{"id":58582,"date":"2022-06-10T17:00:17","date_gmt":"2022-06-10T10:00:17","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=58582"},"modified":"2022-06-10T13:46:36","modified_gmt":"2022-06-10T06:46:36","slug":"sel-tumbuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/","title":{"rendered":"Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sel merupakan unit terkecil pada makhluk hidup yang memiliki fungsi untuk mengatur kehidupan. Semua makhluk hidup memiliki sel, tak terkecuali tumbuhan. Namun, sel tumbuhan dengan sel makhluk hidup lainnya tentu memiliki perbedaan pada bagian-bagian penyusunnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian penyusun sel tumbuhan disebut dengan organel. Organel tersebut memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling memengaruhi satu sama lain. Oleh sebab itu, setiap sel tumbuhan harus memiliki semua organel tersebut. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana? Apakah Sedulur tertarik mempelajari materi ini? Berikut adalah artikel yang akan membahas mengenai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sel tumbuhan dan fungsinya pada setiap organel. Simak baik-baik, ya!<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/spora-adalah\/\"><b>Spora: Pengertian, Fungsi, Jenis &amp; Contoh Tumbuhannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><strong>Sel tumbuhan<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58264\" aria-describedby=\"caption-attachment-58264\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Menyuburkan-tanaman.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58264\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Menyuburkan-tanaman-570x450.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"450\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58264\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sel tumbuhan adalah unit terkecil fungsional yang dimiliki oleh tumbuhan. Termasuk ke dalam sel eukariotik dan memiliki sistem endomembran. Sistem endomembran adalah sistem yang bekerja pada sekumpulan organel sel yang saling memengaruhi antara satu organel dengan organel sel lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi sel tumbuhan adalah mengatur semua aktivitas tumbuhan, menyimpan dan membawa sifat genetik tumbuhan, menyusun dan menjaga bentuk tubuh tumbuhan, serta berperan langsung dalam proses tumbuh kembang tumbuhan. Bentuk sel tumbuhan ini selalu tetap karena memiliki dinding sel yang berasal dari selulosa. Sel ini biasanya berbentuk prisma atau balok memanjang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Ciri-ciri sel tumbuhan<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58598\" aria-describedby=\"caption-attachment-58598\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb5.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58598\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb5-570x468.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58598\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri sel tumbuhan adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki dinding sel dari selulosa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki plastida.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jumlah mitokondria tidak terlalu banyak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki vakuola sedikit dengan ukuran yang besar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sentrosom dan sentriolnya tidak terlihat jelas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tumbuhan tidak memiliki lisosom karena fungsinya dapat dilakukan oleh dinding sel maupun vakuola.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fungsi-batang\/\"><b>Fungsi Batang pada Tumbuhan beserta Struktur dan Jenisnya<\/b><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk lebih jelasnya, berikut adalah organel sel atau bagian-bagian sel tumbuhan yang harus Sedulur ketahui.<\/span><\/p>\n<h2><strong>1. Dinding sel<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58593\" aria-describedby=\"caption-attachment-58593\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58593\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb-570x464.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"464\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58593\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dinding sel tumbuhan merupakan bagian penyusun sel yang berfungsi sebagai pelindung organel-organel lain di dalamnya. Bagian ini menjadi ciri khas sel tumbuhan jika dibandingkan dengan sel hewan, sel manusia, maupun sel jamur. Hal ini karena hanya tumbuhan saja yang memiliki dinding pada selnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi dinding sel selain untuk melindungi organel sel di dalamnya, yakni berperan mempertahankan bentuk sel, mencegah terjadinya absorbsi air secara berlebihan, dan memelihara keseimbangan sel dari tekanan. Dinding sel ini menyebabkan tumbuhan tidak bisa bergerak bebas atau kaku dan hanya bisa melakukan gerak pasif maupun gerak tanpa berpindah posisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dinding sel dibagi menjadi dua tipe, yaitu dinding sel primer dan dinding sel sekunder. Dinding sel primer merupakan dinding sel yang terletak di antara lamela tengah dan dinding sel sekunder. Dinding sel primer ini memiliki kandungan hemiselulosa, selulosa, lipid dan protein. Dinding sel primer lebih tipis dan fleksibel dibandingkan dinding sel sekunder karena terbentuk pada saat sel membelah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, dinding sel sekunder merupakan dinding sel yang telah mengalami penebalan dengan zat lignin. Dinding sel sekunder diketahui memiliki tekstur yang lebih tebal, kaku, dan kuat dibandingkan dinding sel primer karena memberi perlindungan dan dukungan terhadap sel. Selain adanya kandungan zat lignin, dinding sel sekunder juga memiliki kandungan selulosa dan hemiselulosa.