{"id":48502,"date":"2022-04-18T17:30:03","date_gmt":"2022-04-18T10:30:03","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=48502"},"modified":"2022-04-18T10:24:48","modified_gmt":"2022-04-18T03:24:48","slug":"tujuan-mea","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/","title":{"rendered":"Tujuan MEA Beserta Pengertian, Ciri Ciri &#038; Manfaatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masyarakat Ekonomi ASEAN atau yang disingkat MEA adalah sebuah rencana integrasi ekonomi yang dibuat pada 2015 lalu oleh negara-negara anggota ASEAN. Ia diharapkan berhasil terwujud pada tahun 2025 mendatang.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sesuai namanya, tujuan MEA adalah menaikkan fase kerjasama antar negara ASEAN dalam bidang ekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sejauh ini ASEAN sudah memiliki perjanjian perdagangan bebas atau ASEAN Free Trade Area (AFTA) dan rencananya akan terus ditingkatkan ke arah yang lebih jauh. Apakah MEA akan mengekor integrasi ekonomi Uni Eropa? Apa pula manfaat dan risikonya buat Indonesia? Kita simak beberapa faktanya di bawah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-asean\/\">Tujuan Asean Didirikan Beserta Latar Belakang &amp; Manfaatnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Apa itu MEA?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48570\" aria-describedby=\"caption-attachment-48570\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48570 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/asean-flag-570x468.jpg\" alt=\"tujuan mea\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48570\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">ERIA<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">MEA adalah singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN, terjemahan dari <em>ASEAN Economic Communit<\/em>y (AEC) yang cetak birunya disepakati pada tahun 2015 lalu. Melansir laman Kementerian Luar Neger RI, MEA memiliki empat pilar yang sudah disepakati sejak 2006 melalui <em>ASEAN Economic Ministers Meeting<\/em>, yaitu.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pasar dan basis produksi tunggal<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kawasan ekonomi dengan daya saing tinggi\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kawasan dengan pembangunan ekonomi merata dan adil\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kawasan yang terhubung dengan ekonomi global.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir tulisan Koichi Ishikawa dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Journal of Contemporary East Asia Studies<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tujuan komunitas ekonomi ASEAN ini pada dasarnya bertujuan memungkinkan adanya pergerakan bebas dari komoditas, jasa, investasi, pekerja, serta modal.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Sejarah pembentukan MEA<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48571\" aria-describedby=\"caption-attachment-48571\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48571 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/c1_2104847_210424175510-570x468.jpeg\" alt=\"tujuan mea\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48571\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Bangkok Post<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejarah MEA<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">menurut laman Sekretariat ASEAN sudah ada sejak tahun 1992 saat perjanjian perdagangan bebas AFTA ditandatangani. Implementasinya kemudian diwujudkan di tahun 2002 setelah ASEAN menjadi salah satu kawasan yang terdampak krisis ekonomi global di tahun 1997. Melansir tulisan Kaihatu dalam<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tentang AFTA, saat itu pemberlakuan ditetapkan setahun lebih cepat dari rencana karena ingin segera memperbaiki kondisi ekonomi ASEAN yang terpuruk karena krisis dan berharap kebijakan ini akan menarik lebih banyak Foreign Direct Investment (FDI).\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">AFTA awalnya hanya disepakati enam negara, termasuk Indonesia. Kemudian disusul empat negara lain secara bertahap hingga akhirnya di tahun 2010 semua negara sepakat berpartisipasi. Kebijakan liberalisasi ini berusaha menghapus diskriminasi antara perusahaan asing dan domestik dan memungkinkan persaingan yang lebih kompetitif.\u00a0 Lewat perjanjian itu kita sudah bisa merasakan berbagai manfaat seperti pembebasan visa untuk kunjungan antar sesama warga negara ASEAN, pengurangan bahkan pembebasan tarif untuk ekspor impor komoditas, pengiriman barang yang lebih murah dan cepat, dan berbagai kemudahan lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di tahun 2003 pada ASEAN Summit, para pemimpin negara mengusulkan pembicaraan tentang AEC atau MEA dengan tujuan memperdalam dan meningkatkan kerjasama yang sudah dibentuk setahun sebelumnya. Melalui tulisan Ishikawa, MEA meliputi hal-hal yang sebelumnya belum dicantumkan dalam perjanjian seperti kebijakan terkait persaingan yang sehat, hak intelektual, standar bersama, pembangunan infrastruktur, hingga visi untuk mengurangi kesenjangan ekonomi. MEA juga menegaskan keinginan ASEAN untuk terintegrasi dengan rantai suplai global. Caranya dengan memperluas kerjasama perdagangan bebas dengan negara di luar Asia Tenggara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/nato-adalah\/\">NATO: