{"id":62059,"date":"2022-06-29T11:30:46","date_gmt":"2022-06-29T04:30:46","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=62059"},"modified":"2022-06-29T11:26:38","modified_gmt":"2022-06-29T04:26:38","slug":"fiksi-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/","title":{"rendered":"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri &#038; Jenisnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Fiksi adalah cerita rekaan atau khayalan yang dibuat oleh manusia. Cerita yang ada dibangun dari imajinasi manusia yang tidak terjadi secara nyata. Meski penulis membuat cerita berdasarkan pengalaman atau referensi tertentu, fiksi hadir dengan banyak bumbu imajinasi sehingga pengalaman tadi hanya bersifat tambahan atau sebuah inspirasi bagi penulis, bukan benar-benar terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk membedakan cerita fiksi dengan yang lainnya, Sedulur bisa menyimak uraian yang akan disampaikan mengenai fiksi adalah dan contohnya berdasarkan jenis-jenisnya berikut ini. Dengan mempelajari pengertian, karakteristik, ciri, sampai jenisnya, Sedulur bisa mencoba membuat cerita sendiri. Membuat cerita fiksi baik untuk mengasah dan menyalurkan imajinasi sehingga mendukung penulis semakin kreatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/legenda-adalah\/\"><b>Legenda adalah Cerita Rakyat, Ketahui Jenis, Ciri &amp; Contohnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian cerita fiksi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 727px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.tukarpikiran.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Aplikasi-Baca-Buku-Offline.jpg.webp\" alt=\"fiksi adalah\" width=\"737\" height=\"404\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Tukar Pikiran<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Agar Sedulur lebih paham terkait fiksi, berikut terdapat beberapa pengertian dari para ahli di Indonesia yang menjabarkan tentang hal tersebut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Nurgadaliantoro<\/strong>. Fiksi adalah prosa naratif yang memiliki sifat imajinatif. Akan tetapi, biasanya masuk akal dan mengandung kebenaran yang mendramatisasikan hubungan-hubungan antarmanusia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Salim<\/strong>. Fiksi adalah segala sesuatu yang secara realitas sosial senantiasa dikhayalkan atau menjadi khayalan yang dibuat dengan tindakan mengkhayal. Sehingga, dalam bagian pembuatannya jauh dari sikap objektif dan logis meskipun tetap bersifat sistematis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Sudjiman<\/strong>. Cerita fiksi yang juga dikenal dengan cerita rekaan adalah kisahan yang mempunyai tokoh lakuan dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Pengarang mengolah imajinasi berdasarkan pengalaman, pandangan, tafsiran, cendekiawan, wawasan, dan penilaiannya terhadap berbagai peristiwa yang diungkapkan melalui bahasa.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Ciri-ciri cerita fiksi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/dl.kaskus.id\/cdn.newsapi.com.au\/image\/v1\/133ea71588fc0b4e051d8eeb7088c975\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"366\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kaskus<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cerita fiksi adalah cerita yang imajinatif, sebagaimana cerita-cerita pada umumnya yang menyampaikan beberapa hal dengan ciri-ciri sebagai identitasnya. Berikut ini beberapa ciri-ciri dari cerita fiksi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Bersifat imajinatif<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di dalam cerita fiksi, kebenaran tidak bersifat mutlak. Meski demikian, penulis bisa menggunakan khayalannya sebagai cara untuk mengungkapkan sudut pandangnya. Dengan demikian, sesuatu yang ingin disampaikan bisa dikemas dengan lebih mudah dipahami.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Menggunakan bahasa konotatif<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konotatif adalah gaya bahasa yang menyampaikan sesuatu bukan dengan makna yang sebenarnya. Hal ini membuat tulisan menjadi lebih indah dan tidak terkesan baku.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Sistematikanya tidak baku<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain gaya bahasa yang tidak kaku, sistematikanya juga tidak seformal itu. Penulis bisa berkreasi tidak seperti saat sedang menulis karya tulis ilmiah yang terdiri atas abstrak, pembuka, isi, penutup dengan aturan penulisan yang jelas.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Memiliki pesan moral<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tujuan dibuatnya cerita fiksi untuk dikonsumsi banyak orang adalah menyampaikan pesan moral atau hikmah dari suatu peristiwa. Apapun genre yang diangkat, namun nilai positif adalah salah satu yang harus ada dalam cerita fiksi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Bertujuan menyentuh hati pembaca<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cerita fiksi bukanlah bacaan formal yang menuntut pembacanya untuk menambah ilmu. Namun, dengan menikmati cerita fiksi, pembaca bisa berkesempatan untuk menambah sudut pandang dan wawasannya terkait perasaan manusia. Ini juga bersifat hiburan sehingga salah satu ciri khas fiksi adalah sering memainkan emosi pembaca.