{"id":58589,"date":"2022-06-10T15:00:12","date_gmt":"2022-06-10T08:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=58589"},"modified":"2022-06-10T14:23:01","modified_gmt":"2022-06-10T07:23:01","slug":"teks-eksposisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/","title":{"rendered":"Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Dalam bahasa Indonesia, terdapat beragam jenis teks. Satu di antaranya adalah teks eksposisi. Secara sederhana, dapat dijelaskan bahwa teks eksposisi adalah jenis teks yang bertujuan untuk memberikan informasi atau pengetahuan dari penulis kepada pembaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sedulur dapat dengan mudah menemukan contoh teks eksposisi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya di surat kabar, majalah, hingga media digital atau media daring (online). Adapun salah satu ciri teks eksposisi adalah mengandung informasi atau bersifat informatif. Selain itu, teks ini juga ditulis menggunakan bahasa yang baku dan disusun secara singkat, padat, dan jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Ingin tahu lebih lanjut mengenai teks eksposisi beserta ciri-ciri, struktur, jenis, hingga contoh-contohnya? Yuk, simak artikel selengkapnya berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hubungan-kausalitas-dalam-teks-eksplanasi\/\">Penjelasan Hubungan Kausalitas dalam Teks Eksplanasi<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Pengertian teks eksposisi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58619\" aria-describedby=\"caption-attachment-58619\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58619\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/menulis-freepik-570x417.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58619\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), eksposisi dalam bidang linguistik atau kebahasaan memiliki arti teks yang berisi uraian atau informasi, bertujuan untuk menyampaikan pendapat atau gagasan, disajikan dengan fakta untuk memperkuat informasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sementara itu secara sederhana bisa dijelaskan teks eksposisi adalah jenis teks yang bertujuan untuk memberikan informasi atau pengetahuan dari penulis kepada pembaca.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Pengertian teks eksposisi menurut ahli bahasa<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58620\" aria-describedby=\"caption-attachment-58620\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58620\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/menulis-writing-570x417.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58620\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sejumlah ahli bahasa telah mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian teks eksposisi. Berikut rangkuman informasinya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">1. Jos Daniel Parera<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Menurut J. D. Parera, teks eksposisi adalah suatu teks yang ditujukan untuk menyampaikan informasi dari pengarang kepada pembaca terhadap kejadian atau masalah tertentu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">2. Gorys Keraf<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Gorys Keraf menjelaskan teks eksposisi sebagai suatu wacana yang menguraikan objek tertentu untuk memperluaskan pengetahuan pembaca.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">3. Chaer Al Wasilah<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Pengertian teks eksposisi menurut Chaer Alwasilah yaitu teks yang bertujuan untuk menjelaskan sebuah persoalan atau informasi dari penulis kepada pembaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Berdasarkan uraian pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa teks eksposisi merupakan teks yang memiliki tujuan untuk memberikan informasi dengan cara menjelaskan tentang suatu topik sehingga dapat menambah wawasan pembacanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/anekdot-adalah\/\">Teks Anekdot: Pengertian, Ciri-Ciri, Tujuan, Struktur &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Tujuan teks eksposisi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58629\" aria-describedby=\"caption-attachment-58629\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58629\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/young-writer-taking-notes-570x416.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"416\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58629\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sudah disinggung pada poin sebelumnya bahwa tujuan teks eksposisi adalah memberikan informasi kepada pembaca. Hal itu dimaksudkan agar pembaca mendapatkan wawasan baru sekaligus menjadi lebih mudah dalam memahami suatu topik yang dibahas dalam teks tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Atas tujuan tersebut, maka perlu bagi penulis untuk memaparkan atau menjelaskan topik yang dibahas secara rinci dan lugas. Sehingga pesan atau informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pembaca.