{"id":53504,"date":"2022-05-13T23:00:35","date_gmt":"2022-05-13T16:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=53504"},"modified":"2022-05-13T15:13:33","modified_gmt":"2022-05-13T08:13:33","slug":"beda-psikolog-dan-psikiater","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/","title":{"rendered":"Perbedaan Psikolog dan Psikiater yang Sering Dianggap Sama!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tahukah Sedulur tentang beda psikolog dan psikiater? Kedua profesi yang berkaitan dengan masalah gangguan mental tersebut memang sering tertukar penyebutannya. Walaupun sama-sama berfokus pada penanganan masalah kesehatan mental, namun ternyata psikolog dan psikiater memiliki bidang dan fokusnya masing-masing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lalu kalau begitu, apa saja ya kira-kira beda psikolog dan psikiatri? Yuk, terus simak artikel ini sampai akhir!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <\/strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-menangani-konflik\/\"><strong>8 Cara Menangani Konflik untuk Menghindari Perselisihan<\/strong><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian psikolog<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/12982378\/i\/600\/depositphotos_166758654-stock-photo-psychologist-and-patient-at-therapy.jpg\" alt=\"beda psikolog dan psikiater\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Lightfield Studios<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengutip dari situs Alodokter, psikolog adalah sebuah sebutan bagi individu yang mempelajari ilmu psikologi. Sebagai psikolog, biasanya ia menerapkan metode psikoterapi bagi pasien-pasien dengan masalah gangguan mental dan juga kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Psikologi sendiri merupakan sebuah cabang ilmu non-kedokteran yang secara spesifik mendalami berbagai macam aspek berkaitan dengan mental, pikiran, serta perilaku seseorang. Untuk menyembuhkan pasien, biasanya seorang psikolog akan bekerja sama dengan psikiater atau dokter yang telah terlebih dahulu menangani pasien tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kerja sama antara seorang psikolog dan seorang psikiater, atau seorang psikolog dengan seorang dokter lazimnya terjadi apabila pasien yang ditangani membutuhkan pertolongan dalam bentuk konseling sekaligus pengobatan dalam bentuk psikoterapi. Konseling dan pengobatan psikoterapi itulah yang nantinya akan menjadi solusi bagi masalah gangguan mental dan perilaku seorang pasien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/\">7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan &amp; Tips Mengatasinya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis-jenis psikolog<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/st2.depositphotos.com\/4232343\/10887\/i\/450\/depositphotos_108871246-Husband-and-wife-are-consulting-a-psychologist.jpg\" alt=\"beda psikolog dan psikiater\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Everypixel<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah lulus dari program pendidikan sarjana psikologi, seorang psikolog biasanya akan mendalami beberapa bidang sesuai pilihannya. Berikut merupakan ulasan singkat beberapa jenis-jenis psikolog secara umum.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Psikolog industri dan organisasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Psikolog industri dan organisasi biasanya berfokus pada problematika perilaku seorang individu pada tempat kerja. Ia juga berperan penting pada proses perekrutan karyawan-karyawan baru pada suatu industri atau organisasi. Kemudian, seorang psikolog industri atau organisasi juga biasanya bertugas untuk membuat berbagai macam program pelatihan bagi karyawan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, produktivitas, dan efisiensi suatu industri atau organisasi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Psikolog pendidikan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seorang psikolog pendidikan biasanya menganalisa karakteristik dari seorang siswa dalam proses pembelajaran. Ia juga sering untuk diminta membuat instruksi dan juga strategi dalam belajar. Selain itu, seorang psikolog pendidikan juga berperan untuk mengenali bakat dan kemampuan seseorang dalam proses belajar.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Psikolog klinis<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Psikolog klinis ini merupakan individu yang kita datangi apabila kita mengalami masalah gangguan mental. Psikolog klinis bertugas untuk memeriksa, mendiagnosis, serta merawat pasien dengan metode konseling dan pengobatan psikoterapi. Kita dapat menjumpai seorang psikolog klinis pada sebuah rumah sakit, klinik kesehatan, atau tempat prakteknya sendiri. Terdapat beberapa spesialisasi yang dimiliki oleh psikolog klinis, diantaranya spesialis menangani kesehatan mental dewasa, anak-anak, dan spesialis menangani penyalahgunaan obat-obatan terlarang.