{"id":60439,"date":"2022-06-20T22:00:20","date_gmt":"2022-06-20T15:00:20","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=60439"},"modified":"2022-06-20T17:46:51","modified_gmt":"2022-06-20T10:46:51","slug":"biografi-ra-kartini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/","title":{"rendered":"Biografi R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap tanggal 21 April, masyarakat Indonesia selalu memperingati Hari Kartini. Peringatan ini sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan perjuangan RA Kartini untuk memajukan perempuan Indonesia. Raden Adjeng (RA) Kartini atau Raden Ayu Kartini adalah tokoh yang berjasa besar terhadap emansipasi wanita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai penerus bangsa, sudah sepatutnya kita meneladani sosoknya. Berikut ringkasan biografi RA Kartini lengkap dan singkat. Simak sampai selesai, ya.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tokoh-pahlawan\/\"><b>18 Tokoh Pahlawan Nasional Indonesia dan Profil Singkatnya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Profil RA Kartini<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60440\" aria-describedby=\"caption-attachment-60440\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-60440\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-bersatoe.jpg\" alt=\"biografi ra kartini\" width=\"626\" height=\"430\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-60440\" class=\"wp-caption-text\">Bersatoe<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nama lengkap: Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nama lain: RA Kartini<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tempat dan tanggal lahir: Jepara, 21 April 1879<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Agama: Islam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Wafat: Rembang, 17 September 1904<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Orang tua: Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat (Ayah), M.A Ngasirah (Ibu)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saudara kandung: Soematri, Sulastri, Roekmini, Kartinah, Sosrokartono, Kardinah, Busono, Slamet, Muljono, Rawito<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Suami: Raden Adipati Joyodiningrat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anak: Soesalit Djojoadhiningrat<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Biografi RA Kartini singkat<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60442\" aria-describedby=\"caption-attachment-60442\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-60442\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-the-asian-parent.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"416\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-the-asian-parent.jpg 670w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-the-asian-parent-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-the-asian-parent-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-60442\" class=\"wp-caption-text\">The Asian Parent<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Raden Adjeng Kartini atau dikenal juga Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh dari Jawa sekaligus pahlawan nasional di Indonesia. Kartini dijuluki sebagai pelopor kebangkitan perempuan Nusantara. Ia adalah seorang aktivis terkemuka yang mengadvokasi hak-hak dan pendidikan bagi perempuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">RA Kartini lahir dari keluarga bangsawan Jawa di Indonesia atau Hindia Belanda saat itu. Setelah bersekolah di sekolah dasar berbahasa Belanda, Kartini ingin melanjutkan pendidikannya. Hanya saja, perempuan Jawa kala itu dilarang mengenyam pendidikan tinggi. Karena budaya dan tradisi Jawa tersebut, ia terpaksa tidak melanjutkan sekolah dan menjalani pingitan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama dalam pingitan, Kartini tetap berjuang untuk mewujudkan cita-citanya memajukan perempuan Indonesia. Ia mulai aktif mengirim surat kepada teman-temannya yang berada di Belanda. Melalui kegiatan tersebut, Kartini menunjukkan ketertarikan dengan kehidupan dan cara berpikir perempuan di Eropa. Selain menulis surat, ia juga gemar membaca surat kabar, majalah, dan buku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui surat-suratnya, Kartini menceritakan bagaimana perempuan Jawa tidak bisa mengenyam pendidikan tinggi karena tradisi. Tradisi inilah yang membuat Kartini gagal mendapatkan beasiswa ke Belanda. Melalui tulisan, Kartini menyuarakan mimpinya untuk perempuan Jawa agar dapat mengenyam pendidikan setinggi mungkin tanpa terbatas dengan tradisi apa pun.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kapitan-pattimura\/\"><b>Biografi &amp; Profil Kapitan Pattimura Pahlawan dari Maluku<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Pernikahan dan sekolah perempuan pertama<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60444\" aria-describedby=\"caption-attachment-60444\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-60444\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-popbela.jpg\" alt=\"biografi ra kartini\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-popbela.jpg 750w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-popbela-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-popbela-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-60444\" class=\"wp-caption-text\">Popbela<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menjalani pingitan, pada 12 November 1903, RA Kartini menikah dengan Bupati Rembang Raden Adipati