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Ciri-ciri teks eksposisi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58628\" aria-describedby=\"caption-attachment-58628\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58628\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/writing-article-570x418.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"418\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58628\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Setelah memahami pengertian dan tujuan teks eksposisi, kini akan diulas mengenai ciri-ciri atau karakteristik teks eksposisi. Secara umum, teks ini memiliki ciri yaitu mengandung informasi yang didasarkan pada fakta dan data yang akurat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Berikut penjelasan mengenai ciri-ciri tulisan eksposisi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">1. Memberikan informasi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, teks eksposisi merupakan tulisan yang bertujuan memberikan informasi kepada pembacanya. Informasi yang dipaparkan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk pembaca.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">2. Menggunakan bahasa baku dan lugas<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Teks eksposisi merupakan tulisan non-fiksi, sehingga gaya penulisannya pun cenderung lugas bukan kiasan. Hal ini dimaksudkan agar topik yang dibahas dapat dipahami oleh pembaca. Selain itu, penulisan teks eksposisi juga mengikuti kaidah bahasa baku.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">3. Berisi fakta<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Isi atau informasi yang disampaikan dalam teks harus didasari dengan fakta dan data yang akurat. Sehingga tulisan memiliki dasar yang jelas.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">4. Format penulisannya singkat, padat, dan jelas<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Masih senada dengan ciri yang kedua, teks eksposisi sebaiknya ditulis secara singkat, padat, dan jelas. Sehingga topik yang dibahas langsung bisa ditangkap oleh pembaca.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">5. Objektif<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Objektif memiliki arti tulisan tidak memihak dan tidak memaksakan pandangan atau opininya terhadap pembaca. Dengan kata, teks yang dibuat bersifat netral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/persuasi-adalah\/\">Teks Persuasi: Pengertian, Tujuan, Struktur, Ciri &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Struktur teks eksposisi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58627\" aria-describedby=\"caption-attachment-58627\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58627\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/write-work-570x352.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"352\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58627\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Struktur teks atau paragraf eksposisi terdiri atas tiga kategori. Pertama, yaitu tesis atau pendahuluan. Kedua, rangkaian argumen. Ketiga, adalah simpulan atau penegasan ulang. Berikut penjelasan selengkapnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">1. Tesis<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Tesis dapat dijelaskan sebagai bagian pembuka atau pendahuluan dari sebuah teks. Bagian ini umumnya berisikan pengenalan topik atau masalah, gagasan utama, hingga opini atau pandangan penulis secara umum mengenai topik yang akan dibahas. Sehingga penting bagi penulis untuk menentukan tujuan atau arah penulisan sebelum menulis teks eksposisi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">2. Rangkaian argumen<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Berikutnya, Sedulur dapat mengemukakan sejumlah pendapat yang diperkuat dengan fakta maupun data. Sehingga dapat dikatakan, pada bagian argumen ini, penulis teks ekspoisis mulai menampilkan fakta maupun data yang menjadi dasar penulisan artikel.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">3. Simpulan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Selayaknya artikel lainnya, teks eksposisi juga dilengkapi dengan penutup berupa simpulan. Pada bagian penutup ini, Sedulur bisa memberikan penegasan ulang maupun rekomendasi atau saran atas argumen yang telah disampaikan sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\"><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/\">Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis &amp; Cara Membacanya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Kaidah kebahasaan<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58626\" aria-describedby=\"caption-attachment-58626\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58626\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/work-write-570x417.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58626\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Selain mengetahui ciri-ciri dan strukturnya, Sedulur juga perlu memahami kaidah kebahasaannya. Dikutip dari Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia Kemendikbud, sedikitnya ada tujuh poin kaidah kebahasaan dalam teks eksposisi. Berikut uraian selengkapnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">1. Kata-kata teknis<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sebuah teks eksposisi banyak menggunakan kata-kata teknis atau peristilahan yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Misalnya dalam menulis teks tentang kesehatan dan kebersihan rambut, Sedulur dapat menggunakan istilah mikroorganisme, bakteri, dan virus.