{"id":64065,"date":"2022-07-13T20:00:19","date_gmt":"2022-07-13T13:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=64065"},"modified":"2022-07-13T08:36:55","modified_gmt":"2022-07-13T01:36:55","slug":"fungsi-ijtihad","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/","title":{"rendered":"Fungsi Ijtihad Sebagai Sumber Hukum Islam Beserta Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Ijtihad merupakan kebutuhan dasar hukum umat Islam. Ijtihad (bahasa Arab: \u0627\u062c\u062a\u06be\u0627\u062f )adalah sebuah usaha yang sungguh-sungguh, dalam proses memutuskan dan menentukan hukum dari perkara yang baru, yaitu perkara yang belum ada hukumnya dalam Al-Quran dan juga hadist. Dalam hukum Islam, fungsi ijtihad adalah sebagai sumber ketiga setelah Al-Quran dan hadist.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ijtihad tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika akan melakukan ijtihad. Untuk lebih memahaminya, simak pengertian <\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">ijtihad adalah dan contohnya berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/doa-masuk-masjid\/\">Doa Masuk Masjid dan Keluar Masjid Arab, Latin &amp; Terjemahan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian ijtihad<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64072\" aria-describedby=\"caption-attachment-64072\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-64072\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/book-1283468__340.webp\" alt=\"fungsi ijtihad\" width=\"510\" height=\"340\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/book-1283468__340.webp 510w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/book-1283468__340-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/book-1283468__340-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 510px) 100vw, 510px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64072\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Pixabay<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut bahasa ijtihad adalah mengeluarkan tenaga atau kemampuan. Ijtihad adalah mengeluarkan semua kemampuan untuk mendapatkan kesimpulan hukum dari Al-Quran dan sunnah Rasulullah saw. Ijtihad berasal dari bahasa Arab: \u0627\u062c\u062a\u06be\u0627\u062f yang artinya sebuah usaha yang sungguh-sungguh, dalam proses memutuskan dan menentukan hukum dari perkara yang baru, yaitu perkara yang belum ada hukumnya dalam Al-Quran dan juga hadist.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Fungsi ijtihad<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_50238\" aria-describedby=\"caption-attachment-50238\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-50238\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Gambar-2-griya-al-quran-570x468.jpg\" alt=\"fungsi ijtihad\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-50238\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Griya Al quran<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fungsi ijtihad yaitu sebagai dasar sumber hukum Islam setelah Al-Quran dan hadist. Fungsi ini adalah untuk mendapatkan sebuah alternatif hukum atau mendapatkan hukum baru dari suatu permasalahan yang harus ditetapkan hukumnya, namun tidak ditemukan dari Al-Qur\u2019an dan juga hadits.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jadi, dapat disimpulkan bahwa fungsi ijtihad merupakan sumber hukum Islam yang berkedudukan dan mempunyai legalitas dalam Islam. Ijtihad tidak dapat dilakukan oleh orang yang sembarang, akan tetapi harus dilakukan oleh orang-orang tertentu yang memenuhi syarat ijtihad.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/takbiratul-ihram\/\">Bacaan Takbiratul Ihram Lengkap dengan Arab, Latin &amp; Artinya <\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Syarat ijtihad<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_56902\" aria-describedby=\"caption-attachment-56902\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-56902\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/copy-space-with-opened-quran_23-2148214357-freepik-570x468.webp\" alt=\"fungsi ijtihad\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-56902\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Orang yang melakukan ijtihad disebut dengan mujtahid. Seperti yang sudah disebutkan di atas, ijtihad harus dilakukan oleh orang yang memenuhi syarat tertentu. Berikut syarat menjadi mujtahid:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">1. Menguasai bahasa Arab<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Syarat pertama untuk menjadi seorang mujtahid adalah menguasai bahasa arab, termasuk ilmu nahwu dan sharaf serta balaghah. Hal ini karena Al-Quran dan hadist berbahasa Arab. Jadi, tidak mungkin orang akan memahami Al-Qur\u2019an dan Hadits tanpa menguasai bahasa Arab.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">2. Memahami dan menguasai Al-Quran secara keseluruhan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penting bagi seorang mujtahid menguasai dan memahami seluruh isi Al-Quran. Hal ini bertujuan agar ia tidak membuat hukum yang bertentangan dengan ayat dalam Al-Quran.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">3. Mengetahui ijma\u2019 (kesepakatan umum) para sahabat<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Syarat selanjutnya melakukan ijtihad adalah mengetahui ijma\u2019. Hal ini agar ketika menentukan hukum tidak bertentangan dengan apa yang sudah menjadi kesepakatan para sahabat Rasulullah saw yang lebih mengetahui tentang syariat Islam.