{"id":52567,"date":"2022-05-12T00:45:19","date_gmt":"2022-05-11T17:45:19","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=52567"},"modified":"2022-05-11T14:37:31","modified_gmt":"2022-05-11T07:37:31","slug":"teori-asam-basa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/","title":{"rendered":"Teori Asam Basa Menurut Para Ahli Beserta Sifat &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Teori asam basa merupakan salah satu materi penting dalam mata pelajaran kimia. Materi ini terdiri dari berbagai teori dari para ahli, sifat asam basa, perbedaan asam dengan basa maupun contoh asam basa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ditinjau dari namanya, kata asam berasal dari bahasa Latin &#8216;<em>acetum<\/em>&#8216; yang memiliki arti cuka. Sementara itu, basa berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti &#8216;abu&#8217;. Dalam kehidupan sehari-hari, asam basa juga memiliki fungsi yang penting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Supaya Sedulur bisa lebih mengenal dan memahai lebih jauh tentang teori asam basa dan contohnya. Yuk, simak ulasannya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/akibat-revolusi-bumi\/\">7 Akibat Revolusi Bumi Bagi Kehidupan di Dunia<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Teori Arrhenius<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bisakimia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/fg10_00-13unp04.jpg\" alt=\"Teori Asam Basa Arrhenius\" width=\"1600\" height=\"1200\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Bisakimia<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teori Arrhenius berawal dari seorang ilmuwan bernama Arrhenius yang mengemukakan suatu teori dalam disertasinya pada tahun 1883. Saat itu, Arrhenius menyatakan bahwa senyawa ionik dalam larutan akan terdissosiasi menjadi ion-ion penyusunnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah diteliti lebih lanjut, teori Arrhenius ternyata memiliki keterbatasan. Secara singkat, keterbatasan teori Arrhenius yaitu reaksi asam basa hanya sebatas pada larutan berair (<em>aqueus<\/em>) dan asam basa adalah zat yang hanya menghasilkan H+ dan OH-.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Teori Bronsted-Lowry<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 920px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cms-media.bartleby.com\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/05\/25132105\/Bronsted-Lowry-base-in-Inorganic-Chemistry-Art-1.jpg\" alt=\"teori asam basa\" width=\"930\" height=\"596\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Bartleby<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perkembangan teori basa setelah Arrhenius dilanjutkan oleh teori basa Bronsted-Lowry yang dicetuskan pada tahun 1923 oleh Johannes Bronsted (Denmark) dan Thomas Lowry (Inggris) melalui publikasi tulisan yang berkaitan satu-sama lain namun secara terpisah. Pendekatan teori Bronsted-Lowry ini tidak terbatas hanya pada larutan berair, tetapi mencakup semua sistem yang mengandung proton (H+).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/reaksi-redoks\/\">Reaksi Redoks: Pengertian, Ciri-ciri, Fungsi &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Teori Lewis<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn1.byjus.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Lewis-Acids-and-Bases-1-700x234.png\" alt=\"teori asam basa\" width=\"700\" height=\"234\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Byju&#8217;s<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teori ini menjadi penyempurna dua teori sebelumnya karena pada teori Arrhenius tidak dijelaskan perilaku asam-basa dalam larutan tidak berair dan pada teori Bronsted-Lowry tidak diterangkan akan adanya sistem yang tidak terprotonasi. Teori asam basa Lewis dicetuskan oleh G.N. Lewis pada tahun 1923 dalam buku <em>Thermodynamics and the Free Energy of Chemical Substances.\u00a0<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, reaksi asam basa Lewis dapat terjadi apabila ada basa yang mendonorkan pasangan elektronnya dan asam yang menerima pasangan elektron tersebut untuk membentuk ikatan baru. Produk hasil reaksi asam basa Lewis disebut dengan senyawa kompleks (<em>adduct<\/em>) dan ikatan yang terjadi adalah ikatan kovalen koordinasi. Teori asam basa Lewis dan contohnya akan dibahas pada bagian selanjutnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sifat asam dan basa menurut teori para ahli<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/chemistrytalk.org\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-24-at-2.45.06-PM-1024x656.png\" alt=\"teori\" width=\"1024\" height=\"656\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">ChemTalk<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sifat asam dan basa memiliki definisi yang berbeda menurut setiap ahli. Tiga perbedaan sifat asam basa menurut teori para ahli adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sistem-ekskresi\/\">Sistem Ekskresi: Pengertian, Organ, Fungsi &amp; Penyakitnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">1. Menurut Arrhenius<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Asam yaitu zat\/senyawa yang dapat menghasilkan H+ dalam air.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Basa yaitu : zat\/senyawa yang dapat menghasilkan OH- dalam air.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">2. Menurut Bronsted-Lowry<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Asam adalah zat\/senyawa yang dapat mendonorkan proton (H+), yang bisa berupa kation atau molekul netral.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Basa adalah zat\/senyawa yang dapat menerima proton (H+), yang bisa berupa anion atau molekul netral.