{"id":48753,"date":"2022-04-18T12:00:18","date_gmt":"2022-04-18T05:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=48753"},"modified":"2022-04-18T09:18:28","modified_gmt":"2022-04-18T02:18:28","slug":"perundingan-roem-royen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/","title":{"rendered":"Perundingan Roem Royen: Sejarah, Tokoh, Isi &#038; Dampaknya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perundingan Roem Royen merupakan salah satu peristiwa penting yang tercatat dalam sejarah Indonesia. Perjanjian atau perundingan ini terjadi setelah Perjanjian Linggarjati dan Renville. Sama seperti kedua perjanjian tersebut, tujuan Perundingan Roem Royen juga untuk menyelesaikan konflik antara Indonesia dan Belanda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil Perundingan Roem Royen punya latar belakang sejarah panjang dan dampak yang penting untuk diketahui. Bagaimana sejarah perundingan ini dan siapa saja tokohnya? Selengkapnya akan dibahas di bawah. Yuk, simak!<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perjanjian-linggarjati\/\"><b>Perjanjian Linggarjati: Sejarah, Latar Belakang, Isi &amp; Hasilnya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Latar belakang Perundingan Roem Royen<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48758\" aria-describedby=\"caption-attachment-48758\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-48758\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-kumparan.jpg\" alt=\"perundingan roem royen\" width=\"626\" height=\"442\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48758\" class=\"wp-caption-text\">Kumparan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski sudah merdeka dan telah memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, Indonesia belum sepenuhnya aman dari jajahan Belanda. Pasukan Sekutu yang tergabung dalam Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) pimpinan Sir Philip Christison datang ke Indonesia tidak lama setelah kemerdekaan. Salah satu tujuannya yaitu melucuti senjata tentara Jepang serta mempertahankan keadaan damai yang akan diserahkan pada pemerintahan sipil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, Pasukan Sekutu ternyata dimanfaatkan oleh Belanda yang menggunakan nama Netherlands Indies Civil Administration (NICA). Belanda masih ingin kembali menguasai Indonesia yang telah lama mereka duduki sebelum Perang Dunia Kedua melawan Jepang. Karena hal tersebut, terjadilah berbagai peristiwa heroik bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya. Termasuk rangkaian perjanjian yang terjadi seperti Perjanjian Linggarjati pada 1946 dan Renville pada 1948.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Perjanjian Renville, kesepakatan yang diperoleh ternyata merugikan Indonesia. Wilayah kedaulatan Indonesia makin kecil dan Belanda terbukti melanggar janji. Belanda menyerang Yogyakarta. Peristiwa tersebut dikenal sebagai Agresi Militer Belanda II. Langkah meluncurkan Agresi Militer Belanda II kemudian dikecam dunia. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada 4 Januari 1949 memerintahkan Belanda dan Indonesia menghentikan masing-masing operasi militernya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">United Nations Commission for Indonesia (UNCI) membawa perwakilan kedua negara ke meja perundingan pada 17 April 1949. Hingga berlanjut pada 7 Mei 1949, Perundingan Roem Royen dilaksanakan untuk menyelesaikan konflik antara kedua negara ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tujuan Perundingan Roem Royen<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48759\" aria-describedby=\"caption-attachment-48759\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-48759\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-republika.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"419\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-republika.jpg 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-republika-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-republika-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48759\" class=\"wp-caption-text\">Republika<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, Perundingan Roem Royen merupakan bagian dari berbagai usaha diplomatik dalam mengatasi konflik antara Indonesia dan Belanda. Perundingan Roem Royen dilaksanakan di Hotel Des Indes Jakarta, dimulai sejak 17 April 1949 sampai akhirnya menghasilkan perjanjian yang ditandatangani pada 7 Mei 1949.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan perundingan ini diselenggarakan yaitu menyelesaikan konflik antara Indonesia dan Belanda yang terjadi setelah kemerdekaan. Selain itu, guna meredakan situasi di Indonesia yang memanas akibat Agresi Militer Belanda II. Inisiatif membawa masalah Indonesia dan Belanda ke meja perundingan merupakan saran dari komisi PBB untuk Indonesia bernama Merle Cochran dari Amerika Serikat.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/gnb\/\"><b>GNB (Gerakan Non-Blok): Pengertian, Sejarah &amp; Tujuannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Isi Perundingan Roem Royen<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48757\" aria-describedby=\"caption-attachment-48757\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-48757\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-kontan.jpg\" alt=\"perundingan roem royen\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-kontan.jpg 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-kontan-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-kontan-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48757\" class=\"wp-caption-text\">Kontan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjanjian ini menghasilkan dua pernyataan yang dikeluarkan oleh Indonesia dan Belanda. Adapun pernyataan dari pihak Indonesia dalam Perundingan Roem Royen isinya adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Indonesia menyatakan kesanggupan untuk menghentikan Perang Gerilya sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bekerja sama mengembalikan serta menjaga keamanan dan ketertiban.