesuai jadwal yang diberikan dokter.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa itu hepatitis? Dari penjelasan di atas, tentu Sedulur sudah bisa mengetahui dengan lengkap penyakit hepatitis itu sendiri. Semoga penjelasan di atas bisa menambah wawasan Sedulur, dan memberikan kesadaran kepada Sedulur bahwa kesehatan itu penting dan harus selalu dijaga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":64113,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[8935,8936,1719],"class_list":["post-64112","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-apa-itu-hepatitis","tag-hepatitis","tag-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu hepatitis? Merupakan salah satu penyakit dalam yang dapat memberikan risiko pada tubuh. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu hepatitis? Merupakan salah satu penyakit dalam yang dapat memberikan risiko pada tubuh. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-13T08:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-13T02:48:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-5.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-5.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-5.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"apa itu hepatitis\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/\",\"name\":\"Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-13T08:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-13T02:48:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Apa itu hepatitis? Merupakan salah satu penyakit dalam yang dapat memberikan risiko pada tubuh. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya","description":"Apa itu hepatitis? Merupakan salah satu penyakit dalam yang dapat memberikan risiko pada tubuh. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya","og_description":"Apa itu hepatitis? Merupakan salah satu penyakit dalam yang dapat memberikan risiko pada tubuh. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-13T08:00:15+00:00","article_modified_time":"2022-07-13T02:48:44+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-5.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"12 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-5.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-5.webp","width":682,"height":536,"caption":"apa itu hepatitis"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/","name":"Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-13T08:00:15+00:00","dateModified":"2022-07-13T02:48:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Apa itu hepatitis? Merupakan salah satu penyakit dalam yang dapat memberikan risiko pada tubuh. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-hepatitis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hepatitis: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64112"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64112"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64112\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64114,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64112\/revisions\/64114"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64113"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}