{"id":63558,"date":"2022-07-08T18:00:32","date_gmt":"2022-07-08T11:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=63558"},"modified":"2022-07-08T10:53:01","modified_gmt":"2022-07-08T03:53:01","slug":"linking-verb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/","title":{"rendered":"Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Penggunaan &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Apakah Sedulur tahu? Kata kerja dalam bahasa Inggris terbagi menjadi 11 tipe. Kata kerja dalam bahasa Inggris sendiri dikenal dengan istilah verb. Kesebelas jenis verb tersebut adalah action verb, stative verb, transitive verb, intransitive verb, auxiliary verb, modal verb, regular verb, irregular verb, phrasal verb, infinitive dan gerund, serta linking verb. Adapun pada artikel kali ini, Super akan membahas tentang linking verb.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara sederhana, dapat dijelaskan bahwa linking verb adalah verba atau kata kerja yang berperan sebagai penghubung antara subjek, baik benda maupun orang, dengan pelengkap. Oleh karenanya, verb ini juga bisa disebut sebagai kata kerja penghubung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lantas, bagaimana kedudukan linking verb dalam kalimat? Untuk mengetahui jawabannya, Sedulur dapat menyimak artikel selengkapnya berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/phrasal-verb\/\">Phrasal Verb: Pengertian, Jenis-Jenisnya dan Contoh Kalimatnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian linking verb<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63581\" aria-describedby=\"caption-attachment-63581\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63581\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/lingking-verb-570x418.webp\" alt=\"linking verb\" width=\"570\" height=\"418\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63581\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum masuk ke pembahasan yang lebih dalam, ada baiknya Sedulur menyimak mengenai pengertian linking verb terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Kamus Cambridge, linking verb adalah sebuah verb atau kata kerja yang menghubungkan subjek kalimat dengan properti pada predikat. Tipe kata kerja ini juga didefinisikan sebagai kata kerja yang menghubungkan kualitas dari objek atau orang dengan objek atau orang tersebut. Sementara pengertian linking verb menurut Kamus Merriam Webster adalah kata atau ungkapan yang menghubungkan sebuah subjek dengan predikatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa linking verb adalah kata kerja yang menghubungkan subjek pada kalimat dengan predikat. Predikat dalam hal ini menunjukkan keterangan dari subjek tersebut. Sehingga kata kerja penghubung ini tidak menunjukkan tindakan yang dilakukan oleh subjek. Melainkan menerangkan deskripsi atau identitas subjek tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perlu diketahui, deskripsi atau identitas atau keterangan yang dilekatkan kepada sebuah subjek itu umum dikenal sebagai pelengkap. Dalam tata bahasa bahasa Inggris, pelengkap disebut complement atau subject complement.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Fungsi linking verb<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63582\" aria-describedby=\"caption-attachment-63582\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63582\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/linking-verb-2-570x418.webp\" alt=\"linking verb\" width=\"570\" height=\"418\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63582\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah menyimak uraian tentang pengertian linking verb atau kata kerja penghubung, dapat diketahui bahwa kata kerja ini memiliki fungsi yaitu sebagai penghubung antara subjek dengan pelengkap atau complement. Oleh karenanya, kata kerja penghubung berbeda dengan kata kerja lain yang biasanya menunjukkan perbuatan yang dilakukan oleh subjek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-simple-past-tense\/\">Simple Past Tense: Pengertian, Fungsi, Rumus dan Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Jenis-jenis linking verb<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63611\" aria-describedby=\"caption-attachment-63611\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63611\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/linking-verb-6-570x417.webp\" alt=\"Linking Verb\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63611\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, terdapat dua jenis verb penghubung yang sering dijumpai dalam penggunaan bahasa sehari-hari. Kedua tipe tersebut adalah verb of sensation dan verb of being. Di samping itu, ada pula yang menyebutkan tipe verb of be. Berikut penjelasan tentang jenis linking verb apa saja selengkapnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Verb of sensation<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63614\" aria-describedby=\"caption-attachment-63614\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63614\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/linking-verb-3-570x392.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"392\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63614\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jenis linking verb yang pertama adalah verb of sensation. Dapat dijelaskan bahwa verb of sensation atau verb of sense adalah kata kerja yang menyatakan hal yang berhubungan dengan panca indera. Dengan kata lain, kaat kerja tersebut menunjukkan identitas atau karakter suatu subjek yang terkait dengan penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, ataupun peraba. Adapun bentuk verb of sensation ini juga seringkali tidak membutuhkan objek secara langsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kata kerja penghubung berupa verb of sensation dapat dilihat pada kalimat berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">The food tastes good.<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam hal ini, kata &#8220;tastes&#8221; merupakan kata kerja penghubung yang bermakna &#8220;rasanya atau terasa.&#8221; Sehingga kalimat di atas memiliki arti &#8220;makanan ini rasanya enak.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain kata &#8220;taste,&#8221; kata kerja lain yang masuk dalam kategori verb of sense adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><strong>1. Smell<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat: The soup smells good. (Sup ini baunya enak).<\/span><\/p>\n<p><strong>2. Look<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat: He looks like his father. (Dia terlihat seperti ayahnya).<\/span><\/p>\n<p><strong>3. Sound<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat: Her voice sounds beautiful. (Suaranya terdengar indah).<\/span><\/p>\n<p><strong>4. Feel<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat: Erika feels happy. (Erika merasa senang).