{"id":51663,"date":"2022-04-28T01:30:01","date_gmt":"2022-04-27T18:30:01","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=51663"},"modified":"2022-04-27T23:54:37","modified_gmt":"2022-04-27T16:54:37","slug":"peribahasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/","title":{"rendered":"80 Kumpulan Peribahasa Lengkap Beserta Artinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Pernah dengar kalimat seperti \u201cbagai pinang dibelah dua\u201d atau \u201cada asap ada api\u201d? Yups, kedua contoh yang sudah tak asing lagi ditelinga Sedulur adalah peribahasa. Kalimat-kalimat di dalamnya sering digunakan atau diselipkan dalam sebuah percakapan. Tujuannya bisa untuk membandingkan, menasihati, bahkan menyindir seseorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu bentuk gaya bahasa ini juga merupakan kalimat atau susunan kata yang memiliki sifat ringkas, padat, serta sederhana. Isinya tentu saja tentang nilai, norma, perbandingan, nasihat, prinsip, tingkah laku, dan perumpamaan. Ketahui lebih dalam mengenai pengertian hingga 80+ kumpulan peribahasa yang lengkap beserta arti berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/arti-caption\/\">Arti Caption dalam Bahasa Inggris, Serta Contoh Penggunaannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian peribahasa<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51665\" aria-describedby=\"caption-attachment-51665\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pexels-6.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51665\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pexels-6-570x468.webp\" alt=\"peribahasa\" width=\"570\" height=\"468\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-51665\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, peribahasa Indonesia adalah suatu kelompok kalimat atau kata yang mempunyai arti tertentu. Isinya adalah suatu kalimat yang ringkas, misalnya adalah tentang suatu perbandingan, nasihat serta tingkah laku yang dimiliki manusia. Seringkali, kalimat ini diselipkan pada percakapan untuk menasehati, membandingkan, serta menyindir seseorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, Wikipedia menyebutkan bahwa artinya adalah suatu kelompok kata atau kalimat yang memiliki suatu makna tertentu. Bisa juga merupakan hal yang mengungkapkan untuk melakukan perbuatan atau hal mengenai diri seseorang. Peribahasa ini memiliki cakupan beberapa jenis peribahasa seperti pepatah, ungkapan, ibarat\/tamsil, perumpamaan, semboyan dan bidal\/pameo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kesimpulannya, salah satu bentuk gaya bahasa ini merupakan ungkapan yang dinyatakan secara tidak langsung. Penyampaiannya adalah secara tersirat untuk suatu hal yang bisa dipahami oleh pendengar atau pembacanya. Sementara itu, Kamus Linguistik menyebutkan bahwa artinya adalah sebuah kalimat yang telah memiliki bentuk, makna, serta fungsi dalam suatu masyarakat luas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Fungsi peribahasa<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51666\" aria-describedby=\"caption-attachment-51666\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51666\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Unsplash-1-1-570x468.webp\" alt=\"peribahasa\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51666\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada berbagai macam tujuan yang dimiliki oleh salah satu bentuk gaya bahasa ini, seperti peribahasa tentang kehidupan, ungkapan, ataupun pelajaran hidup. Tak hanya sekadar susunan kata yang menarik dan bermakna, berikut adalah beberapa fungsinya yang bisa diketahui, terutama di bidang sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Bisa dijadikan nasihat.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Membuat percakapan dan bahasa lisan menjadi lebih indah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Bisa dijadikan suatu identitas seorang kaum maupun individu.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menjadi bentuk kondisi dunia dan juga pengamatan dalam suatu peristiwa.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Ciri-ciri peribahasa<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51668\" aria-describedby=\"caption-attachment-51668\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51668\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Unsplash-2-1-570x468.webp\" alt=\"peribahasa\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51668\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tentunya Sedulur sudah mengetahui berbagai kalimat yang berisi tentang peribahasa terkenal Indonesia, seperti air beriak tanda tak dalam, ada udang di balik batu, dan air susu dibalas air tuba. Ketiganya merupakan yang paling sering didengar oleh masyarakat umum. Sebelum mengetahui contoh lainnya, berikut adalah ciri-cirinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Umumnya digunakan untuk menyindir dan memperindah bahasa.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kata-kata yang digunakan teratur, enak didengar serta memiliki makna.