{"id":58547,"date":"2022-06-10T10:30:27","date_gmt":"2022-06-10T03:30:27","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=58547"},"modified":"2022-06-10T09:52:17","modified_gmt":"2022-06-10T02:52:17","slug":"not-balok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/","title":{"rendered":"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis &#038; Cara Membacanya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Not merupakan salah satu media yang wajib dipelajari saat mempelajari musik. Para musisi yang memainkan musik, membutuhkan notasi yang harus dimainkan. Jika musisi tersebut tidak hafal notasinya, maka not balok adalah solusinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya bisa lebih paham terkait pengertian, sejarah, jenis, hingga bagaimana cara membacanya, simak ulasannya di sini. Pahami dulu dasarnya supaya ketertarikan dan minat pada musik bisa terasah dan Sedulur dapat menjadi ahli di bidang ini.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/alat-musik-papua\/\"><b>12 Alat Musik Papua Beserta Penjelasan dan Contohnya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>1. Pengertian not balok<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.cdnki.com\/dalam-not-balok-garis-yang-baku-terdiri-dari---cbe8a1f64ccc1f63108947c93d1de166.webp\" alt=\"pengertian not balok\" width=\"750\" height=\"500\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Lovely Ristin<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Notasi musik merupakan hal yang umum dalam sebuah karya musikal. Secara pengertian sendiri, not musik merupakan sistem yang digunakan untuk menuliskan karya musik. Standar dari notasi musik yang ada saat ini adalah notasi balok. Setiap not yang ditulis selalu melambangkan durasi dan tinggi nada saat dimainkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi nada yang ada pada not digambarkan dengan cara vertikal dan durasi atau ritme digambarkan dengan cara horizontal. Selain itu, durasi pada nada biasanya diperlihatkan dalam bentuk ketukan. Istilah ini berasal dari Bahasa Belanda, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">noten balk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan arti yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah notasi yang menggunakan lima garis horizontal untuk memposisikan titik nada. Oleh karena itu, di dalam notasi balok yang menjadi dasarnya adalah sistem paranada bergaris lima. Ketika membaca not balok, kita perlu mengenal apa itu tempo, ketukan, dinamika, dan instrumentasi yang akan digunakan. Selain itu, not ini akan ditempatkan pada paranada serta dibaca dari kiri ke kanan.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Sejarah<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.cdnki.com\/tanda-not-balok-yang-melambangkan-harga-seperenambelas-nilai-14-ketukan-yaitu---d837e244b57e6a6f667c84d1d5270e95.wepb\" alt=\"Sejarah\" width=\"750\" height=\"416\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Termasyhur<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membicarakan sejarah notasi balok tidak akan terlepas dari sejarah musik itu sendiri. Musik sendiri telah dikenal ribuan tahun lalu di peradaban umat manusia. Karena musik bagian dari budaya dan kesenian umat manusia. Di setiap zamannya dan di setiap peradaban selalu ada perubahan dan pergeseran dari setiap budaya dan seni, termasuk dalam hal ini musik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam peninggalan sejarah, tercatat di peradaban kuno seperti Romawi, Mesir, Yunani dan China telah mengenal musik sebagai bagian dari kesenian dan kebudayaan. Permainan musik dari setiap peradaban memiliki ciri khas dengan komposisi musik yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bangsa Yunani kuno dikenal sebagai pencipta musik dengan komposisi lengkap, dengan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Seikilos Epitaph<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Bahkan, peninggalan komposisi musik lengkap sudah terukir di batu nisan yang ada di Turki yang diperkirakan sudah ada sejak abad ke-1. Setelah kemunculan komposisi musik lengkap, muncullah notasi yang hampir sama dengan \u201csol-fa\u201d atau solmisasi barat yang di mana memakai huruf A hingga huruf G.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda not balok i yang hampir sama dengan\u201dsol-fa\u201d tumbuh di zaman kekaisaran Bizantium (Byzantine). Kekaisaran tersebut tumbuh dan berkembang pada zaman kekaisaran Romawi. Beberapa orang mengatakan bahwa penggunaan notasi \u201csol-fa\u201d hampir sama dengan \u201cnotasi Boethian\u201d. \u201cNotasi Boethian\u201d adalah notasi yang ditemukan dan dikembangkan oleh seorang filsuf Romawi yang bernama Boethius, ia mengembakan notasinya sekitar abad ke-6.