Pengertian, Tujuan, Struktur Kerja &amp; Anggotanya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Kemiripannya dengan EEC milik Uni Eropa\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48572\" aria-describedby=\"caption-attachment-48572\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48572 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/EUschuman-53d56bc0099ebb54293aa58bff49682508b9c717-s1100-c50-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48572\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">NPR<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tujuan MEA sedikit banyak memiliki kemiripan dengan European Economic Community yang sudah menjadi pelopor integrasi ekonomi. Dikembangkan di tahun 1990an, mereka berhasil terimplementasi di tahun 2000an hingga kini. Meski mengalami beberapa kendala dan masalah serta risiko seperti krisis di tahun 2008 hingga kemelut Yunani, bahkan Brexit, Uni Eropa masih menjadi kekuatan ekonomi regional yang disegani dan berpengaruh di dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">EEC sendiri hingga kini bukan tanpa tantangan. Sejumlah kelompok politik di negara-negara anggotanya, terutama partai-partai politik sayap kanan dan konservatif menyuarakan ketidakpuasan mereka selama ini. Bukan tidak mungkin akan ada negara lain yang mengekor Inggris keluar dari zone ekonomi Eropa mengingat makin banyak parpol sayap kanan yang menguasai pemerintahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Potensi MEA\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48573\" aria-describedby=\"caption-attachment-48573\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48573 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2016-09-08T120000Z_969031926_S1AEUAAVQBAA_RTRMADP_3_ASEAN-SUMMIT-scaled-1-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48573\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">East Asia Forum<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">MEA ASEAN adalah sebuah komitmen yang cukup ambisius. Seperti yang diungkap Ishikawa, ASEAN mungkin juga sedang mengamati dengan ketat perkembangan Uni Eropa. Mengingat secara ketahanan ekonomi, negara MEA didominasi negara berkembang dengan perekonomian yang belum bisa dibilang stabil. Bahkan Myanmar secara politik belum stabil hingga sekarang. Kestabilan politik sangatlah penting dalam pertumbuhan ekonomi seperti argumen World Bank dalam situs resmi mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanpa kestabilan politik, iklim investasi pun tidak akan baik dan tidak ada jaminan pertumbuhan ekonomi mengingat rakyat harus dijamin pekerjaannya dan keamanannya untuk bisa bertahan hidup dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Namun, politik yang stabil saja tidak cukup. Dinamika dan pergantian kekuasaan yang rutin dan tertib harus pula terjamin. Bila tidak, World Bank juga mengindikasikan adanya kemungkinan tumbuhnya kroni dan oligarki yang rawan melakukan korupsi dan penumpukan kekayaan pada sebagian kecil penduduk saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/militer-terkuat-di-dunia\/\">50 Negara Militer Terkuat di Dunia Sesuai dengan Peringkatnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Belajar dari AFTA, MEA bukan perkara mudah\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48574\" aria-describedby=\"caption-attachment-48574\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48574 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/original-570x368.jpg\" alt=\"tujuan mea\" width=\"570\" height=\"368\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48574\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">EDA<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merujuk tulisan Yi Hung Chiou dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Journal of Current Southeast Asian Affair,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> AFTA sendiri bukan sebuah perjanjian yang terimplementasi secara menyeluruh. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Secara institusional, ASEAN adalah organisasi regional yang lemah secara komitmen dan integrasi. Tiap negaranya terlalu berbeda, yang paling kentara adalah sistem politik yang dianut. Ada yang menerapkan demokrasi utuh, demokrasi parsial, dan banyak yang masih memegang teguh otoritarianisme. Perbedaan ini ditambah dengan keengganan tiap negara untuk berkomitmen mengorbankan sebagian kedaulatan mereka untuk mengurangi apalagi membebaskan tarif perdagangan. Masih ada kesenjangan pertumbuhan ekonomi antar negara yang masih sangat mencolok.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila berkaca pada Uni Eropa, integrasi ekonomi mereka didukung oleh dominasi keseragaman dan komitmen untuk juga menciptakan stabilitas politik. Tidak hanya kebebasan bergerak bagi manusia dan komoditas, mereka juga memastikan keamanan mereka terintegrasi dan semua negara menerapkan sistem demokrasi yang kurang lebih sama prinsipnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Progres MEA sejauh ini\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48575\" aria-describedby=\"caption-attachment-48575\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48575 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/17293469_303-570x394.