{"id":51847,"date":"2022-04-28T22:30:46","date_gmt":"2022-04-28T15:30:46","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=51847"},"modified":"2022-04-28T07:39:53","modified_gmt":"2022-04-28T00:39:53","slug":"seni-kriya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/","title":{"rendered":"Seni Kriya: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p>Indonesia memiliki beragam budaya yang sangat indah untuk dipelajari, terutama dalam hal kesenian. Salah satu kesenian yang dibuat menggunakan tangan adalah seni kriya. Seni ini termasuk ke dalam seni rupa murni yang dikenal sebagai seni\u00a0 kerajinan tangan.<\/p>\n<p>Seni kriya merupakan istilah yang berasal dari Bahasa <span style=\"font-weight: 400;\">Sansekerta dari kata <em>krya<\/em> yang berarti mengerjakan. Kata tersebut kemudian mengalami perkembangan menjadi kata &#8220;karya, kriya, dan kerja&#8221;. Secara khusus, kriya berarti mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan benda atau obyek yang bernilai seni.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/karya-seni-montase\/\">Apa Itu Karya Seni Montase: Definisi, Fungsi &amp; Teknik Membuat<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Pengertian seni kriya<\/h2>\n<figure id=\"attachment_51961\" aria-describedby=\"caption-attachment-51961\" style=\"width: 680px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-51961 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/jenis-kriya-kulit-from-pinterest.webp\" alt=\"contoh seni kriya adalah\" width=\"690\" height=\"1034\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51961\" class=\"wp-caption-text\">Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n<p>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, seni kriya adalah <span style=\"font-weight: 400;\">seni kerajinan tangan. Pengertian ini sejalan dengan jurnal <em>Arkeologi Jawa Tengah: Sebuah Potret Warisan Budaya<\/em> (2001) karya Atmosudiro dan kawan-kawan , disebutkan bahwa seni ini merupakan semua hasil karya manusia yang membutuhkan keahlian khusus (<em>hard skill<\/em>) yang berkaitan dengan tangan. Sehingga seni ini sering disebut dengan kerajinan tangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Prof. Dr. Soedarso, seni kriya berasal dari Bahasa Sansekerta yang dalam kamus Wojowasito bermakna pekerjaan atau perbuatan. Sementara itu, dalam kamus Winter memiliki arti <em>damel<\/em>\u00a0atau membuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Timbul Haryono, seni kriya adalah cabang seni yang tinggi dalam proses pengerjaannya dan menekankan pada ketrampilan tangan. Dalam arti khusus, kriya adalah mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan benda atau obyek yang bernilai seni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Prof. SP. Gustami, karya seni kriya adalah sebuah warisan dari budaya adi luhung yang unik dan memiliki karakteristik yang di dalamnya terkandung muatan nilai estetik, simbolik, filosofis dan sekaligus fungsional sehingga dalam perwujudannya didukung keterampilan tangan yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seni ini dihasilkan melalui keterampilan manusia dalam mengolah bahan mentah guna menjadi produk dan ruang lingkupnya dapat ditelusuri melalui bahan yang dipergunakan tersebut. Diantaranya batu, tanah liat, kayu, logam, benang, tulang, cangkang kerang, kulit, kaca, dedaunan, buah kering, plastik, atau serat.<\/span><\/p>\n<h2>Sejarah seni kriya<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan seni ini telah ada sejak zaman Prasejarah. Hal itu dapat dibuktikan dari adanya temuan benda-benda yang ada sejak zaman neolitikum (batu muda), seperti dikutip dalam buku buku Seni Budaya oleh Aep Saefulah. Secara terstuktur, sejarah seni ini terbagi menjadi empat zaman sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/makrame-adalah\/\">Seni Makrame: Definisi, Teknik Menyimpul &amp; Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kriya zaman klasik<\/h2>\n<p>Pada zaman dahulu, para kriyawan keraton mampu menghasilkan karya seni dengan ketekunan dan konsep filosofi tinggi serta menghasilkan produk dengan legitimasi seni yang diistimewakan. Hal ini karena mereka memilik pola\u00a0pikir metafisis yang mengandung muatan nilai-nilai spiritual, religius, serta magis dalam benda kriya.<\/p>\n<p>Kriya adalah seni murni yang diagungkan pada zaman klasik. Produk yang dihasilkan kriya di zaman klasik sendiri sangat beragam, seperti keris dan senjata lain, perhiasan emas dan perak, ukiran kayu, topeng untuk upacara, dan wayang.<\/p>\n<h2><strong>Kriya zaman madya (Islam)<\/strong><\/h2>\n<p>Pada zaman madya atau zaman Islam di Indonesia, penggunaan seni ini sudah mulai cenderung bergeser ke nilai gunanya. Adanya pengaruh Islam, membuat nilai-nilai religius serta magis mulai dihilangkan, namun nilai-nilai spiritual dan tradisi dari budaya Nusantara tetap diagungkan. Benda-benda yang dihasilkan cenderung masih sama seperti pada zaman klasik.