<\/span><\/p>\n<h2><strong>2. Membran sel<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58606\" aria-describedby=\"caption-attachment-58606\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb13.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58606\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb13-570x393.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"393\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58606\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membran sel atau biasa dikenal sebagai membran plasma merupakan bagian paling luar sel yang dikelilingi oleh dinding sel. Bagian ini secara umum juga dimiliki oleh semua makhluk hidup, mulai dari jamur, bakteri, protista, dan hewan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Membran sel merupakan bagian yang berfungsi sebagai bagian pembungkus dan penjaga organel sel lain di dalamnya. Membran sel memiliki lapisan yang tersusun dari berbagai senyawa kimia, seperti fosfolipid, protein, dan karbohidrat. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Membran sel memiliki sifat semipermeabel karena adanya struktur dari fosfolipid. Sifat semipermeabel merupakan sifat yang hanya memperbolehkan zat tertentu saja untuk masuk ke dalam sel.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gerak-nasti\/\"><b>Gerak Nasti: Pengertian, Jenis &amp; Contoh Tumbuhannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><strong>3. Kloroplas<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58600\" aria-describedby=\"caption-attachment-58600\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb7.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58600\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb7-570x443.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"443\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58600\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah organel sel yang memiliki fungsi penting dalam proses fotosintesis yaitu kloroplas. Kloroplas merupakan organel sel yang memiliki kandungan klorofil atau pigmen hijau untuk menangkap sinar matahari, lalu mengubahnya menjadi gula karbohidrat dan oksigen pada tumbuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kloroplas, kromoplas, dan leukoplas merupakan tiga bagian yang termasuk ke dalam organel plastida. Jika kloroplas memiliki warna hijau, maka kromoplas merupakan organel sel yang memiliki warna hijau atau jingga yang biasanya ditemukan pada tumbuhan seperti umbi, wortel, dan bunga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, leukoplas merupakan organel sel yang tidak memiliki pigmen warna. Leukoplas\u00a0 biasanya terletak pada bagian tumbuhan yang tidak memiliki warna hijau, misalnya akar atau batang. Selain ketiga organel di atas, tumbuhan juga memiliki amiloplas pada bagian akar dan batang yang berfungsi sebagai penyimpan hasil fotosintesis berupa tepung.<\/span><\/p>\n<h2><strong>4. Aparatus golgi<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58601\" aria-describedby=\"caption-attachment-58601\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb8.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58601\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb8-570x468.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58601\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aparatus golgi disebut juga dengan badan golgi atau diktiosom. Organel ini merupakan organel yang dikenal sebagai tumpukan kantong yang dilapisi membran dan bertugas untuk mempersiapkan protein yang akan diekspor dari sel atau sering dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi badan golgi ini adalah membantu proses metabolisme sel, mengemas bahan sekresi yang akan dibebaskan dari sel, dan memproses protein yang telah disintesis oleh ribosom dari retikulum endoplasma.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/\"><b>Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur &amp; Fungsinya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><strong>5. Mitokondria<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58602\" aria-describedby=\"caption-attachment-58602\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb9.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58602\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb9-570x393.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"393\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58602\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mitokondria merupakan organel sel yang memiliki struktur kompleks untuk menghasilkan energi pada tumbuhan. Fungsi utama mitokondria untuk menghasilkan energi ini dilakukan melalui proses melalui respirasi sel. Selama proses respirasi sel, sel akan menggunakan oksigen dan glukosa untuk membuat energi, karbon dioksida dan air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi mitokondria pada sel tumbuhan yang lain adalah sintesis ATP melalui kopling potensial membran untuk transfer elektron dari NADH ke O2 melalui rantai transpor elektron. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun sel tumbuhan juga melakukan fotosintesis, mereka juga harus melakukan respirasi seluler.<\/span><\/p>\n<h2><strong>6. Nukleus<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58603\" aria-describedby=\"caption-attachment-58603\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb10.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58603\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb10-570x468.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58603\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nukleus adalah organel yang terikat pada membran sel yang berisi DNA sel. Organel ini sangat penting karena DNA adalah materi genetik sel. Nukleus berisi semua instruksi tentang cara membuat protein untuk sel dan mengontrol fungsi sel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam nukleus terdapat kromosom atau sebuah komponen genetik yang tersusun dari kumpulan benang kromatin. Nukleus mengontrol dan mengatur aktivitas sel seperti pertumbuhan dan metabolisme, serta membawa gen yang merupakan struktur yang berisi informasi hereditas.<\/span><\/p>\n<h2><strong>7. Retikulum endoplasma<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58605\" aria-describedby=\"caption-attachment-58605\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb12.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58605\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb12-570x468.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"468\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb12-570x468.webp 570w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb12.webp 700w\" sizes=\"(max-width: 570px) 100vw, 570px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58605\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Retikulum endoplasma merupakan organel sel yang bertindak sebagai saluran dalam sitoplasma untuk menghubungkan antara membran sel dengan nukleus. Salah satu fungsi retikulum endoplasma adalah untuk transportasi protein, karena tidak hanya di dalam sel, RE juga bisa menyalurkan berbagai molekul antarsel melalui plasmodesmata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Retikulum endoplasma dibagi menjadi dua jenis yaitu RE kasar dan RE halus. Retikulum endoplasma kasar bisa ditandai dengan adanya ribosom yang menutupinya, berfungsi\u00a0 mengisolasi dan membawa protein tersebut ke bagian-bagian sel lainnya. Sedangkan, retikulum endoplasma halus yang tidak ditutup oleh ribosom berfungsi untuk produksi protein dan steroid, pemeliharaan membran plasma, serta jalur bagi molekul untuk bergerak bersama.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tumbuhan-paku\/\"><b>Tumbuhan Paku, Kenali Ciri, Macam, Jenis dan Manfaatnya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><strong>8. Ribosom<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58604\" aria-describedby=\"caption-attachment-58604\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb11.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58604\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb11-570x393.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"393\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58604\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ribosom merupakan organel yang lebih kecil dari mitokondria yang memiliki ukuran yang padat dengan diameter 20 \u2013 25 nm. Ribosom berbentuk butiran kecil dan tersebar dalam sitoplasma atau menempel pada bagian luar retikulum endoplasma (RE).\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi ribosom pada sel tumbuhan adalah membuat protein dari asam amino dan melakukan sintesis protein dalam sel. Saat tidak melakukan proses sintesis protein, ribosom akan berbentuk subunit kecil dan subunit besar.<\/span><\/p>\n<h2><strong>9. Sitoplasma<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58608\" aria-describedby=\"caption-attachment-58608\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/CytoplasmPostImageNew.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58608\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/CytoplasmPostImageNew-570x400.jpg\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"400\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58608\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sitoplasma merupakan cairan dalam sel yang berada di antara nukleus dengan membran plasma. Organel ini terdiri dari dua komponen penyusunnya, yaitu sitosol dan beberapa organel lainnya. Sitosol adalah komponen penyusun sitoplasma yang berbentuk cairan dan terletak mengelilingi organel. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam sitoplasma terdapat sekitar 70 hingga 90% air, yang mana di dalamnya ada berbagai kandungan zat terlarutnya. Zat terlarut tersebut terdiri dari protein, lipid, maupun zat sisa lainnya seperti karbondioksida.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sitosol memiliki fungsi sebagai tempat reaksi kimia. Misalnya, pada reaksi kimia glikolisis. Tidak hanya sitosol, sitoplasma juga memiliki berbagai organel yang terpisah dari struktur sel. Beberapa fungsi sitoplasma adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai tempat berlangsungnya reaksi kimia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai pelarut untuk semua protein dan senyawa dalam sel.