{"id":53562,"date":"2022-05-13T23:15:45","date_gmt":"2022-05-13T16:15:45","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=53562"},"modified":"2022-05-13T15:47:05","modified_gmt":"2022-05-13T08:47:05","slug":"kalimat-aktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/","title":{"rendered":"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Kalimat aktif dan kalimat pasif merupakan dua jenis kalimat yang sering kita gunakan sehari-hari. Dalam Bahasa Indonesia, kalimat ini berkaitan dengan penggunaan imbuhan. Untuk kalimat yang aktif menggunakan imbuhan me- atau ber-, sedangkan kalimat pasif ditandai dengan awalan di- kemudian disusul dengan kata kerja. Kedua kalimat ini mungkin sering Sedulur gunakan sehari-hari tanpa tahu apa kategorinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kedua kalimat ini dinamakan aktif dan pasif karena melibatkan keaktifan subjek yang dibicarakan. Apakah subjek melakukan tindakan secara langsung atau ia diposisikan sebagai objek. Semua berkaitan dengan struktur SPOK atau subjek, predikat, objek, dan keterangan. Nah, untuk mengenal kalimat-kalimat ini, kalimat aktif adalah dan contohnya akan dibahas dalam poin berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-perintah\/\">Kalimat Perintah: Pengertian, Ciri Ciri, Jenis &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian kalimat pasif dan aktif<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.ed2go.com\/common\/images\/portal\/category\/writing.webp\" alt=\"kalimat aktif\" width=\"1280\" height=\"797\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Ed2Go<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengacu pada buku Get Success UASBN Bahasa Indonesia yang ditulis oleh Ernawati Waridah dan Siti Maryatin, kalimat yang aktif diartikan sebagai kalimat yang subjeknya melakukan perbuatan atau tindakan. Contohnya pada kalimat \u201cLilis berlari menggunakan sepatu kaca\u201d. Dalam hal ini, Lilis jelas merupakan subjek yang tengah melakukan kegiatan, yaitu berlari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedangkan pada kalimat pasif, subjeknya bukan melakukan kegiatan, melainkan dikenai perbuatan atau tindakan. Masih menggunakan contoh yang sebelumnya, misalnya \u201cSepatu kaca digunakan Lilis untuk lari\u201d. Pada kalimat ini, fokus utamanya adalah sepatu kaca yang digunakan Lilis, bukan Lilis yang melakukan kegiatannya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Jenis-jenis kalimat pasif dan aktif<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-0.studybreaks.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/1_yjJc2XLxczdoyW0hfSrNQQ.jpeg?ezimgfmt=rs:0x0\/rscb6\/ng:webp\/ngcb6\" alt=\"\" width=\"2000\" height=\"1333\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Study Breaks Magazine<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam buku Intisari Bahasa Indonesia untuk SMA oleh Diana Nababan, kalimat pasif dan aktif dibagi ke dalam beberapa kelompok. Diantaranya adalah kalimat yang aktif transitif, kalimat yang aktif intransitif, semitransitif, dan dwitransitif. Berikut penjelasan kalimat aktif transitif contoh dan jenis kalimatnya yang lain.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Aktif Transitif adalah kalimat yang predikatnya membutuhkan objek. Misalnya Ibu meminum teh panas bersama ayah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Aktif Intransitif adalah kalimat yang kata kerjanya tidak memerlukan objek. Misalnya Andri berpikir. Ya, tanda pada intransitif biasanya kata kerja menggunakan awalan ber-.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Aktif Semitransitif merupakan kalimat yang predikatnya butuh pelengkap. Misalnya Kartika berperilaku buruk. Ketika menuliskan berperilaku, tidak mungkin kita selesaikan kalimatnya di sana. Maka, tambahkanlah pelengkap.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Aktif Dwitransitif adalah kalimat yang predikatnya membutuhkan objek dan pelengkap. Misalnya, Wendi menjaga ibu di rumah sakit.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedangkan untuk kalimat pasif, pembagiannya adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pasif Transitif merupakan kalimat yang susunannya terdiri dari rangkaian antara SPO (subjek, predikat, objek), kemudian diikuti oleh keterangan atau pelengkap. Namun, jika tidak diikuti oleh keterangan pun, kalimat tetap bisa dipahami karena susunan SPO tadi sudah utuh.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pasif Intransitif merupakan kalimat yang tidak dilengkapi dengan objek. Objek sendiri digantikan oleh keterangan atau kata pelengkap. Pola kalimatnya terbentuk menjadi SPK (subjek, predikat, keterangan).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pasif Tindakan adalah kalimat yang posisi predikatnya berperan sebagai bentuk aktivitas atau tindakan tertentu. Sedulur bisa menambahkan imbuhan di- atau di-kan, menyesuaikan konteks kalimat yang akan digunakan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pasif Keadaan adalah kalimat ketika predikatnya berperan membentuk keadaan. Imbuhan pada predikatnya disusun dalam rangkaian kalimat berupa ke-an.