{"id":53723,"date":"2022-05-17T18:00:57","date_gmt":"2022-05-17T11:00:57","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=53723"},"modified":"2022-05-16T22:07:52","modified_gmt":"2022-05-16T15:07:52","slug":"gratifikasi-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/","title":{"rendered":"Gratifikasi adalah? Ini Pengertian, Dasar Hukum dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gratifikasi adalah suatu tindakan ilegal yang melanggar hukum negara Indonesia. Hal ini merupakan cikal-bakal dari terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Sedulur sering menyimak berita di televisi atau kanal-kanal berita pada internet, intensitas pemberitaan kasus korupsi di Indonesia tergolong cukup tinggi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari 180 negara-negara yang ada, Indonesia setidaknya termasuk dalam peringkat ke-96 sebagai negara terkorup di dunia. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau begitu, sebenarnya apa itu gratifikasi yang menjadi awalan tindakan korupsi? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA:<\/b> <strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pengertian-hukum\/\">Pengertian Hukum: Tujuan, Unsur, Fungsi &amp; Jenis-jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Pengertian gratifikasi adalah<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st4.depositphotos.com\/20515402\/i\/600\/depositphotos_292751886-stock-photo-anti-bribery-and-corruption-concept.jpg\" alt=\"gratifikasi adalah\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Lightfield Studios<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merujuk kepada Pasal 12B UU No. 20 Tahun 2001, gratifikasi adalah tindakan pemberian yang memiliki arti luas seperti pemberian uang, barang, rabat (potongan harga), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan gratis, serta fasilitas-fasilitas lainnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberian tersebut diberikan kepada pejabat penyelenggara negara dan pegawai negeri, misalnya menteri, bupati, walikota, bahkan kepada pegawai BUMN dan BUMD, maupun anggota TNI dan Polri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut lagi, contoh gratifikasi adalah pemberian yang dilakukan di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk yang dilakukan dengan perantara sarana elektronik maupun tanpa sarana elektronik. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Secara garis besar, tujuan gratifikasi adalah memengaruhi keputusan seseorang sebagai pejabat publik. Biasanya, kegiatan tersebut terjadi dengan unsur gratifikasi adalah relasi kuasa atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">conflict of interest<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 12B tersebut sayangnya tidak akan berlaku pada penerima gratifikasi kecuali jika si penerima melaporkan sang pemberi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK). Tidak berlakunya pasal disebutkan dalam Pasal 12C UU No. 20 Tahun 2001. Bunyinya, \u201cKetentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12B Ayat 1 tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada KPK.\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>Peraturan tentang gratifikasi<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_53727\" aria-describedby=\"caption-attachment-53727\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/MPRDPRBuilding.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-53727\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/MPRDPRBuilding-570x468.webp\" alt=\"gratifikasi adalah\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-53727\" class=\"wp-caption-text\">Wikipedia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Undang-Undang Republik Indonesia, terdapat beberapa peraturan yang berkaitan dengan tindakan gratifikasi ini. Di bawah ini merupakan penjelasan lengkap pasal-pasal yang telah disinggung pada pembahasan sebelumnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pasal 12B Ayat 1 UU No. 31 Tahun 1999 juncto (jo) UU No. 20 Tahun 2001, yang berbunyi \u201cSetiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pasal 12C Ayat 1 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001, berbunyi \u201cKetentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12B Ayat 1 tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada KPK.\u201d<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sanksi bagi penerima gratifikasi adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pasal 12B Ayat 2 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001, menjelaskan bahwa hukumannya adalah \u201cDidenda dengan pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp200.000.000 (dua ratus juta) dan paling banyak Rp1.000.000.000 (satu miliar).\u201d<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai tambahan referensi, mengutip dari lanjutan pasal yang telah dijelaskan sebelumnya, hukuman juga berlaku bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji. Ia tetap menerima padahal ia sendiri tahu betul atau telah menduga hadiah maupun janji tersebut diberikan untuk memengaruhinya melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pegawai negeri maupun penyelenggara negara yang memiliki niat untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau menyalahgunakan kekuasaan yang ia miliki dengan memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, serta menerima bayaran dengan potongan, untuk mengerjakan sesuatu bagi pegawai negeri maupun penyelenggara negara tersebut terancam akan mendapatkan sanksi yang tertera pada Pasal 12B Ayat 2 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001.<\/span><\/p>\n<h2><b>Prinsip dasar dalam pengendalian gratifikasi<\/b><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st.depositphotos.com\/1820128\/3256\/i\/600\/depositphotos_32564803-stock-photo-no-corruption-or-fee.jpg\" alt=\"gratifikasi adalah\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat sebuah prinsip dasar berkenaan dengan gratifikasi yang sepatutnya dipegang secara teguh dan profesional oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara. Prinsip dasar pengendalian gratifikasi adalah tidak menerima gratifikasi, tidak memberi gratifikasi, dan juga menolak pemberian gratifikasi yang ada hubungannya dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas serta kewajibannya.