{"id":48069,"date":"2022-04-14T14:00:41","date_gmt":"2022-04-14T07:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=48069"},"modified":"2022-04-14T05:29:46","modified_gmt":"2022-04-13T22:29:46","slug":"e-commerce","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/","title":{"rendered":"E Commerce: Pengertian, Jenis, Contoh &#038; Manfaatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">E commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah salah satu terma yang sangat umum kita dengar saat ini. Seiring dengan keberadaan ponsel pintar dan komputer jinjing, ia sudah jadi sesuatu yang lumrah dan dekat dengan kehidupan sehari-hari manusia modern.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudahkah Sedulur paham dengan makna<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Apakah ia sama dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Semuanya bakal dibahas tuntas di sini. Gulir untuk tahu lebih jauh.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/bisnis\/landing-page-adalah\/\">Apa Itu Landing Page, Ini Pengertian, Fungsi &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Apa itu<\/b><b><i> e commerce<\/i><\/b><b>?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48072\" aria-describedby=\"caption-attachment-48072\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48072 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-sagar-soneji-4560039-570x468.jpg\" alt=\"e commerce\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48072\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">E commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah contoh model bisnis yang memungkinkan perusahaan ataupun individu melakukan transaksi jual beli melalui jaringan internet. Untuk bisa terkoneksi dengan internet, dibutuhkan perangkat seperti tablet, ponsel pintar, ataupun komputer. Lewat jaringan ini, jenis produk yang ditawarkan pun tak lagi terbatas. Apa yang tidak bisa ditemukan di kotamu, bisa Sedulur peroleh dari penjual atau produsen di kota lain, bahkan lintas negara.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produk pun tidak hanya berupa barang fisik, tetapi bisa juga produk digital macam musik, langganan layanan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> streaming<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, gim, tiket pesawat, saham, kursus daring, dan lain sebagainya. Menurut Investopedia, e-commerce tergolong dalam kategori teknologi disruptif, yaitu teknologi yang mengubah perilaku ekonomi manusia secara umum. Baik produsen dan pebisnis hingga ke level konsumen atau pengguna. Dalam kategori ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di masa kini bersanding dengan portal berita daring, GPS, hingga jasa transportasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Dulunya, televisi, mobil, dan listrik juga pernah masuk dalam kategori teknologi disruptif tersebut.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Awal kemunculan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48081\" aria-describedby=\"caption-attachment-48081\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48081 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-kampus-production-7843980-570x427.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"427\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48081\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum menjadi sesuatu yang lumrah dan biasa saat ini, Ensiklopedia Britannica mencatat bahwa proses transaksi secara tidak langsung dilakukan melalui teknologi bernama<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> telex<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau jaringan telegraf di tahun 1948, beberapa tahun usai Perang Dunia II. Saat itu, Uni Soviet yang menduduki Jerman Timur memberlakukan blokade jalur transportasi darat dan air dari Barat ke Berlin dan sebaliknya. Isolasi ini mendorong dilakukannya transaksi secara tidak langsung.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, transaksi menggunakan jaringan internet dan PC baru ditemukan di tahun 1969 seperti dilansir George Washington University di laman mereka. Penemunya<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> e commerce <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pertama adalah dua mahasiswa teknik asal Ohio yang membangun situs bernama CompuServe Information Service (CIS). Situs ini mendulang popularitas di tahun 1980 dan 1990an dengan menyediakan fitur chat dan penjualan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ini berkat penemuan seorang berkebangsaan Inggris, Michael Aldrich di tahun 1979 yang membuat sistem pengamanan transmisi data. Sistem tersebut secara luas digunakan untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan transaksi finansial melalui internet hingga kini.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setalah CIS, muncul berbagai situs serupa seperti Boston Computer Exchange, Amazon, dan eBay di tahun 1990an. Kemudian, diikuti dengan PayPal yang menyediakan dompet digital yang aman dan terpercaya untuk penggunaan pribadi maupun perusahaan. Dari sini muncul berbagai situs dan aplikasi dompet digital lain yang punya fitur kurang lebih sama dengan para pelopor tersebut, misalnya saja Etsy dan Alibaba, serta e wallet macam Apple Pay dan Square. Google pun tak ketinggalan, sebagai mesin pencarian terbesar, ia menawarkan jasa iklan untuk para pebisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/telemarketing-adalah\/\">Telemarketing: Pengertian, Tugas, Karir &amp; Skill yang Dibutuhkan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Perkembangannya di Indonesia\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48080\" aria-describedby=\"caption-attachment-48080\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48080 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-karolina-grabowska-8545621-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48080\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di Indonesia sendiri, perilaku belanja daring baru muncul di akhir tahun 1990an dan menjadi lumrah di tahun 2010an. Pelopornya adalah situs Bhinneka.com yang didirikan pada 1993. Situs ini fokus pada transaksi jual beli barang-barang elektronik, baik untuk kebutuhan individu maupun antar perusahaan. Kemudian disusul dengan forum lintas fungsi bernama Kaskus di tahun 1999. Awalnya hanya untuk ruang nongkrong dan ngobrol secara daring, ia berkembang jadi forum jual beli yang cukup disukai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, muncul berbagai nama lain seperti Tokobagus (OLX), Berniaga, Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Shopee, BliBli, dan lain sebagainya. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri dan terus bersaing di pasar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Indonesia.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Keuntungan <\/b><b><i>e-commerce<\/i><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48077\" aria-describedby=\"caption-attachment-48077\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48077 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-darina-belonogova-8788657-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48077\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi <em>e commerce<\/em> tentu memudahkan proses transaksi jual beli antara konsumen dengan produsen ataupun distributor. Dulu orang harus melakukan transaksi langsung ke toko secara fisik, kini digantikan dengan sistem pembelian tak langsung dan pengiriman melalui jasa ekspedisi. Apa saja keuntungan dari eksistensi<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di dunia?\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menembus batas geografi. Semua aktor ekonomi (produsen, distributor, dan konsumen) bisa terkoneksi satu sama lain tidak peduli lokasi mereka. Meskipun tetap ada keterbatasan, seperti ketersediaan jasa ekspedisi yang mendukung.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meningkatkan penjualan, terutama untuk produsen dan distributor yang kini bisa menjangkau lebih banyak calon pembeli lewat iklan dan mesin pencarian.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pengurangan biaya operasional karena biaya iklan lebih murah, proses transaksi lebih efisien, dan sebagian pebisnis tidak memerlukan toko fisik.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menghemat waktu untuk para konsumen. Mereka tidak perlu lagi keluar rumah dan memasukkan barang-barang di troli,\u00a0 cukup pilih barang dari mana saja melalui gawai yang terkoneksi dengan internet.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memungkinkan konsumen mendapatkan harga terbaik karena pilihan lebih banyak dan beragam, dengan harga yang bisa mereka bandingkan sendiri.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Belanja bisa dilakukan kapan saja, tidak terbatas pada jam buka. Meskipun pelayanan dan pengirimannya tidak instan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada ruang untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">niche market<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu produk atau jasa yang cukup spesifik dan dicari orang-orang tertentu saja. Misalnya kebutuhan hobi yang khusus, seperti musik, aquascape, dan lain sebagainya.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penjual tidak perlu membuat situs sendiri di awal bisnis. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa jadi ajang pengenalan produk sebelum akhirnya pindah ke toko daring sendiri ketika volume penjualan merangkak naik.\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/wiraswasta-adalah\/\">Pengertian Wiraswasta dan Bedanya dengan Wirausaha<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Sisi gelap e-commerce\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48076\" aria-describedby=\"caption-attachment-48076\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48076 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-anete-lusina-6353659-570x468.jpg\" alt=\"e commerce\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48076\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Situs dan aplikasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga punya sisi gelap tersendiri. Ia tidak selalu memudahkan dan membawa kemaslahatan. Di sisi lain, ada pihak yang mungkin dirugikan dengan keberadaannya. Misalnya sebagai berikut.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mempromosikan budaya konsumsi tinggi dengan berbagai notifikasi promo gratis ongkos kirim, voucher, hingga diskon besar-besaran.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Produk tidak bisa diperagakan di depan mata, sehingga ada risiko penipuan dan ketidakcocokan dengan ekspektasi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Proses pengiriman yang memakan waktu sehingga konsumen tidak bisa langsung merasakan manfaat produk sesaat setelah melakukan pembayaran. Beberapa bahkan hilang atau rusak selama pengiriman.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Risiko kebocoran data sensitif pengguna dan upaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hacking <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari pihak ketiga<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sangat bergantung pada performa situs dan servernya. Kerusakan atau gangguan pada sistem bisa menghambat transaksi dan berujung pada kerugian.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa barang tidak bisa diperjualbelikan secara daring karena ada risiko rusak selama perjalanan, misalnya makanan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Adanya risiko pelanggaran hak cipta. Misalnya produk yang dijual kembali oleh pihak lain tanpa izin atau bahkan desainnya ditiru tanpa izin.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kompetisi yang tidak sehat antar pelaku bisnis karena ambisi meningkatkan volume penjualan dan mempercepat proses pengiriman.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Apa bedanya dengan <\/b><b><i>marketplace<\/i><\/b><b>?