<\/p>\n<h2>Kriya zaman modern (kolonial)<\/h2>\n<p>Pada era kolonialisasi Belanda di Indonesia, kriya semakin bergeser ke benda yang dapat dipakai sehari-hari dan dipandang sebelah mata nilai artistiknya. Kuatnya pengaruh asing mulai membuat kriya kalah bersaing terhadap cabang seni lukis yang menjadi media utama di masa itu.<\/p>\n<h2>Kriya hari ini (kontemporer)<\/h2>\n<p>Kriya hari ini kembali mendapatkan apresiasi sebagaimana mestinya dan tidak dibeda-bedakan seperti dahulu kala. Bahkan, seniman murni lokal maupun internasional dapat bersaing dengan produk kriya sebagai karyanya.<\/p>\n<p>Saat ini, kriya juga dapat bersaing dengan produk yang diproduksi secara massal, karena memiliki nilai lebih dari segi tradisi dan keterampilannya. Sebagai contoh, kriya dapat menjadi oleh-oleh khas daerah tertentu. Kriya juga dapat menjadi produk eksklusif dengan nilai lebih tinggi karena bukan produk pasaran.<\/p>\n<h2>Fungsi seni kriya<\/h2>\n<figure id=\"attachment_51959\" aria-describedby=\"caption-attachment-51959\" style=\"width: 679px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-51959 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/jenis-kriya-keramik-from-pinterest.webp\" alt=\"fungsi\" width=\"689\" height=\"1032\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51959\" class=\"wp-caption-text\">Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>1. Sebagai hiasan atau dekorasi<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak karya seni kriya yang digunakan sebagai pajangan, hiasan, atau dekorasi sebuah ruangan. Hal ini membuktikan bahwa karya seni ini memiliki fungsi sebagai nilai estetika. Seni ini bertujuan untuk mempercantik ruangan. Contohnya seperti hiasan dinding, tembikar, patung, dan ukir-ukiran. <\/span><\/p>\n<p><strong>2. Sebagai mainan<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain hiasan atau dekorasi, seni kriya juga biasa digunakan sebagai mainan. Dengan bentuk yang sederhana. Bahan dasar pembuatan yang cukup mudah diperoleh dan memiliki harga yang terjangkau membuat karya jenis ini digunakan sebagai alat untuk permainan. Contohnya seperti c<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ongklak, k<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ipas angin kertas, dan b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">oneka.<\/span><\/p>\n<p><strong>3. Sebagai benda terapan<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seni kriya juga digunakan sebagai benda terapan, yaitu benda yang lebih mengutamakan fungsinya dari pada nilai estetikanya. Pada umumnya, seni ini sebagai benda terapan dapat digunakan dengan nyaman tanpa harus menghilangkan unsur estetikanya. Contohnya seperti l<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">emari hias, k<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">eramik, te<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mpat tidur kayu, dan k<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ursi kayu.<\/span><\/p>\n<p>4. <strong>Benda seni eksperimental<\/strong><\/p>\n<p>Seni kriya juga berfungsi sebagai media seni murni kontemporer untuk membuat karya seni yang eksperimental. Contohnya seperti gedung yang ditutupi oleh rajutan maupun pohon yang diberi hiasan.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jenis-jenis-patung\/\">Mengenal Jenis-jenis Patung Beserta Pengertian &amp; Fungsinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Jenis seni kriya<\/h2>\n<p>Terbagi menjadi 2, yaitu seni kriya 2 dimensi (2D) dan seni kriya 3 dimensi. Berikut pembagian dan penggolongannya:<\/p>\n<p><strong>1. Kriya kayu. <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembuatan seni kriya kayu dengan cara menggabungkan antara unsur estetika dan fungsional. Contoh adalah tempat tidur kayu dengan hiasan ukiran, topeng kayu, meja rias kayu yang diukir dan patung kayu.<\/span><\/p>\n<p><strong>2. Kriya tekstil<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0terbuat dari kain. Cara pembuatan karya seni ini juga dengan cara menggabungkan antara unsur keindahan dan unsur fungsional. Contohnya adalah karya seni tenun dan karya seni batik.<\/span><\/p>\n<p><strong>3. Kriya logam<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0memiliki bahan dasar logam. Cara membuatnya adalah dengan teknik bivalve atau cetak lilin sehingga menghasilkan bentuk logam. Contohnya adalah mangkok dan peralatan memasak.<\/span><\/p>\n<p><strong>4. Kriya keramik <\/strong>m<span style=\"font-weight: 400;\">erupakan kerajinan tangan yang cara pembuatannya menggunakan bahan dasar dari tanah liat dan menggunakan teknik tertentu, seperti teknik putar, teknik slab, teknik cetak ulang dan teknik pilin. Contohnya yaitu vas bunga dan mangkok hiasan.