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">3. Menurut Lewis<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Asam yaitu zat\/senyawa yang dapat menerima pasangan elektron bebas dari zat\/senyawa lain untuk membentuk ikatan baru.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Basa yaitu zat\/senyawa yang dapat mendonorkan pasangan elektron bebas dari zat\/senyawa lain untuk membentuk ikatan baru.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh asam dan basa menurut teori para ahli<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 899px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/cms.jackwestin.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Types-of-acids.jpg?resize=909%2C1027&amp;ssl=1\" alt=\"contoh teori\" width=\"909\" height=\"1027\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Jack Westin<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum membahas contoh asam basa menurut teori para ahli, sebaiknya Sedulur mengetahui ciri-ciri umum asam dan basa terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ciri-ciri asam:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sebagian besar jenis asam aman untuk dikonsumsi apabila lidah merasakan rasa masam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jika senyawa asam diukur menggunakan alat khusus pH, senyawa tersebut akan memiliki nilai pH yang lebih kecil dari 7 atau pH &lt; 7.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jenis asam kuat tidak dianjurkan untuk dimakan karena dapat merusak jaringan kulit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jenis asam kuat juga akan terasa perih jika kena ke kulit dan juga dapat merusak kayu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bersifat korosif sehingga mampu membuat karatan ketika terkena besi atau logam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengandung elektrolit sehingga dapat menghantarkan arus listrik.<\/span>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/molekul-unsur\/\">Pengertian Molekul Unsur Beserta Ciri-ciri dan Contohnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ciri-ciri basa:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki rasa yang pahit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Basa murni memiliki bentuk seperti kristal padat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">pH basa selalu lebih besar dari 7 atau &gt;7.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Apabila dipegang jari, basa akan terasa licin.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dapat merusak jaringan kulit apabila kadarnya tinggi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Basa banyak digunakan untuk mengemulsi minyak.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengandung elektrolit sehingga dapat menghantarkan listrik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengetahui ciri-ciri asam dan basa, selanjutnya adalah contoh asam dan basa menurut beberapa teori ahli yang sudah disebutkan di atas.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh asam basa menurut teori Arrhenius:<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cheddarden.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/chemical-engineer-oct012021.jpg.webp\" alt=\"kimia\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">CheddarDen<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Arrhenius, asam merupakan zat yang jika dilarutkan dalam air, maka air tersebut akan menghasilkan ion H+ dalam larutan tersebut. Contoh asam menurut Arrhenius yaitu HCl (Asam klorida) dan CH3COOH (Asam asetat).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh reaksi yang terjadi dari asam klorida serta asam asetat adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">HCl (aq) \u2192 H+ (aq) + Cl (aq)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">CH3COOH (aq) \u2192 Ch3COO\u2013 (aq) + H+ (aq)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, basa menurut teori Arrhenius merupakan zat yang jika dilarutkan dalam air maka akan menghasilkan ion OH-. Contohnya adalah NaOH (Natrium hidroksida) dan NH4OH (Ammonium hidroksida).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh reaksi yang terjadi dari natrium hidroksida dan ammonium hidroksida adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">NaOH (aq) \u2192 Na+ (aq) + OH\u2013 (aq)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">NH4OH (aq) \u2192 Nh4+ (aq) + OH\u2013 (aq)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh asam basa menurut teori Bronsted-Lowry:<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/static8.depositphotos.com\/1177973\/978\/i\/450\/depositphotos_9782683-Scientist-in-the-lab-working-with-chemicals-test-tubes.jpg\" alt=\"peneliti\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Everypixel<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh asam basa menurut teori Bronsted-Lowry dapat dijelaskan melalui persamaan pelarutan asam nitrat dalam air berikut.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"katex-display\" style=\"color: #000000;\"><span class=\"katex\"><span class=\"katex-html\" aria-hidden=\"true\"><span class=\"base\"><span class=\"mord\"><span class=\"msupsub\"><span class=\"vlist-t vlist-t2\"><span class=\"vlist-r\"><span class=\"vlist-s\">\u200bHNO<sub>3<\/sub> + H<sub>2<\/sub>O -&gt; H<sub>3<\/sub>O<sup>+<\/sup>\u00a0 + \u00a0NO<sub>3<\/sub><sup>\u2013<\/sup>\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">HNO<sub>3<\/sub>\u00a0adalah\u00a0asam. HNO<sub>3<\/sub>\u00a0melepas proton (H+) menjadi NO<sub>3<\/sub><sup>\u2013<\/sup>\u00a0yang merupakan\u00a0basa konjugasi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">H<sub>2<\/sub>O adalah\u00a0basa. H<sub>2<\/sub>O menerima proton (H+) menjadi H<sub>3<\/sub>O<sup>+<\/sup>\u00a0yang merupakan\u00a0asam konjugasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dengan demikian, HNO<sub>3<\/sub>\u00a0dan NO<sub>3<\/sub><sup>\u2013<\/sup>\u00a0merupakan\u00a0pasangan asam basa konjugasi dan\u00a0H<sub>2<\/sub>O dan H<sub>3<\/sub>O<sup>+<\/sup>\u00a0merupakan\u00a0pasangan asam basa konjugasi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh asam basa menurut teori Lewis:<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/7145424\/i\/600\/depositphotos_316788514-stock-photo-male-scientist-conducts-chemical-experiments.jpg\" alt=\"Teori asam basa\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Lewis, asam merupakan suatu zat yang memiliki kecenderungan dalam menerima pasangan elektron yang berasal dari basa. Dengan demikian, contoh asam Lewis adalah SO3, BF3, maupun AlF3.