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"394\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48575\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">DW<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melansir tulisan Ishikawa, pencapaian MEA sampai ia merilis tulisannya di tahun 2021 adalah pembebasan dan pengurangan arif pergerakan komoditas yang bernama ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA). Dengan implementasi perjanjian ini, perdagangan antar negara ASEAN memang mengalami peningkatan. Di tahun 2012, kembali disepakati ASEAN Agreement of Movement of Natural Persons yang memungkinkan pekerja profesional di bidang teknik, kesehatan, arsitektur, akuntansi, dan wisata bergerak bebas di wilayah teritori negara-negara anggota ASEAN. Ditambah dengan penandatanganan FTA antara ASEAN dengan Hong Kong di tahun 2019. Ini menambah daftar ASEAN+1 yang sebelumnya sudah disepakati dengan Tiongkok pada 2009. Sejauh ini, sudah ada empat negara lain yang punya kerjasama FTA dengan ASEAN selain Tiongkok dan Hong Kong. Mereka adalah Australia, India, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menurut laman Kemlu, ada setidaknya 72 dari 118 prioritas MEA yang sudah diimplementasikan seluruh negara anggota pada 2017. Sementara, Indonesia sudah berhasil mengimplementasikan 85 di antaranya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bendera-negara-asean\/\">Fakta Menarik Filosofi 11 Bendera ASEAN yang Jarang Diketahui<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Sampai tahap manakah MEA menurut teori integrasi ekonomi?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48577\" aria-describedby=\"caption-attachment-48577\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48577 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/ASEAN-Flags-1280-570x468.jpg\" alt=\"tujuan mea\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48577\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">CFR<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekonom Hungaria bernama Bela Balassa pernah menulis tahapan integrasi ekonomi, yaitu f<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ree trade area, custom union, common market, economic union, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan terakhir <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">complete economic integration.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong><i>Free trade area<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> artinya pembebasan tarif perdagangan antar negara anggota.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong><i>Custom union<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> berarti serta pengurangan diskriminasi pada komoditas perdagangan antar negara anggota serta penyeragaman tarif perdagangan dengan negara non anggota.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong><i>Common market<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> artinya pembebasan pembatasan perdagangan serta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">factor movement y<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ang mempengaruhinya seperti pergerakan pekerja, transfer modal, pinjaman, serta FDI.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong><em>Economic union <\/em><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu pembuatan kebijakan perdagangan bersama mulai dari restriksi komoditas, kebijakan, dan lain sebagainya. Gunanya untuk menghilangkan diskriminasi antar negara anggota.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong><i>Total economic integration<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang merupakan unifikasi kebijakan moneter, fiskal, dan sosial, serta berbagai sektor lain yang nantinya mempengaruhi iklim bisnis regional.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Uni Eropa sudah masuk dalam integrasi ekonomi total, ASEAN masih berada di tahap FTA-plus dengan mengadakan kerjasama FTA dengan beberapa negara di luar anggota. MEA diharapkan bisa mengarah ke tahap berikutnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">custom union. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ini prosesnya masih alot untuk ASEAN mengingat baru Singapura yang benar-benar berani membebaskan tarif. Sementara, negara-negara lain masih benar-benar enggan. Memang dibutuhkan keberanian untuk mencapai tujuan MEA apalagi dengan iklim Indonesia yang masih bergantung pada komoditas impor ketimbang komoditas dalam negeri.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8. Manfaat MEA bagi Indonesia<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48578\" aria-describedby=\"caption-attachment-48578\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48578 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/202203201216-main.cropped_1647753374-570x468.jpg\" alt=\"tujuan mea\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48578\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">VOI<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tujuan MEA sebenarnya baik, mengharapkan ASEAN menjadi negara yang bisa menarik investor asing dan berdaya saing global. Namun, masih banyak ketidaksiapan dan keengganan dari negara anggotanya. Ini karena ASEAN didominasi manufaktur karena bonus demografinya. Ditambah rendahnya upah yang membuat investor dan produsen luar negeri tertarik untuk memindah proses produksi ke sejumlah negara ASEAN, tak terkecuali Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beda misalnya dengan Eropa yang merupakan rumah untuk industri besar, tetapi menarik pekerja migran dari luar negeri. Ketidakseimbangan antara komoditas yang diproduksi dalam negeri dengan jumlah penduduk yang hanya berperan sebagai sasaran pasar konsumsi dan alternatif tenaga upah rendah menjadi kelemahan sendiri untuk ASEAN ketika bicara MEA.