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">2. Konjungsi kausalitas<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Tulisan eksposisi juga memiliki ciri kaidah kebahasaan berupa digunakannya kata-kata yang menunjukkan hubungan sebab akibat atau konjungsi kausalitas. Contoh konjungsi kausalitas yang dapat digunakan dalam teks ialah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">oleh karena itu<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">sehingga<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">jika<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">maka<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">sebab<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">disebabkan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">karena<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">dengan demikian<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">akibatnya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">3. Konjungsi temporal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Konjungsi temporal adalah kata hubung yang yang menunjukkan dua peristiwa yang berbeda dan memiliki kaitan dengan waktu. Kata-kata ini digunakan untuk menjelaskan urutan fakta atau argumentasi. Contoh konjungsi temporal adalah sebelum itu, kemudian, pada akhirnya, dan sebaliknya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">4. Konjungsi perbandingan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Artikel eksposisi dapat menggunakan konjungsi perbandingan untuk menjelaskan topik yang dibahas. Perlu dipahami, konjungsi perbandingan adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan dua hal dengan cara membandingkannya. Misalnya, menggunakan kata sebagaimana, seperti, sementara itu, sedangkan, namun, dan tetapi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">5. Kata perujukan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Telah dijelaskan sebelumnya, teks eksposisi ditulis berdasarkan fakta maupun data yang akurat. Untuk memaparkan fakta atau data, Sedulur bisa menggunakan kata perujukan untuk merujuk ke sumber yang menjadi dasar penulisan artikel. Contoh kata perujukan adalah menurut, berdasarkan, dan merujuk pada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sementara itu, berikut adalah contoh penggunaan kata perujukan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa virus corona bisa hidup selama tiga hari di rambut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">6. Kata persuasif<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Menurut KBBI, persuasif memiliki arti bersifat membujuk secara halus. Sementara kata persuasif adalah kata yang digunakan untuk menyampaikan ajakan. Contohnya yaitu hendaklah, sebaiknya, dan seharusnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">7. Kata-kata mental<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Kata-kata mental atau kata kerja mental adalah kata kerja yang menyatakan kegiatan abstrak yang berkaitan dengan aktivitas pikiran. Contoh kata kerja mental adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">memerhatikan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">menggambarkan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">mengetahui<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">memahami<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">berpikir<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\"><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/struktur-teks-hikayat\/\">Struktur Teks Hikayat: Pengertian, Struktur, Kaidah &amp; Contoh<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Jenis-jenis teks eksposisi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58624\" aria-describedby=\"caption-attachment-58624\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58624\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/woman-taking-notes-notepad-570x416.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"416\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58624\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Dirangkum dari berbagai sumber, teks eksposisi terbagi dalam beberapa jenis. Pembagian ini didasarkan pada tujuan maupun topik yang diulas dalam teks. Berikut adalah jenis-jenis teks eksposisi selengkapnya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">1. Eksposisi definisi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Eksposisi defini atau definisi adalah jenis teks yang bertujuan untuk menjelaskan tentang suatu hal atau topik. Sehingga teks jenis ini biasanya akan berisikan penjelasan maupun pengertian mengenai suatu hal.