{"id":48551,"date":"2022-04-19T16:30:38","date_gmt":"2022-04-19T09:30:38","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=48551"},"modified":"2022-04-19T08:39:57","modified_gmt":"2022-04-19T01:39:57","slug":"fosil-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/","title":{"rendered":"Fosil: Pengertian, Jenis, Contoh &#038; Proses Pembentukannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Fosil adalah sisa dari makhluk hidup dan tumbuhan yang pernah hidup di zaman purba. Bangkai makhluk hidup tersebut terkubur di dalam tahun selama ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan tahun, sehingga terbentuklah yang namanya fosil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fosil ini tersebar di seluruh bagian bumi, termasuk juga dengan beberapa daerah di Indonesia. Penemuan fosil sendiri bukan tidak berarti apapun. Ada beberapa keuntungan yang akan didapatkan. Salah satunya seperti menjadi sumber energi.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Bagi Sedulur yang merasa penasaran secara lebih lanjut mengenai fosil, langsung saja simak informasi yang ada di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/\">Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri &amp; Penemuan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa itu fosil?<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48554\" aria-describedby=\"caption-attachment-48554\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48554 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-alejandro-quintanar-2726724-570x468.jpg\" alt=\"contoh fosil adalah\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48554\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fosil adalah sisa-sisa dari makhluk hidup dan juga tumbuhan yang sudah mati dan terkubur di dalam tanah atau bebatuan. Makhluk hidup dan tumbuh-tumbuhan tersebut hidup di jaman purba kala pada puluhan ribu, ratusan ribu, bisa juga jutaan tahun yang lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah terpendam di bawah lapisan tanah dalam waktu yang sangat lama, sisa-sisa dari makhluk hidup dan tumbuhan purbakala tersebut akhirnya mengeras. Sehingga terbentuklah yang biasa kita sebut saat ini dengan nama fosil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fosil adalah salah satu bukti yang kuat jika dulu kala, ada kehidupan purba jauh sebelum seperti kehidupan sekarang ini. Pernah hidup pula makhluk-makhluk yang saat ini sudah punah dengan berbagai alasan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian fosil menurut ahli<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48557\" aria-describedby=\"caption-attachment-48557\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48557 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-marcus-lange-3839557-570x468.jpg\" alt=\"energi fosil adalah\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48557\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di bawah ini ada pengertian fosil yang dikemukakan oleh beberapa para ahli. Di antaranya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Leonardo da Vinci (1452-1519)\u00a0<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\">Seorang pelukis ternama asal Italia tersebut berpendapat jika fosil itu adalah suatu bukti adanya makhluk hidup dan juga kehidupan di masa lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Charles Darwin<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\">\u00a0berpendapat jika makhluk hidup yang ada di lapisan bumi yang tua itu akan melakukan perubahan bentuk dengan cara menyesuaikan diri dengan lapisan bumi yang lebih muda. Maka dari itu, pada lapisan bumi yang lebih muda banyak ditemukan fosil yang berbeda dengan lapisan bumi umurnya yang lebih tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hal ini terjadi karena adanya perbedaan iklim, tanah, dan berbagai macam faktor yang lain. Karena itulah terjadi perubahan pada permukaan bumi secara bertahap yang membuat adanya perubahan pula pada makhluk hidup agar tetap bisa menyesuaikan diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>George Cuvier (1764-1832)<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\">\u00a0juga berpendapat jika pada masa tertentu telah diciptakan makhluk hidup yang berbeda dengan masa lainnya. Makhluk hidup ini bisa diciptakan khusus untuk tiap-tiap zaman dan tiap-tiap zaman tersebut selalu diakhiri dengan kehancuran alam.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Setiap lapisan bumi tersebut akan dihuni oleh makhluk hidup yang berbeda dengan makhluk hidup yang hidup di lapisan bumi sebelumnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jenis-jenis fosil<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48556\" aria-describedby=\"caption-attachment-48556\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48556 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-djamel-ramdani-8876647-570x468.jpg\" alt=\"jenis\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48556\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di dalam ilmu paleontologi, jenis fosil itu dibagi menjadi dua macam. Ada fosil tubuh dan juga fosil jejak. Untuk penjelasan secara lebih lanjut, simak informasi sebagai berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Fosil tubuh<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fosil tubuh adalah fosil yang terdiri dari sisa-sisa tubuh dari makhluk hidup ataupun organisme itu sendiri. Jadi jenis fosil yang satu ini bisa saja berupa fosil manusia, hewan purba, tumbuhan purba, maupun berbagai jenis organisme yang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh dari fosil hewan adalah tulang belulang dinosaurus, gading dari gajah purba mammoth, gigi dari hiu megalodon, nyamuk purba yang telah membeku atau membatu, juga tulang-tulang dari berbagai binatang purba yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Fosil Jejak<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemudian untuk jenis fosil yang kedua adalah fosil jejak. Pengertian untuk dari jenis fosil yang satu ini ialah fosil yang terbentuk dari aktivitas maupun perilaku-perilaku dari makhluk hidup atau organisme di masa