Joyodiningrat. Perjuangan Kartini tidak berhenti setelah menikah, beruntung suaminya mendukung cita-citanya untuk memperjuangkan pendidikan dan martabat perempuan. Suaminya pun memberikan kebebasan padanya sehingga ia mampu mendirikan sekolah wanita di kompleks kantor Kabupaten Rembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendirian sekolah wanita tersebut berlanjut di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, dan Cirebon. Sekolah ini didirikan oleh Yayasan Kartini. Adapun yayasan tersebut didirikan oleh keluarga Van Deventer dan beberapa tokoh Politik Etis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pernikahannya, Kartini kemudian dianugerahi seorang anak yang diberi nama Soesalit Djojoadhiningrat, yang lahir pada tanggal 13 September 1904. Sayangnya, empat hari setelah kelahiran buah hatinya, Kartini meninggal dunia. Saat itu RA Kartini berusia 25 tahun.<\/span><\/p>\n<h2><b>Buku <\/b><b><i>Habis Gelap Terbitlah Terang<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60443\" aria-describedby=\"caption-attachment-60443\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-60443\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-sigijateng.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"430\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-sigijateng.jpg 816w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-sigijateng-768x528.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-60443\" class=\"wp-caption-text\">Sigijateng<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepeninggal RA Kartini, ada seseorang bernama J.H. Abendanon yang kala itu menjabat menjadi Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda terinspirasi sekaligus ingin mewujudkan cita-cita luhur RA Kartini. Ia mulai mengumpulkan surat-surat yang ditulis oleh RA Kartini, hingga kemudian dibukukan dengan judul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Door Duisternis tot Licht<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau terjemahan bahasa Indonesianya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Habis Gelap Terbitlah Terang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari laman Museum Kartini, buku kumpulan surat Kartini pertama kali terbit pada tahun 1911 dalam bahasa Belanda. Pada tahun 1922, terbitlah buku terjemahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Habis Gelap Terbitlah Terang <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam bahasa Melayu. Karena jasanya, Presiden Soekarno kemudian menetapkan RA Kartini sebagai pahlawan kemerdekaan nasional. Selain predikat pahlawan, Presiden Soekarno juga menetapkan hari lahir RA Kartini, tepatnya 21 April sebagai Hari Kartini. Penetapan inni tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 108 Tahun 1964, pada 2 Mei 1964.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun rincian pengharg<span style=\"color: #000000;\">aan RA Kartini yaitu sebagai berikut.<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanggal 2 Mei 1964, RA Kartini mendapatkan gelar sebagai pahlawan kemerdekaan nasional.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setiap tanggal 21 April diperingati setiap tahunnya sebagai hari besar yang dikenal sebagai Hari Kartini.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namanya menjadi nama jalan di beberapa kota di Belanda. Contohnya, di Utrecht, Venio, Amsterdam, dan Haarlem.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain penghargaan, tulisan-tulisan maupun biografi R.A Kartini juga diterbitkan dalam beberapa buku. Berikut beberapa buku tersebut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Habis Gelap Terbitlah Terang<\/span><\/i><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Surat-surat tentang Kartini, Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya<\/span><\/i><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Letters from Kartini, An Indonesian Feminist 1900-1904<\/span><\/i><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Panggil Aku Kartini Saja (Karya Pramoedya Ananta Toer)<\/span><\/i><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kartini Surat-surat kepada Ny RM Abendanon-Mandri dan Suaminya<\/span><\/i><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku Mau &#8230; Feminisme dan Nasionalisme. Surat-surat Kartini kepada Stella Zeehandelaar 1899-1903.<\/span><\/i><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hari-kartini\/\"><b>Perayaan dan Sejarah Hari Kartini Setiap Tanggal 21 April<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Perdebatan tentang surat-surat RA Kartini<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60441\" aria-describedby=\"caption-attachment-60441\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-60441\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-dailymotion.jpg\" alt=\"biografi ra kartini\" width=\"626\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-dailymotion.jpg 1803w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-dailymotion-768x460.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ra-kartini-dailymotion-1536x920.