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu Boethius merupakan orang pertama yang menggunakan 14 huruf abjad dalam membuat notasi. Perlahan tapi pasti notasi musik terus mengalami perkembangan dari gereja-gereja yang ada di negara bagian eropa. Awal-awal kemunculan notasi musik di Eropa digunakan untuk melakukan paduan suara di gereja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masa itu, notasi diposisikan pada bagian atas kata atau suku kata dari teks sebuah lagu yang akan dinyanyikan. Perkembangan notasi musik yang terjadi pada masa itu dikenal dengan sebutan Plainchant atau Gregorian Chant. Pada masa itu juga untuk menentukan tinggi dan rendah dari suatu nada hanya berasal dari nada sebelumnya saja.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Perkembangan<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ap.cdnki.com\/r_untuk-mengetahui-tinggi-rendah-nada-dalam-notasi-balok-not-not-diletakkan-pada-titik-titik-yang-menggunakan-kunci---a74472984f804ccbba751404f908cffb.webp\" alt=\"Perkembangan\" width=\"960\" height=\"480\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Topten.id<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring dengan berkembangnya waktu, notasi balok pun berkembang. Permasalahan yang ditemui dalam perkembangan notasi terus mengalami perbaikan dan penyempurnaan, salah satunya dengan cara menggunakan garis 1 nada di bagian awal hingga menggunakan garis paranada sebanyak 4 buah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara tentang garis paranada yang terdiri dari 4 buah, maka selalu terhubung dengan Guido dari Arezzo. Beliau merupakan seseorang yang sudah ahli dalam bidang teori musik pada masa itu. Bahkan, Guido juga diyakini sebagai penemu yang pada masa itu menggantikan notasi neumatik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sebuah catatan yang cukup terkenal dan berjudul Micrologus. Catatan itu berisi tentang menyanyi dan suatu cara untuk mengajarkan Gregorian Chant, serta membahas tentang komposisi musik polifonik. Beberapa catatan sejarah mengatakan bahwa Micrologus ini sudah ada sekitar tahun 1025 atau 1026 Masehi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guido juga memunculkan solfage buatannya sendiri yang terdiri dari 6 not yang terkenal dengan nama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hexachord<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Adapun 6 not yang dimaksud, yaitu ut, re, mi, fa, sol, la. Kemudian, seiring dengan perkembangan zaman, not ut, di beberapa negara diubah menjadi do. Selain itu, jumlah not juga ditambahkan menjadi tujuh dengan ditambah not ti (si) oleh banyak orang. Hingga pada akhirnya, not yang kita kenal menjadi \u201csolmisasi\u201d tujuh nada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan \u201csolmisasi\u201d tujuh nada sudah digunakan di banyak negara dan menjadi standar dalam memainkan sebuah musik. Tidak hanya pengubahan pada not dan penambahan pada not Guido saja, tetapi musik yang terus berkembang membuat notasi balok atau not balok yang sudah lama juga ikut berkembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan lainnya terjadi pada garis paranada yang di mana sebelumnya hanya 4 garis saja, kini sudah menjadi 5 garis paranada. 5 garis paranada ini merupakan garis paranada yang kita kenal dan kita gunakan hingga saat ini. Meskipun, Guido diyakini menjadi penemu dari not balok, tetapi sangat disayangkan nama beliau tidak terlalu dikenal oleh sebagian orang. Hal ini dapat terjadi karena pada masa itu, penemuan terhadap not Guido ini sangat kurang dipublikasi.<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Penemu not balok<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.cdnki.com\/tanda-not-balok-yang-melambangkan-harga-seperenambelas-nilai-14-ketukan-yaitu---77c1286b265720248202a166eaee00c3.wepb\" alt=\"Penemu not balok\" width=\"750\" height=\"416\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Termasyhur<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana yang telah Sedulur simak dalam penjelasan di atas, bahwa penemu dari not balok adalah Guido dari Arezzo, dikenal juga dengan naman Guido Aretinus. Diperkirakan lahir pada tahun 991 atau 992 Masehi dan dikenal juga sebagai seseorang yang ahli dalam teori musik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, beberapa catatan sejarah, ada yang mengatakan bahwa Guido berasal dari Italia dan ada juga yang bilang berasal dari Perancis. Jika dilihat berdasarkan karya-karya yang telah diciptakan atau dibuatnya penggunaan bahasanya cenderung mengarah ke bahasa Italia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya sebagai ahli teori musik saja, tetapi Guido adalah seorang biarawan Benediktin yang berasal dari Arezzo. Beliau belajar