{"id":47037,"date":"2022-04-11T18:30:17","date_gmt":"2022-04-11T11:30:17","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=47037"},"modified":"2022-04-11T14:52:53","modified_gmt":"2022-04-11T07:52:53","slug":"bahan-fleece","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/","title":{"rendered":"Bahan Fleece: Pengertian, Ciri, Kelebihan &#038; Kekurangannya"},"content":{"rendered":"<p>Bahan <em>fleece<\/em> kerap digunakan dalam beberapa keperluan termasuk dalam pembuatan pakaian. Mulai dari jaket, <em>hoodie<\/em>, hingga baju seragam. Bahan <em>fleece<\/em> dianggap sangat ramah lingkungan karena terbuat dari imitasi benang wol sebesar 20% serta bahan lainnya yaitu poliester atau serat katun sebesar 80%.<\/p>\n<p>Bahan <em>fleece<\/em> diketahui mengalami banyak perubahan, misalnya <em>fleece<\/em> <em>polyester<\/em>. Jenis ini terbuat dari kombinasi <em>cotton bamboo <\/em>sehingga dinamakan juga <em>fleece bamboo<\/em>. Guna membahas lebih jauh tentang bahan ini, simak dan pahami artikel berikut.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kerajinan-kain-flanel\/\">16 Kerajinan Kain Flanel yang Unik dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Apa itu bahan <em>fleece<\/em>?<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 559px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fitinline.com\/data\/article\/20160215\/Plus-Minus-Fleece-000.jpg\" alt=\"bahan fleece\" width=\"569\" height=\"413\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Fitinline<\/figcaption><\/figure>\n<p>Buat seorang desainer pakaian, nampaknya tidak akan asing dengan nama bahan ini. Bahan <em>fleece<\/em> merupakan bahan ramah lingkungan dan biasa digunakan untuk membuat pakaian seperti jaket. Bahan ini menjadi paling difavoritkan banyak orang karena nyaman dikenakan. Sehingga, jangan kaget bila di toko tekstil, bahan pakaian ini sangat banyak dicari orang.<\/p>\n<p>Pembuatan bahan kain\u00a0<em>fleece\u00a0<\/em>dianggap unik, sebab terbuat dari rajutan benang yang dipelintir sehingga membentuk sebuah kain. Diameter benang yang dipakai tergolong tinggi, inilah yang membuat hasil akhir bahan <em>fleece\u00a0<\/em>tebal, namun lebih ringan dan lembut.<\/p>\n<h2><strong>Sejarah bahan <em>fleece<\/em><\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/gamisjilbabsyari.com\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/bahan-kain-fleece.jpg?fit=800%2C532&amp;ssl=1\" alt=\"bahan fleece\" width=\"800\" height=\"532\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Jilbab Gamis Syar&#8217;i<\/figcaption><\/figure>\n<p><em>Fleece<\/em> kerap digunakan untuk membuat jaket,\u00a0<em>sweater<\/em>, bahkan seprai. Bahan ini ternyata mempunyai sejarah panjang. Berawal tahun 1990-an, masyarakat yang tinggal di daerah bercuaca dingin mulai memikirkan cara tetap hidup nyaman meski cuaca dingin. Pada akhirnya, mereka menggunakan wol sebagai bahan pakaian yang bisa menghangatkan tubuh.<\/p>\n<p>Seiring berjalannya waktu, masyarakat yang tinggal di daerah dingin mengeluh karena kualitas pakaian mereka dianggap kurang layak. Keluhan masayarakat bukan tanpa alasan, karena bahan wol yang dipakai masyarakat bisa menimbulkan reaksi ke kulit seperti gatal-gatal, berbau, dan banyak muncul ngengat.<\/p>\n<p>Kemudian pada tahun 1970-an, perusahaan Malden Mill Industries mencoba mengatasi permasalah yang dialami masyarakat. Perusahaan milik Aaron Feuerstein mulai membuat tekstil sehingga menjadikan perusahaan milik Aaron tersebut menjadi yang pertama menyulap plastik menjadi benang jadi.<\/p>\n<p>Usaha Aaron menciptakan bahan kain wol akhirnya berbuah manis karena pihaknya mengenalkan kain dengan nama <em>fleece<\/em>. <em>Fleece<\/em> pertama yang berhasil diproduksi perusahaan milik Aaron bernama poliester. Berkat usaha dan kerja kerasnya, kain ini banyak disukai orang, sampai-sampai untuk keperluan baju olahraga.