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Ciri-Ciri kalimat pasif dan aktif<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-bcmawriter.pressidium.com\/wp-content\/w3-webp\/uploads\/2021\/03\/document-education-hand-2178656-1024x682.jpgw3.webp\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"682\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Become A Writer<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk mengetahui perbedaan dua kalimat ini, ada baiknya Sedulur coba pahami melalui ciri-ciri yang dimilikinya. Seperti ciri kalimat yang aktif diantaranya adalah Subjek (S) melakukan pekerjaan, Predikat (P) menggunakan kata kerja yang memiliki imbuhan me-. Kemudian disusul oleh Objek (O). Mereka juga mengandung imbuhan me- atau ber-.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedangkan pada kalimat pasif, cirinya adalah subjek dikenai perbuatan. Subjeknya merupakan sasaran atau objek dalam kalimat dari kata kerja yang digunakan. Adapun imbuhan yang biasanya digunakan terdiri atas imbuhan ter-, di-, ter- an, ter- ke- an. Ciri lain pada kalimat yang pasif adalah memerlukan frasa oleh atau dengan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh-contoh kalimat aktif<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.teachingchannel.com\/hubfs\/cropped_fine-tipped-pen-for-writing.webp\" alt=\"Kalimat aktif\" width=\"700\" height=\"407\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Teaching Channel<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk lebih mengenal kedua jenis kalimat ini, terdapat 5 contoh kalimat aktif beserta penjelasannya dan\u00a0 kalimat aktif bahasa inggris bagi Sedulur yang membutuhkan. Berikut ini contoh untuk diserap oleh Sedulur agar bisa menentukan jenis kalimat pasif dan aktif dengan lebih baik.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">1. Aktif Transitif<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pilot menerbangkan pesawat = Pilot adalah subjeknya, menerbangkan adalah predikat, dan pesawat adalah objek yang diterbangkan oleh pilot.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Citra menggunakan sepatu = Subjek pada kalimat ini adalah Citra, dengan predikat menggunakan sebagai kata kerjanya, lalu sepatu sebagai objeknya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">2. Aktif Intransitif<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kakak berbaring di kamar = Kakak adalah subjek, dengan predikat berbaring, dan kamar adalah kata keterangan yang menunjukkan letak suatu tempat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kami bergembira bersama = Kami adalah subjek atau yang melakukan kegiatan, bergembira adalah predikat, sedangkan bersama adalah sebuah pelengkap dalam kalimat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">3. Aktif Semitransitif<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ibu-ibu berbincang di ruang tamu = Subjek di sini adalah ibu-ibu, predikatnya berbincang, dan di ruang tamu adalah keterangan tempat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Para siswa bermain dengan ceria = Subjeknya adalah siswa, predikatnya bermain, kemudian kalimat dilengkapi dengan kata ceria.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">4. Aktif Dwitransitif<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kakak meminjamkan adik bukunya = Kakak adalah subjek, meminjamkan adalah predikat, adik sebagai objek, dan bukunya merupakan keterangan atau pelengkap.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rani berkeliling komplek untuk berolahraga = Rani adalah subjek, berkeliling adalah kata kerjanya, objeknya merupakan komplek, dan untuk berolahraga sebagai kata pelengkap.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-imperatif\/\">Contoh Kalimat Imperatif Beserta Pengertian, Jenis &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh-contoh kalimat pasif<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.washingtonpost.com\/wp-apps\/imrs.php?src=http:\/\/img.washingtonpost.com\/rf\/image_960w\/2010-2019\/WashingtonPost\/2017\/04\/07\/Health-Environment-Science\/Images\/iStock-524697362.JPG&amp;w=1440\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"639\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">The Washington Post<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">1. Pasif Transitif<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kita akan coba menggunakan kalimat pasif yang diubah dari aktif sebelumnya. Pengubahannya mudah karena tinggal menambahkan imbuhan di- sebagai bentuk kalimat ini telah menjadi pasif atau subjeknya dikenai perbuatan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pesawat diterbangkan pilot<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sepatu digunakan Citra<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">2. Pasif Intransitif<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada kalimat ini tidak bisa mengubah dari kalimat aktif karena tidak ada objek