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Indonesia akan turut serta dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag dengan tujuan mempercepat penyerahan kedaulatan dan sebenarnya tanpa syarat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara isi pernyataan Belanda adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pengembalian pemerintahan Indonesia ke Yogyakarta pada tanggal 24 Juni 1949.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keresidenan Yogyakarta dikosongkan oleh tentara Belanda pada 1 Juli 1949 dan pemerintah Republik Indonesia kembali ke Yogyakarta setelah TNI menguasai keadaan sepenuhnya di daerah tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengenai penghentian permusuhan akan dibahas setelah kembalinya pemerintah Republik Indonesia ke Yogyakarta.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konferensi Meja Bundar akan dilaksanakan di Den Haag.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Tokoh yang terlibat<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48756\" aria-describedby=\"caption-attachment-48756\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-48756\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-cerdika.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"406\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48756\" class=\"wp-caption-text\">Cerdika<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perundingan Roem Royen diambil dari nama ketua delegasi masing-masing negara. Indonesia tokohnya diketuai oleh Mr. Moh. Roem. Sedangkan, Belanda diwakili oleh Herman van Roijen. Selain kedua tokoh tersebut, masih ada tokoh Perundingan Roem Royen lainnya yang terlibat, baik dari Indonesia maupun Belanda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Toko<span style=\"color: #000000;\">h dari Indonesia, antara lain:<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Moh. Roem<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Supomo<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ali Sastroamidjojo<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Johannes Leimena<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">K. Pringgodigdo<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Johannes Latuharhary<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mohammad Hatta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sri Sultan Hamengkubuwono IX<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tokoh dari Belanda, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Herman van Raijen<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Blom<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jacob<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Van<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">P. J. Koets<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">van Hoogstratenden<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gieben<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ada juga perwakilan dari pihak UNCI seperti Merle Cochran dari Amerika Serikat, Critchley dari Australia, dan Harremans dari Belgia.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pertempuran-ambarawa\/\"><b>Pertempuran Ambarawa: Sejarah, Waktu Kejadian &amp; Kronologi<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Eksistensi Republik Indonesia<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48755\" aria-describedby=\"caption-attachment-48755\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-48755\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-katadata.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"416\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-katadata.jpg 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-katadata-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-katadata-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48755\" class=\"wp-caption-text\">Katadata<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan Perjanjian Roem Royen bagi Indonesia salah satunya sebagai pembuktian eksistensi Republik Indonesia. Keuntungan ini masih berkaitan dengan terjadinya Agresi Militer Belanda II. Seperti yang diketahui, Agresi Militer Belanda I berhenti dengan dilakukannya Perjanjian Renville, namun ternyata Belanda tidak menaati kesepakatan. Agresi Militer Belanda II diluncurkan mulai 19 Desember 1948 dengan sasaran utama Yogyakarta yang kala itu menjadi ibu kota sementara Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akibat agresi tersebut, para petinggi pemerintahan Indonesia, termasuk Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ditawan bahkan diasingkan ke luar Jawa oleh Belanda. Berlanjut, pada tanggal 1 Maret 1949 terjadilah serangan umum atau serangan besar-besaran dari bangsa Indonesia. Hingga Yogyakarta yang semula diduduki oleh Belanda mampu direbut kembali oleh angkatan perang Republik Indonesia dan dipertahankan selama 6 jam sebagai bukti eksistensi Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agresi yang dibalas dengan Serangan Umum 1 Maret 1949 itu merugikan posisi Belanda di peta politik internasional. Banyak negara, termasuk PBB yang mengecam aksi Belanda tersebut. Bahkan, komisi PBB menyarankan Indonesia untuk membawa masalah ini ke meja perundingan, yang akhirnya tercipta Perundingan atau Perjanjian Roem Royen.