<\/p>\n<p>Sejak tahun 1985, kain <em>fleece<\/em> buatan Aaron mulai dipakai untuk beragam keperluan. Seperti untuk pakaian olahraga saat musim dingin. Karakter kain ini bisa memberikan kesan hangat ditambah lagi bahannya ringan. Sehingga, sangat cocok untuk keperluan olahraga musim dingin.<\/p>\n<h2><strong>Cara pembuatan bahan <em>fleece<\/em><\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 2550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.knitto.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Promo-Color-Fleece-5-1-scaled.jpg\" alt=\"bahan fleece\" width=\"2560\" height=\"1707\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Toko Bahan Kaos Knitto<\/figcaption><\/figure>\n<p>Mengenal sejarah dan pengertiannya sepertinya tidak akan cukup, bila tidak tahu bagaimana proses pembuatan kain ini. Aaron Faustin salah seorang penemu kain ini, menggunakan beberapa teknik dalam pembuatannnya. Dikembangkan oleh perusahaan miliknya bernama Malden Mills Industries, benang poliester diubah menjadi lembaran kain padat.<\/p>\n<p>Kemudian, kain ini masuk dalam tahapan proses <em>napping <\/em>yaitu penyikatan di permukaan kain memakai mesin khusus. Fungsinya untuk memotong pola <em>loop<\/em> di lembaran kain tanpa merusak kain lainnya. Tahapan penyikatan ini menciptakan bahan <em>fleece<\/em> tebal atau tipis di bagian permukaannya. Inilah yang kemudian dinamakan dengan kain <em>fleece <\/em>seperti yang kita kenal sampai sekarang. Selanjutnya, kain ini dirapikan bagian serabut bulunya menggunakan mesin. Pada bagian dalam mesin ini, terdapat sebuah pisau spiral yang berguna merapikan bulu <em>fleece<\/em> jadi lebih rata, halus, dan terasa lembut ketika disentuh.<\/p>\n<p>Diketahui bahwa benang yang dipakai dapat memengaruhi tingkat ketebalan akhir dari <em>fleece<\/em>. Jika diameter benang lebih besar, maka dapat menciptakan tekstur kain lebih halus dan ringan. Sementara itu, jika diameter benang tersebut relatif lebih kecil, maka bisa menciptakan kain atau bahan <em>fleece<\/em> tebal.<\/p>\n<h2><strong>Bahan <em>fleece<\/em> terbuat dari apa?<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 684px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bebasbikin.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image-1.png\" alt=\"bahan fleece\" width=\"694\" height=\"397\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Bebas Bikin<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bahan ini kerap digunakan untuk membuat <em>sweater<\/em>, baju hangat, dan seprai. Tak jarang bisa digunakan untuk membuat jaket komunitas atau jaket biasa. Umumnya, bahan <em>fleece<\/em> terbuat dari imitasi benang wol dengan persentase sebesar 20%, lalu dikombinasikan dengan bahan serat katun atau akrab dinamakan poliester sebesar 80%.<\/p>\n<p>Saat Sedulur berkunjung ke toko tekstil, kombinasi di atas biasa dinamakan dengan <em>fleece polyester<\/em>. Lalu, ada pula <em>fleece<\/em> dengan bahan kombinasi <em>cotton bamboo<\/em>, sehingga dengan demikian orang menyebutnya <em>fleece bamboo<\/em>. Selain ramah lingkungan, bahan <em>fleece<\/em> harganya terjangkau, dibanderol mulai Rp70 ribu.<\/p>\n<h2><strong>Ciri-ciri bahan <em>fleece<\/em><\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 1028px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kaos-kerah.com\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/fleece-3.jpg\" alt=\"bahan fleece\" width=\"1038\" height=\"638\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kaos Kerah<\/figcaption><\/figure>\n<p>Saat Sedulur ingin membuat jaket, <em>sweater,<\/em> atau seprai, pastinya harus menggunakan bahan yang mendukung pula. Bahan <em>fleece<\/em> dapat dijadikan barang-barang di atas, tentunya Sedulur harus jeli mengamati ciri-ciri bahan ini. Jangan sampai saat datang ke toko tekstil, Sedulur belum memahami ciri-cirinya dan akhirnya salah beli.