{"id":58866,"date":"2022-06-13T17:00:10","date_gmt":"2022-06-13T10:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=58866"},"modified":"2022-06-13T10:48:09","modified_gmt":"2022-06-13T03:48:09","slug":"teknik-pengumpulan-data","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/","title":{"rendered":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis-jenis &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik pengumpulan data merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan ketika melakukan penelitian. Hal ini berkaitan dengan bagaimana seorang peneliti akan memperoleh data yang menjadi bahan atau objek yang diteliti. Seperti yang Sedulur ketahui, penelitian harus dilakukan melalui proses yang runtut, mulai dari tahap persiapan hingga nantinya setelah memperoleh hasil penelitian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara sederhana, teknik pengumpulan data adalah teknik yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data yang akan diteliti. Teknik ini menjadi hal yang penting agar data yang diperoleh adalah valid dan dapat dipertanggungjawabkan. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Untuk memahami lebih lanjut mengenai teknik pengumpulan data dalam penelitian, berikut informasi selengkapnya. Simak sampai habis, ya!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/variabel-adalah\/\">Variabel Penelitian: Pengertian, Jenis dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong><span style=\"color: #000000;\">Pengertian teknik pengumpulan data<\/span><\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58890\" aria-describedby=\"caption-attachment-58890\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58890\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-1-570x417.webp\" alt=\"teknik pengumpulan data\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58890\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Disampaikan sebelumnya, teknik pengumpulan data merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan penelitian. Secara sederhana, teknik pengumpulan data dapat dijelaskan sebagai suatu teknik atau metode yang dilakukan oleh seorang peneliti untuk mengumpulkan data di lapangan. Data-data tersebut nantinya akan digunakan sebagai objek yang diteliti sekaligus menjadi fakta pendukung dalam penelitian. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Adapun teknik ini bertujuan untuk memilah data-data yang tersedia di lapangan. Sehingga, data yang digunakan dalam penelitian adalah data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.<\/span><\/p>\n<h2><strong><span style=\"color: #000000;\">Pengertian menurut para ahli<\/span><\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58884\" aria-describedby=\"caption-attachment-58884\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58884\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-7-570x417.webp\" alt=\"teknik pengumpulan data\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58884\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, berikut adalah beberapa pengertian teknik pengumpulan data menurut para ahli.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sugiyono <\/strong>menjelaskan teknik pengumpulan data sebagai langkah yang paling strategis dalam penelitian. Sebab, tujuan utama dari penelitian adalah memperolah data.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Riduwan\u00a0<\/strong>mengartikan teknik pengumpulan data adalah teknik atau cara-cara yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Djaman Satori dan Aan Komariah <\/strong>mengartikan pengumpulan data adalah prosedur sistematis untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ilmiah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Eko Sudarmanto <\/strong>memaknai teknik pengumpulan data adalah teknik atau cara yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data, informasi, serta fakta pendukung yang ada di lapangan untuk keperluan penelitian.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan uraian pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa teknik pengumpulan data adalah suatu teknik, metode, atau cara yang digunakan oleh peneliti dalam rangka mengumpulkan data yang valid. Nantinya, data-data tersebut diteliti atau menjadi bahan dalam penelitian.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/contoh-hipotesis-penelitian\/\">Contoh Hipotesis Penelitian Beserta Pengertian dan Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong><span style=\"color: #000000;\">Jenis-jenis teknik pengumpulan data<\/span><\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58889\" aria-describedby=\"caption-attachment-58889\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58889\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-2-570x418.webp\" alt=\"teknik pengumpulan data\" width=\"570\" height=\"418\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58889\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, teknik pengumpulan data dibagi menjadi dua kategori yaitu kuantitatif dan kualitatif. Pembagian ini didasarkan pada metodologi penelitian yang dilakukan, apakah penelitian kuantitatif atau kualitatif. Berikut adalah penjelasannya.<\/span><\/p>\n<h2><strong><span style=\"color: #000000;\">1. Teknik pengumpulan data kuantitatif<\/span><\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58886\" aria-describedby=\"caption-attachment-58886\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58886\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-5-570x417.webp\" alt=\"teknik pengumpulan data\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58886\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sesuai namanya, teknik ini digunakan dalam penelitian kuantitatif. Yaitu penelitian yang menggunakan data-data bertipe numerik atau angka yang bisa dihitung atau diukur secara langsung. Contoh data kuantitatif adalah tinggi dan berat badan, suhu, pemasukan dan pengeluaran dalam sebuah perusahaan, populasi, serta angka kemenangan seorang calon presiden. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Teknik pengumpulan data dalam penelitian kuantitatif dibagi menjadi beberapa jenis, yakni survei atau kuesioner, data statistik, wawancara, dan observasi. Simak penjelasannya berikut ini.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Survei atau kuesioner<\/strong>. Survei dalam pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara menyebar kuesioner sebagai instrumen penelitian. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka mengumpulkan data yang kemudian diukur secara numerik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Dataset statistik<\/strong>. Biasanya dikumpulkan oleh pihak ketiga yang memiliki otoritas. Sehingga, peneliti tidak perlu mengumpulkan data dari lapangan, melainkan cukup mengakses data yang sudah tersedia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Wawancara<\/strong>. Metode wawancara dapat dilakukan dalam penelitian kuantitatif maupun kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif, peneliti melakukan wawancara terstruktur kepada informasi untuk memperoleh informasi atau data yang diperlukan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Observasi<\/strong>. Sebuah cara pengumpulan data yang dilakukan dengan mengamati objek penelitian. Oleh karenanya, ketelitian dan kecermatan seorang peneliti sangat dibutuhkan agar data yang terkumpul adalah data valid.