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-efektif-adalah\/\">Pengertian Kalimat Efektif Beserta Syarat, Ciri-ciri &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Unsur cerita fiksi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/headtopics.com\/images\/2021\/6\/15\/republikaonline\/tingkatkan-literasi-lewat-hobi-baca-buku-republika-online-1404617394484482051.webp\" alt=\"fiksi adalah\" width=\"1280\" height=\"857\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Head Topics<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Unsur fiksi adalah terbagi atas dua yaitu intrinsik dan ekstrinsik. Unsur ekstrinsik cerita fiksi terdiri atas hal-hal yang memengaruhi cerita di luar cerita itu sendiri. Unsur ini lebih dimaksudkan pada kondisi penulis yang membuat cerita. Misalnya, unsur ekstrinsik adalah latar belakang penulis, latar belakang masyarakat, dan nilai\/norma yang berlaku di dalam masyarakat tempat penulis hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedangkan untuk unsur intrinsik yaitu terdiri atas 9 bagian. Berikut ini adalah unsur-unsur ekstrinsik cerita fiksi.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Tema<\/strong> adalah ide pokok yang terkandung dalam cerita.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Tokoh<\/strong> merupakan pelaku dalam cerita atau karya sastra. Berisikan nama-nama pemain yang terlibat di dalamnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Penokohan<\/strong>, tidak hanya nama, tokoh yang memainkan cerita harus memiliki karakter dan penulis harus bisa menampilkan tokoh dengan cara tertentu agar dikenali oleh pembaca\/penonton.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Latar<\/strong>, berupa tempat, waktu, dan lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwa dalam cerita.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Alur\/plot<\/strong>, urutan kejadian yang membicarakan sebab akibat dalam cerita yang dibangun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Sudut pandang<\/strong>, cara penulis menempatkan dirinya dalam sebuah cerita. Apakah cerita akan dibawakan sebagai orang ketiga (menceritakan orang lain) atau orang pertama (menceritakan dirinya sendiri). Sudut pandang juga bisa dibawakan secara campur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Konflik<\/strong>, bagian cerita yang berfungsi mengembangkan plot sehingga cerita menjadi lebih seru atau tidak membosankan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Klimaks<\/strong>, puncak konflik yang tidak boleh terlewatkan agar inti cerita bisa dipahami oleh penikmatnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Amanat<\/strong> yaitu solusi yang hadir dalam cerita. Ini merupakan pesan moral yang diharapkan menjadi bekal yang baik untuk para pembaca.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Struktur cerita fiksi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 692px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/perpustakaan.bsn.go.id\/images\/inline\/2131340047-baca%20buku.webp\" alt=\"\" width=\"702\" height=\"465\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Warta Perpustakaan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai sebuah cerita, fiksi juga memiliki struktur yang membentuknya. Berikut ini adalah penjelasan terkait struktur dari cerita fiksi.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Abstrak<\/strong> dalam fiksi adalah cerita singkat yang menggambarkan keseluruhan isi cerita.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Orientasi<\/strong> berisikan perkenalan cerita, seperti pengenalan tokoh, latar, dan latar belakang masalah yang akan dibahas dalam cerita.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Komplikasi<\/strong> berisi permasalahan atau konflik yang dialami oleh tokoh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Evaluasi <\/strong>berisi penyelesaian masalah, namun masalah belum selesai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Resolusi<\/strong> adalah bagian ketika masalah selesai secara tuntas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Reorientasi<\/strong>, masalah yang sudah selesai memberikan pesan moral yang biasanya dikemas secara dalam bentuk kesimpulan di akhir cerita.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis-jenis cerita fiksi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st4.depositphotos.com\/2760050\/26287\/i\/600\/depositphotos_262874832-stock-photo-read-this-book-comic-and.jpg\" alt=\"fiksi adalah\" width=\"600\" height=\"399\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Deposit Photos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Contoh teks fiksi adalah terdiri dari banyak jenis, termasuk di dalamnya cerita fiksi pendek. Beberapa jenis cerita fiksi yang sering dijumpai diantaranya adalah novel, cerita pendek, roman, dan drama atau sinetron. Jadi, cerita fiksi tidak hanya dikemas dalam bentuk buku, namun juga bisa secara audio visual berupa film dan serial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika cerita yang ada di dalamnya dibuat secara imajinatif melalui karangan penulis, maka itu merupakan bagian dari cerita fiksi itu sendiri. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, banyak cerita fiksi yang dikemas dengan media populer dan bisa dinikmati lebih mudah lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/heterogen-adalah\/\"><b>Heterogen adalah: Pengertian, Sifat dan Contohnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh cerita fiksi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/headtopics.com\/images\/2020\/6\/22\/tempodotco\/aquarius-dan-5-zodiak-ini-gemar-baca-buku-1275103023853789184.webp\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"853\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Head Topics<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berdasarkan jenis di atas, mari kita uraikan contoh-contoh cerita fiksi berdasarkan jenisnya. Contoh cerita fiksi adalah berikut ini.