<\/p>\n<p>Supaya teliti dalam membeli, Sedulur harus tahu ciri-ciri <em>fleece<\/em>. Sebenarnya jika dilihat saksama, bahan ini mempunyai ciri khas benang dengan tekstur ringan, lembut, dan terlihat bercahaya. Sehingga, menjadi pembeda dengan bahan kain lainnya. Saat Sedulur mengenakan pakaian dari bahan ini, maka akan terasa lembut, agak berbulu, dan nyaman saat dipakai.<\/p>\n<p>Dibandingkan dengan kain lain, kain <em>fleece<\/em> punya keunggulan yaitu dapat menyerap keringat, panas, dan air sehingga termasuk bahan jaket yang tidak panas. Kelebihan ini, membuat <em>fleece<\/em> diminati banyak orang untuk keperluan membuat jaket, <em>sweater,<\/em> atau pakaian lain.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kain-polyester\/\">Kain <em>Polyester<\/em>: Jenis, Kelebihan &amp; Kekurangannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Jenis-jenis kain <em>fleece<\/em><\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kaos-kerah.com\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/microfleec-1024x605.jpg\" alt=\"bahan fleece\" width=\"1024\" height=\"605\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kaos Kerah<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sama halnya dengan bahan kain lain, bahan <em>fleece<\/em> diketahui mempunyai beragam jenis. Tentunya setiap jenis kain memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kemudian, soal material pembuatannnya pun mereka mempunyai perbedaan. Kain <em>fleece<\/em> dikelompokkan dari komposisinya yaitu ada <em>micro<\/em>, <em>polar<\/em><em>,<\/em> <em>bamboo, polyester,<\/em> <em>cotton,<\/em> dan masih banyak lagi.<\/p>\n<h2><em><strong>Fleece<\/strong><\/em><strong> polar<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 559px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/aminama.com\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/Karakteristik-kain-fleece.jpg\" alt=\"bahan fleece\" width=\"569\" height=\"413\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Fitinline<\/figcaption><\/figure>\n<p><em>Fleece<\/em> merupakan bahan kain rajutan dan terlihat tebal dibandingkan dengan <em>cotton combad<\/em> dan <em>carded<\/em>. Kain polar berasal dari campuran berupa serat <em>viscose, cotton,<\/em> dan <em>polyester,<\/em> lalu serat sintetik lainnya. Pada dunia konveksi, <em>fleece<\/em> paling populer digunakan membuat baju hangat <em>printed polar fleece <\/em>dan dipakai untuk membuat selimut.<\/p>\n<p>Kain polar terbuat dari bahan <em>polyethyelene<\/em> dan kandungan material lain. Kain ini punya tekstur serta karakter lembut namun kuat. Kain ini banyak digunakan untuk membuat baju senam, <em>sweater<\/em>, <em>hoodie<\/em>, baju <em>outdoor,<\/em> seprai, selimut, <em>dress<\/em>, celana, dan mainan. Tak hanya sampai di situ, bahan <em>polar fleece <\/em>banyak dipakai untuk bahan alternatif pengganti wol.<\/p>\n<h2><strong><em>Fleece<\/em> mikro<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 632px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.lunartextile.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/kain-fleece.jpg?ssl=1\" alt=\"\" width=\"642\" height=\"409\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Lunar Textile Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada lagi kain <em>fleece<\/em> mikro, di mana sebenarnya bahan pembuatan jenis<em> fleece<\/em> ini sama dengan polar. Keduanya sama-sama menggunakan serat sintetis dan yang membedakan hanyalah kainnya lebih tipis dibandingkan dengan polar. Keunggulan lain kain <em>fleece<\/em> mikro dibandingkan polar adalah kainnya sangat lembut saat disentuh. Kainnya juga ringan dan bahan ini banyak digunakan untuk membuat sarung tangan atau syal.<\/p>\n<h2><strong>Kain <em>fleece sherpa<\/em><\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.lunartextile.