{"id":56220,"date":"2022-05-30T16:00:28","date_gmt":"2022-05-30T09:00:28","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=56220"},"modified":"2022-05-30T01:11:35","modified_gmt":"2022-05-29T18:11:35","slug":"asimilasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/","title":{"rendered":"Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong &#038; Penghambatnya"},"content":{"rendered":"<p>Sedulur tentu tidak asing dengan kata asimilasi. Istilah ini sering dibahas dalam pelajaran sekolah. Asimilasi adalah perpaduan kelompok atau individu yang mempunyai kebudayaan berbeda. Asimilasi dapat terjadi ketika individu atau kelompok saling berinteraksi atas dasar keterbukaan dan toleransi.<\/p>\n<p>Asimilasi biasanya berkaitan dengan budaya. Nah, untuk lebih jelasnya, mari simak pengertian, ciri-ciri, serta faktor pendorong dan penghambatnya di artikel ini.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/mobilitas-sosial-adalah\/\">Mobilitas Sosial: Pengertian, Bentuk, Dampak &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Pengertian asimilasi dan contohnya<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_56223\" aria-describedby=\"caption-attachment-56223\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/books-1617327_960_720.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-56223\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/books-1617327_960_720-570x468.webp\" alt=\"asimilasi\" width=\"626\" height=\"352\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/books-1617327_960_720-768x432.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/books-1617327_960_720.webp 960w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-56223\" class=\"wp-caption-text\">Pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada banyak pengertian asimilasi dalam pandangan beberapa ahli. Berikut adalah beberapa di antaranya.<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Soekanto <\/strong>berpendapat bahwa asimilasi adalah proses sosial dalam taraf lanjut yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang terdapat antara individu atau kelompok tertentu. Pengertian asimilasi merupakan proses yang meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak, sikap, dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan serta tujuan bersama. Singkatnya, pengertian asimilasi atau pembaruan adalah ditandai dengan pengembangan sikap-sikap yang sama walaupun terkadang bersifat emosional dengan tujuan untuk mencapai kesatuan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ogburn and Nimkoff <\/strong>mengemukakan pendapat bahwa asimilasi adalah proses dari <em>interpenetration<\/em> dan perpaduan individu atau kelompok, sentimen, sikap, dan dengan berbagi pengalaman maupun sejarah, yang kemudian digabungkan dengan mereka dalam kehidupan budaya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Koentjaraningrat<\/strong> berpendapat bahwa asimilasi merupakan proses sosial yang timbul bila golongan-golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda, saling berinteraksi langsung secara intensif untuk waktu yang cukup lama sehingga kebudayaan-kebudayaan golongan tadi masing-masing berubah sifatnya yang khas, sekaligus unsurnya masing-masing berubah wujud menjadi unsur-unsur kebudayaan campuran.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Vander Zanden <\/strong>mengatakan asimilasi adalah proses interaksi sosial yang dilakukan oleh antarkelompok, mulai dari berpikir, saling menghargai, dan bertindak, yang memungkinkan mereka untuk berbaur dengan satu identitas baru sebagai kesatuan sosial.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Alvin L. Betrand <\/strong>memaknainya sebagai proses tingkatan sosial lanjut yang timbul karena adanya kelompok atau golongan masyarakat yang memiliki perbedaan antarbudaya saling berinteraksi secara langsung dalam jangka waktu yang cukup lama, hingga kemudian menghasilkan perubahan kebudayaan baik dari unsur maupun secara keseluruhannya, lalu menjadi sebuah budaya baru.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>Sampai sini, Sedulur sudah memahami pengertiannya yang ternyata cukup beragam. Selanjutnya, mari me<span style=\"color: #000000;\">mbahas contoh asimilasi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan bahasa Inggris menjadi bahasa gaul untuk berkomunikasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adanya perubahan gaya berpakaian saat ini yang mengikuti tren Korea Selatan atau tren negara lain.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Munculnya musik dangdut karena adalnya pengaruh dari musik Melayu dan India<strong>.<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Ciri-ciri<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_56226\" aria-describedby=\"caption-attachment-56226\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/dance-2902034__340.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-56226\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/dance-2902034__340.webp\" alt=\"asimilasi\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/dance-2902034__340.webp 510w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/dance-2902034__340-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/dance-2902034__340-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-56226\" class=\"wp-caption-text\">Pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<p>Berdasarkan p<span style=\"color: #000000;\">ada buku <em>Komunikasi Lintas Budaya<\/em>, berikut ciri-ciri dari asimilasi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berkurangnya perbedaan yang disebebkan karena adanya usaha untuk mengurangi dan menghilangkan perbedaan antarkelompok dan individu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mempererat kesatuan tindakan, sikap, dan perasaan serta kepentingan maupun tujuan bersama.