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Psikolog sosial<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seorang psikolog sosial umumnya mendalami perilaku dan pola pikir suatu kelompok masyarakat. Ia dapat meneliti sikap, penilaian, cara komunikasi, hubungan interpersonal, dan perilaku agresif dari seorang individu dalam kelompok masyarakat tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/body-shaming\/\">Kenali Apa Itu Body Shaming: Definisi &amp; Dampak bagi Kesehatan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Beda psikolog dan psikiater<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/st.depositphotos.com\/1010613\/2705\/i\/450\/depositphotos_27055529-Business-woman-talking-to-his-psychiatrist-explaining-something.jpg\" alt=\"beda psikolog dan psikiater\" width=\"600\" height=\"442\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Everypixel<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terdapat beda psikolog dan psikiater yang masyarakat awam terkadang belum pahami. Selain itu, setiap ada masalah depresi ke psikolog atau psikiater, masih cukup membingungkan bagi sebagian orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perbedaan pertama yang paling mendasar adalah cabang ilmu yang mereka pelajari. Psikolog adalah seseorang yang mempelajari ilmu psikologi, sedangkan psikiater adalah seseorang yang mempelajari ilmu psikiatri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pun umumnya, beda psikolog dan psikiater yang lain yaitu psikolog bukanlah dokter, sedangkan psikiatri adalah seorang dokter. Ilmu psikiatri yang dipelajari oleh seorang psikiater merupakan cabang ilmu dari kedokteran, yang mana ilmu tersebut berfokus pada masalah kesehatan jiwa. Lalu seperti yang telah disinggung sebelumnya, ilmu psikologi bukanlah ilmu kedokteran. Walaupun mereka berdua memiliki perbedaan yang mendasar, tetapi peran kedua profesi tersebut saling melengkapi satu sama lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA J<\/b><strong>UGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-menulis\/\">12 Manfaat Menulis, Baik Untuk Kesehatan Mental?<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Perbedaan psikolog dan psikiater dalam masalah kesehatan mental yang ditangani<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/medicaldialogues.in\/h-upload\/2020\/02\/01\/123774-depression.webp\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"300\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Medical Dialogues<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara garis besar, masalah-masalah kesehatan mental dapat ditangani oleh psikolog dan psikiater. Namun, terdapat beda psikolog dan psikiater dalam satu masalah yang mereka tangani. Khusus untuk psikolog, ia juga dapat menangani konflik antara pasien dan individu lain seperti pasangannya, temannya, ataupun dengan keluarganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut merupakan contoh-contoh masalah kesehatan mental yang dapat ditangani oleh psikolog dan psikiater.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti depresi atau gangguan bipolar.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gangguan kepribadian, seperti gangguan kepribadian ambang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan kecemasan, seperti gangguan obsesif kompulsif (OCD), fobia, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panic attack<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau gangguan stres pasca trauma (PTSD).<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gangguan tidur dan makan, seperti insomnia, anoreksia, atau bulimia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Skizofrenia, atau gangguan lain yang memiliki gejala halusinasi atau psikologis pada pasien.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kecanduan obat-obatan terlarang, minuman beralkohol, atau judi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kesehatan-mental\/\">Kenali Isu Kesehatan Mental, Jenis dan Cara Menjaganya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kemana kita harus pergi ketika konsultasi gangguan mental?<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/static5.depositphotos.com\/1039887\/475\/i\/600\/depositphotos_4756704-stock-photo-modern-hospital-building-front-emergency.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Depositphotos<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apabila Sedulur mengalami gangguan mental dan ingin berkonsultasi, sebaiknya Sedulur tidak langsung menemui psikolog atau psikiater. Namun, akan lebih bijak jika pertolongan pertama yang diperoleh adalah dari seorang dokter umum.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dokter umum dapat melakukan diagnosis awal terhadap kondisi pasien dan gangguan mental yang dialami. Serta dengan beda psikolog dan psikiater yang ada, ia dapat memberikan rekomendasi pasien tersebut harus pergi terlebih dahulu, apakah untuk konseling atau langsung pengobatan dengan metode psikoterapi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Waktu paling tepat untuk mengunjungi psikolog atau psikiater<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/static5.depositphotos.com\/1035050\/495\/i\/600\/depositphotos_4954291-stock-photo-psychiatrist-with-patient.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Depositphotos<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah mendapatkan rekomendasi dari dokter umum, barulah seorang pasien dapat mengunjungi psikolog atau psikiater yang disarankan. Tetapi, kembali lagi, apabila urgensi untuk langsung datang ke psikolog atau psikiater sangat tinggi karena pasien telah merasa kewalahan dengan gangguan kesehatan mental yang dialami, maka pasien dapat langsung saja mendatangi dan berkonsultasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seorang pasien dapat mengunjungi psikolog untuk berkonsultasi dan mendapat konseling. Lalu, apabila perlu, psikolog akan menyarankan dan merujuk pasien untuk melanjutkan proses penyembuhan ke psikiater guna mendapatkan pengobatan psikoterapi yang diperlukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tetapi, ada beberapa jenis gangguan mental yang sebaiknya langsung dibawa ke psikiater. Gangguan-gangguan tersebut tergolong parah dan memiliki dampak yang besar terhadap keseharian pasien, seperti skizofrenia atau depresi. Sehingga, pasien akan lebih cepat mendapatkan pengobatan yang diperlukan, serta tidak membahayakan diri sendiri serta orang lain.