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48079\" aria-describedby=\"caption-attachment-48079\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48079 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-mikhail-nilov-6612279-570x468.jpg\" alt=\"e commerce\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48079\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">E commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> marketplace <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sering dianggap sebagai satu hal yang sama. Namun, ternyata ada perbedaannya, nih, Sedulur. Marketplace adalah salah satu jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Keduanya sama-sama memfasilitasi proses jual beli antara konsumen dengan produsen dan distributor. Namun, marketplace memiliki fungsi spesifik menyediakan tempat untuk para produsen dan distributor menawarkan produk dan jasa mereka. Pun dengan begitu memungkinkan konsumen untuk mencari penyedia produk dan jasa yang lebih beragam.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari definisi tersebut, marketplace pun tidak mengatur secara langsung inventori mereka. Ada produsen atau pedagang yang melakukannya. Pengelola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah pemilik lahan atau platform dan seller \u201cmenyewa\u201d tempat di lahan tersebut untuk berjualan.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti pasar tradisional, akan ada biaya yang dibebankan pada penyewa lahan untuk kebersihan dan fasilitas lain yang mereka dapat. Dalam hal ini pengelola menyediakan situs yang reliable, sistem pembayaran yang aman dan terpercaya, hingga subsidi gratis ongkos kirim. Tentunya fasilitas tersebut tidak diberikan secara cuma-cuma. Pengelola tidak akan menarik biaya sewa dalam bentuk iuran keanggotaan, tetapi pemotongan sebagian dana di setiap transaksi yang berhasil. Besarannya bermacam-macam, mulai 1-10 persen tergantung pada kebijakan masing-masing<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/bisnis\/bisnis-sayuran\/\">Cara Memulai Bisnis Sayuran Segar, Modal Kecil Untung Belimpah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tipe <\/b><b><i>marketplace <\/i><\/b><b>berdasarkan <\/b><b><i>target audience<\/i><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48082\" aria-describedby=\"caption-attachment-48082\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48082 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-tiger-lily-4487486-570x427.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"427\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48082\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan aktor yang terlibat, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa dibagi menjadi tiga jenis.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Business to business (B2B) <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu platform yang memfasilitasi transaksi antara institusi bisnis dengan institusi bisnis lainnya. Misalnya produsen barang siap pakai dengan vendor atau produsen bahan baku. Bisa juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">retailer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan produsen. Contohnya Monotaro, Bhinneka, dan Ralali.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Business to consumer (B2C) a<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">dalah platform yang memungkinkan produsen berinteraksi dengan konsumen yang sifatnya perseorangan. Konsumen yang merupakan pengguna langsung dari barang yang ditawarkan tersebut. Misalnya saja Traveloka, Amazon, AliExpress.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Peer to Peer (P2P)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan jenis transaksi yang memungkinkan individu saling melakukan transaksi atas suatu produk. Misalnya barang bekas atau barang produksi independen mereka sendiri. Contohnya saja OLX dan Etsy.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tipe-tipe<\/b><b><i> marketplace <\/i><\/b><b>berdasarkan fokus bisnis<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48084\" aria-describedby=\"caption-attachment-48084\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48084 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-mentatdgt-1569076-570x427.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"427\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48084\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merujuk artikel yang ditulis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Forbes<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ada beberapa tipe <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berkembang di dunia berdasarkan fokus bisnisnya. Berikut penjelasannya.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Vertikal, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu platform jual beli yang menyediakan produk dari beragam sumber (produsen dan distributor), tetapi spesifik pada satu kategori barang dan beberapa yang terkait. Misalnya hanya perhiasan atau barang elektronik saja. Contohnya, Zalora, Moselo, Etsy, JD.ID\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Horizontal <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">sebaliknya, ia menyediakan berbagai macam jenis produk, tetapi semua produknya punya karakter yang sama. Platform jenis ini dibuat untuk memfasilitasi pengguna yang ingin membeli barang dari toko <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">retail<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tanpa harus memasang banyak aplikasi dan membayar ongkir secara terpisah. Contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jenis ini adalah Aplikasi Super.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Global <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menjual apa saja dengan kategori yang sangat luas. Mulai dari barang A sampai Z dan dari berbagai sumber. Contohnya Shopee, Tokopedia, dan BliBli, eBay, AliExpress.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Hybrid<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah jenis baru. Mereka memadukan semua tipe marketplace yang ada. Tak hanya mencari barang dari sumber-sumber eksternal. Mereka juga menjual barang kurasi dan produksi mereka sendiri. Contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hybrid marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah Amazon dan Walmart.