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tiap-tiap individu sebagai kelompok dalam melakukan interaksi secara langsung serta intensif secara terus-menerus dan berkelanjutan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tindakan seseorang dalam memberikan peninjauan terhadap kebudayaan lainnya demi terwujudnya kepentingan umum. Maksudnya, dalam peninjauan yang dilakukan tersebut dianggap akan mampu mengakomodasi keinginan bersama dalam kehidupan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pengertian-pameran\/\">Pengertian Pameran: Unsur, Jenis, Tujuan, Manfaat &amp; Fungsinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Jenis-jenis\u00a0<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_56222\" aria-describedby=\"caption-attachment-56222\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/children-1807511__340.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-56222\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/children-1807511__340.webp\" alt=\"asimilasi\" width=\"626\" height=\"418\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/children-1807511__340.webp 509w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/children-1807511__340-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/children-1807511__340-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-56222\" class=\"wp-caption-text\">Pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<p>Berdasarkan publikasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam jurnal <em>Komunika Vol. 10, No. 2, 2007<\/em><span style=\"color: #000000;\">, terdapat beberapa jenis asimilasi. Berikut rinciannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Asimilasi budaya <\/strong>adalah suatu proses pengadopsian kepercayaan, nilai, bahasa, ideologi, dan sistem simbol dari suatu etnik atau dari berbagai ragam kelompok yang terbentuk sebuah kandungan nilai, kepercayaan, serta ideologi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Asimilasi struktural<\/strong> adalah proses pencampuran komponen berbeda dalam lembaga sosial dengan mempertimbangkan unsur-unsur yang berkaitan kemasyarakatan. Contoh asimilasi struktural dapat dilihat pada sistem pemerintahan Indonesia yang saat ini dipimpin oleh presiden (presidensial).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Asimilasi perkawinan <\/strong>merupakan bentuk penyesuaian masyarakat yang melangsungkan pernikahan secara resmi dan sah untuk melahirkan keturunan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Asimilasi sikap resepsional<\/strong> merupakan proses pembaruan yang dilakukan oleh kelompok tertentu dengan memasukkan nilai-nilai dasar kebudayaannya ke dalam dunia politik, pemerintahan, serta kehidupan berbangsa dan bernegara.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Asimilasi agama<\/strong> adalah perpaduan yang dilakukan atas perbedaan keyakinan, bentuk perpaduan ini bukan pada ajarannya akan tetapi pada proses penyelenggaraan ritual ibadah yang dilakukan dengan tidak mengurangi salah satu inti agama yang dipercayai.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Faktor pendorong dan penghambat<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_56382\" aria-describedby=\"caption-attachment-56382\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/asimilasi.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-56382\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/asimilasi.webp\" alt=\"asimilasi\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/asimilasi.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/asimilasi-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/asimilasi-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-56382\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada faktor pendorong dan penghambat proses pembaruan atau penyesuaian terhadap suatu hal yang terjadi antara individu maupun kelompok. Faktor pendorongnya antara lain sebagai berikut.<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kesempatan yang sama pada bidang ekonomi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa pada masyarakat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perkawinan antara kelompok yang berbeda budaya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Toleransi di antara sesama kelompok berbeda kebudayaan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kesediaan menghormati serta menghargai orang asing khususnya kebudayaan yang dibawa.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Persamaan pada unsur-unsur kebudayaan universal.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>Sem<span style=\"color: #000000;\">entara faktor penghambatnya adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adanya faktor penyebab kepentingan dan ditambah dengan adanya pertentangan pribadi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adanya batas-batas tertentu seperti perbedaan ciri fisik atau warna kulit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adanya rasa takut pada kekuatan kebudayaan yang dihadapi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kehidupan suatu golongan tertentu terisolasi dalam masyarakat seperti golongan minoritas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kurangnya pengetahuan tentang kebudayaan yang dihadapi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adanya superioritas pada individu dari suatu kebudayaan ke kebudayaan lain.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/sejarah-adalah\/\">Pengertian Sejarah: Unsur, Fungsi, Manfaat &amp; Klasifikasinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Perbedaan akulturasi dan asimilasi<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_56224\" aria-describedby=\"caption-attachment-56224\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/holi-2416686__340.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-56224\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/holi-2416686__340.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/holi-2416686__340.webp 510w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/holi-2416686__340-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/holi-2416686__340-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-56224\" class=\"wp-caption-text\">Pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<p>Banyak orang masih sulit membedakan antara akulturasi dan asimilasi. Perbedaan keduanya dapat dilihat melalui definisinya. Akulturasi adalah terjadinya pencampuran budaya tanpa harus menghilangkan budaya aslinya. Sedangkan, asimilasi adalah adanya dua kebudayaan atau lebih yang ada di lingkungan masyarakat sehingga dapat memunculkan budaya baru.