{"id":60801,"date":"2022-06-22T20:00:15","date_gmt":"2022-06-22T13:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=60801"},"modified":"2022-06-22T15:44:26","modified_gmt":"2022-06-22T08:44:26","slug":"mikroskop","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/","title":{"rendered":"Fungsi Bagian Mikroskop Beserta Sejarah dan Jenisnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu alat yang terdapat dalam laboratorium biologi adalah mikroskop. Alat ini biasa digunakan dalam hal pengamatan terhadap makhluk hidup yang berukuran sangat kecil maupun preparat awetan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mikroskop terbagi menjadi beberapa jenis. Alat ini juga terdiri dari banyak bagian dengan fungsi yang spesifik. Salah satu jenis yang paling terkenal adalah mikroskop cahaya yang memiliki bagian optik dan bagian mekanik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Sedulur tertarik untuk mempelajari materi ini lebih lanjut, Sedulur dapat menyimak artikel berikut ini yang akan membahas mengenai jenis-jenis mikroskop dan fungsinya serta sejarah penemuannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/biologi-adalah\/\"><b>Biologi: Pengertian, Sejarahnya, Hingga Cabang Ilmunya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian mikroskop<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60807\" aria-describedby=\"caption-attachment-60807\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik5.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-60807\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik5-570x450.webp\" alt=\"mikroskop\" width=\"570\" height=\"450\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-60807\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mikroskop adalah alat untuk melihat benda dengan ukuran yang sangat kecil dan sulit untuk dilihat dengan mata telanjang. Istilah mikroskop berasal dari bahasa Yunani Kuno, yakni \u201cmikros\u201d yang berarti kecil dan \u201cskopein\u201d yang berarti melihat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mikroskop juga dapat diartikan sebagai alat laboratorium yang digunakan untuk mengamati benda yang sangat kecil atau benda yang tidak tampak oleh indra penglihatan secara langsung. Ukuran bayangan atau gambar yang dihasilkan oleh alat ini dapat mencapai jutaan kali dari ukuran benda aslinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam bidang penelitian, mikroskop berfungsi untuk mengklasifikasikan makhluk hidup yang berukuran sel dan mempelajari ciri-cirinya. Sedangkan dalam bidang industri, alat ini diperlukan untuk mendeteksi adanya kontaminan atau sampel cacat yang sangat kecil. Sementara itu dalam dunia pendidikan atau sekolah, alat ini dibutuhkan untuk proses pembelajaran.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Sejarah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60810\" aria-describedby=\"caption-attachment-60810\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik2.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-60810\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik2-570x460.webp\" alt=\"mikroskop\" width=\"570\" height=\"460\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-60810\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mikroskop diperkirakan ditemukan oleh Antony Van Leeuwenhoek, dimana sebelumnya Robert Hooke dan Marcello Malpighi sudah ada untuk mengadakan penelitian melalui lensa yang sederhana. Antony Van Leeuwenhoek mengembangkan lensa sederhana menjadi lebih kompleks untuk dapat mengamati protozoa, bakteri dan berbagai makhluk kecil lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada sekitar tahun 1600, Hans dan Z Jansen akhirnya menemukan mikroskop yang dikenal dengan mikroskop ganda. Mikroskop tersebut diklaim lebih baik daripada mikroskop yang dibuat oleh Antony Van Leeuwenhoek. Mikroskop merupakan suatu alat laboratorium yang memberikan bayangan dari benda yang diperbesar hingga ukuran tertentu sehingga dapat dilihat dengan mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam pembentukan bayangan mikroskop, digunakan dua macam lensa yang berbeda fungsinya, yaitu lensa okuler dan lensa objektif. Lensa objektif adalah lensa cembung sedangkan lensa okuler terdiri dari lensa plankonveks yaitu lensa kolektif dan lensa mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dua macam lensa ini dirancang khusus dengan perbesaran yang berbeda. Sistem lensa objektif mula-mula akan memberikan perbesaran dan menghasilkan bayangan nyata yang kemudian dilanjutkan ke atas lensa okuler. Bayangan nyata lalu diperbesar oleh okuler untuk menghasilkan bayangan maya yang dapat dilihat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/eutrofikasi-adalah\/\"><b>Eutrofikasi: Pengertian, Jenis, Penyebab dan Dampaknya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Bagian mikroskop secara umum<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60805\" aria-describedby=\"caption-attachment-60805\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik7.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-60805\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik7-570x468.webp\" alt=\"mikroskop\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-60805\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Simak bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya berikut ini.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kaki mikroskop berfungsi untuk menopang dan memperkokoh kedudukan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lengan mikroskop berfungsi untuk memegang alat saat memindahkan posisi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cermin datar dan cekung yang berfungsi memantulkan cahaya dari sumber sinar. Cermin datar yang dipakai jika sinar cukup terang sedangkan cermin cekung digunakan jika sinar lemah.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondensor berfungsi untuk mengumpulkan sinar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diafragma berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk dengan mengatur bukaan iris.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meja preparat berfungsi sebagai tempat meletakkan objek yang akan dilihat di mikroskop.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tabung berfungsi sebagai tempat melekatnya lensa okuler dengan perbesaran tertentu (15x, 10x, 15x) dan pada bagian bawahnya menjadi tempat\u00a0 revolver pada lensa objektif.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lensa objektif berfungsi untuk membentuk bayangan pertama. Lensa ini menentukan struktur dan gambar yang akan terlihat di bayangan akhir.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lensa okuler berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan lensa objektif sekitar 4-25 kali.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis perbesaran<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60806\" aria-describedby=\"caption-attachment-60806\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik6.