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini berlaku untuk Indonesia pula yang memiliki pola serupa dengan kebanyakan negara berpenduduk padat macam Filipina dan Vietnam. Memang ada peluang bagi produsen dalam negeri untuk menambah margin pendapatan dengan memanfaatkan perjanjian FTA. Pekerja profesional asal tanah air juga memiliki kesempatan untuk berkarier di negara ASEAN lain begitupun sebaliknya. Namun, seberapa besar persentase penduduk ASEAN dan Indonesia yang memiliki sertifikasi profesional tersebut? Itulah mengapa banyak pengamat masih ragu dengan implementasi MEA dan signifikansi dampaknya bagi ekonomi ASEAN, alih-alih kesejahteraan penduduk. Ambisi mengurangi kesenjangan pun dirasa masih jauh. Bahkan Ishikawa menyoroti kemungkinan negara anggota ASEAN terjebak dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">middle income trap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena kebanyakan penduduknya bekerja di sektor manufaktur yang menjadi satu-satunya daya tarik investor asing.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Latar belakang MEA hingga tujuan dan prospeknya sudah dibahas. Tentu masih banyak hal yang menarik untuk diulik. Sedulur bisa coba analisa dan baca lebih lanjut di berbagai sumber terpercaya lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya <\/span><\/i><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang!<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu <\/span><\/i><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> aja!<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":48892,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[6499,6498,6497],"class_list":["post-48502","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-mea","tag-pengertian-mea","tag-tujuan-mea"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tujuan MEA Beserta Pengertian, Ciri Ciri &amp; Manfaatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tujuan mEA adalah memangun zona ekonomi terintegrasi di ASEAN. Bagaimanakah progres dan prospeknya sejauh ini?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tujuan MEA Beserta Pengertian, Ciri Ciri &amp; Manfaatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tujuan mEA adalah memangun zona ekonomi terintegrasi di ASEAN. Bagaimanakah progres dan prospeknya sejauh ini?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-18T10:30:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-18T03:24:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/14_2_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/14_2_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/14_2_11zon.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"tujuan mea\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/\",\"name\":\"Tujuan MEA Beserta Pengertian, Ciri Ciri & Manfaatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-04-18T10:30:03+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-18T03:24:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Tujuan mEA adalah memangun zona ekonomi terintegrasi di ASEAN. Bagaimanakah progres dan prospeknya sejauh ini?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tujuan MEA Beserta Pengertian, Ciri Ciri &#038; Manfaatnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tujuan MEA Beserta Pengertian, Ciri Ciri & Manfaatnya","description":"Tujuan mEA adalah memangun zona ekonomi terintegrasi di ASEAN. Bagaimanakah progres dan prospeknya sejauh ini?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tujuan MEA Beserta Pengertian, Ciri Ciri & Manfaatnya","og_description":"Tujuan mEA adalah memangun zona ekonomi terintegrasi di ASEAN. Bagaimanakah progres dan prospeknya sejauh ini?","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-04-18T10:30:03+00:00","article_modified_time":"2022-04-18T03:24:48+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/14_2_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/14_2_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/14_2_11zon.jpg","width":682,"height":536,"caption":"tujuan mea"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/","name":"Tujuan MEA Beserta Pengertian, Ciri Ciri & Manfaatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-04-18T10:30:03+00:00","dateModified":"2022-04-18T03:24:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Tujuan mEA adalah memangun zona ekonomi terintegrasi di ASEAN. Bagaimanakah progres dan prospeknya sejauh ini?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tujuan-mea\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tujuan MEA Beserta Pengertian, Ciri Ciri &#038; Manfaatnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48502"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48502"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48502\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48893,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48502\/revisions\/48893"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48892"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}