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">2. Eksposisi proses<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Eksposisi proses adalah tulisan yang berisikan informasi mengenai cara atau tahapan untuk melakukan sesuatu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">3. Eksposisi ilustrasi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Teks eksposisi yang bertujuan memberikan gambaran secara sederhana mengenai satu hal dengan hal lainnya yang dianggap memiliki kemiripan atau kesamaan sifat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">4. Eksposisi pertentangan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Teks eksposisi pertentangan adalah teks yang berisikan informasi mengenai beberapa hal yang bertentangan satu sama lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">5. Eksposisi laporan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sesuai namanya, jenis teks ini berisikan informasi berupa laporan mengenai suatu peristiwa ataupun penelitian.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">6. Eksposisi perbandingan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Jenis teks ini dimaksudkan untuk menyampaikan ide atau gagasan yang kemudian dibandingkan dengan hal lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">7. Eksposisi berita<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Adalah teks eksposisi yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai suatu peristiwa atau kejadian. Jenis teks ini sering Sedulur jumpai di surat kabar maupun portal media daring.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">8. Eksposisi analisis<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Teks analisis adalah tulisan yang menjabarkan suatu masalah pada setiap gagasan pokok menjadi beberapa sub bagian dan kemudian dikembangkan secara berurutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\"><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-diskusi\/\">Teks Diskusi: Pengertian, Struktur, Jenis, Tujuan &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Contoh teks eksposisi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58623\" aria-describedby=\"caption-attachment-58623\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58623\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teks-freepik-570x417.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58623\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Setelah mempelajari tentang pengertian, ciri-ciri, hingga strukturnya, tentu Sedulur ingin tahu bagaimana contohnya. Berikut beberapa contoh teks yang bisa Sedulur pelajari untuk lebih memahami tentang tulisan eksposisi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Contoh 1<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Berikut contoh teks eksposisi tentang Covid-19 yang dikutip dari Kompas.com.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sekolah tatap muka selama pandemi butuh kewaspadaan ekstra. Dikhawatirkan kasus baru akan bertebaran di klaster sekolah bila tidak menaati protokol kesehatan dengan ketat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Pada Jumat, 10 November 2020 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memberi pengumuman tentang pelaksanaan pendidikan Tahun Ajaran 2020\/2021. Ia menyatakan bahwa mulai Januari 2021, izin pembelajaran tatap muka diserahkan jajaran pemerintah daerah dan orang tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Maka dalam mempersiapkan sekolah tatap muka, seluruh pihak wajib melindungi siswa. Protokol keamanan selama Covid-19 harus diterapkan dengan ketat saat pembelajaran tatap muka.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Contoh 2<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58621\" aria-describedby=\"caption-attachment-58621\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-58621 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teks-eksposisi-freepik-570x417.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58621\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Berikut contoh teks eksposisi tentang kesehatan yang dikutip dari Kemendikbud.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Rambut merupakan salah satu pelindung kulit kepala. Selain itu, rambut juga merupakan mahkota bagi semua orang. Oleh karena itu, rambut harus dijaga keindahannya, baik kebersihan maupun kesehatannya. Hal yang paling rutin dan mudah kita lakukan adalah keramas dengan teratur, apalagi di masa pandemi ini.\u00a0 Akan tetapi, perlu kita ingat bahwa setiap rambut mempunyai tipe yang berbeda sehingga penanganannya pun harus berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Penerapan pola hidup bersih selama pandemi covid-19 tentu menjadi kewajiban kita semua. Kita dapat menghalau segala mikroorganisme yang mencoba masuk ke dalam tubuh dengan tingkat kebersihan tinggi. Jika mencuci tangan dan mandi sudah biasa diterapkan, keramas atau membersihkan rambut juga harus diterapkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Penelitian yang baru diterbitkan di New England Journal of Medicine menunjukan bahwa virus corona bisa hidup selama tiga hari di rambut. Direktur dari Yale Institute for Global Health, Saad Omer, menyetujui dan menjelaskan bagaimana hal tersebut terjadi. &#8220;Karena virus corona yang menempel pada rambut mungkin terjadi melalui percikan mukosa,&#8221; katanya, seperti dilansir dari situs Today. Sebagai bentuk antisipasi, dermatolog