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Struktur susunannya tetap mempunyai arti kata-kata yang sudah pasti dan tidak dapat diubah kembali.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Dibentuk dengan ikatan bahasa yang indah dan padat. Sehingga, bisa melekat pada masyarakat sampai turun temurun.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Diciptakan berdasarkan perbandingan dan pandangan yang sangat teliti terhadap alam dan peristiwa yang terjadi pada masyarakat luas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pantun-pendidikan\/\">30 Pantun Pendidikan Beserta Maknanya untuk Bisa Dipelajari<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Jenis-jenis peribahasa<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51669\" aria-describedby=\"caption-attachment-51669\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51669\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Unsplash-4-570x468.webp\" alt=\"peribahasa\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51669\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengetahui beberapa ciri-cirinya, berikut adalah penjabaran mengenai berbagai jenisnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bidal atau pameo,<\/strong> memiliki kandungan ungkapan yang dapat berarti ejekan atau sindiran sampai peringatan. Misalnya adalah malu bertanya, maka sesat di jalan yang memiliki arti jangan takut bertanya jika tidak tahu. Sehingga, hidup menjadi lebih terarah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ungkapan<\/strong>, merupakan kalimat kiasan yang berkaitan dengan keadaan dan kelakuan seseorang. Pada dasarnya, ungkapan dijelaskan dari\u00a0 beberapa patah kata atau pepatah. Contohnya adalah besar kepala yang artinya sombong atau panjang tangan yang berarti gemar mencuri.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pepatah<\/strong>, merupakan jenis yang memiliki makna khusus berupa\u00a0 nasihat serta ajaran. Umumnya, pepatah berasal dari orang tua zaman dulu yang banyak dipakai untuk mematahkan pernyataan dari lawan bicaranya. Misalnya adalah bagai bumi dan juga langit yang berarti perbedaan yang amat sangat jauh. Contoh lainnya adalah biar lambat, asalkan selamat yang memiliki artian segala sesuatu tidak boleh dilakukan dengan terburu-buru.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Tamsil<\/strong>, merupakan kalimat kiasan yang memiliki tujuan untuk membandingkan sesuatu hal ataupun perkara. Contoh yang paling sering terdengar di masyarakat umum adalah tua-tua keladi yang makin tua makin menjadi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Semboyan<\/strong>, merupakan kumpulan kata, kalimat sampai frasa yang biasa dipakai\u00a0 menjadi prinsip sampai pedoman. Misalnya adalah rajin pangkal pandai dan hemat pangkal kaya. Keduanya bukan merupakan peribahasa indonesia yang jarang didengar, namun malah sebaliknya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Perumpamaan<\/strong>, merupakan kalimat atau kata yang isinya adalah suatu kondisi dan kelakuan seseorang. Sehingga, dapat diambil perbandingannya dari alam sekitarnya. Umumnya, perumpamaan memiliki awalan kata \u201cbak\u201d, \u201cbagai\u201d dan lain sebagainya. Misalnya adalah bagai pinang yang dibelah dua yang bermakna sama persis. Tentunya, kalimat-kalimat yang berisi perumpamaan bisa jadi merupakan peribahasa lucu dan dapat ditunjukkan pada seseorang di berbagai kondisi.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh peribahasa A-D<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51670\" aria-describedby=\"caption-attachment-51670\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51670\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Unsplash-5-570x468.webp\" alt=\"peribahasa\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51670\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada lebih dari 1001 peribahasa dan artinya yang bisa Sedulur temukan. Di antara banyaknya pilihan yang bisa dijadikan ungkapan di berbagai kondisi, berikut adalah 80+ contoh yang bisa Sedulur pahami beserta artinya.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Ada uang ada barang (Jika mau membayar banyak akan mendapat barang lebih baik)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Adat bersendi syarak, syarak bersendi adat ( Pekerjaan \/ perbuatan hendaklah selalu mengingat aturan adat dan agama, jangan bertentangan satu dengan yang lain);<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Adat diisi, lembaga dituang (Melakukan sesuatu menurut adat kebiasaan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Adat periuk berkerak, Adat lesung berdekak (Jika ingin beroleh keuntungan hendaklah bisa menanggung kesusahan dalam satu pekerjaan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Angguk bukan, geleng ia (Lain di mulut lain di hati)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung (Segala sesuatu ada tata caranya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Air besar batu bersibak (Persaudaraan keluarga menjadi cerai berai apabila terjadi perselisihan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Air beriak