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-60806\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik6-570x468.webp\" alt=\"mikroskop\" width=\"570\" height=\"468\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik6-570x468.webp 570w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik6-600x493.webp 600w\" sizes=\"(max-width: 570px) 100vw, 570px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-60806\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terdapat beberapa perbesaran dalam mikroskop, yaitu perbesaran 40x, 100x, 400x, dan terkadang 1000x.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada perbesaran 40x pengamat akan dapat melihat 5mm.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada perbesaran 100x pengamat akan dapat melihat 2mm.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada perbesaran 400x pengamat akan dapat melihat 0,45mm, atau 450 mikron.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada perbesaran 1000x pengamat akan dapat melihat 0,180mm, atau 180 mikron.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/\"><b>Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis-jenis mikroskop<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60811\" aria-describedby=\"caption-attachment-60811\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik1.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-60811\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik1-570x468.webp\" alt=\"mikroskop\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-60811\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jenis berdasarkan sumber cahayanya<\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Mikroskop optik atau cahaya\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cahaya dapat berasal dari matahari langsung atau lampu. Namun, sebagian besar menggunakan lampu karena kualitas yang lebih baik. <\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Mikroskop elektron<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan alat yang menggunakan elektrostatik dan elektrotipe sebagai sumber cahaya serta menggunakan medan listrik dan medan magnet yang berperan sebagai lensa dan cerminnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Karena menggunakan elektrostatik dan medan listrik, alat ini dapat melakukan pengamatan objek sampai dengan 2 juta kali. Jenis ini hanya digunakan oleh kalangan ilmuwan tertentu dengan aplikasi tertentu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jenis mikroskop cahaya berdasarkan jenisnya<\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Stereo binokular dan binokuler<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki tampilan yang rendah atau dikenal sebagai mikroskop berdaya rendah yang umumnya antara 5x &#8211; 45x dan menghasilkan stereoskopik (3D) pada sampel yang diamati. Pada aplikasi di industri dan penelitian, alat ini sering digunakan memiliki rentang fitur zoom pada aplikasinya sehingga pengamat dapat menentukan ukuran yang dikehendaki.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Senyawa binokular dan binokuler<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki susunan lensa yang kompleks untuk menghasilkan hingga 1000x (jika okular 10x) dengan menghasilkan tampilan 2 dimensi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jenis mikroskop senyawa berdasarkan aplikasinya\u00a0<\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Biologis binokular dan binokuler<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan alat yang digunakan di bidang biologi, seperti pada pengamatan bakteri, virus, dan sel. Alat ini memiliki ciri utama yakni lampu yang ditransmisikan atau mampu menembus (posisi sampel berada di antara sampel dan lensa objektif).<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Metalurgi binokular dan binokuler<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui struktur sebuah logam atau benda tak tembus cahaya lainnya, seperti : struktur ferit pada logam.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Polarisasi binokular dan binokuler<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan alat yang memiliki tahapan berbentuk lingkaran yang dapat diputar dan nikol bersilang (cahaya terpolarisasi silang) untuk mengamati mineral sayatan tipis.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Inverted binokular dan binokuler<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan alat yang memiliki susunan terbalik terhadap mikroskop senyawa standar binokular dan binokuler. Jenis ini cocok digunakan untuk mengamati sel hidup dan kultur jaringan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di antara 3 jenis pembagian di atas, yang cukup umum digunakan di sekolah adalah mikroskop cahaya. Berikut adalah bagian-bagian beserta fungsinya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Bagian kategori optik<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60808\" aria-describedby=\"caption-attachment-60808\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik4.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-60808\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik4-570x468.webp\" alt=\"mikroskop\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-60808\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1. Lensa okuler\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan lensa yang akan berhubungan langsung dengan mata pengguna dan berfungsi untuk memperbesar objek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">2. Lensa objektif\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan lensa yang berhubungan langsung dengan objek atau benda yang diamati. Lensa ini berfungsi untuk memperbesar bayangan dari objek.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">3. Diafragma\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan bagian optik yang berguna untuk mengatur banyak sedikitnya (intensitas) cahaya yang masuk ke dalam lensa objektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">4. Cermin datar dan cekung\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cermin memiliki fungsi dalam memfokuskan cahaya pada objek yang diamati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekologi-adalah\/\"><b>Ekologi: Pengertian, Aspek, Ruang Lingkup dan Manfaatnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Bagian kategori mekanik<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60809\" aria-describedby=\"caption-attachment-60809\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik3.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-60809\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik3-570x467.webp\" alt=\"mikroskop\" width=\"570\" height=\"467\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-60809\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1. Tabung\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan bagian mekanik yang digunakan untuk menghubungkan lensa okuler dengan lensa objektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">2. Meja sediaan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan bagian pendukung yang digunakan sebagai tempat untuk menempatkan objek yang dicermati.