<\/span><\/p>\n<p><strong>5. Kriya kulit<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0menggunakan bahan dasar kulit. Dalam pembuatannya, kulit yang bisa digunakan adalah kulit dari buaya, sapi, kerbau, dan ular. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit yang digunakan harus melalui proses yang cukup panjang dengan bahan dasar yang akan menghasilkan bahan kulit yang siap diolah lebih lanjut. Contoh produknya adalah, dompet kulit, jaket kulit, wayang kulit, tas kulit dan gesper kulit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>6. Kriya batu. <\/strong><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dengan namanya, bahan dasar pembuatanya adalah dari batu. Batu yang biasa digunakan yaitu batu sungai, jasper, batu akik, dan batu permata. Batu yang sudah diolah akan dibentuk sedemikian rupa, agar terlihat indah. Contoh produknya adalah patung dan cobek batu.<\/span><\/p>\n<p><strong>7. Kriya bahan khas. <\/strong>Bahan khas dapat pula digunakan untuk membuat karya ini. Bahan khas yang digunakan sebagai media alternatif untuk menciptakan produk yaitu kulit telur, pecahan kaca, dan kain perca. Contoh produknya adalah vas bunga dan tas kain perca.<\/p>\n<h2>Contoh seni kriya<\/h2>\n<figure id=\"attachment_51960\" aria-describedby=\"caption-attachment-51960\" style=\"width: 680px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-51960 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/jenis-kriya-kriya-tekstil-from-pinterest.webp\" alt=\"contoh seni kriya di indonesia\" width=\"690\" height=\"690\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/jenis-kriya-kriya-tekstil-from-pinterest.webp 690w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/jenis-kriya-kriya-tekstil-from-pinterest-160x160.webp 160w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/jenis-kriya-kriya-tekstil-from-pinterest-80x80.webp 80w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/jenis-kriya-kriya-tekstil-from-pinterest-60x60.webp 60w\" sizes=\"(max-width: 690px) 100vw, 690px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51960\" class=\"wp-caption-text\">Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n<p>Contoh seni kriya di indonesia sangat beraneka ragam.\u00a0Berikut ini adalah sebagai penjelasannya.<\/p>\n<h2>Kriya pahat atau ukir<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh seni kriya ini dengan cara dipahat atau diukir. Bahan dasar pembuatan kriya pahat ini menggunakan kayu, batu dan logam untuk menghasilkan bentuk yang diinginkan. Contoh karya kriya dengan cara dipahat atau diukir adalah ukiran furniture dan topeng kayu.<\/span><\/p>\n<h2>Kriya tenun<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karya seni dari tenun ini termasuk dalam kerajinan tangan. Cara pembuatan kriya tenun ini adalah dengan cara mengolah jalinan benang yang mempunyai beragam warna yang dibuat menjadi kain dengan pola tertentu. Contoh kriya tenun adalah tenun songket dan tenun ikat.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-kliping\/\">10 Contoh &amp; Cara Membuat Kliping yang Unik &amp; Menarik<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kriya batik<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karya kriya batik ini memiliki cara pembuatan yang unil, yaitu dengan cara menggambar pola kain yang memakai bahan pewarna tertentu yang bertujuan untuk menghasilkan pola yang diinginkan. Kriya batik ini menggunakan 3 teknik yaitu teknik tulis, teknik cap dan teknik lukis. Contohnya yaitu kain batik berbagai motif.<\/span><\/p>\n<h2>Kriya bordir<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kriya selanjutnya adalah kriya bordir,\u00a0 yang merupakan salah satu kerajinan tangan dengan cara pembuatan yang cukup rumit. Kriya bordir dilakukan dengan cara menempatkan hiasan yang bahan dasarnya dari benang kemudian dijahit pada sebuah kain, hal ini dilakukan untuk menambah keindahan dari kain tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Kriya anyaman<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kriya selanjutnya adalah kriya dari anyaman yang termasuk dalam kerajinan tangan. Proses pembuatannya dilakukan dengan mengolah bahan dasar untuk membuat pola tertentu. Contoh kriya dari anyaman adalah anyaman rotan, anyaman pandan, anyaman bambu, dan anyaman tali.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Kriya rajut<\/strong><\/h2>\n<p>Kriya rajut dilakukan dengan merajut, yaitu teknik membuat kain, pakaian atau perlengkapan busana dari benang rajut. Caranya dengan menyilangkan sehelai benang hingga membentuk formasi yang diinginkan sekaligus membentuk helaian kain.<\/p>\n<h2><strong>Kriya teknik khas<\/strong><\/h2>\n<p>Beberapa seniman murni mengembangkan teknik khas yang mereka ciptakan sendiri untuk menghasilkan karya yang original atau berbeda dengan yang lain. Kriya rajut termasuk paper quilting, <em>paper craft, origami<\/em> dan masih banyak teknik alternatif lain.