lampau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Makhluk hidup atau organisme di zaman purba tersebut pasti akan menyisakan jejak-jejak aktivitas mereka saat masih hidup. Untuk jenis ini, contoh fosil adalah sarang, kotoran, bekas-bekas cakaran, atau juga sisa-sisa aktivitas yang lain dari makhluk hidup tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sumber-daya-alam-yang-dapat-diperbaharui\/\">10 Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Fungsi fosil<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48555\" aria-describedby=\"caption-attachment-48555\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48555 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-brett-sayles-4095253-570x468.jpg\" alt=\"fungsi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48555\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fosil sendiri mempunyai banyak kegunaan atau kelebihan di dalam pengaplikasian bidang geologi. Di antaranya adalah sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Menentukan umur relatif suatu batuan<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menentukan umur suatu batuan secara relatif. Selain dengan meneliti tekstur dari batuan tersebut, salah satu kelebihan sumber fosil adalah mampu membantu dalam menentukan umur relatif batuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Menentukan korelasi batuan antara tempat yang satu dengan tempat lain<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya jika lapisan bumi beserta makhluk hidup itu akan terus berganti dalam kurun waktu tertentu. Dengan adanya fosil dari suatu masa, maka bisa menentukan korelasi bantuan antara satu tempat dengan tempat yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Mengetahui evolusi makhluk hidup<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Masih berhubungan dengan lapisan bumi yang terus berganti, dalam hal ini fosil juga berperan untuk mengetahui dan menentukan bentuk evolusi dari makhluk hidup. Memang tidak ada cara lain yang bisa dilakukan kecuali dengan fosil yang tersisa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Menentukan keadaan lingkungan dan ekologi <\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, fungsi dari fosil yang \u00a0adalah menentukan keadaan lingkungan serta ekologi yang ada pada saat batuan yang mengandung fosil itu terbentuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Merekonstruksi lingkungan masa lampau<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain menentukan keadaan lingkungan dan ekologi, fosil juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan rekonstruksi ulang mengenai lingkungan di masa lampau. Bagaimana bentuk lingkungan di masa pada saat fosil yang ditemukan masih hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Menjadi energi bahan bakar<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fungsi terakhir adalah dengan menjadi energi bahan bakar. Apa Sedulur sadar jika energi fosil adalah jenis energi yang hingga saat ini banyak digunakan? Bahan bakar fosil adalah sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Bahan bakar fosil tersebut terbentuk karena adanya proses alami berupa pembusukan dari organisme yang telah mati dalam kurun waktu ratusan juta tahun lalu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara terbentuknya fosil<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48553\" aria-describedby=\"caption-attachment-48553\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48553 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-printexstar-11625609-570x468.jpg\" alt=\"bahan bakar fosil adalah\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48553\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana sisa-sisa makhluk hidup dan juga tumbuh-tumbuhan pra sejarah yang telah lama mati itu dapat menjadi fosil yang bermanfaat? Menurut para ahli paleontology, ada beberapa cara yang bisa menjelaskan mengapa sisa-sisa makhluk hidup pra sejarah tersebut menjadi fosil seperti penjelasan berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Karbonisasi.\u00a0<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\">Jasad dari organisme tersebut memang seringkali langsung terkubur dan belum mengalami proses pembusukan. Sedangkan lapisan sedimen yang mengendap di bagian atasnya, membuat jasad tersebut menjadi terkubur lebih dalam.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Setelah itu, jasad dari organisme yang terkubur sangat dalam, akan terpapar oleh panas bumi. Dan dari hal tersebut, maka akan menyisakan karbon film, contohnya saja seperti fosil daun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Pembekuan.\u00a0<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\">Kemudian untuk penyebab organisme menjadi fosil adalah dengan mengalami proses pembekuan. Misalnya saja seperti mammoth atau gajah purba yang sisa dari jasad mereka tersebut tertanam di dalam lapisan es yang beku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Fosil amber\u00a0<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\">Pengertian dari fosil amber adalah suatu fosil yang terbentuk di dalam sebuah getah pohon. Misalnya saja seperti serangga purba yang terjebak atau terperangkap di dalam getah pohon. Setelah itu, maka jadilah sebuah fosil serangga dalam getah beku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Rekristalisasi\u00a0<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\">adalah sebuah proses pembuatan fosil yang salah satu jenis mineralnya berubah ke dalam bentuk mineral lainnya karena terjadinya pengkristalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Proses fosilisasi fosfat<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\">\u00a0adalah proses fosilisasi yang memanfaatkan mineral fosfat agar bisa meresap ke dalam pori-pori batuan lalu masuk ke dalam sisa organisme. Serat otot dari makhluk hidup tersebut, dapat menjadi awet dan juga menjadi fosil usai melalui proses yang satu ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Syarat terbentuknya fosil<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48552\" aria-describedby=\"caption-attachment-48552\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48552 