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-60441\" class=\"wp-caption-text\">Dailymotion<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, hingga saat ini naskah asli atau surat-surat yang ditulis Kartini tidak diketahui keberadaannya. Hal inilah yang membuat munculnya perdebatan tentang isi surat-surat tersebut. Selain itu, jejak keturunan J.H. Abendanon sulit dilacak oleh Pemerintah Belanda. Sehingga, banyak yang meragukan kebenaran surat-surat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada sebagian orang yang menduga bahwa J.H Abendanon melakukan rekayasa terhadap surat-surat tersebut. Kecurigaan tersebut didasarkan pada buku Kartini yang terbit saat pemerintahan kolonial Belanda menjalankan Politik Etis di Hindia Belanda kala itu. J.H. Abendanon termasuk yang memiliki kepentingan mendukung pelaksanaan Politik Etis tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain bukunya, terdapat pula perdebatan tentang penetapan Hari Kartini pada tanggal 21 April. Pihak yang tidak begitu menyetujui, mengusulkan agar merayakannya bersama pada tanggal 22 Desember bertepatan dengan Hari Ibu. Alasan perdebatan ini karena Indonesia memiliki pahlawan wanita lainnya yang perjuangannya tidak kalah hebat seperti Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, Martha Christina Tiahahu, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, begitulah sepenggal kisah tentang biografi RA Kartini yang menginspirasi. Semoga bisa menambah pengetahuan Sedulur, khususnya tentang perjuangannya yang sudah ada sejak muda untuk memajukan perempuan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari perdebatannya, RA Kartini merupakan salah satu sosok pahlawan pejuang emansipasi wanita yang layak kita teladani. Sebagai penerus bangsa, Sedulur bisa turut serta melanjutkan perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak-hak wanita meraih kebebasannya tanpa batasan dari tradisi atau hal lainnya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?<\/span><\/i><b><i> Aplikasi Super <\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat<\/span><\/i><b><i> Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":22,"featured_media":60447,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5161,8282,8283],"class_list":["post-60439","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-biografi","tag-biografi-ra-kartini","tag-ra-kartini"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Biografi R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"R.A Kartini adalah salah satu tokoh pejuang emansipasi wanita. Simak ringkasan biografi RA Kartini yang menginspirasi berikut ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Biografi R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"R.A Kartini adalah salah satu tokoh pejuang emansipasi wanita. Simak ringkasan biografi RA Kartini yang menginspirasi berikut ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-20T15:00:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-20T10:46:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-2.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fitri Dewanty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fitri Dewanty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-2.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"biografi ra kartini\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/\",\"name\":\"Biografi R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-06-20T15:00:20+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-20T10:46:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2\"},\"description\":\"R.A Kartini adalah salah satu tokoh pejuang emansipasi wanita. Simak ringkasan biografi RA Kartini yang menginspirasi berikut ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Biografi R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2\",\"name\":\"Fitri Dewanty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fitri Dewanty\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Biografi R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia","description":"R.A Kartini adalah salah satu tokoh pejuang emansipasi wanita. Simak ringkasan biografi RA Kartini yang menginspirasi berikut ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Biografi R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia","og_description":"R.A Kartini adalah salah satu tokoh pejuang emansipasi wanita. Simak ringkasan biografi RA Kartini yang menginspirasi berikut ini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-06-20T15:00:20+00:00","article_modified_time":"2022-06-20T10:46:51+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-2.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Fitri Dewanty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fitri Dewanty","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-2.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-2.webp","width":682,"height":536,"caption":"biografi ra kartini"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/","name":"Biografi R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-06-20T15:00:20+00:00","dateModified":"2022-06-20T10:46:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2"},"description":"R.A Kartini adalah salah satu tokoh pejuang emansipasi wanita. Simak ringkasan biografi RA Kartini yang menginspirasi berikut ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/biografi-ra-kartini\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Biografi R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2","name":"Fitri Dewanty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fitri Dewanty"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60439"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60439"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60439\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60446,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60439\/revisions\/60446"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60447"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}