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<figure id=\"attachment_51962\" aria-describedby=\"caption-attachment-51962\" style=\"width: 680px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-51962 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/jenis-kriya-logam.webp\" alt=\"jenis\" width=\"690\" height=\"920\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51962\" class=\"wp-caption-text\">Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n<p>Seni kriya merupakan suatu kegiatan yang melibatkan keterampilan tinggi untuk menghasilkan benda kerajinan yang bernilai seni maupun bernilai fungsi. Kriya dapat dapat berupa benda koleksi yang dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat maupun menjadi benda yang eksklusif. Seni ini terbuat dari berbagai bahan, seperti kayu, logam, tekstil, dan keramik yang melibatkan beberapa teknik, seperti kriya ukir, kriya rajut, tenun, anyam dan teknik khas lain.<\/p>\n<div dir=\"ltr\"><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1651139947176000&amp;usg=AOvVaw2TR-AnEw4b2cF4DOHQ095p\"><b>di sini<\/b><\/a>\u00a0sekarang!<\/i><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><i>\u00a0<\/i><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung\u00a0restok\u00a0isi\u00a0tokomu\u00a0<b><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1651139947176000&amp;usg=AOvVaw2TR-AnEw4b2cF4DOHQ095p\">di sini<\/a><\/b>\u00a0aja!<\/i><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":51998,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[6936,6937,4161],"class_list":["post-51847","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-kriya-seni","tag-pengertian-seni-kriya","tag-seni"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Seni Kriya: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Seni kriya adalah kegiatan yang melibatkan keterampilan tinggi untuk menghasilkan benda kerajinan yang bernilai seni maupun bernilai fungsi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Seni Kriya: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Seni kriya adalah kegiatan yang melibatkan keterampilan tinggi untuk menghasilkan benda kerajinan yang bernilai seni maupun bernilai fungsi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-28T15:30:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-28T00:39:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/seni-kriya.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/seni-kriya.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/seni-kriya.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"seni kriya\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/\",\"name\":\"Seni Kriya: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-04-28T15:30:46+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-28T00:39:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Seni kriya adalah kegiatan yang melibatkan keterampilan tinggi untuk menghasilkan benda kerajinan yang bernilai seni maupun bernilai fungsi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Seni Kriya: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Seni Kriya: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis & Contohnya","description":"Seni kriya adalah kegiatan yang melibatkan keterampilan tinggi untuk menghasilkan benda kerajinan yang bernilai seni maupun bernilai fungsi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Seni Kriya: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis & Contohnya","og_description":"Seni kriya adalah kegiatan yang melibatkan keterampilan tinggi untuk menghasilkan benda kerajinan yang bernilai seni maupun bernilai fungsi.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-04-28T15:30:46+00:00","article_modified_time":"2022-04-28T00:39:53+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/seni-kriya.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/seni-kriya.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/seni-kriya.webp","width":682,"height":536,"caption":"seni kriya"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/","name":"Seni Kriya: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-04-28T15:30:46+00:00","dateModified":"2022-04-28T00:39:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Seni kriya adalah kegiatan yang melibatkan keterampilan tinggi untuk menghasilkan benda kerajinan yang bernilai seni maupun bernilai fungsi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/seni-kriya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Seni Kriya: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51847"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51847"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51847\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52002,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51847\/revisions\/52002"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}