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dampak Perundingan Roem Royen<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48754\" aria-describedby=\"caption-attachment-48754\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-48754\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-ayo-bandung.jpg\" alt=\"perundingan roem royen\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-ayo-bandung.jpg 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-ayo-bandung-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/perundingan-roem-royen-ayo-bandung-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48754\" class=\"wp-caption-text\">Ayo Bandung<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai tujuan perundingan ini, dampaknya bagi Indonesia yaitu berhasil mengubah situasi yang sempat memanas karena Agresi Militer Belanda II menjadi lebih damai. Hal ini didukung dengan ditariknya kembali pasukan Belanda dari Yogyakarta pada tanggal 20 Juni 1949. Yogyakarta baru sepenuhnya ditinggalkan tentara Belanda pada 29 Juni 1949.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diikuti pula dengan pembebasan para pemimpin Indonesia yang ditawan Belanda pada 6 Juli 1949. Lebih lanjut, baik Indonesia maupun Belanda mempersiapkan Konferensi Meja Bundar yang akan dilaksanakan kemudian.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah ringkasan sejarah Perundingan Roem Royen yang penting untuk diketahui. Kini, Sedulur telah memahami latar belakang perundingan ini, termasuk tokoh yang terlibat dan dampaknya. Semoga bisa memperkaya wawasan Sedulur tentang sejarah Indonesia, ya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang!<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> aja!<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":22,"featured_media":48860,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[6519,6520,3672],"class_list":["post-48753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-perundingan-roem-royen","tag-roem-royen","tag-sejarah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perundingan Roem Royen: Sejarah, Tokoh, Isi &amp; Dampaknya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perundingan Roem Royen dilakukan Indonesia dengan Belanda pada 7 Mei 1949. Yuk, cari tahu sejarah dan tokoh yang terlibat perundingan ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perundingan Roem Royen: Sejarah, Tokoh, Isi &amp; Dampaknya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perundingan Roem Royen dilakukan Indonesia dengan Belanda pada 7 Mei 1949. Yuk, cari tahu sejarah dan tokoh yang terlibat perundingan ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-18T05:00:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-18T02:18:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/17_4_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fitri Dewanty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fitri Dewanty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/17_4_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/17_4_11zon.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"perundingan roem royen\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/\",\"name\":\"Perundingan Roem Royen: Sejarah, Tokoh, Isi & Dampaknya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-04-18T05:00:18+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-18T02:18:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2\"},\"description\":\"Perundingan Roem Royen dilakukan Indonesia dengan Belanda pada 7 Mei 1949. Yuk, cari tahu sejarah dan tokoh yang terlibat perundingan ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perundingan Roem Royen: Sejarah, Tokoh, Isi &#038; Dampaknya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2\",\"name\":\"Fitri Dewanty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fitri Dewanty\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perundingan Roem Royen: Sejarah, Tokoh, Isi & Dampaknya","description":"Perundingan Roem Royen dilakukan Indonesia dengan Belanda pada 7 Mei 1949. Yuk, cari tahu sejarah dan tokoh yang terlibat perundingan ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perundingan Roem Royen: Sejarah, Tokoh, Isi & Dampaknya","og_description":"Perundingan Roem Royen dilakukan Indonesia dengan Belanda pada 7 Mei 1949. Yuk, cari tahu sejarah dan tokoh yang terlibat perundingan ini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-04-18T05:00:18+00:00","article_modified_time":"2022-04-18T02:18:28+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/17_4_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fitri Dewanty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fitri Dewanty","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/17_4_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/17_4_11zon.jpg","width":682,"height":536,"caption":"perundingan roem royen"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/","name":"Perundingan Roem Royen: Sejarah, Tokoh, Isi & Dampaknya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-04-18T05:00:18+00:00","dateModified":"2022-04-18T02:18:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2"},"description":"Perundingan Roem Royen dilakukan Indonesia dengan Belanda pada 7 Mei 1949. Yuk, cari tahu sejarah dan tokoh yang terlibat perundingan ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perundingan-roem-royen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perundingan Roem Royen: Sejarah, Tokoh, Isi &#038; Dampaknya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2","name":"Fitri Dewanty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fitri Dewanty"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48753"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48753"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48760,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48753\/revisions\/48760"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48860"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}