di Biara Benediktin atau pada masa itu dikenal dengan nama Pomposa Abbey. Kecintaannya pada musik, juga ia tuangkan dengan cara mengajar menyanyi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga pada tahun 1025, ia merasa mengalami ketidakcocokkan dengan beberapa \u201corang\u201d yang ada di gereja, sehingga ia memilih keluar dari gereja. Meskipun, sudah keluar dari gereja, tetapi Guido masih mengajar menyanyi di sekolah katedral milik seorang Uskup dari Arezzo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika di Pompisa, Guido mulai melakukan pengembangan terhadap cara baru dalam menulis Gregorian Chant. Ia menggunakan garis paranada sebanyak 4 garis serta menggunakan clef. Setiap Gregorian Chant ditulis ulang kembali oleh Guido dan dipersembahkan kepada Paus Yohanes XIX.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat perbedaan dari setiap jenisnya. Kita ambil contoh dalam not balok gitar dan piano, terdapat beberapa perbedaan dalam membaca titik nada menggunakan not tersebut. Karena membaca not ini merupakan sebuah kemampuan yang dibutuhkan kedisiplinan untuk menguasainya.<\/span><\/p>\n<h2><b>5. Jenis-jenis not balok<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blue.kumparan.com\/image\/upload\/v1634283198\/jbrr5scvrsfha5i8ldth.jpg\" alt=\"jenis not balok\" width=\"1920\" height=\"1183\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Kumparan<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar Sedulur lebih memahami lagi tentang not balok, berikut ini terdapat beberapa jenis dari notasi balok itu sendiri:<\/span><\/p>\n<p><b>1. Not penuh (whole)<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis notasi balok yang pertama adalah notasi penuh atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">whole<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Notasi penuh memiliki nada dengan empat ketukan serta digambarkan dengan lambang bulatan kosong.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Not 1\/2<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis notasi balok kedua adalah notasi satu per dua atau setengah, dengan lambang 1\/2. Dalam notasi ini masih dilambangkan dengan bulatan kosong dan tiang di bagian atasnya. Notasi ini memiliki jumlah nada dengan dua ketukan.<\/span><\/p>\n<p><b>3. Not 1\/4<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digambarkan dengan bulatan hitam dan tiang di bagian atasnya. Notasi ini memiliki jumlah nada satu ketukan. Notasi ini dianggap merupakan notasi paling mudah untuk dipelajari dan sering dijadikan bahan ajar bagi setiap musisi yang hendak belajar membaca notasi.<\/span><\/p>\n<p><b>4. Not 1\/8<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Not satu per delapan (1\/8) Adalah jenis notasi dengan jumlah nada 1\/2 ketukan. Not satu per delapan dilambangkan dengan bulatan hitam dengan tiang dan satu bendera di bagian atasnya.<\/span><\/p>\n<p><b>5. Not 1\/16<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis selanjutnya yang bisa diaplikasikan <\/span>not balok piano <span style=\"font-weight: 400;\">adalah not satu per enam belas atau not 1\/16. Not ini memiliki jumlah nada sebanyak 1\/4 ketukan. Not ini juga dilambangkan dengan bulatan hitam dengan tiang dan dua bendera di bagian atasnya.<\/span><\/p>\n<p><b>6. Not 1\/32<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis notasi balok terakhir adalah not satu per tiga pulu dua, atau not 1\/32. Notasi ini memiliki jumlah nada 1\/8 ketukan, serta not ini digambarkan dengan bulatan hitam dengan tiang serta tiga bendera di bagian atasnya. Pada prinsipnya semakin banyak notasi nada, semakin rumit nada yang dimainkan.<\/span><\/p>\n<h2><b>6. Simbol dasar notasi<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blue.kumparan.com\/image\/upload\/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640\/v1634283513\/enah1zehl23kyqc6sk0y.jpg\" alt=\"Simbol dasar\" width=\"640\" height=\"426\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Kumparan<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain jenis-jenis di atas, terdapat beberapa simbol dasar notasi yang perlu Sedulur pahami, hal ini penting diketahui untuk membaca notasi balok itu sendiri. Berikut ini beberapa simbol dasar notasi yang dimaksud:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Staf: Staf terdiri dari lima baris dan empat ruang. Masing-masing garis tersebut dan setiap spasi mewakili huruf yang berbeda, yang pada gilirannya mewakili sebuah nada. Garis dan spasi tersebut mewakili not bernama A-G, dan urutan not bergerak menurut abjad ke atas paranada.