tanda tak dalam (Orang yang banyak cakap atau sombong biasanya kurang ilmunya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Air tenang (biasa) menghanyutkan (Orang yang diam biasanya banyak pengetahuannya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Alur bertempuh, jalan berturut (Dilakukan menurut adat (kebiasaan) yang lazim)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Akal tak sekali tiba (Tak ada suatu usaha yang sekali terus jadi dan sempurna;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Ampang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit (Persahabatan yang sudah putus dan tidak akan berbaik lagi)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam (Tidak enak makan dan minum karena terlalu sedih)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Akik disangka batu (Menghina)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Akal pulas tak patah (Orang yang pandai tak mudah kalah dalam perbantahan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusukan (disusui) (artinya selalu membereskan\u00a0 memikirkan) urusan orang lain tanpa mempedulikan urusan sendiri)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Angan mengikut tubuh (Bersusah hati karena memikirkan yang bukan-bukan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Amra disangka kedondong (Sesuatu yang baik disangka buruk)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Anak orang, anak orang juga. (Seseorang yang asing bagi kita akan tetap asing juga; anak sendiri Disayangi, anak tiri dibengkengi (artinya bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yg diutamakan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Angan\u00a0 lalu paham bertumbuk (Menurut pikiran (dugaan dsb) mungkin untuk dikerjakan, tetapi sukar pelaksanaannya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Angan-angan menerawang langit (Mencita-citakan segala sesuatu yg tinggi-tinggi)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Bagai air di daun talas (Orang yang tidak tetap pendirian)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Bumi berputar, zaman beredar (Keadaan zaman selalu berubah.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. (Perlu berusaha sekeras mungkin dan pantang menyerah, untuk mencapai keberhasilan.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Berat sama dipikul ringan sama dijinjing: (Senang dan susah dijalani bersama.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Berjalan sampai ke batas, berlayar sampai ke pulau (Segala usaha hendaknya sampai kepada maksudnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Batu hitam tak bersanding (Tampaknya lemah lembut, tetapi keras hatinya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Bagai pinang dibelah dua (Sama benar, serupa benar)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Cepat kaki, ringan tangan: (Orang yang senang menolong.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Cempedak berbuah nangka.(Mendapatkan hasil lebih dari yang diharapkan.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Cencang dua segeragai (Sekali jalan, dua pekerjaan selesai)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Cencang\u00a0 putus tiang tumbuk (Putusan yang mengikat)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Cekur jerangau, ada lagi di umbun-umbun (Masih sangat muda, belum berpengalaman)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Dangkal telah keseberangan, dalam telah ajuk (Telah diketahui benar bagaimana isi hatinya perangainya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Dari semak ke belukar (Meninggalkan sesuatu yang buruk, mendapat yg buruk pula)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Daripada hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan batu di negeri sendiri. (Sebaik-baiknya negara lain, masih lebih baik hidup di negeri sendiri. Rasa nasionalisme terhadap kampung halaman\/negara.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. (Kondisi yang adil dan berimbang.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Dikasih hati minta jantung. (Orang yang tidak tahu diri. Diberi sedikit, malah meminta lebih banyak.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Datang tak berjemput, pulang tak berantar.(Orang yang tak dipedulikan.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Dapat durian runtuh. (Mendapat keuntungan dengan tidak bersusah payah.)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh peribahasa E-H<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51671\" aria-describedby=\"caption-attachment-51671\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51671\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Unsplash-6-570x468.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51671\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<ol start=\"41\">\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Enau sebatang dua sigainya. (Perempuan yang menduakan suaminya).