{"id":63670,"date":"2022-07-11T15:00:28","date_gmt":"2022-07-11T08:00:28","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=63670"},"modified":"2022-07-11T06:22:34","modified_gmt":"2022-07-10T23:22:34","slug":"kalimat-pasif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/","title":{"rendered":"Pengertian Kalimat Pasif Beserta Ciri-Ciri, Jenis &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, dikenal dua jenis kalimat, yaitu kalimat aktif dan kalimat pasif. Jika kalimat aktif adalah kalimat yang kalimat yang subjeknya melakukan suatu pekerjaan atau tindakan, maka kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya diberikan sebuah tindakan dalam bentuk predikat pada objeknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ciri-ciri kalimat pasif yaitu menggunakan imbuhan ke- dan -an, ataupun awalan di- dan ter-. Kalimat ini dapat digunakan untuk menggambarkan sudut pandang orang ketiga dalam sebuah novel, cerita pendek, atau bahan bacaan lainnya. Misalnya, contoh kalimat pasif yaitu \u201cBunga itu disiram oleh Intan\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apakah Sedulur ingin tahu lebih lanjut? Artikel berikut akan membahas mengenai kalimat pasif adalah dan contohnya. Simak dengan baik, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kata-tanya\/\"><b>7 Jenis Kata Tanya Beserta Contoh Kalimat Penggunaanya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63682\" aria-describedby=\"caption-attachment-63682\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-63682 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kal1-570x467.webp\" alt=\"kalimat pasif\" width=\"570\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63682\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalimat adalah satuan bahasa yang terbentuk dari rangkaian kata dan memiliki arti. Struktur kalimat terdiri dari subjek, predikat, dan bisa juga ditambahkan dengan objek serta keterangan. Secara definisi, kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan atau tindakan. Kalimat ini memiliki fokus pada orang atau benda yang terdampak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalimat pasif tidak memiliki objek karena verba yang digunakan adalah verba pasif. Pada jenis kalimat ini, subjek dapat menggunakan kata benda, kelompok kata benda (frasa nomina), atau klausa. Subjek pada kalimat ini juga tidak selalu berperan sebagai pelaku, akan tetapi berperan sebagai sasaran perbuatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalimat pasif biasanya diawali dengan awalan di- atau ter-. Selain itu, kalimat ini juga dapat menggunakan kata kerja berafiks konfiks ke- dan -an. Awalan di- pada kalimat ini biasanya berada di depan kalimat karena berfungsi sebagai hasil pengimbuhan dan kebalikan dari kata kerja aktif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk memahami jenis kalimat ini dengan baik, berikut adalah ciri-ciri kalimat pasif yang perlu Sedulur ketahui.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Awalan di-<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63681\" aria-describedby=\"caption-attachment-63681\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-63681 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kal2-570x467.webp\" alt=\"kalimat pasif\" width=\"570\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63681\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ciri yang pertama adalah penggunaan awalan di- yang biasanya diletakkan pada awal kalimat untuk mengubah kalimat aktif menjadi pasif. Contoh kata yang diberikan awalan di- pada kalimat ini yaitu diminum, ditutup, dilempar, dibuka, dan dimakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Awalan di- berfungsi untuk memasifkan verba yang sebelumnya berawalan me- dan juga untuk membentuk kata kerja pasif. Awalan di- pada kalimat pasif juga harus dirangkai menjadi kalimat lain ketika akan digabung dengan kata beda, kata sifat, dan kata bilangan. Sebagai contoh yaitu dipercepat, diperlambat, ditinggikan, dan dikecilkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/undefined\/\"><b>Arti Undefined Beserta Penjelasan &amp; Contoh Kalimatnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Awalan ter-<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63680\" aria-describedby=\"caption-attachment-63680\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-63680 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kal3-570x466.webp\" alt=\"kalimat pasif\" width=\"570\" height=\"466\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63680\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ciri selanjutnya adalah awalan ter- yang biasanya dirangkaikan di awal kalimat untuk mendapatkan berbagai makna. Penggunaan awalan ter- ini dapat diaplikasikan pada kata-kata selain huruf konsonan \/r\/.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Awalan ter- akan menimbulkan makna &#8216;paling&#8217; jika ditambahkan pada kata sifat. Sementara\u00a0 awalan ter- akan menimbulkan makna dapat atau sanggup yang ditambahkan pada kata kerja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Contoh kalimat dengan awalan ter- yaitu, \u201cLaras terbangun pada pukul 2 malam\u201d dan \u201cIsti terjatuh saat menghindari batu di jalan.