sebelumnya. Biasanya akan menggunakan imbuhan ter-, seperti contoh:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kamera itu terkena air saat hujan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Burung itu terjatuh saat badai<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">3. Pasif Tindakan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan imbuhan di- pada kalimat yang digunakan, semisa:l<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Komputer lamanya sudah diperbaiki oleh tukang service<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Erwin dibangunkan oleh Tina saat tidur di kelas<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">4. Pasif Keadaan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan imbuhan ke-an dalam kalimat, contohnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Armin ketiduran di kelas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rumahnya baru saja kemalingan tadi malam<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian kalimat aktif dan pasif contoh-contohnya. Pada\u00a0 kalimat pasif, perhatikan saja penggunaan imbuhan yang membedakan kalimat pasif transitif, intransitif, tindakan, dan keadaan. Semoga dengan mempelajari kedua kalimat ini bisa menambah kemampuan Sedulur dalam menggunakan Bahasa Indonesia ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya <strong>di sini<\/strong> sekarang!<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu <strong>di sini<\/strong> aja!<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":53567,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5317,5463,7181],"class_list":["post-53562","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-bahasa-indonesia","tag-kalimat","tag-kalimat-aktif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apakah Sedulur sudah tahu penjelasan tentang kalimat aktif dan pasif? Jika belum, yuk kita belajar bersama di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apakah Sedulur sudah tahu penjelasan tentang kalimat aktif dan pasif? Jika belum, yuk kita belajar bersama di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-13T16:15:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-05-13T08:47:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/10-3.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri &amp; Contohnya\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Apakah Sedulur sudah tahu penjelasan tentang kalimat aktif dan pasif? Jika belum, yuk kita belajar bersama di sini!\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/10-3.webp\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/10-3.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/10-3.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"kalimat aktif\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/\",\"name\":\"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-05-13T16:15:45+00:00\",\"dateModified\":\"2022-05-13T08:47:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Apakah Sedulur sudah tahu penjelasan tentang kalimat aktif dan pasif? Jika belum, yuk kita belajar bersama di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri & Contohnya","description":"Apakah Sedulur sudah tahu penjelasan tentang kalimat aktif dan pasif? Jika belum, yuk kita belajar bersama di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri & Contohnya","og_description":"Apakah Sedulur sudah tahu penjelasan tentang kalimat aktif dan pasif? Jika belum, yuk kita belajar bersama di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-05-13T16:15:45+00:00","article_modified_time":"2022-05-13T08:47:05+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/10-3.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri & Contohnya","twitter_description":"Apakah Sedulur sudah tahu penjelasan tentang kalimat aktif dan pasif? Jika belum, yuk kita belajar bersama di sini!","twitter_image":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/10-3.webp","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/10-3.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/10-3.webp","width":682,"height":536,"caption":"kalimat aktif"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/","name":"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-05-13T16:15:45+00:00","dateModified":"2022-05-13T08:47:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Apakah Sedulur sudah tahu penjelasan tentang kalimat aktif dan pasif? Jika belum, yuk kita belajar bersama di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-aktif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53562"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53562"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53562\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53642,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53562\/revisions\/53642"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53567"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53562"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53562"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}