dari Sekolah Kedokteran dan Ilmu Kesehatan George Washington, Adam Friedman, mengimbau agar kegiatan kebersihan ini dilakukan setiap hari. Ini disebabkan oleh perbedaan fungsi kulit kepala dalam memproduksi minyak dari masing-masing orang. &#8220;Minyak berlebih pada rambut bisa meningkatkan kelembaban, sedangkan tempat demikian menjadi sasaran untuk mikroorganisme tinggal, sehingga mencuci rambut akan sangat baik jika dilakukan setiap hari untuk pencegahan,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Adapun, mencuci rambut tidak sekadar menggunakan air saja, tetapi juga dengan sampo. Friedman mengatakan sampo berfungsi untuk mengubah molekul kecil dan menghilangkan kotoran, bakteri, dan virus. &#8220;Sampo dapat menghilangkan bakteri pada kepala sekaligus membunuhnya. Ini bisa menjaga kesehatan rambut sekaligus menghindarkan risiko tertular covid-19,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Kebiasaan menjaga kebersihan rambut ini memang sangat penting dilakukan. Hal ini disebabkan rambut sangat rentan dan dapat menimbulkan penyakit kulit atau kepala seperti ketombe, rontok, bercabang, dan rambut kusam. Selain itu, rambut memungkinkan juga sebagai media tertularnya virus corona. Virus corona tersebut menempel pada rambut yang terjadi melalui percikan mukosa. Kita pastinya tidak ingin hal itu terjadi. Dengan demikian, kita harus membiasakan diri untuk menjaga kebersihan rambut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Contoh 3<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Berikut contoh teks eksposisi berita yang dikutip dari Kumparan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Menjelang tahun politik, terdapat banyak sekali kabar berita hoaks yang bertebaran di berbagai media. Hal tersebut menarik perhatian Irjen Pol Gatot Pramono sebagai Ketua Satgas Nusantara. Dia berpesan dan mengajak seluruh elemen yang ada didalam masyarakat untuk lebih bijak dalam mongkumsi kabar berita yang bersumber dari sosial media.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Menurut seorang pakar politik, Edi dalam sebuah diskusi &#8220;Refleksi Akhir Tahun: Memperteguh Komitmen Kebangsaan di Tahun Politik,&#8221; media konvensional lebih terpercaya dibandingkan dengan media sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Edi juga kembali menjelaskan bahwa media sosial hanya dipegang oleh pemilik akun yang terkadang hanya memiliki tujuan tertentu termasuk menyebar hoaks. Sering akun \u2013 akun media sosial yang digunakan untuk menyebar hoaks adalah akun yang anonimus (menggunakan identitas palsu).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Hal tersebut menjadi membahayakan kondusifitas tatanan negara dan menjadi tantangan tersendiri bagi polri untuk mencegah beredarnya hoaks yang masih banyak di media sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Bursah Zanubi, yang merupakan Ketua Umum dari Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), berkomentar dalam sebuah diskusi politik terkait dengan isu saat ini. Ia sangat menyesalkan kalau belakangan tahun politik ini menjadi tempat pemecah belah masyarakat dan menjadikan negara ini tidak kondusif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Dia juga menjelaskan bahwa sebagian besar energi masyarakat Indonesia selama tahun 2018 terserap masuk hanya ke dalam atmosfer kampanye pemilihan presiden 2019 esok. Faktanya, kita hanya menyaksikan narasi kampanye dipenuhi dengan ujaran kebencian, hoaks, fitnah, kampanye hitam, dan perdebatan minim data sepanjang tahun politik ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Kita semua dapat mengakui bahwa fokus seluruh masyarakat indonesia saat ini dalam pilkada serentak dan persiapan Pilpres 2019, jargon dan kampanye politik lebih menonjolkan politik identitas dan SARA yang dianggap subjektif dan membahayakan keutuhan masyarakat yang harmonis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Kapolri bersama jajarannya, dalam sebuah jumpa pers, berharap kepada seluruh masyarakat supaya bisa menjalankan pemilu 2019 tanpa adanya unsur memecah belah bangsa serta selalu menjunjung tinggi nilai \u2013 nilai pancasila.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Perbedaan teks eksposisi dan teks eksplanasi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58622\" aria-describedby=\"caption-attachment-58622\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58622\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/teks-eksposisi-570x417.webp\" alt=\"teks eksposisi\" width=\"570\" height=\"417\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-58622\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Setelah mempelajari mengenai pengertian, tujuan, ciri-ciri, hingga melihat beberapa contoh dari teks atau tulisan eksposisi, mungkin Sedulur bertanya-tanya, lantas apa perbedaan teks eksposisi dengan teks eksplanasi? Seperti yang diketahui, keduanya memiliki kemiripan yaitu sama-sama berisi penjelasan mengenai suatu topik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Nah, untuk mengetahui perbedaan antara teks eksposisi dan teks eksplanasi, berikut sudah Super rangkum informasi selengkapnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">1. Berdasarkan