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Enggan seribu daya, mau sepatah kata (Kalau tak suka (tak mau) biasanya banyak jawab dan alasannya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Esa hilang dua terbilang. (Berusaha terus dengan keras hati hingga maksud tercapai)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Gayung bersambut, kata berjawab. (Menangkis serangan orang, menjawab (melayani) perkataan orang)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Gelegar buluh. (Besar cakap, tak berisi)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Geleng spt si patung kenyang (Berjalan dengan sombong, congkak)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Galas terdorong kepada Cina (Sesuatu yg sudah terlanjur, tak dapat dicabut kembali)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Gamak-gamak seperti menyambal. (Hanya dengan coba \u2013 coba atau kira \u2013 kira saja)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Gila di abun \u2013 abun. (Mengharapkan sesuatu yang mustahil)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Gajah mati meninggalkan gading, orang mati meninggalkan nama. (Orang baik akan selalu meninggalkan nama baik, sedangkan orang jahat akan meninggalkan nama buruk)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Gemuk membuang lemak, cerdik membuang kawan (Tidak mau menolong atau bergaul dengan keluarga sesudah keadaannya bertambah baik, kaya, dan sebagainya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Genggam erat membuhul mati. (Memegang perjanjian)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Habis manis, sepah dibuang. (Tidak dipedulikan atau ditelantarkan, jika dianggap sudah tidak berguna.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Hancur badan dikandung tanah, budi baik terkenang jua (Budi bahasa yg baik tak akan dilupakan orang)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Hakim kepada beruk (Minta pengadilan kepada orang yang tamak niscaya akan rugi)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Habis beralur maka beralu-alu. (Jika dengan jalan musyawarah tidak dicapai kata sepakat, barulah dengan jalan kekerasan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Hangat-hangat tahi ayam. (Kemauan yang tidak tetap atau tidak kuat)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai. (Orang yang hidup hemat akan menjadi kaya, orang yang rajin belajar akan menjadi pandai)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Harimau mati karena belangnya. (Mendapat kecelakaan karena memperlihatkan keunggulannya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Hitam di atas putih. (Dengan tulisan, tidak hanya dengan perkataan saja berkaitan dengan perjanjian)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pantun-buat-pacar\/\">35 Pantun Buat Pacar Biar Hubungan Makin Langgeng<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh peribahasa I-L<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51672\" aria-describedby=\"caption-attachment-51672\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51672\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Unsplash-7-570x468.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51672\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<ol start=\"61\">\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Indah kabar dari rupa (Biasanya kabar selalu melebihi keadaan sebenarnya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Isi lemak dapat ke orang, tulang bulu pulang ke kita (Orang lain dapat senangnya, kita dapat susahnya saja)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Ingat sebelum kena, ingat sebelum habis (Ikhtiar harus dijalankan sebelum terlambat)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Ijuk tak bersagar (Seseorang yang tidak punya sanak saudara yang disegani orang)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Ikan di laut, asam di gunung, bertemu dalam belanga (Biarpun tinggal berjauhan, kalau jodoh, akan menjadi laki istri juga)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Isi lemak dapat ke orang, tulang bulu pulang ke kita (Orang lain dapat senangnya, kita dapat susahnya saja)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Jauh di mata dekat di hati. (Meski terpisah jarak, namun selalu teringat.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Jatuh di atas tilam: (Mendapat keuntungan besar.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Jadi abu arang (Sudah usang atau basi)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Jadi alas cakap (Dengan imbalan jasa yang telah dibuat)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Karena nila setitik, rusak susu sebelanga (Karena persoalan kecil, semua hal bisa jadi berantakan.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Kecil-kecil cabe rawit. (Tampak kecil tapi cerdik.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Kura-kura dalam perahu. (Menanyakan sesuatu yang sudah tahu jawabannya.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Kalah jadi abu, menang jadi arang (Pertengkaran tidak akan menguntungkan pihak mana pun)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Kalah limau oleh benalu (Orang yang lama terdesak oleh orang yg baru)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Kalah sabung menang sorak (Biarpun kalah, tetapi masih tinggi juga cakapnya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Lempar batu, sembunyi tangan. (Melakukan kejahatan namun pura-pura tidak melakukan perbuatan tersebut.