\u201d<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Imbuhan ke- dan -an<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63679\" aria-describedby=\"caption-attachment-63679\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-63679 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kal4-570x408.webp\" alt=\"kalimat pasif\" width=\"570\" height=\"408\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63679\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ciri selanjutnya adalah menggunakan imbuhan pada kata depan ke- dan kata belakang -an. Kedua imbuhan ini akan membentuk kata benda yang berfungsi sebagai kata pasif, sifat, atau keadaan. Arti dari konfiks ke-an ini juga bisa menjelaskan mengenai tempat atau daerah. Terdapat 3 kelompok imbuhan ke-an yaitu nomina satu, nomina dua, dan bernomina dua tapi sifatnya manasuka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/phrasal-verb\/\"><b>Phrasal Verb: Pengertian, Jenis-Jenisnya dan Contoh Kalimatnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63678\" aria-describedby=\"caption-attachment-63678\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-63678 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kal6-570x468.webp\" alt=\"kalimat pasif\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63678\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih lanjut, kalimat ini dibagi menjadi empat jenis, yaitu transitif, intransitif, tindakan, dan keadaan. Berikut adalah penjelasannya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Kalimat pasif transitif<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Merupakan kalimat yang memiliki pola dasar O-P-S atau O-P-S-K dan memiliki objek pada predikatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimatnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tembok depan dicat oleh Pak Junidi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Baju seragam adik dicuci oleh Ibu.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Motor kakek dipakai oleh ayah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tomat dipanen oleh para petani.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Kalimat pasif intransitif<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Merupakan kalimat yang predikatnya tidak memiliki objek dan memiliki pola dasar S-P atau S-P-K.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimatnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Biji nangka direbus untuk dijadikan camilan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Juara dua diperebutkan oleh Tim A dan Tim B.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Adonan roti harus dimasukkan kulkas selama 2 jam.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Kalimat pasif tindakan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Merupakan kalimat dengan posisi predikat yang berperan sebagai pembentuk tindakan. Jenis kalimat ini biasanya ditambahkan dengan predikat dan imbuhan di-kan untuk menambah makna.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimatnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kayu itu dipatahkan oleh Adel.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Indah dipetikkan bunga mawar oleh Riska.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Buku kuningku dibawakan Icha ke rumah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Kalimat pasif keadaan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Merupakan kalimat yang menjelaskan predikat sebagai pembentuk keadaan. Kalimat ini sering ditambahkan dengan imbuhan ke-an untuk menambah kejelasan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimatnya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Penjual itu kebanjiran banyak pesanan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Niken kejatuhan ranting saat menyebrang jalan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Doni kelupaan membawa uang Tomi ke sekolah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63677\" aria-describedby=\"caption-attachment-63677\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-63677 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kal5-570x467.webp\" alt=\"kalimat pasif\" width=\"570\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63677\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah beberapa contoh kalimat pasif yang dapat Sedulur pahami dengan baik.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Buku Indira dipinjam oleh Nova.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ibu dibelikan tas baru oleh ayah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mita sangat terkejut melihat kamar adiknya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Motor di parkiran sekolah dirapikan pak satpam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ikan di sungai ditangkap para nelayan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tersangka korupsi hanya dijatuhi 3 tahun penjara.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kakek tertidur saat perjalanan pulang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apel busuk dilempar Dino keluar kelas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ikan patin dimasak ibu menjadi sayur yang lezat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ayam dipukul Isna dengan batu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Novel itu dibaca Anis dan teman-temannya di kamar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tumpukan baju sudah disetrika Ibu pagi tadi.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara membuat kalimat pasif<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63676\" aria-describedby=\"caption-attachment-63676\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-63676 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kal7-570x467.webp\" alt=\"kalimat pasif\" width=\"570\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63676\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah melihat contohnya, Sedulur juga dapat membuatnya sendiri dengan memperhatikan cara berikut ini.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pertama, tukar pengisi subjek pada kalimat aktif menjadi objek kalimat pasif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kedua, ganti awalan me- pada kalimat aktif menjadi awalan di-.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketiga, tambahkan kata \u201coleh\u201d di belakang predikat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika subjek pada kalimat aktif merupakan kata ganti aku, saya, kami, kita, engkau, kamu, anda, dia, beliau, atau mereka, cara merubahnya adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pertama, ubah pola SPO menjadi OSP.