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/bisnis\/bisnis-pet-shop\/\">8 Panduan Memulai Bisnis Pet Shop yang Mudah &amp; Menjanjikan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis <\/b><b><i>marketplace<\/i><\/b><b> berdasarkan pendekatan manajemennya\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48085\" aria-describedby=\"caption-attachment-48085\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48085 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-karolina-grabowska-4968390-570x427.jpg\" alt=\"e commerce\" width=\"570\" height=\"427\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48085\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perbedaan marketplace bisa dilihat dari manajemennya. Berikut beberapa tipe yang berkembang.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Unmanaged <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang membebaskan pengguna untuk melakukan transaksi berdasarkan kepercayaan satu sama lain. Pengguna bisa melihat kredibiltas penjual dari ulasan pembeli sebelumnya dan platform marketplace tidak bertanggung jawab sama sekali atas risiko kerugian.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Lightly managed <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah tipe manajemen yang paling sering kita temukan di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Pengelola akan meminta penjual dan pembeli melakukan verifikasi data di awal pendaftaran. Biasanya platform akan menjamin proses pengembalian dana bila memang ditemukan masalah dalam transaksi. Namun, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum kebijakan tersebut bisa diberlakukan. Misalnya harus menyertakan foto unboxing dan lain sebagainya. Platform hanya bertugas sebagai mediator antara pembeli dan penjual saat ada masalah, serta menjamin keamanan transaksi.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Fully managed <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memiliki kontrol penuh atas transaksi yang berlangsung lewat platform mereka. Pihak yang akan menjadi penjual harus menyertakan data dan identitas untuk verifikasi. Biasanya platform hanya akan menerima produsen skala besar atau distributor resmi yang memiliki dokumen lengkap seperti izin dan surat wajib pajak. Pengelola platform akan terlibat dalam banyak hal, termasuk memastikan kualitas produk benar-benar layak sesuai standar mereka, bahkan ikut dalam proses pengiriman barang ke konsumen. Ini semua dilakukan untuk menjamin keamanan dan kepuasaan konsumen. Tentu saja komisi yang mereka patok lebih tinggi.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Bentuk<\/b><b><i> e commerce <\/i><\/b><b>lainnya\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48075\" aria-describedby=\"caption-attachment-48075\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48075 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-anete-lusina-6331230-570x468.jpg\" alt=\"e commerce\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48075\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">E commerce tidak hanya berbentuk marketplace. Ia bisa berupa toko daring dari produsen yang spesifik. Misalnya toko alat tulis A yang setelah bertahun-tahun membuka toko lewat platform Etsy memilih untuk membuka toko sendiri. Toko A akan membangun situs sendiri yang memungkinkan konsumen atau pelanggannya melakukan transaksi di situs tersebut. Sama halnya ketika melakukan pembelian melalui Etsy. Tentunya keamanan dan kenyamanan berbelanja harus tetap dijamin. Untuk itulah ada beberapa platform e commerce yang memungkinkan hal ini, antara lain Shopify, WooCommerce, Magento, BigCommerce, Big Cartel, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><em>E commerce<\/em> seperti ini memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. <strong>Apa kelebihannya?\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak ada potongan biaya di tiap transaksi\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kontrol penuh atas situs dan toko, tidak ada sanksi, batasan, larangan dan ketentuan yang harus dipatuhi seperti saat \u201cmenyewa lahan\u201d di<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak ada kompetisi di dalam situs, pengunjung hanya akan fokus pada produk pemilik situs atau bisnis tersebut\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bisa membuat <em>brand awareness<\/em> sendiri, mulai pencantuman logo dan UI yang sesuai dengan keinginan pemilik bisnis.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Lalu, apa kekurangannya?\u00a0<\/span><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanggung jawab penuh atas pembuatan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">maintenance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> situs, mulai dari keamanan data pengguna dan kemudahan transaksi.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perlu dana dan waktu yang tidak sedikit, makanya ia lebih disarankan untuk pebisnis yang sudah memiliki volume penjualan sedang dan tinggi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harus mencari dan meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traffic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (jumlah kunjungan ke situs) secara mandiri. Bisa lewat SEO, Google Ads, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/bisnis\/bisnis-online-tanpa-modal\/\">25 Ide Peluang Bisnis Online Tanpa Modal yang Menguntungkan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tips memulai bisnis daring sendiri\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48073\" aria-describedby=\"caption-attachment-48073\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-48073 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/pexels-liza-summer-6347548-570x468.jpg\" alt=\"e commerce\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48073\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di era macam ini, Sedulur pasti pernah tergoda untuk memulai bisnis daring. Apalagi dengan kesuksesan orang di kanan kiri kita. Namun, membangun bisnis bukan perkara sepele. Perlu kejelian dan komitmen tingkat tinggi. Berikut beberapa tips yang bisa Sedulur pertimbangkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Tentukan fokus bisnismu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Akan lebih baik bila Sedulur memulai dari satu sektor atau kategori produk\/jasa dulu sebelum memperluas jejak. Mulai dari skala kecil untuk mengetes pasar dan seberapa jauh pengetahuanmu. Kamu bisa memulai dari hobi atau bidang yang benar-benar diminati. Nantinya akan lebih mudah, karena sudah ada dasar rasa penasaran dan kecintaan. Dengan begitu, Sedulur akan termotivasi untuk terus mencari tahu, mengoreksi kesalahan, dan mengembangkan bisnis.