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Treble Clef: Ada dua kunci not balok utama yang dapat digunakan untuk membiasakan diri; yang pertama adalah kunci musik treble. Kunci musik treble memiliki ornamen huruf G di sisi paling kiri. Gerakan bagian dalam G mengelilingi garis &#8220;G&#8221; pada tongkatnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Clef Bass: Garis antara dua titik clef bass adalah garis \u201cF\u201d pada staf clef bass, dan ini juga disebut sebagai kunci F. Kunci bass menandakan register musik yang lebih rendah, jadi jika instrumen Sedulur memiliki nada yang lebih rendah, seperti bassoon, tuba, atau cello, lembaran musik Sedulur akan ditulis dalam kunci bas. Not yang lebih rendah pada keyboard Sedulur juga dinotasikan di kunci bas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Notes: Notes yang ditempatkan pada staf memberi tahu surat not mana yang harus dimainkan pada instrumen kami dan berapa lama untuk memainkannya. Ada tiga bagian dari setiap not, kepala not, batang, dan bendera<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini merupakan bagian penting bagi Sedulur yang ingin belajar notasi balok, selain mengetahui kunci dan melihat contoh not balok, Sedulur tentu harus tahu seperti apa cara membaca not itu sendiri. Berikut caranya:<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/alat-musik-melodis\/\"><b>Alat Musik Melodis: Pengertian, Fungsi dan Contohnya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>1. Pelajari simbol dasar notasi<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-image.hipwee.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/hipwee-music-4641313_1280-750x422.jpg\" alt=\"not balok gitar\" width=\"750\" height=\"422\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Hipwee<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama membaca notasi adalah dengan mempelajari simbol dasar notasi itu sendiri. Sebagaimana yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, Sedulur telah bisa mengetahui terdapat beberapa simbol dasar notasi. Hal tersebut penting untuk dipelajari, karena musik terdiri dari beberapa simbol yang mengandung komponen dasar untuk membaca musik.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Ambil ketukan<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/decode.uai.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Joe-Hisaishi-1200.webp\" alt=\"not balok piano\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>deCODE<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara membaca notasi balok yang kedua adalah dengan mengambil ketukan, untuk memainkan musik ketukan adalah sebuah barometer untuk memainkan musik itu sendiri. Ukuran saat membaca notasi balok adalah ketukan, disajikan pecahan angka seperti not 1\/16, 1\/32 dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Angka teratas memberi tahu Sedulur berapa banyak ketukan ke suatu ukuran, ruang staf di antara setiap garis vertikal (disebut batang). Angka bawah memberi tahu nilai not untuk satu ketukan, detak kaki Sedulur saat mendengarkan.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Memainkan melodi<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn1-production-images-kly.akamaized.net\/OYxPu8tR2kdDNe0ZYR5bksMnRxs=\/1200x900\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)\/kly-media-production\/medias\/1383899\/original\/094812500_1477366023-20161025-Komposer-Cellist-Ini-Ciptakan-Musik-Khusus-untuk-Kucing-AFP-4.jpg\" alt=\"kunci not balok\" width=\"1200\" height=\"900\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Fimela<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara membaca yang ketiga adalah dengan memainkan bagian melodinya. Sebuah tangga nada dalam not balok terdiri dari delapan nada berurutan, seperti contoh tangga nada C mayor, terdiri dari C, D, E, F, G, A, B, C. Interval antara nada pertama tangga nada C mayor dan yang terakhir adalah contoh oktaf.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skala C mayor sangat penting untuk dilatih karena begitu Sedulur menurunkan skala C, tangga nada mayor lainnya akan mulai masuk ke tempatnya. Setiap not dari tangga nada C mayor sesuai dengan tombol putih di keyboard.<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Mainkan secara rutin<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/headtopics.com\/images\/2020\/7\/6\/republikaonline\/komposer-film-kenamaan-italia-meninggal-di-usia-91-republika-online-1280083439757062145.webp\" alt=\"contoh\" width=\"1280\" height=\"868\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Head Topics<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah Sedulur mengetahui dasar dan cara membacanya, Sedulur perlu berlatih secara rutin, hal tersebut semata hanya untuk membiasakan diri dengan bacaan notasi balok dan membuat Sedulur semakin mahir lagi. Dengan begitu, setelah mahir Sedulur bahkan bisa sampai pada tahap menguasainya tanpa harus membaca notasi balok itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tadi penjelasan terkait not balok. Semoga dari penjelasan lengkap di atas Sedulur bisa lebih paham lagi terkait dunia musik dan bisa menjadi pemantik bagi yang ingin mempelajari musik lebih jauh lagi.