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk menyimpan berbagai jenis zat kimia yang digunakan untuk proses metabolisme sel.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai perantara transfer bahan dari luar sel ke organel atau inti sel.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fungsi-xilem\/\"><b>Perbedaan Fungsi Xilem dan Floem pada Tumbuhan, Lengkap!<\/b><\/a><\/p>\n<h2><strong>10. Vakuola<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_58607\" aria-describedby=\"caption-attachment-58607\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb14.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-58607\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tumb14-570x467.webp\" alt=\"sel tumbuhan\" width=\"570\" height=\"467\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-58607\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Vakuola tumbuhan merupakan salah satu organel sel yang berisi cairan pada bagian sitoplasma. Vakuola menjadi tempat penyimpanan sel untuk menyimpan berbagai zat, dari mulai molekul organik hingga molekul anorganik. Contohnya adalah air, berbagai nutrisi, ion, enzim, dan juga pigmen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Vakuola memiliki bentuk berupa ruang berongga yang diliputi oleh tonoplas dan di dalam rongga tersebut terdapat cairan bening. Pada sel tumbuhan, ukuran vakuola lebih besar dan diisi air. Vakuola dalam sel tumbuhan menempati kisaran antara 80 hingga 90 persen dari total volume sel.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah informasi mengenai bagian-bagian penyusun sel tumbuhan beserta pengertiannya. Semoga informasi ini dapat membantu Sedulur dalam mempelajari ilmu biologi lebih baik lagi. Selamat belajar!<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang!<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> aja!<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":58614,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7952,7953,3182],"class_list":["post-58582","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bagian-sel-tumbuhan","tag-penyusun-sel-tumbuhan","tag-sel-tumbuhan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sel tumbuhan terdiri dari berbagai organel penyusun sel. Bagaimana fungsi masing-masing organel tersebut? simak artikel berikut ini, ya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sel tumbuhan terdiri dari berbagai organel penyusun sel. Bagaimana fungsi masing-masing organel tersebut? simak artikel berikut ini, ya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-10T10:00:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-10T06:46:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/5-6.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/5-6.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/5-6.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"sel tumbuhan\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/\",\"name\":\"Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-06-10T10:00:17+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-10T06:46:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Sel tumbuhan terdiri dari berbagai organel penyusun sel. Bagaimana fungsi masing-masing organel tersebut? simak artikel berikut ini, ya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya","description":"Sel tumbuhan terdiri dari berbagai organel penyusun sel. Bagaimana fungsi masing-masing organel tersebut? simak artikel berikut ini, ya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya","og_description":"Sel tumbuhan terdiri dari berbagai organel penyusun sel. Bagaimana fungsi masing-masing organel tersebut? simak artikel berikut ini, ya!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-06-10T10:00:17+00:00","article_modified_time":"2022-06-10T06:46:36+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/5-6.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/5-6.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/5-6.webp","width":682,"height":536,"caption":"sel tumbuhan"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/","name":"Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-06-10T10:00:17+00:00","dateModified":"2022-06-10T06:46:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Sel tumbuhan terdiri dari berbagai organel penyusun sel. Bagaimana fungsi masing-masing organel tersebut? simak artikel berikut ini, ya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sel-tumbuhan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagian-bagian Penyusun Sel Tumbuhan Beserta Pengertiannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58582"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58582"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58582\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58649,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58582\/revisions\/58649"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58614"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58582"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58582"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58582"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}