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong><span style=\"color: #000000;\">2. Teknik pengumpulan data kualitatif<\/span><\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58882\" aria-describedby=\"caption-attachment-58882\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58882\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-9-570x417.webp\" alt=\"teknik pengumpulan data\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58882\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kategori yang kedua adalah teknik pengumpulan data kualitatif. Sesuai dengan namanya, teknik ini digunakan dalam penelitian yang menggunakan metodologi kualitatif. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Menurut Sugiyono, dalam penelitian kualitatif pengumpulan data dilakukan pada <em>natural setting <\/em><\/span><span style=\"color: #000000;\">(kondisi yang alamiah), sumber data primer. Selain itu, teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berikut jenis-jenis teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif beserta penjelasannya.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span style=\"color: #000000;\">Observasi<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia<\/em> (KBBI), observasi adalah peninjauan secara cermat. Sementara terkait dengan penelitian, observasi dapat dijelaskan sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap unsur-unsur pada objek penelitian. Sehingga, inti dari teknik observasi ini ialah pada proses pengamatan terhadap objek penelitian. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Observasi dalam penelitian dibagi menjadi 5 kategori, sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Observasi partisipan<\/strong>, teknik observasi di mana peneliti masuk ke dalam masyarakat yang diteliti sehingga ia seolah ikut menjadi bagian dari masyarakat tersebut.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Observasi non-partisipan<\/strong>, dalam melakukan pengamatan, peneliti tidak ikut masuk dalam masyarakat yang diamati.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Observasi sistematik<\/strong>, orang yang melakukan pengamatan menggunakan pedoman sebagai instrumen pengamatan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Observasi non-sistematik <\/strong>adalah kebalikan dari observasi sistematik sehingga pengamat tidak menggunakan instrumen pengamatan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Observasi eksperimental<\/strong>, pengamatan terhadap gejala atau fenomena penelitian yang dilakukan dengan mengendalikan situasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong><span style=\"color: #000000;\">Wawancara<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Wawancara atau <em>interview<\/em> merupakan teknik pengumpulan data untuk memperoleh data atau informasi melalui tanya jawab. Metode ini menghendaki adanya komunikasi langsung antara peneliti dengan sumber data, yakni informan atau responden. Wawancara dapat dilakukan untuk pembuktian terhadap informasi yang telah diperoleh.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span style=\"color: #000000;\">Dokumentasi<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dokumentasi adalah metode di mana peneliti mengumpulkan data dengan cara menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku, majalah, dan dokumen-dokumen lainnya. Objek dalam teknik pengumpulan data dengan dokumentasi sendiri terbagi menjadi dua yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi. Berikut penjelasannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Dokumen pribadi, artinya objek yang diteliti adalah dokumen-dokumen yang bersifat pribadi. Contohnya adalah buku atau catatan harian dan surat pribadi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Dokumen resmi, contoh data penelitian berupa dokumen resmi adalah pengumuman, peraturan lembaga, dan surat-surat resmi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/contoh-landasan-teori\/\">Contoh Landasan Teori Beserta Pengertian &amp; Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong><span style=\"color: #000000;\">Data dalam penelitian<\/span><\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58888\" aria-describedby=\"caption-attachment-58888\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-58888 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-3-570x417.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58888\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain memahami tentang teknik pengumpulan data, penting bagi Sedulur untuk mengetahui apa itu data dalam sebuah penelitian. Menurut KBBI, data adalah keterangan yang benar dan nyata; keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian; dan informasi dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer seperti representasi digital dari teks, angka, gambar grafis, atau suara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, sejumlah ahli juga telah mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian dari data penelitian. Berikut rangkumannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Siswantoro <\/strong>menjelaskan data sebagai sumber informasi yang diseleksi sebagai bahan analisis. Sehingga, data merupakan bahan yang dianalisis dalam sebuah penelitian.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Siswandari<\/strong> memaknai bahwa data dapat dipahami sebagai fakta dari suatu objek yang diamati. Dalam hal ini, data dapat berupa angka atau kata. Selain itu, data juga dijelaskan sebagai fakta-fakta yang akan digunakan sebagai bahan penarikan simpulan. Pengertian ini merujuk pada data menurut sudut pandang statistik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sutama<\/strong> membagi pengertian data menjadi dua. Pertama, data sebagai informasi faktual yang dipergunakan sebagai dasar untuk penalaran, diskusi, atau perhitungan. Kedua, data merupakan kenyataan-kenyataan murni yang belum diberi penafsiran apa pun, belum diubah, atau belum dimanipulasi, namun telah tersusun dalam sistematika statistika tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Jenis-jenis data<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58885\" aria-describedby=\"caption-attachment-58885\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58885\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-6-570x417.webp\" alt=\"teknik pengumpulan data\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58885\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengetahui pengertian data dalam penelitian, tak ada salahnya bagi Sedulur untuk mengenal jenis-jenis data. Dalam artikel ini, akan dijelaskan jenis-jenis data yang dibagi berdasarkan tiga kategori yaitu tipe penelitian, sumber, dan cara memperoleh data.