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Verb of being<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63613\" aria-describedby=\"caption-attachment-63613\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63613\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/linking-verb-4-570x447.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"447\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63613\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jenis kata kerja berikutnya adalah verb of being. Umumnya, kata kerja ini menunjukkan perubahan pada subjek. Berbeda dengan verb of sensation, verb of being tidak berkaitan dengan panca indera. Berikut beberapa contoh kalimat dengan verb of being yang bisa Sedulur simak.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><strong><span style=\"color: #000000;\">My brother gets mad when he&#8217;s hungry.<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada kalimat tersebut, kata gets merupakan linking verb. Adapun arti kalimat tersebut adalah &#8220;kakakku menjadi marah ketika dia lapar.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut ada beberapa contoh kata kerja yang juga termasuk verb of being.<\/span><\/p>\n<p><strong style=\"color: #65676b;\"><span style=\"color: #000000;\">1. Become<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat: He became a teacher now. (Dia menjadi seorang guru sekarang).<\/span><\/p>\n<p><strong style=\"color: #65676b;\"><span style=\"color: #000000;\">2. Remain<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat: She remains silent. (Dia tetap diam).<\/span><\/p>\n<p><strong>3. Prove<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat: The first product proved unsuccessful. (Produk pertama terbukti gagal).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Verb of be<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63612\" aria-describedby=\"caption-attachment-63612\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63612\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/linking-verb-5-570x417.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63612\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Verb of be juga kerap digabung dalam kategori verb of being. Pada dasarnya, verb of be adalah digunakannya be sebagai verb atau kata kerja. Telah diketahui bersama, contoh be dalam bahasa Inggris di antaranya adalah am, is, are, was, were, be, been, dan being.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut contoh kalimat linking verb dengan be.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">He is a doctor. (Dia adalah seorang dokter).<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">She is excited about her promotion. (Dia antusias dengan promosinya).<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Some couples are lucky enough to grow old together. (Beberapa pasangan cukup beruntung dapat menua bersama).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/simple-present-tense\/\">Simple Present Tense: Pengertian, Rumus &amp; Contoh Kalimatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat dengan linking verb<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63610\" aria-describedby=\"caption-attachment-63610\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63610\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/linking-verb-7-570x418.webp\" alt=\"linking verb\" width=\"570\" height=\"418\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63610\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mempelajari tentang pengertian, jenis-jenis, hingga perbedaan kata kerja penghubung dengan bentuk kata kerja lainnya, ada baiknya Sedulur menyimak contoh-contoh penggunaannya di dalam kalimat. Linking verb contohnya adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">William is excited about his promotion.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">She seems upset about the announcement.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">He went red after tripping on the rug.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">All the kittens were playful.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">The food tastes good.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">She remains silent.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">She grew tired of walking.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">She grows older.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Building the house proves difficult for them.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">His boss got angry.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">The eggs smell rotten.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">After working for hours, a bowl of chicken soup tasted yummy.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">The theater gets dark when the show is about to begin.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Linking verb dan action verb<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63609\" aria-describedby=\"caption-attachment-63609\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63609\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/linking-verb-8-570x417.webp\" alt=\"linking verb\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63609\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam bahasa Inggris, kata kerja yang umum digunakan adalah action verb. Secara sederhana, action verb merupakan bentuk kata kerja yang menunjukkan sebuah tindakan yang dilakukan oleh subjek. Menariknya, terdapat beberapa kata kerja yang rupanya bisa menjadi action verb maupun linking verb. Untuk membedakan kapan sebuah kata kerja menjadi linking verb, dan kapan kata kerja tersebut menjadi action verb, Sedulur dapat menyimak penjelasannya berikut ini.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Anjani smells like a banana. (Anjani baunya seperti pisang).<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Anjani smells the banana. (Anjani mencium bau pisang).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dapat dilihat bahwa kedua kalimat tersebut sama-sama menggunakan kata kerja &#8220;smells.&#8221; Namun masing-masing kalimat memiliki arti atau makna yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata &#8220;smell&#8221; pada kalimat pertama adalah linking verb. Sementara &#8220;smell&#8221; pada kalimat kedua adalah action verb.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam sejumlah literatur disebutkan bahwa perbedaan linking verb dan action verb juga bisa diketahui dengan cara mengganti kata kerja dengan to be. Apabila kalimat tersebut masih berterima atau masuk akal, maka kata kerja tersebut merupakan kata kerja penghubung. Namun jika tidak masuk akal, bisa dikatakan kata kerja dalam kalimat tersebut adalah action verb. Berikut contohnya.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Anna appeared uninjured after the accident.