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, itu tadi Sedulur, merupakan pembahasan singkat mengenai beda psikolog dan psikiater. Di atas telah disebutkan mengenai pengertian dari kedua profesi tersebut, jenis-jenis psikolog, masalah mental yang dapat dibawa ke psikolog dan psikiater, serta waktu yang tepat untuk berkonsultasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Semoga artikel tentang beda psikolog dan psikiater ini dapat membantu Sedulur dan orang-orang tercinta Sedulur, ya. Ingat, jangan pernah malu ataupun ragu untuk berkonsultasi apabila Sedulur mengalami gejala-gejala gangguan mental agar mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya <\/span><\/i><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang!<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu <\/span><\/i><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> aja!<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":25,"featured_media":53519,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[7172,7174,7173],"class_list":["post-53504","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-beda-psikolog-dan-psikiater","tag-psikiater","tag-psikolog"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Psikolog dan Psikiater yang Sering Dianggap Sama!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Walaupun mirip, ternyata terdapat beda psikolog dan psikiater yang masyarakat awam belum terlalu pahami? Apa saja ya kira-kira perbedaan itu?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Psikolog dan Psikiater yang Sering Dianggap Sama!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Walaupun mirip, ternyata terdapat beda psikolog dan psikiater yang masyarakat awam belum terlalu pahami? Apa saja ya kira-kira perbedaan itu?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-13T16:00:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-05-13T08:13:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1-2.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1-2.webp\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/\",\"name\":\"Perbedaan Psikolog dan Psikiater yang Sering Dianggap Sama!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-05-13T16:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2022-05-13T08:13:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\"},\"description\":\"Walaupun mirip, ternyata terdapat beda psikolog dan psikiater yang masyarakat awam belum terlalu pahami? Apa saja ya kira-kira perbedaan itu?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Psikolog dan Psikiater yang Sering Dianggap Sama!\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\",\"name\":\"Muhammad Iqbal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Iqbal\"},\"description\":\"Content Writer at Aplikasi Super.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Psikolog dan Psikiater yang Sering Dianggap Sama!","description":"Walaupun mirip, ternyata terdapat beda psikolog dan psikiater yang masyarakat awam belum terlalu pahami? Apa saja ya kira-kira perbedaan itu?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Psikolog dan Psikiater yang Sering Dianggap Sama!","og_description":"Walaupun mirip, ternyata terdapat beda psikolog dan psikiater yang masyarakat awam belum terlalu pahami? Apa saja ya kira-kira perbedaan itu?","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-05-13T16:00:35+00:00","article_modified_time":"2022-05-13T08:13:33+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1-2.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhammad Iqbal","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Iqbal","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1-2.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1-2.webp","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/","name":"Perbedaan Psikolog dan Psikiater yang Sering Dianggap Sama!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-05-13T16:00:35+00:00","dateModified":"2022-05-13T08:13:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff"},"description":"Walaupun mirip, ternyata terdapat beda psikolog dan psikiater yang masyarakat awam belum terlalu pahami? Apa saja ya kira-kira perbedaan itu?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/beda-psikolog-dan-psikiater\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Psikolog dan Psikiater yang Sering Dianggap Sama!"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff","name":"Muhammad Iqbal","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Iqbal"},"description":"Content Writer at Aplikasi Super."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53504"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53504"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53504\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53623,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53504\/revisions\/53623"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}