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kedua, hapus awalan men- dari predikat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketiga, rapatkan subjek dan predikat tanpa kata pemisah apa pun.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keempat, ganti subjek aku dengan ku- dan subjek engkau dengan kau.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-imperatif\/\"><b>Contoh Kalimat Imperatif Beserta Pengertian, Jenis &amp; Contohnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Perbedaan kalimat pasif dan aktif<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63675\" aria-describedby=\"caption-attachment-63675\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-63675 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kal8-570x439.webp\" alt=\"kalimat pasif\" width=\"570\" height=\"439\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63675\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perbedaan kalimat aktif dengan pasif berada pada subjek yang melakukan pekerjaan. Jika pada kalimat aktif subjeknya melakukan suatu pekerjaan atau tindakan, maka pada kalimat pasif subjeknya yang diberikan sebuah tindakan dalam bentuk predikat pada objeknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perbedaan yang lain adalah penggunaan awalan. Jika pada kalimat pasif menggunakan awalan di- dan ter- serta imbuhan ke- dan -an, maka pada kalimat aktif menggunakan awalan ber- dan me-.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih jelasnya, berikut adalah contoh kalimat pasif dan aktif.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Amira memakai tas yang sama dengan Okta (Aktif). Tas yang sama dipakai oleh Amira dan Okta (Pasif).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lusi sudah merencanakan liburan ke Lombok sejak dua bulan lalu (Aktif). Liburan ke Lombok sudah direncanakan oleh Lusi sejak dua bulan lalu (Pasif).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Indira membeli sayur dan ikan di pasar (Aktif). Sayur dan ikan dibeli oleh Indira di pasar (Pasif).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikian informasi mengenai pengertian kalimat pasif beserta ciri-ciri, jenis, dan contohnya. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Sedulur mengenai pelajaran Bahasa Indonesia dengan lebih baik lagi. Selamat belajar, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":63804,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5317,5463,5885],"class_list":["post-63670","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bahasa-indonesia","tag-kalimat","tag-kalimat-pasif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Kalimat Pasif Beserta Ciri-Ciri, Jenis &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya diberikan sebuah tindakan dalam bentuk predikat pada objeknya. Bagaimana ciri-ciri dan jenisnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Kalimat Pasif Beserta Ciri-Ciri, Jenis &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya diberikan sebuah tindakan dalam bentuk predikat pada objeknya. Bagaimana ciri-ciri dan jenisnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-11T08:00:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-10T23:22:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/7-4.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/7-4.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/7-4.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"Kalimat pasif\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/\",\"name\":\"Pengertian Kalimat Pasif Beserta Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-11T08:00:28+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-10T23:22:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya diberikan sebuah tindakan dalam bentuk predikat pada objeknya. Bagaimana ciri-ciri dan jenisnya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Kalimat Pasif Beserta Ciri-Ciri, Jenis &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Kalimat Pasif Beserta Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya","description":"Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya diberikan sebuah tindakan dalam bentuk predikat pada objeknya. Bagaimana ciri-ciri dan jenisnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Kalimat Pasif Beserta Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya","og_description":"Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya diberikan sebuah tindakan dalam bentuk predikat pada objeknya. Bagaimana ciri-ciri dan jenisnya?","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-11T08:00:28+00:00","article_modified_time":"2022-07-10T23:22:34+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/7-4.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/7-4.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/7-4.webp","width":682,"height":536,"caption":"Kalimat pasif"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/","name":"Pengertian Kalimat Pasif Beserta Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-11T08:00:28+00:00","dateModified":"2022-07-10T23:22:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya diberikan sebuah tindakan dalam bentuk predikat pada objeknya. Bagaimana ciri-ciri dan jenisnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-pasif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Kalimat Pasif Beserta Ciri-Ciri, Jenis &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63670"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63670"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63670\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63805,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63670\/revisions\/63805"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63804"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}