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Lubuk akal tepian ilmu. (Orang yang pandai adalah tempat untuk bertanya.)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh peribahasa M-P<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51674\" aria-describedby=\"caption-attachment-51674\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51674\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Unsplash-8-570x468.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51674\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<ol start=\"79\">\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Mengairi sawah orang (Menguntung orang lain)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Mengalang-alang leher, minta disembelih (Mengharapkan kesusahan atau kecelakaan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Membeli menang memakai kalah (Marang yang baik memang mahal harganya, tetapi dapat lama dipakai)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Memikul di bahu, menjunjung di kepala (Mengerjakan sesuatu menurut aturan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Malu bertanya, sesat di jalan (Kesulitan menghadapi suatu masalah karena enggan meminta pendapat dari orang lain.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Menang jadi arang, kalah jadi abu (Ketika bertengkar, menang atau kalah akan mendapatkan kerugian.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Nasi sudah menjadi bubur (Perbuatan yang sudah terjadi tidak bisa diperbaiki lagi.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Orang mengantuk disorongkan bantal\u00a0 (Memperoleh apa yang diinginkannya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Ombak yang kecil jangan diabaikan (Perkara kecil yang mungkin mendatangkan bahaya perlu diperhatikan juga)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Orang yang kaya juga yang bertambah kekayaannya anak baik menantu molek (artinya mendapat keuntungan yang berlipat ganda)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Pucuk dicinta, ulam pun tiba (Mendapat sesuatu yang lebih dari harapan.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Pelanduk di dalam cerang rimba (Kehilangan akal atau gelisah sekali)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Pecah anak buyung, tempayan ada (Tidak akan kekurangan perempuan untuk dijadikan istri)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pantun-jenaka\/\">40 Contoh Pantun Jenaka untuk Bahan Candaan dengan Teman<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh peribahasa Q-T<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51675\" aria-describedby=\"caption-attachment-51675\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51675\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Unsplash-9-570x468.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51675\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<ol start=\"92\">\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Rusak bangsa oleh laku (Biarpun orang berbangsa tinggi, tetapi kalau berkelakuan buruk)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Rusak anak oleh menantu (Orang yang kita kasihi merusakkan harta yang kita berikan kepadanya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Seperti abu di atas tanggul (Tidak tetap kedudukannya sewaktu-waktu dapat dipecat)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Sungguhpun kawat yang dibentuk, ikan di laut yang diadang (artinya sungguhpun nampaknya tak ada suatu maksud, tetapi ada juga yg dituju)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Sebelum ajal berpantang mati. (Ttidak akan mati sebelum sampai waktunya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Tak ada gading yang tak retak. (Tak manusia yang sempurna.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Tong kosong nyaring bunyinya.\u00a0 (Orang yang kurang ilmu banyak bicara.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Tercincang puar bergerak andilau (Jika seseorang dihina, tentu keluarga atau kaumnya akan turut tersinggung juga)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Terpijak bara hangat (Sangat gelisah, tidak dapat tenang)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh peribahasa U-Z<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_51676\" aria-describedby=\"caption-attachment-51676\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51676\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pixabay-4-570x468.webp\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-51676\" class=\"wp-caption-text\">Pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<ol start=\"101\">\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Usul menunjukkan asal, (Dari kelakuan (tabiat) dapat kita ketahui asalnya).