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Anna is uninjured after the accident.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata &#8220;appear&#8221; pada kalimat (a) dapat diganti dengan is, sehingga bisa diketahui bahwa &#8220;appear&#8221; merupakan linking verb.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penggunaan-was-dan-were\/\">Penggunaan Was dan Were yang Benar dalam Bahasa Inggris<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Linking verb dan auxiliary verb<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63608\" aria-describedby=\"caption-attachment-63608\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63608\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/linking-verb-9-570x417.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63608\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pembahasan mengenai verb penghubung kerat dikaitkan dengan auxiliary verb. Namun kedua bentuk bentuk kata kerja ini sebenarnya memiliki fungsi yang berbeda. Jika linking verb merupakan penghubung antara subjek dengan pelengkap, kata kerja ini berfungsi untuk menghubungkan subjek dengan kata kerja. Dengan kata lain, kata kerja ini membantu memberikan informasi yang tidak diberikan oleh kata kerja utama. Adapun auxiliary verb ini juga kerap disebut sebagai kata kerja bantu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, kata kerja bantu yang umum digunakan meliputi to be, to do, dan to have. Berikut beberapa contoh kalimatnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">I do believe in your words. (Aku percaya dengan ucapan\/kata-katamu).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">They have done the homework. (Mereka sudah menyelesaikan pekerjaan rumahnya).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">She is playing badminton. (Dia sedang bermain bulu tangkis).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Trivia<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_63607\" aria-describedby=\"caption-attachment-63607\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-63607\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/linking-verb-10-570x417.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-63607\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut adalah beberapa hal yang juga perlu Sedulur ketahui dan cermati terkait masalah linking verb.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Linking verb selalu intransitive<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Linking verb atau kata kerja penghubung memiliki ciri yaitu selalu berupa kata kerja intransitive. Namun bukan berarti semua kata kerja intransitive adalah linking verb.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Subject complement<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Subject complement adalah predikat pelengkap yang berfungsi menjelaskan identitas sebuah subjek.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Nonlinking verb<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedulur mungkin pernah mendengar istilah nonlinking verb. Sederhananya, nonlinking adalah kebalikan dari kata kerja penghubung. Dengan kata lain, nonlinking verb berfungsi menjelaskan aksi yang dilakukan oleh subjek. Kata kerja ini dapat diikuti oleh adverb, yakni kata keterangan yang biasanya diikuti oleh sufix -ly.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi pembahasan mengenai pengertian linking verb dan contohnya. Telah diuraikan pula fungsi, jenis-jenis, hingga perbedaan kata kerja penghubung dengan bentuk kata kerja lainnya dalam bahasa Inggris. Semoga artikel ini dapat membantu Sedulur dalam mempelajari tata bahasa bahasa Inggris, ya!<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":63647,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8849,7786],"class_list":["post-63558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-linking-verb","tag-verb"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Penggunaan &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Linking verb merupakan salah satu tipe kata kerja atau verb dalam bahasa Inggris yang berfungsi sebagai penghubung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Penggunaan &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Linking verb merupakan salah satu tipe kata kerja atau verb dalam bahasa Inggris yang berfungsi sebagai penghubung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-08T11:00:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-08T03:53:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/9-4.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/9-4.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/9-4.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"linking verb\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/\",\"name\":\"Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Penggunaan & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-08T11:00:32+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-08T03:53:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Linking verb merupakan salah satu tipe kata kerja atau verb dalam bahasa Inggris yang berfungsi sebagai penghubung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Penggunaan &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Penggunaan & Contohnya","description":"Linking verb merupakan salah satu tipe kata kerja atau verb dalam bahasa Inggris yang berfungsi sebagai penghubung.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Penggunaan & Contohnya","og_description":"Linking verb merupakan salah satu tipe kata kerja atau verb dalam bahasa Inggris yang berfungsi sebagai penghubung.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-07-08T11:00:32+00:00","article_modified_time":"2022-07-08T03:53:01+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/9-4.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/9-4.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/9-4.webp","width":682,"height":536,"caption":"linking verb"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/","name":"Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Penggunaan & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-08T11:00:32+00:00","dateModified":"2022-07-08T03:53:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Linking verb merupakan salah satu tipe kata kerja atau verb dalam bahasa Inggris yang berfungsi sebagai penghubung.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/linking-verb\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Penggunaan &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63558"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63558"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63648,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63558\/revisions\/63648"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63647"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}