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">4. Mengetahui adat kebiasaan manusia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adat kebiasaan dapat dijadikan sebagai hukum ( \u0627\u0644\u0639\u0627\u062f\u0629 \u0645\u062d\u0643\u0645\u0647 ) selama tidak berseberangan dengan hukum\u00a0 Al-Qur\u2019an dan As-Sunnah. Ijtihad pada zaman Nabi saw tidak diperlukan, karena pada saat itu, jika sahabat memiliki persoalan langsung bertanya kepada Nabi dan Nabi langsung menjawab secara langsung.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">5. Mempunyai akhlaqul karimah<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Syarat menjadi mujtahid selajutnya yaitu mempunyai akhlak yang baik, mengingat ijtihad menjadi hukum ketiga dalam Islam maka seorang mujtahid harsus mempunyai akhlak yang baik sehingga dapat menjadi panutan masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dua-kalimat-syahadat\/\">Bacaan Dua Kalimat Syahadat: Arab, Latin &amp; Keutamaannya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Macam-macam ijtihad<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_64078\" aria-describedby=\"caption-attachment-64078\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-64078 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Ijma-Sukuti-570x351.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"351\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-64078\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Republika<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p>Karena ijtihad adalah sebuah metode, maka terdapat beberapa macam dalam metode ijtihad. Macam-macam ijtihad yang dimaksud adalah sebagai berikut:<\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Ijma\u2019<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ijma adalah kesepakatan para ulama dalam menetapkan suatu hukum agama berdasarkan Al-Quran dan hadist dalam suatu perkara yang terjadi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Qiyas<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Qiyas yaitu menggabungkan atau menyamakan artinya menetapkan suatu hukum atau suatu perkara yang baru dan belum ada pada masa sebelumnya (zaman Nabi saw) namun memiliki kesamaan dalam sebab, manfaat, bahaya dan berbagai aspek dengan perkara terdahulu sehingga dihukumi sama. Dalam Islam, Ijma dan Qiyas sifatnya darurat,jika memang terdapat hal-hal yang ternyata belum ditetapkan pada masa-masa sebelumnya. Terdapat beberapa definisi qiy\u00e2s (analogi), diantaranya yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menyimpulkan hukum dari yang asal menuju kepada cabangnya, berdasarkan titik persamaan di antara keduanya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Membuktikan hukum definitif untuk yang definitif lainnya, melalui suatu persamaan di antaranya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"4\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tindakan menganalogikan hukum yang sudah ada penjelasan di dalam [Al-Qur&#8217;an] atau [Hadis] dengan kasus baru yang memiliki persamaan sebab (iladh).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menetapkan sesuatu hukum terhadap sesuatu hal yang belum diterangkan oleh al-qur&#8217;an dan hadits.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Isthisan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Istihs\u00e2n memiliki beberapa definisi, diantaranya yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Fatwa yang dikeluarkan oleh seorang f\u00e2qih (ahli fikih), hanya karena dia merasa hal itu adalah benar.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"3\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Argumentasi dalam pikiran seorang f\u00e2qih tanpa bisa diekspresikan secara lisan olehnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengganti argumen dengan fakta yang dapat diterima, untuk maslahat orang banyak.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tindakan memutuskan suatu perkara untuk mencegah kemudharatan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tindakan menganalogikan suatu perkara di masyarakat terhadap perkara yang ada sebelumnya..<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Maslahah mursalah<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Maslahah mursalah yaitu tindakan memutuskan masalah yang tidak ada naskahnya dengan mempertimbangkan kepentingan hidup manusia berdasarkan pada prinsip menarik manfaat dan menghindari kemudharatan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Sududz Dzariah<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sududz dzariah adalah tindakan memutuskan suatu hukum yang mubah menjadi makruh atau haram demi kepentingan umat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Istishab<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Istishab adalah tindakan menetapkan berlakunya suatu ketetapan hingga ada alasan yang bisa mengubahnya, contohnyajika terdapat pertanyaan bolehkah seorang perempuan menikah lagi apabila yang bersangkutan ditinggal suaminya bekerja di perantauan dan tidak jelas kabarnya? maka dalam hal ini yang berlaku adalah keadaan semula bahwa perempuan tersebut statusnya adalah istri orang sehingga tidak boleh menikah(lagi) kecuali sudah jelas kematian suaminya atau jelas perceraian keduanya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Urf<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Urf yaitu tindakan menentukan masih bolehnya suatu adat-istiadat dan kebiasaan masyarakat setempat selama kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan aturan-aturan prinsipal dalam Alquran dan Hadis.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh ijtihad<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st2.depositphotos.com\/4211227\/8820\/i\/600\/depositphotos_88206160-stock-photo-an-old-mans-hands-holding.