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Fleece-Cotton.jpg?ssl=1\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"494\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Lunar Textile Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p>Jenis <em>fleece<\/em> selanjutnya adalah <em>sherpa,<\/em> di mana bahan utama pembuatan kain ini adalah poliester. Meski demikian, kain ini punya dua sisi berbeda yaitu satu sisi punya tekstur bulu halus. Kemudian sisi lain secara gambaran seperti bulu domba.<\/p>\n<h2><strong>Kain <em>fleece bamboo<\/em><\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/konveksidiamond.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/bahan-fleece-cotton.jpg\" alt=\"bahan fleece\" width=\"800\" height=\"532\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Diamond Konveksi<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada lagi jenis kain <em>fleece<\/em> bernama <em>bamboo, <\/em>di mana kain ini terbuat dari perpaduan <em>fleece<\/em> dengan <em>cotton bamboo<\/em>. Namun, jika di pasaran masih ada lagi jenis-jenis kain fleece ini, misalnya <em>fleece berber<\/em>, <em>cuddle<\/em>, <em>plush<\/em>, <em>minky,<\/em> dan <em>coral<\/em>.<\/p>\n<h2><strong><em>Fleece<\/em> CVC<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sumbernesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/Kekurangan-Kain-Fleece.jpg\" alt=\"bahan fleece\" width=\"700\" height=\"460\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Sumbernesia<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kain ini lebih dikenal dengan nama <em>fleece cotton viscosa<\/em> dan kain ini punya beberapa kekurangan karena tekstur serat kain lebih kasar. Tentunya masih di bawah dari jenis <em>fleece cotton<\/em>. Punya kain kasar, membuat kain <em>fleece<\/em> jenis ini masuk sebagai bahan <em>fleece<\/em> harga murah. Meski murah, kain <em>fleece<\/em> CVC terkenal punya kualitas bagus karena kerap digunakan sebagai bahan pembuatan jaket ataupun <em>hoodie.<\/em><\/p>\n<h2><em><strong>Fleece polyethylanne<\/strong><\/em><\/h2>\n<figure style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sp-ao.shortpixel.ai\/client\/to_webp,q_glossy,ret_img,w_480,h_320\/https:\/\/shanehijab.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/kain-fleece.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"426\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Shane Hijab<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dibandingkan dengan <em>fleece cotton<\/em> atau <em>fleece<\/em> CVC, kain ini mempunyai kandungan poliester lebih banyak, maka permukaannya jadi lebih mengkilat di bandingkan <em>fleece cotton. <\/em>Umunya bahan kain ini digunakan untuk membuat pakaian <em>outer<\/em> mulai jaket dan pakaian sejenis lainnya. Jika Sedulur jeli melihat kain ini, tampilan luarnnya akan lebih mirip dengan tampilan kaos PE. Hanya saja soal ketebaln <em>fleece polyethylene<\/em> lebih tebal dibandingkan kaos PE. Keunggulan lain dari jenis kain ini adalah selalu menunjukkan kesan <em>sporty<\/em> sampai elegan. Sangat cocok menjadi bahan jaket jenis apa pun.<\/p>\n<h2><strong>Kualitas bahan <em>fleece<\/em><\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 541px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-UEck0Y10ghc\/W-UEhY6vPFI\/AAAAAAAAAeI\/ZY4_SiSH03g-6vwRfXR3vpvcrEFJlspFwCLcBGAs\/w1200-h630-p-k-no-nu\/Plus-Minus-Fleece-000.jpg\" alt=\"\" width=\"551\" height=\"289\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Sablon Jogja Murah<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sebagai bahan yang digunakan untuk pembuatan jaket, <em>sweater,<\/em> hingga syal, ternyata ada beberapa hal yang harus diketahui, salah satunya kualitas. Mungkin banyak Sedulur masih bertanya, bahan <em>fleece <\/em>apakah bagus? Diketahui bahan ini sangat baik karena bahannya cepat kering. Kemudian, bahan <em>fleece<\/em> tergolong sebagai kain cukup awet dan tahan lama. Sehingga, menjadi bahan primadona dan banyak dicari orang.