<\/p>\n<p>Akulturasi mencampurkan budaya asing dengan budaya baru. Sementara asimilasi memunculkan budaya baru dan budaya asli perlahan-lahan mulai hilang dari kelompok masyarakat. Dengan demikian, perbedaan akulturasi dan asimilasi bisa kita lihat dengan cara apakah budaya di kelompok masyarakat hilang atau tidak. Salah satu contoh akulturasi adalah Masjid Kudus. Masjid ini dikatakan sebagai bentuk akulturasi karena arsitekturnya merupakan hasil pencampuran antara budaya Islam dengan budaya Hindu.<\/p>\n<h2><strong>Proses asimilasi di indonesia<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_56225\" aria-describedby=\"caption-attachment-56225\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/actor-1807557__340.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-56225\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/actor-1807557__340.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"412\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-56225\" class=\"wp-caption-text\">Pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<p>Proses terjadinya a<span style=\"color: #000000;\">similasi dapat terbentuk memenuhi 3 syarat. Berikut syarat-syaratnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adanya sejumlah kelompok dengan kebudayaan baru.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kebudayaan kelompok berubah dan saling menyesuaikan diri.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Adanya interaksi dan pergaulan antarindividu atau kelompok secara terus-menerus dan berkelanjutan dalam waktu yang relatif lama.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa asimilasi atau pembaruan adalah bentuk interaksi sosial memadukan kelompok atau individu yang mempunyai kebudayaan berbeda. Contoh dari pembaruan ini adalah perubahan gaya berpakaian masyarakat dengan mengikuti tren Korea maupun tren negara lainnya.<\/p>\n<div class=\"gmail_default\"><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1653830963581000&amp;usg=AOvVaw3SuNDrup2zPQzuEytXknWY\"><b>di sini<\/b><\/a>\u00a0sekarang!<\/i><\/div>\n<div>\n<div dir=\"ltr\"><i>\u00a0<\/i><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung\u00a0restok\u00a0isi\u00a0tokomu\u00a0<b><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1653830963581000&amp;usg=AOvVaw3SuNDrup2zPQzuEytXknWY\">di sini<\/a><\/b>\u00a0aja!<\/i><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":26,"featured_media":56379,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7594,7595,7596],"class_list":["post-56220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-asimilasi","tag-asimilasi-adalah","tag-pengertian-asimilasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong &amp; Penghambatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Asimilasi adalah perpaduan kelompok atau individu yang memiliki kebudayaan yang berbeda dan akan terjadi jika keduanya saling berinteraksi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong &amp; Penghambatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Asimilasi adalah perpaduan kelompok atau individu yang memiliki kebudayaan yang berbeda dan akan terjadi jika keduanya saling berinteraksi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-30T09:00:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-05-29T18:11:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/2-20.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/2-20.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/2-20.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"asimilasi\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/\",\"name\":\"Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong & Penghambatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-05-30T09:00:28+00:00\",\"dateModified\":\"2022-05-29T18:11:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\"},\"description\":\"Asimilasi adalah perpaduan kelompok atau individu yang memiliki kebudayaan yang berbeda dan akan terjadi jika keduanya saling berinteraksi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong &#038; Penghambatnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\",\"name\":\"Wahyu Lelyana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wahyu Lelyana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong & Penghambatnya","description":"Asimilasi adalah perpaduan kelompok atau individu yang memiliki kebudayaan yang berbeda dan akan terjadi jika keduanya saling berinteraksi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong & Penghambatnya","og_description":"Asimilasi adalah perpaduan kelompok atau individu yang memiliki kebudayaan yang berbeda dan akan terjadi jika keduanya saling berinteraksi.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-05-30T09:00:28+00:00","article_modified_time":"2022-05-29T18:11:35+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/2-20.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Wahyu Lelyana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wahyu Lelyana","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/2-20.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/2-20.webp","width":682,"height":536,"caption":"asimilasi"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/","name":"Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong & Penghambatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-05-30T09:00:28+00:00","dateModified":"2022-05-29T18:11:35+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2"},"description":"Asimilasi adalah perpaduan kelompok atau individu yang memiliki kebudayaan yang berbeda dan akan terjadi jika keduanya saling berinteraksi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/asimilasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Asimilasi: Pengertian, Ciri-ciri, Pendorong &#038; Penghambatnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2","name":"Wahyu Lelyana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wahyu Lelyana"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56220"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56220"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56383,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56220\/revisions\/56383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}