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA<\/b><strong>: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/integritas-adalah\/\">Integritas: Pengertian, Ciri-ciri, Fungsi, dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b><i>Negative list<\/i><\/b><b> dari gratifikasi<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_53728\" aria-describedby=\"caption-attachment-53728\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/perlengkapan-bayi-untuk-anak-walikota-probolinggo.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-53728\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/perlengkapan-bayi-untuk-anak-walikota-probolinggo-570x468.webp\" alt=\"gratifikasi adalah\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-53728\" class=\"wp-caption-text\">FaktualNews.co<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya peraturan tentang gratifikasi ini bukan berarti setiap pegawai negeri atau penyelenggara negara sama sekali tidak boleh menerima hadiah apa pun dari semua pihak. Tetapi, terdapat kegiatan gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan. Jenis-jenis pemberian tersebut tercantum pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">negative list<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pemberian dan hadiah yang tidak termasuk dalam gratifikasi adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberian yang dilakukan oleh anggota keluarga seperti kakek, nenek, ayah, ibu, mertua, suami, istri, anak, menantu, cucu, besan, paman, bibi, kakak, adik, ipar, sepupu, dan keponakan. Tetapi perlu diingat, pemberian tersebut tidak boleh mengandung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">conflict of interest<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (COI) yang berhubungan dengan jabatan, bertentangan dengan kewajiban sebagai pegawai negeri maupun penyelenggara negara, atau di masa yang akan datang dapat memengaruhi objektivitas pegawai negeri serta penyelenggara negara yang bersangkutan.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hadiah tanda kasih atau suka cita, pesta, keagamaan atau adat istiadat. Tetapi hadiah tersebut harus bernilai maksimal Rp1.000.000 (satu juta) per pemberian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pemberian terkait duka cita\/musibah, harus bernilai maksimal Rp1.000.000 (satu juta) per pemberian atau per kejadian duka cita\/musibah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hidangan atau sajian yang umumnya juga berlaku kepada khalayak umum.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pemberian sesama pegawai tidak dalam bentuk uang atau tidak berbentuk setara uang, maksimal Rp200.000 (dua ratus ribu) per pemberi, adapun total maksimal Rp1.000.000 (satu juta) per tahun dari pemberi yang sama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pemberian dalam rangka pisah sambut, pensiun, promosi jabatan, atau ulang tahun sesama pegawai, maksimal Rp300.000 (tiga ratus ribu) per pemberi, adapun total maksimal Rp1.000.000 (satu juta) per tahun dari pemberi yang sama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pemberian karena prestasi akademis maupun nonakademis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pembagian dividen atau manfaat dari keanggotaan koperasi yang biasanya juga berlaku kepada khalayak umum.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hadiah atau tunjangan yang diberikan oleh pemerintah dan sesuai dengan peraturan di dalam perundang-undangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hadiah dari kegiatan kontes atau kompetisi terbuka yang diselenggarakan oleh suatu instansi atau lembaga lain berdasarkan penunjukan dan penugasan resmi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keuntungan atau bunga dari penempatan dana, investasi, dan saham yang biasanya juga berlaku kepada khalayak umum.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peralatan seminar, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">goody bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gimmick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari suatu kegiatan resmi kedinasan yang biasanya juga berlaku kepada khalayak umum dan diberikan kepada peserta sesuai dengan ketentuan.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kompensasi pendapatan atas profesi di luar kedinasan, yang tidak terkait tugas pokok dan fungsi, serta tidak ada konflik kepentingan juga tidak melanggar aturan internal pegawai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Plakat, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vendel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">goody bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gimmick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari panitia seminar, lokakarya, pelatihan yang diterima oleh pegawai, pejabat instansi, dan lembaga lain berdasarkan penunjukan dan penugasan resmi.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pemberian berupa honor dan insentif, baik dalam bentuk uang maupun setara dengan uang. Pemberian dilakukan untuk kompensasi atas pelaksanaan tugas sebagai pembicara, narasumber, konsultan, dan fungsi serupa lainnya yang diterima oleh pegawai, pejabat instansi, maupun lembaga lain berdasarkan penugasan resmi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Fasilitas transportasi, akomodasi, uang saku, jamuan makan, cinderamata dari pegawai atau instansi lain. Fasilitas tersebut harus berdasarkan penunjukan dan penugasan resmi. Dengan catatan, jika pegawai negeri dan penyelenggara negara meragukan niat di balik pemberian fasilitas tersebut, maka ia dapat berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) untuk dilakukan penilaian.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Gratifikasi pada hari raya atau hari besar keagamaan<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_53729\" aria-describedby=\"caption-attachment-53729\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/2455230728.