<\/p>\n<h2><strong>Penggunaan kain ini<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 1123px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/m.media-amazon.com\/images\/I\/613dQAgGb1L._AC_UL1133_.jpg\" alt=\"\" width=\"1133\" height=\"609\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Amazon<\/figcaption><\/figure>\n<p>Umumnya, <em>fleece<\/em> memang dirancang untuk digunakan pada wilayah iklim cuaca dingin. Sebab, fungsi kain ini memang dipakai untuk menghangatkan tubuh. Namun, penggunaan kain ini kurang sesuai pada area wilayah bersuhu ekstrem atau suhu minus derajat celcius. Sebab, akan lebih cocok memakai kain wol dibandingkan Sedulur menggunakan <em>fleece<\/em>.<\/p>\n<p>Di bawah ini kegunaan kain <em>fleece<\/em> untuk keperluan penghangat tubuh dan kerap digunakan dalam aktivitas sehari-hari kita.<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jaket\u00a0<em>(Jacket outdoor)<\/em><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Sweater<\/em><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Jogger pants<\/em><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Zipper Hoodie.<\/em><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pakaian ski.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Bedsheet<\/em><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Baju<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gamis, dll.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/kain-katun\/\">15 Jenis Kain Katun <em>Best Seller<\/em>, Keunggulan &amp; Karakteristiknya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Kelebihan kain <em>fleece<\/em><\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/5.imimg.com\/data5\/SELLER\/Default\/2020\/10\/LG\/CM\/VL\/86053337\/whatsapp-image-2020-10-29-at-2-59-16-am-1--500x500.jpeg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"375\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Indiamart<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bahan <em>fleece<\/em> ternyata punya kelebihan dan kekurangan yang wajib Sedulur ketahui. Hal ini wajar karena setiap kain punya karakteristiknya masing-masing. Sehingga, pasti setiap kain mempunyai keunggulan dan kekurangannya. Lantas, apa saja kelebihan dari bahan kain ini?<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahannya elastis<\/strong>. Sebelum bertanya apakan bahan <em>fleece<\/em> panas atau tidak? Maka, Sedulur harus tahu bahan ini. Diketahui semua jenis <em>fleece<\/em> punya sifat kain elastis, sehingga menjadikan sebuah keuntungan buat Sedulur yang memakainya. Elastisnya bahan ini membuatnya bisa mengikuti bentuk tubuhmu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahannya cepat kering<\/strong>. Keunggulan bahan <em>fleece<\/em> apakah bagus? Sebelum menjawabnya, Sedulur harus tahu karakteristik ini. Kain <em>fleece<\/em> tergolong cepat kering ketika bahan basah, maka dari itu, jika Sedulur sudah usai mencuci pakaian ini, kemudian tinggal di angin-anginkan saja. Dengan begitu, kain akan cepat kering dan sudah bisa dipakai kembali.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahannya awet dan tahan lama<\/strong>. Keunggulan lain yang Sedulur harus tahu bahwa kain ini punya keawetan luar biasa. Kain ini bisa awet meskipun oleh Sedulur mungkin digunakan dan dicuci berkali-kali. Namun, soal daya tahan kelembutan pakain bahan <em>fleece<\/em> ini mungkin bisa dilihat dari sisi lamanya penggunaan bahan tersebut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Harga terjangkau<\/strong>. Bahan <em>fleece<\/em> sebagai bahan pembuatan <em>hoodie<\/em>, terkenal tak hanya cepat kering namun awet. Soal bahan <em>fleece<\/em> harganya sangat ramah di kantong karena di pasaran kain ini mulai dijual dengan harga berkisar Rp70 ribu saja. Nilai plusnya lagi, dari segi kualitas bahan ini tergolong kelas premium.