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedangkan basa menurut teori Lewis merupakan zat yang mampu memberikan pasangan pada elektron. Dalam pandangan teori Lewis, basa memiliki pasangan yang elektronnya bebas. Oleh karena itu, contoh basa menurut teori Lewis adalah seperti NH3, Cl\u2013, maupuan ROH.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, contoh sederhana dari reaksi asam-basa Lewis adalah reaksi pembentukan ion hidronium dan ion amonium.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p>Demikian tadi ulasan tentang teori asam basa. Semoga penjelasan di atas bisa membuat Sedulur memahami tentang teori dan contoh asam basa di kehidupan sekitar kita ya.<\/p>\n<div dir=\"ltr\"><span style=\"color: #000000;\"><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya\u00a0<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1652166564459000&amp;usg=AOvVaw3IsLePW-R294j4U19p7ta1\"><b>di sini<\/b><\/a>\u00a0sekarang!<\/i><\/span><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><span style=\"color: #000000;\"><i>\u00a0<\/i><\/span><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><span style=\"color: #000000;\"><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung\u00a0restok\u00a0isi\u00a0tokomu\u00a0<b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1652166564459000&amp;usg=AOvVaw3IsLePW-R294j4U19p7ta1\">di sini<\/a><\/b>\u00a0aja!<\/i><\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":53147,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7056,7055],"class_list":["post-52567","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-asam-basa","tag-teori-asam-basa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teori Asam Basa Menurut Para Ahli Beserta Sifat &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Teori asam basa merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran kimia. Simak beberapa teori asam basa menurut para ahli berikut ini ya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teori Asam Basa Menurut Para Ahli Beserta Sifat &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teori asam basa merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran kimia. Simak beberapa teori asam basa menurut para ahli berikut ini ya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-11T17:45:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-05-11T07:37:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7-1.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"teori asam basa\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/\",\"name\":\"Teori Asam Basa Menurut Para Ahli Beserta Sifat & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-05-11T17:45:19+00:00\",\"dateModified\":\"2022-05-11T07:37:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Teori asam basa merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran kimia. Simak beberapa teori asam basa menurut para ahli berikut ini ya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teori Asam Basa Menurut Para Ahli Beserta Sifat &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teori Asam Basa Menurut Para Ahli Beserta Sifat & Contohnya","description":"Teori asam basa merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran kimia. Simak beberapa teori asam basa menurut para ahli berikut ini ya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teori Asam Basa Menurut Para Ahli Beserta Sifat & Contohnya","og_description":"Teori asam basa merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran kimia. Simak beberapa teori asam basa menurut para ahli berikut ini ya!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-05-11T17:45:19+00:00","article_modified_time":"2022-05-11T07:37:31+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7-1.webp","width":682,"height":536,"caption":"teori asam basa"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/","name":"Teori Asam Basa Menurut Para Ahli Beserta Sifat & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-05-11T17:45:19+00:00","dateModified":"2022-05-11T07:37:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Teori asam basa merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran kimia. Simak beberapa teori asam basa menurut para ahli berikut ini ya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teori-asam-basa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teori Asam Basa Menurut Para Ahli Beserta Sifat &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52567"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52567"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52567\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53150,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52567\/revisions\/53150"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53147"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52567"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52567"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52567"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}