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-53729\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/2455230728-570x468.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-53729\" class=\"wp-caption-text\">Suara Merdeka Jakarta<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada hari raya atau hari besar keagamaan, tidak jarang seseorang untuk menerima hadiah maupun memberikan hadiah dalam rangka perayaan. Perayaan hari raya atau hari besar keagamaan sangat penting perannya dalam menumbuhkan identitas nasionalisme bangsa kita. Terlebih lagi, ketika mengingat fakta bahwa negara Indonesia memiliki bermacam-macam budaya serta enam agama resmi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, perlu digarisbawahi bahwa perayaan suka cita tersebut tidak dilakukan secara berlebihan. Seorang pegawai negeri atau penyelenggara negara tidak sepatutnya untuk meminta, memberi, atau menerima gratifikasi yang ada hubungannya dengan jabatan dan posisi mereka dari masyarakat. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan tersebut telah dijelaskan secara gamblang dalam Surat Edaran No. 13 Tahun 2021, yang diterbitkan pada 28 April 2021 oleh KPK.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JU<\/b><strong>GA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fungsi-pajak\/\">Mengenal 4 Fungsi Pajak bagi Pembangunan Negara<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Gratifikasi menurut agama<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_53730\" aria-describedby=\"caption-attachment-53730\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-eduardo-braga-1296720.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-53730\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-eduardo-braga-1296720-570x468.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-53730\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu peran agama dalam kehidupan kita adalah sebagai pembatas antara tindakan yang baik dan tindakan yang buruk. Ti<span style=\"color: #000000;\">ndakan gratifikasi adalah dosa yang telah diatur dalam agama Islam, Kristen, dan Katolik. Berikut merupakan penjelasan gratifikasi dari sudut pandang agama.<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">QS Al Baqarah, ayat 188, menjelaskan \u201cDan Janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat dosa), padahal kamu mengetahui.\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebuah hadis dalam Islam, dari Usamah bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, \u201cHadiah itu dapat menghilangkan pendengaran, menutup hati dan penglihatan.\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebuah hadits dalam Islam, yang diriwayatkan oleh Muslim, \u201cBarangsiapa yang kami limpahi tugas atas suatu pekerjaan, hendaknya ia menyerahkan semua yang ia peroleh sedikit pun atau banyaknya. Selanjutnya imbalan apa pun yang (kami) berikan kepadanya atas pekerjaannya itu, silakan ia ambil. Sedangkan segala yang ia dilarang darinya, hendaknya ia tidak mengambilnya.\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari Ulangan 16:19, \u201cJanganlah memutarbalikkan keadilan, janganlah memandang bulu dan janganlah menerima suap, sebab suap membuat buta mata orang-orang bijaksana dan memutar balikkan perkataan orang-orang yang benar.\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari Keluaran 23:8, \u201cSuap janganlah kau terima, sebab suap membuat buta mata orang-orang yang melihat dan memutarbalikkan perkara orang-orang yang benar.\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari Matius 6:2, \u201cJadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang-orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.\u201d<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Unit Pengendalian Gratifikasi<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_53731\" aria-describedby=\"caption-attachment-53731\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Er_tSI1XUAAFRn_.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-53731\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Er_tSI1XUAAFRn_-570x468.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-53731\" class=\"wp-caption-text\">Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UPG atau Unit Pengendalian Gratifikasi adalah sebuah lembaga unit yang dibentuk oleh menteri, pimpinan lembaga pemerintah, gubernur, maupun bupati atau walikota untuk mengendalikan kegiatan gratifikasi dalam sebuah sistem pemerintahan. Dalam sistem tersebut, UPG berkedudukan pada level inspektorat dalam kementerian atau pemerintah daerah. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan-peraturan yang mendasari<span style=\"color: #000000;\"> terbentuknya Unit Pengendalian Gratifikasi adalah sebagai berikut.<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2012 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2014 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan dua peraturan di atas tadi, UPG memiliki bermacam-macam tugas terkait dengan gratifika<span style=\"color: #000000;\">si, 5 tugas di antaranya adalah di bawah ini.<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai tempat aduan untuk tindakan gratifikasi dari pegawai. Laporan tersebut harus dilengkapi dengan bukti-bukti dan dokumen terkait.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melakukan penyelidikan terkait laporan gratifikasi, kemudian memberikan rekomendasi apakah laporan tersebut cukup kuat dan dapat diteruskan ke KPK untuk diproses atau diselesaikan secara internal oleh UPG.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menindaklanjuti laporan yang sebelumnya telah diberikan kepada KPK. Gunanya adalah untuk mendapat penetapan status, dari kegiatan penerimaan atau pemberian gratifikasi menjadi kegiatan suap menyuap.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melakukan koordinasi dan konsultasi dengan KPK terkait dengan laporan gratifikasi dari pegawai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memberikan informasi dan data teraktual yang berkaitan dengan perkembangan sistem pengendalian gratifikasi oleh UPG kepada pimpinannya (menteri, gubernur, bupati, atau walikota).