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu contoh dari 10 contoh ijtihad dalam kehidupan sehari-hari, yaitu penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal. Proses penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal, di mana para ulama melakukan diskusi dan kesepakatan berdasarkan hukum Islam untuk menentukan dan menetapkannya merupakan salah satu contoh ijtihad yang nantinya diikuti oleh seluruh umat Islam.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Manfaat ijtihad<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_56899\" aria-describedby=\"caption-attachment-56899\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-56899\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/ilustrasi-al-quran-1_169-dtk-570x395.webp\" alt=\"fungsi ijtihad\" width=\"570\" height=\"395\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-56899\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Detik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ijtihad mempunyai beberapa bagi umat muslim yang meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ijtihad dapat membantu umat muslim ketika menghadapi masalah yang belum ada hukumnya dalam agama Islam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Metode ijtihad berguna untuk menyesuaikan hukum yang berlaku dalam Islam. Agar hukum tersebut sesuai dengan waktu, keadaan, serta pekembangan zaman.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ijtihad bisa menentukan dan menetapkan fatwa atas segala permasalah yang tidak berhubungan dengan halal- dan haram<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikianlah penjelasan tentang pengertian ijtihad, syarat dan juga contohnya. Ulama berbeda pendapat mengenai hukum ijtihad. Ijtihad dapat dihukumi haram jika telah ditetapkan secara qat&#8217;i karena bertentangan dengan syara&#8217;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":26,"featured_media":64130,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8927,8925,8926],"class_list":["post-64065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-arti-ijtihad","tag-fungsi-ijtihad","tag-ijtihad"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fungsi Ijtihad Sebagai Sumber Hukum Islam Beserta Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Fungsi ijtihad adalah sebagai sumber hukum Islam ketiga, setelah Al-Quran dan juga hadist. Yuk, simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fungsi Ijtihad Sebagai Sumber Hukum Islam Beserta Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fungsi ijtihad adalah sebagai sumber hukum Islam ketiga, setelah Al-Quran dan juga hadist. Yuk, simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-13T13:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-13T01:36:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-3-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-3-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-3-1.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"fungsi ijtihad\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/\",\"name\":\"Fungsi Ijtihad Sebagai Sumber Hukum Islam Beserta Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-13T13:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-13T01:36:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\"},\"description\":\"Fungsi ijtihad adalah sebagai sumber hukum Islam ketiga, setelah Al-Quran dan juga hadist. Yuk, simak penjelasannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fungsi Ijtihad Sebagai Sumber Hukum Islam Beserta Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\",\"name\":\"Wahyu Lelyana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wahyu Lelyana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fungsi Ijtihad Sebagai Sumber Hukum Islam Beserta Contohnya","description":"Fungsi ijtihad adalah sebagai sumber hukum Islam ketiga, setelah Al-Quran dan juga hadist. Yuk, simak penjelasannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fungsi Ijtihad Sebagai Sumber Hukum Islam Beserta Contohnya","og_description":"Fungsi ijtihad adalah sebagai sumber hukum Islam ketiga, setelah Al-Quran dan juga hadist. Yuk, simak penjelasannya di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-13T13:00:19+00:00","article_modified_time":"2022-07-13T01:36:55+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-3-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Wahyu Lelyana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wahyu Lelyana","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-3-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/10-3-1.webp","width":682,"height":536,"caption":"fungsi ijtihad"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/","name":"Fungsi Ijtihad Sebagai Sumber Hukum Islam Beserta Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-13T13:00:19+00:00","dateModified":"2022-07-13T01:36:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2"},"description":"Fungsi ijtihad adalah sebagai sumber hukum Islam ketiga, setelah Al-Quran dan juga hadist. Yuk, simak penjelasannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fungsi-ijtihad\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fungsi Ijtihad Sebagai Sumber Hukum Islam Beserta Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2","name":"Wahyu Lelyana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wahyu Lelyana"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64065"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64065"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64065\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64140,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64065\/revisions\/64140"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64130"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}