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Memanfaatkan dan mengoptimasi sumber daya serta keterampilan yang dimiliki<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Akan lebih mudah bila Sedulur memulai bisnis dari keterampilan yang sudah dikuasai. Dengan begitu, permulaannya tidak terlalu jauh. Sedulur juga sudah nyaman dan percaya diri saat menjajakan jasa atau produk yang sudah melalui proses pemolesan selama beberapa waktu.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Cari ketersediaan bahan baku, <\/b><b><i>supplier <\/i><\/b><b>maupun vendor. <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Ini penting untuk keberlangsungan operasional bisnismu. Proses ini pun menyita waktu, tenaga, dan pikiran. Namun, ia adalah tahap yang sangat menentukan.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Cari saluran distribusi yang tepat. <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah Sedulur akan mencari reseller, menggunakan platform marketplace atau membangun situs sendiri. Tentunya setiap saluran memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Namun, pasti ada satu yang paling pas dengan situasi bisnis Sedulur saat ini.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Buat <em>branding<\/em> <\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>yang sesuai dengan produk dan visimu<\/strong>. Cari cerita yang menarik tentang bisnismu dan sulap jadi identitas untuk produk yang kamu tawarkan. Dari warna, logo, desain produk, hingga gaya bahasa yang dipakai.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Lakukan strategi pemasaran yang tepat sasaran.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bisa dengan pasang iklan atau membuat konten di media sosial untuk memperluas audiens dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand awareness.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itu beberapa hal tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Mulai dari pengertian, tipe-tipenya, hingga tips membangunnya sendiri. Semoga jadi wawasan baru buat Sedulur yang hendak membangun bisnis sendiri.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang!<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> aja!<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":48214,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[6425,6426],"class_list":["post-48069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-e-commerce","tag-pengertian-e-commerce"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>E Commerce: Pengertian, Jenis, Contoh &amp; Manfaatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"E commerce adalah contoh model bisnis yang memungkinkan perusahaan ataupun individu melakukan transaksi jual beli melalui jaringan internet.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"E Commerce: Pengertian, Jenis, Contoh &amp; Manfaatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"E commerce adalah contoh model bisnis yang memungkinkan perusahaan ataupun individu melakukan transaksi jual beli melalui jaringan internet.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-14T07:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-13T22:29:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/12-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/12-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/12-3.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"e commerce adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/\",\"name\":\"E Commerce: Pengertian, Jenis, Contoh & Manfaatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-04-14T07:00:41+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-13T22:29:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"E commerce adalah contoh model bisnis yang memungkinkan perusahaan ataupun individu melakukan transaksi jual beli melalui jaringan internet.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"E Commerce: Pengertian, Jenis, Contoh &#038; Manfaatnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"E Commerce: Pengertian, Jenis, Contoh & Manfaatnya","description":"E commerce adalah contoh model bisnis yang memungkinkan perusahaan ataupun individu melakukan transaksi jual beli melalui jaringan internet.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"E Commerce: Pengertian, Jenis, Contoh & Manfaatnya","og_description":"E commerce adalah contoh model bisnis yang memungkinkan perusahaan ataupun individu melakukan transaksi jual beli melalui jaringan internet.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-04-14T07:00:41+00:00","article_modified_time":"2022-04-13T22:29:46+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/12-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"13 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/12-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/12-3.jpg","width":682,"height":536,"caption":"e commerce adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/","name":"E Commerce: Pengertian, Jenis, Contoh & Manfaatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-04-14T07:00:41+00:00","dateModified":"2022-04-13T22:29:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"E commerce adalah contoh model bisnis yang memungkinkan perusahaan ataupun individu melakukan transaksi jual beli melalui jaringan internet.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/e-commerce\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"E Commerce: Pengertian, Jenis, Contoh &#038; Manfaatnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48069"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48069"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48086,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48069\/revisions\/48086"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48214"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}