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang!<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> aja!<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":58548,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[3464,7948,7947],"class_list":["post-58547","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-musik","tag-not","tag-not-balok"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis &amp; Cara Membacanya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Not balok merupakan salah satu materi yang wajib dipahami apabila ingin mendalami soal musik. Begini sejarah, jenis, dan cara membacanya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-Jenis &amp; Cara Membacanya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pasti dong Sedulur tahu apa itu not balok? Tapi apakah Sedulur bisa membacanya? Yuk simak penjelasan lengkap tentang not balok di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-10T03:30:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-10T02:52:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7-5.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-Jenis &amp; Cara Membacanya\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Pasti dong Sedulur tahu apa itu not balok? Tapi apakah Sedulur bisa membacanya? Yuk simak penjelasan lengkap tentang not balok di sini.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7-5.webp\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7-5.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7-5.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"not balok\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/\",\"name\":\"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis & Cara Membacanya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-06-10T03:30:27+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-10T02:52:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Not balok merupakan salah satu materi yang wajib dipahami apabila ingin mendalami soal musik. Begini sejarah, jenis, dan cara membacanya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis &#038; Cara Membacanya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis & Cara Membacanya","description":"Not balok merupakan salah satu materi yang wajib dipahami apabila ingin mendalami soal musik. Begini sejarah, jenis, dan cara membacanya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-Jenis & Cara Membacanya","og_description":"Pasti dong Sedulur tahu apa itu not balok? Tapi apakah Sedulur bisa membacanya? Yuk simak penjelasan lengkap tentang not balok di sini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-06-10T03:30:27+00:00","article_modified_time":"2022-06-10T02:52:17+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7-5.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-Jenis & Cara Membacanya","twitter_description":"Pasti dong Sedulur tahu apa itu not balok? Tapi apakah Sedulur bisa membacanya? Yuk simak penjelasan lengkap tentang not balok di sini.","twitter_image":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7-5.webp","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7-5.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7-5.webp","width":682,"height":536,"caption":"not balok"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/","name":"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis & Cara Membacanya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-06-10T03:30:27+00:00","dateModified":"2022-06-10T02:52:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Not balok merupakan salah satu materi yang wajib dipahami apabila ingin mendalami soal musik. Begini sejarah, jenis, dan cara membacanya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/not-balok\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Not Balok: Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis &#038; Cara Membacanya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58547"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58547"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58547\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58558,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58547\/revisions\/58558"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58548"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58547"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58547"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58547"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}