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Data berdasarkan tipe penelitian<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58883\" aria-describedby=\"caption-attachment-58883\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-58883 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-8-570x409.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"409\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58883\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan tipe penelitiannya, data dapat dibagi menjadi dua, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Data kualitatif merupakan data yang berbentuk non-numerik sehingga tidak bisa diproses dalam bentuk angka. Data ini dapat berupa kata, kalimat, maupun paragraf yang memiliki makna yang berkaitan dengan penelitian. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Data kuantitatif adalah kebalikan dari data kualitatif. Sebab, data-data yang dikumpulkan adalah berupa angka atau statistik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Data berdasarkan sumbernya<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58887\" aria-describedby=\"caption-attachment-58887\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-58887 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-4-570x352.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"352\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58887\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan sumbernya, data penelitian dibagi menjadi dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Data primer adalah data utama atau data pokok yang digunakan di dalam penelitian. Selain itu, data primer biasanya diperoleh langsung dari subjek penelitian atau responden. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Data sekunder merupakan data pelengkap. Adapun data sekunder tidak diperoleh langsung dari responden atau narasumber, melainkan dari tangan kedua, tangan ketiga, dan seterusnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Data berdasarkan cara memperolehnya<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58881\" aria-describedby=\"caption-attachment-58881\" style=\"width: 328px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-58881 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-10.webp\" alt=\"\" width=\"338\" height=\"338\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-10.webp 338w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-10-160x160.webp 160w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-10-80x80.webp 80w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data-10-60x60.webp 60w\" sizes=\"(max-width: 338px) 100vw, 338px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58881\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, data berdasarkan cara memperolehnya merujuk pada jenis-jenis teknik pengumpulan data yaitu data hasil observasi, wawancara, dan eksperimental. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Data hasil observasi biasanya berupa catatan atau tulisan, rekaman suara, foto, video, dan lain sebagainya. Berikutnya data dari hasil wawancara akan berupa jawaban-jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh peneliti kepada responden. Terakhir, adalah data hasil eksperimental.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi pembahasan seputar cara pengumpulan data dalam penelitian. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa teknik pengumpulan data adalah teknik atau cara yang digunakan oleh seorang peneliti untuk memperoleh data yang menjadi bahan dalam penelitian. Teknik-teknik tersebut terbagi dalam beberapa kategori yang didasarkan pada metodologi yang digunakan dalam penelitian.<\/span><\/p>\n<p><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/p>\n<p><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":58867,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7996,7995,7994],"class_list":["post-58866","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-data","tag-pengumpulan-data","tag-teknik-pengumpulan-data"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis-jenis &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Teknik pengumpulan data merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan penelitian. Berikut ulasan lengkapnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis-jenis &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teknik pengumpulan data merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan penelitian. Berikut ulasan lengkapnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-13T10:00:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-13T03:48:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"teknik pengumpulan data\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/\",\"name\":\"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis-jenis & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-06-13T10:00:10+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-13T03:48:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Teknik pengumpulan data merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan penelitian. Berikut ulasan lengkapnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis-jenis &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis-jenis & Contohnya","description":"Teknik pengumpulan data merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan penelitian. Berikut ulasan lengkapnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis-jenis & Contohnya","og_description":"Teknik pengumpulan data merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan penelitian. Berikut ulasan lengkapnya.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-06-13T10:00:10+00:00","article_modified_time":"2022-06-13T03:48:09+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teknik-pengumpulan-data.webp","width":682,"height":536,"caption":"teknik pengumpulan data"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/","name":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis-jenis & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-06-13T10:00:10+00:00","dateModified":"2022-06-13T03:48:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Teknik pengumpulan data merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan penelitian. Berikut ulasan lengkapnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-pengumpulan-data\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis-jenis &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58866"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58866"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58866\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58930,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58866\/revisions\/58930"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58866"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58866"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58866"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}