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-james-lee-8748404-570x468.jpg\" alt=\"Syarat terbentuknya\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48552\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fosilisasi adalah proses akumulasi sisa-sisa dari hewan atau tanaman yang menumpuk di dalam sedimen maupun endapan. Entah itu menjalani konservasi menyeluruh atau hanya sebagian jejaknya. Terdapat beberapa kriteria yang bisa dianggap sebagai pemfosilan. Di antaranya seperti yang ada di bawah ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki umur lebih dari 10.000 tahun dari sekarang<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bebas dari serangan atau infeksi berbagai bakteri pembusuk<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Telah mengalami proses pelestarian<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengandung kadar oksigen walaupun jumlahnya sangat kecil<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Organisme yang memiliki bagian tubuh yang sulit untuk mengurai<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Proses terjadinya fosil secara alami<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fosil adalah hal yang sangat penting untuk memahami sejarah batuan sedimen di bumi. Sebagian waktu geologi dan juga kompatibilitas dengan lapisan batuan sangat tergantung dengan perubahan yang terjadi pada fosil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Organisme yang sesuai dengan waktu serta perubahan ini, digunakan sebagai penanda periode waktu. Selain itu, distribusi geografis fosil juga memungkinkan para ahli geologi untuk mencocokkan komposisi batuan dari bagian lain yang ada di dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><strong>di sini<\/strong><\/a> sekarang!<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><strong>di sini<\/strong><\/a> aja!<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":15,"featured_media":49251,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[6491,6493,6492],"class_list":["post-48551","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-fosil","tag-fosil-adalah","tag-pengertian-fosil"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fosil: Pengertian, Jenis, Contoh &amp; Proses Pembentukannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Fosil adalah sisa-sisa dari makhluk hidup dan juga tumbuhan yang sudah mati dan terkubur di dalam tanah atau bebatuan. Ini penjelasannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fosil: Pengertian, Jenis, Contoh &amp; Proses Pembentukannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fosil adalah sisa-sisa dari makhluk hidup dan juga tumbuhan yang sudah mati dan terkubur di dalam tanah atau bebatuan. Ini penjelasannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-19T09:30:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-19T01:39:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/fosil-adalah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/fosil-adalah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/fosil-adalah.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"fosil adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/\",\"name\":\"Fosil: Pengertian, Jenis, Contoh & Proses Pembentukannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-04-19T09:30:38+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-19T01:39:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\"},\"description\":\"Fosil adalah sisa-sisa dari makhluk hidup dan juga tumbuhan yang sudah mati dan terkubur di dalam tanah atau bebatuan. Ini penjelasannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fosil: Pengertian, Jenis, Contoh &#038; Proses Pembentukannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\",\"name\":\"Yusuf Jati Winahto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yusuf Jati Winahto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fosil: Pengertian, Jenis, Contoh & Proses Pembentukannya","description":"Fosil adalah sisa-sisa dari makhluk hidup dan juga tumbuhan yang sudah mati dan terkubur di dalam tanah atau bebatuan. Ini penjelasannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fosil: Pengertian, Jenis, Contoh & Proses Pembentukannya","og_description":"Fosil adalah sisa-sisa dari makhluk hidup dan juga tumbuhan yang sudah mati dan terkubur di dalam tanah atau bebatuan. Ini penjelasannya.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-04-19T09:30:38+00:00","article_modified_time":"2022-04-19T01:39:57+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/fosil-adalah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yusuf Jati Winahto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Yusuf Jati Winahto","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/fosil-adalah.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/fosil-adalah.jpg","width":682,"height":536,"caption":"fosil adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/","name":"Fosil: Pengertian, Jenis, Contoh & Proses Pembentukannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-04-19T09:30:38+00:00","dateModified":"2022-04-19T01:39:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8"},"description":"Fosil adalah sisa-sisa dari makhluk hidup dan juga tumbuhan yang sudah mati dan terkubur di dalam tanah atau bebatuan. Ini penjelasannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fosil-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fosil: Pengertian, Jenis, Contoh &#038; Proses Pembentukannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8","name":"Yusuf Jati Winahto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Jati Winahto"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48551"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48551"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48551\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49250,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48551\/revisions\/49250"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48551"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48551"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48551"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}