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kelima tugas tersebut, UPG juga memiliki peran aktif dalam kegiatan diseminasi gratifikasi. Diseminasi yang dimaksud adalah kegiatan penyuluhan informasi dan aturan tentang gratifikasi kepada seluruh pegawai dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terkait. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman pengendalian gratifikasi, meningkatkan kesadaran kolektif bahwa gratifikasi adalah tindakan melawan hukum, sekaligus menumbuhkan sikap anti-gratifikasi.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur, itu tadi merupakan pembahasan singkat terkait gratifikasi. Mulai dari undang-undang yang mengatur tentang tindakan gratifikasi, prinsip-prinsip dasarnya, hingga organisasi yang mengawasi kegiatannya dalam sistem pemerintahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gratifikasi adalah suatu tindakan yang menjadi awal mula dari kegiatan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kegiatan korupsi gratifikasi adalah pelanggaran hukum seperti yang tertera pada Pasal 12B UU No. 20 Tahun 2001 dan Pasal 12C UU No. 20 Tahun 2001. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah sepatutnya sebagai warga negara yang baik, Sedulur dapat memulai untuk menjauhi contoh gratifikasi korupsi seperti aktivitas memberi dan menerima sesuatu yang dikategorikan sebagai gratifikasi. Mulai tingkatkan kesadaran bahwa kegiatan tersebut akan berdampak buruk bagi masa depan Indonesia. Selalu katakan \u201ctidak\u201d pada korupsi!<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang!<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> aja!<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":25,"featured_media":53725,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[7209,7210,7211],"class_list":["post-53723","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-gratifikasi","tag-gratifikasi-adalah","tag-pengertian-gratifikasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gratifikasi adalah? Ini Pengertian, Dasar Hukum dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Gratifikasi adalah suatu tindakan ilegal yang melanggar hukum negara Indonesia. Gratifikasi merupakan cikal-bakal dari terjadinya korupsi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gratifikasi adalah? Ini Pengertian, Dasar Hukum dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gratifikasi adalah suatu tindakan ilegal yang melanggar hukum negara Indonesia. Gratifikasi merupakan cikal-bakal dari terjadinya korupsi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-17T11:00:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-05-16T15:07:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4-2.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4-2.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"gratifikasi adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/\",\"name\":\"Gratifikasi adalah? Ini Pengertian, Dasar Hukum dan Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-05-17T11:00:57+00:00\",\"dateModified\":\"2022-05-16T15:07:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\"},\"description\":\"Gratifikasi adalah suatu tindakan ilegal yang melanggar hukum negara Indonesia. Gratifikasi merupakan cikal-bakal dari terjadinya korupsi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gratifikasi adalah? Ini Pengertian, Dasar Hukum dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\",\"name\":\"Muhammad Iqbal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Iqbal\"},\"description\":\"Content Writer at Aplikasi Super.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gratifikasi adalah? Ini Pengertian, Dasar Hukum dan Contohnya","description":"Gratifikasi adalah suatu tindakan ilegal yang melanggar hukum negara Indonesia. Gratifikasi merupakan cikal-bakal dari terjadinya korupsi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Gratifikasi adalah? Ini Pengertian, Dasar Hukum dan Contohnya","og_description":"Gratifikasi adalah suatu tindakan ilegal yang melanggar hukum negara Indonesia. Gratifikasi merupakan cikal-bakal dari terjadinya korupsi.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-05-17T11:00:57+00:00","article_modified_time":"2022-05-16T15:07:52+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4-2.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhammad Iqbal","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Iqbal","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4-2.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4-2.webp","width":682,"height":536,"caption":"gratifikasi adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/","name":"Gratifikasi adalah? Ini Pengertian, Dasar Hukum dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-05-17T11:00:57+00:00","dateModified":"2022-05-16T15:07:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff"},"description":"Gratifikasi adalah suatu tindakan ilegal yang melanggar hukum negara Indonesia. Gratifikasi merupakan cikal-bakal dari terjadinya korupsi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gratifikasi-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gratifikasi adalah? Ini Pengertian, Dasar Hukum dan Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff","name":"Muhammad Iqbal","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Iqbal"},"description":"Content Writer at Aplikasi Super."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53723"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53723"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53723\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53761,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53723\/revisions\/53761"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53725"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53723"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53723"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53723"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}