\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Utang emas boleh dibayar, Utang budi dibawa mati (Budi baik orang hanya dapat dibalas dengan kebaikan pula)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Walau seribu anjing menyalak, gunung takkan runtuh: (Jika memiliki niat yang kuat, godaan sebanyak apa pun tak akan membuatnya goyah.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Waktu adalah uang: (Selalu menghargai waktu.)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"> Zaman beralih musim bertukar: (Segala hal harus disesuaikan dengan zaman.)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, itu dia kumpulan peribahasa lengkap dengan artinya yang bisa Sedulur pelajari dan mengerti. Sekarang, tentunya wawasan dan pengetahuan Sedulur mengenai salah satu gaya bahasa ini semakin bertambah, ya? Semoga bermanfaat!<\/span><\/p>\n<p><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<strong>Aplikasi Super<\/strong>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1650768997333000&amp;usg=AOvVaw0u4gsMByNeNEViLeGL5RJg\"><strong>di sini<\/strong><\/a>\u00a0sekarang!<\/em><\/p>\n<div class=\"code-block code-block-3\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung\u00a0restok\u00a0isi\u00a0tokomu\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos&amp;source=gmail&amp;ust=1650768997333000&amp;usg=AOvVaw0u4gsMByNeNEViLeGL5RJg\">di sini<\/a><\/strong>\u00a0aja!<\/em><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":14,"featured_media":51928,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5317,6908,6907],"class_list":["post-51663","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-bahasa-indonesia","tag-contoh-peribahasa","tag-peribahasa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>80 Kumpulan Peribahasa Lengkap Beserta Artinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui lebih dalam mengenai pengertian hingga 80+ kumpulan peribahasa yang lengkap beserta arti berikut ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"80 Kumpulan Peribahasa Lengkap Beserta Artinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui lebih dalam mengenai pengertian hingga 80+ kumpulan peribahasa yang lengkap beserta arti berikut ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-27T18:30:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-27T16:54:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/11-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/11-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/11-1.webp\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"peribahasa\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/\",\"name\":\"80 Kumpulan Peribahasa Lengkap Beserta Artinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-04-27T18:30:01+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-27T16:54:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\"},\"description\":\"Ketahui lebih dalam mengenai pengertian hingga 80+ kumpulan peribahasa yang lengkap beserta arti berikut ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"80 Kumpulan Peribahasa Lengkap Beserta Artinya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\",\"name\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"80 Kumpulan Peribahasa Lengkap Beserta Artinya","description":"Ketahui lebih dalam mengenai pengertian hingga 80+ kumpulan peribahasa yang lengkap beserta arti berikut ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"80 Kumpulan Peribahasa Lengkap Beserta Artinya","og_description":"Ketahui lebih dalam mengenai pengertian hingga 80+ kumpulan peribahasa yang lengkap beserta arti berikut ini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-04-27T18:30:01+00:00","article_modified_time":"2022-04-27T16:54:37+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/11-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Ilya Nadya Noviawardhani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ilya Nadya Noviawardhani","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/11-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/11-1.webp","width":682,"height":536,"caption":"peribahasa"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/","name":"80 Kumpulan Peribahasa Lengkap Beserta Artinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-04-27T18:30:01+00:00","dateModified":"2022-04-27T16:54:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055"},"description":"Ketahui lebih dalam mengenai pengertian hingga 80+ kumpulan peribahasa yang lengkap beserta arti berikut ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/peribahasa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"80 Kumpulan Peribahasa Lengkap Beserta Artinya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055","name":"Ilya Nadya Noviawardhani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ilya Nadya Noviawardhani"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51663"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51663"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51663\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51677,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51663\/revisions\/51677"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}