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">3. Klip\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berfungsi untuk menjepit preparat sehingga kedudukannya tidak berubah ketika proses pengamatan objek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">4. Lengan mikroskop\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan bagian yang dipegang untuk memindahkan alat tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">5. Mikrometer<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berfungsi untuk menentukan intensitas jarak dekat atau jauh antara lensa objek dan preparat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">6. Kondensor\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki peran dalam mengumpulkan cahaya masuk karena dapat diputar maupun digerakkan naik maupun turun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">7. Sekrup\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan alat yang memiliki peran untuk mengatur mengenai sudut dan tegaknya alat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">8. Kaki\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merupakan bagian yang berguna untuk menyangga.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara menggunakan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60804\" aria-describedby=\"caption-attachment-60804\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik8.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-60804\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/mik8-570x467.webp\" alt=\"mikroskop\" width=\"570\" height=\"467\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-60804\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah sejumlah langkah dalam penggunaan mikroskop cahaya agar mampu digunakan secara optimal.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ambil mikroskop dari tempat penyimpanannya menggunakan tangan untuk memegang lengan. Sementara bagian telapak tangan yang memegang ke alas. Tempatkan pada tempat dengan keadaan datar, kering, dan memiliki intensitas cahaya yang cukup.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lakukan putaran pada revolver untuk membuat lensa objektif berada pada tingkat perbesaran terkecil dan berada dalam posisi satu poros dengan lensa okuler. Pastikan revolver sudah mengeluarkan bunyi \u201cKlik\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atur lensa okuler bersama lensa perbesaran sedang dan atur cahaya sehingga dapat berbentuk bulat terang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Letakkan preparat yang akan diamati di lubang preparat lalu jepit preparat supaya objek tidak akan bergerak ketika proses pengamatan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat ingin memfokuskan gambar objek, maka dapat dilakukan dengan memutar makrometer kasar secara perlahan dan usahakan terus diamati menggunakan lensa okuler.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ganti ukuran perbesaran lensa objektif dengan intensitas 10 kali, 40 kali, atau 100 kali dengan memutar revolver.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat proses pengamatan selesai, lakukan pembersihan dan simpan ke dalam tempat semula.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, itulah fungsi bagian mikroskop beserta sejarah dan jenis-jenisnya. Semoga informasi ini dapat membantu Sedulur dalam mempelajari ilmu biologi lebih baik lagi. Selamat belajar!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":60934,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8347,8346],"class_list":["post-60801","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-fungsi-mikroskop","tag-mikroskop"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fungsi Bagian Mikroskop Beserta Sejarah dan Jenisnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mikroskop adalah alat untuk melihat benda dengan ukuran yang sangat kecil. Berikut adalah sejarah, jenis dan fungsinya. Simak, ya, Sedulur!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fungsi Bagian Mikroskop Beserta Sejarah dan Jenisnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mikroskop adalah alat untuk melihat benda dengan ukuran yang sangat kecil. Berikut adalah sejarah, jenis dan fungsinya. Simak, ya, Sedulur!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-22T13:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-22T08:44:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/25-4-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/25-4-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/25-4-1.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"mikroskop\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/\",\"name\":\"Fungsi Bagian Mikroskop Beserta Sejarah dan Jenisnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-06-22T13:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-22T08:44:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Mikroskop adalah alat untuk melihat benda dengan ukuran yang sangat kecil. Berikut adalah sejarah, jenis dan fungsinya. Simak, ya, Sedulur!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fungsi Bagian Mikroskop Beserta Sejarah dan Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fungsi Bagian Mikroskop Beserta Sejarah dan Jenisnya","description":"Mikroskop adalah alat untuk melihat benda dengan ukuran yang sangat kecil. Berikut adalah sejarah, jenis dan fungsinya. Simak, ya, Sedulur!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fungsi Bagian Mikroskop Beserta Sejarah dan Jenisnya","og_description":"Mikroskop adalah alat untuk melihat benda dengan ukuran yang sangat kecil. Berikut adalah sejarah, jenis dan fungsinya. Simak, ya, Sedulur!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-06-22T13:00:15+00:00","article_modified_time":"2022-06-22T08:44:26+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/25-4-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/25-4-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/25-4-1.webp","width":682,"height":536,"caption":"mikroskop"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/","name":"Fungsi Bagian Mikroskop Beserta Sejarah dan Jenisnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-06-22T13:00:15+00:00","dateModified":"2022-06-22T08:44:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Mikroskop adalah alat untuk melihat benda dengan ukuran yang sangat kecil. Berikut adalah sejarah, jenis dan fungsinya. Simak, ya, Sedulur!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mikroskop\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fungsi Bagian Mikroskop Beserta Sejarah dan Jenisnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60801"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60801"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60801\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60936,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60801\/revisions\/60936"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60801"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60801"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60801"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}