tujuannya<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Telah diketahui bersama, teks eksposisi memiliki tujuan untuk memberikan informasi. Dalam hal ini, penulis tidak memaksa orang lain yakni pembaca untuk menerima gagasan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Sementara itu, teks eksplanasi adalah teks yang bertujuan menyampaikan kepada pembaca tentang bagaimana atau mengapa suatu fenomena itu terjadi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">2. Berdasarkan struktur<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Teks eksposisi dan teks ekspalanasi memiliki struktur penulisan yang berbeda, sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Teks eksposisi:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Tesis atau pendahuluan yang berisikan pernyataan pendapat tentang suatu topik.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Rangkaian argumen, yakni pemaparan alasan atau bukti yang memperkuat pernyataan yang sudah disampaikan pada bagian topik.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Penutup berupa simpulan atau penegasan ulang tentang pembahasan topik yang disampaikan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Teks eksplanasi:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Identifikasi persoalan, yakni bagian yang menjelaskan secara detail tentang hal yang menjadi topik utama.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Rangkaian kejadian yang menguraikan secara rinci proses kejadian yang relevan dengan fenomena yang dibahas.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Ulasan, yaitu komentar atau penilaian tentang topik yang dibahas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif;\">Demikian tadi pembahasan seputar teks eksposisi. Dapat disimpulkan, teks eksposisi adalah tulisan yang memaparkan informasi mengenai suatu topik. Semoga artikel ini bisa membantu Sedulur untuk lebih mudah memahami jenis teks satu ini, ya!<\/span><\/p>\n<div dir=\"ltr\"><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1648809432622000&amp;usg=AOvVaw3Z4WkGX0D4FuHh7VFxJoHd\"><b>di sini<\/b><\/a>\u00a0sekarang!<\/i><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><i>\u00a0<\/i><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung\u00a0restok\u00a0isi\u00a0tokomu\u00a0<b><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1648809432622000&amp;usg=AOvVaw3Z4WkGX0D4FuHh7VFxJoHd\">di sini<\/a><\/b>\u00a0aja!<\/i><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":58590,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[7955,5316,7954],"class_list":["post-58589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-eksposisi","tag-teks","tag-teks-eksposisi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Teks eksposisi adalah tulisan yang bertujuan untuk memberikan informasi dari penulis kepada pembaca. Berikut penjelasannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teks eksposisi adalah tulisan yang bertujuan untuk memberikan informasi dari penulis kepada pembaca. Berikut penjelasannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-10T08:00:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-10T07:23:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-1.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"teks eksposisi\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/\",\"name\":\"Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-06-10T08:00:12+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-10T07:23:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Teks eksposisi adalah tulisan yang bertujuan untuk memberikan informasi dari penulis kepada pembaca. Berikut penjelasannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya","description":"Teks eksposisi adalah tulisan yang bertujuan untuk memberikan informasi dari penulis kepada pembaca. Berikut penjelasannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya","og_description":"Teks eksposisi adalah tulisan yang bertujuan untuk memberikan informasi dari penulis kepada pembaca. Berikut penjelasannya.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-06-10T08:00:12+00:00","article_modified_time":"2022-06-10T07:23:01+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"13 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/18-1-1.webp","width":682,"height":536,"caption":"teks eksposisi"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/","name":"Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-06-10T08:00:12+00:00","dateModified":"2022-06-10T07:23:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Teks eksposisi adalah tulisan yang bertujuan untuk memberikan informasi dari penulis kepada pembaca. Berikut penjelasannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-eksposisi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58589"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58589"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58589\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58656,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58589\/revisions\/58656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58590"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}