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Novel<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Novel memiliki dimensi ruang dan waktu yang begitu luas, dikemas dalam buku yang bisa memiliki halaman yang banyak. Contoh novel adalah <em>Supernova<\/em> (Dee Lestari), <em>Tentang Kita<\/em> (Tere Liye), dan <em>Gerhana Kembar<\/em> (Clara Ng).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Cerpen (cerita pendek)<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cerpen ini bisa ditemui dalam majalah atau koran. Beberapa contoh cerpen terkenal adalah <em>Karena Kita Tidak Kenal<\/em> (Farida Susanty), <em>Robohnya Surau Kami<\/em> (A.A. Navis), dan <em>Seribu Kunang-Kunang di Manhattan<\/em> (Umar Kayam).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Roman<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Roman adalah cerita fiksi yang menceritakan kehidupan seseorang dari lahir hingga orang tersebut meninggal. Contoh Roman terkenal adalah <em>Tenggelamnya<\/em> <em>Kapal Van der Wijck<\/em> (Haji Abdul Malik Karim Marullah atau HAMKA) dan <em>Salah Pilih<\/em> (Nur Sutan Iskandar).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Drama atau sinetron<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mudah sekali, drama atau sinetron banyak muncul di layar kaca, misalnya <em>Cek Toko Sebelah, Ganteng-Ganteng Serigala<\/em>, sampai drama Korea yang Sedulur tonton juga termasuk cerita fiksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> <div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikian tentang cerita fiksi. FIksi adalah karya yang sering kita jumpai dan menjadi satu hal yang menghibur, bisa dikonsumsi dalam bentuk secara tulisan, visual, sampai audio visual. Semoga penjelasan tadi menambah wawasan Sedulur terkait kekayaan dari dunia kesusasteraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":62063,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7579,8580,8581],"class_list":["post-62059","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-fiksi","tag-fiksi-adalah","tag-pengertian-fiksi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri &amp; Jenisnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Fiksi adalah cerita buatan yang membuat pembacanya merasa terlibat dalam cerita tersebut. Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri &amp; Jenisnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fiksi adalah cerita buatan yang membuat pembacanya merasa terlibat dalam cerita tersebut. Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-29T04:30:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-29T04:26:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1-17.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri &amp; Jenisnya\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Fiksi adalah cerita buatan yang membuat pembacanya merasa terlibat dalam cerita tersebut. Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1-17.webp\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1-17.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1-17.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"fiksi adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/\",\"name\":\"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri & Jenisnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-06-29T04:30:46+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-29T04:26:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Fiksi adalah cerita buatan yang membuat pembacanya merasa terlibat dalam cerita tersebut. Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri &#038; Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri & Jenisnya","description":"Fiksi adalah cerita buatan yang membuat pembacanya merasa terlibat dalam cerita tersebut. Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri & Jenisnya","og_description":"Fiksi adalah cerita buatan yang membuat pembacanya merasa terlibat dalam cerita tersebut. Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-06-29T04:30:46+00:00","article_modified_time":"2022-06-29T04:26:38+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1-17.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri & Jenisnya","twitter_description":"Fiksi adalah cerita buatan yang membuat pembacanya merasa terlibat dalam cerita tersebut. Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.","twitter_image":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1-17.webp","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1-17.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1-17.webp","width":682,"height":536,"caption":"fiksi adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/","name":"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri & Jenisnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-06-29T04:30:46+00:00","dateModified":"2022-06-29T04:26:38+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Fiksi adalah cerita buatan yang membuat pembacanya merasa terlibat dalam cerita tersebut. Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fiksi-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fiksi adalah Cerita Buatan, Ketahui Karakteristik, Ciri &#038; Jenisnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62059"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62059"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62059\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62084,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62059\/revisions\/62084"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62063"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62059"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62059"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62059"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}