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sirkulasi udara bagus<\/strong>. Mungkin ada sebagian kain tidak memiliki keunggulan dari bahan <em>fleece<\/em>. Ya, bahan ini diketahui punya sirkulasi udara bagus, sehingga penggunanya akan merasa nyaman. Ketika cuaca dingin tubuh Sedulur tidak akan merasakan kehilangan panas tubuh. Ada lagi kemampuan <em>breathbility<\/em> yang cukup baik. Maka bisa melancarkan sirkulasi udara pada pakaian.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Kekurangannya \u00a0<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/thumbs.dreamstime.com\/b\/closeup-purple-plush-micro-fleece-blanket-pompoms-soft-texture-folds-237339016.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Dreamstime<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bahan <em>fleece<\/em> walaupun terkenal elastis, punya keawetan baik hingga harga terjangkau, namun bahan ini tetap mempunyai kekurangan. Berikut kekurangan kain <em>fleece<\/em> saat dikenakan Sedulur di kondisi cuaca dingin.<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kurang cocok pada suhu ekstrem<\/strong>. Saat Sedulur pakai di cuaca dingin memang akan sangat berguna, akan tetapi saat berada di kondisi ekstrem sepertinya tidak berlaku. Seperti kita tahu bahan ini ampuh dalam menghangatkan tubuh. Meski demikian ketika dipakai pada cuaca ekstrem tidak banyak membantu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Mudah terkelupas<\/strong>. Lapisan kain <em>fleece<\/em> ternyata ada kekurangan khususnya yaitu kain area luar mudah terkelupas. Umumnya, terjadi ketika menggunakan pakaian berbahan ini sangat sering, sehingga mudah terkelupas. Namun tenang, Sedulur biasa mengantisipasinya dengan merawat kain dengan baik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahan cepat kotor<\/strong>. Kekurangan lain bahan kain <em>fleece<\/em> adalah cepat kotor. Alasannya karena sifat kain ini dapat menarik rambut dan debu-debu di area sekitar pakaian. Dengan demikian bahan kain ini sangat mudah kotor. Kotoran seperti debu-debu akan sangat mudah menempel dan terperangkap pada bagian serat-serat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kainnya berat<\/strong>. Kekurangan lain bahan <em>fleece<\/em> adalah cukup berat buat beberapa orang. Sebenarnya kain <em>fleece<\/em> masih tergolong ringan jika dibandingkan kain lain Sedulur. Meski beberapa orang menganggap kain ini berat, namun masih tetap nyaman dikenakan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>Angin mudah masuk keluar melalui celah-celah kain<\/strong>. Saat berada di daerah berangin kencang dan Sedulur menggunakan pakaian dengan bahan <em>fleece<\/em>, maka siap-siaplah terhembus angin. Sebab, kain ini sangat mudah diterpa angin, di mana angin akan masuk melalui celah-celah pada serat kain. Akibatnya, tubuh Sedulur mudah terkena angin dan kehangatan tubuh dapat terganggu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2>Perbedaan kain <em>fleece<\/em> dan <em>baby terry<\/em><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.greenmatters.com\/brand-img\/FnnqVF0Ac\/0x0\/what-is-fleece-made-out-of-1-1605199786651.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"628\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Green Matters<\/figcaption><\/figure>\n<p>Beberapa orang masih bertanya-tanya, apakah perbedaan kain <em>fleece<\/em> dengan <em>baby terry<\/em>? Sebenarnya, kedua kain hampir punya kesamaan, akan tetapi tetap ada perbedaan antara keduanya. Di bawah ini penjelasannya.<\/p>\n<p>Kain <em>fleece<\/em> terbuat dari kombinasi antara katun 80% dan imitasi wol 20%, misalnya poliester. Sementara kain <em>baby terry<\/em> terbuat dari kombinasi antara katun 80% dan <em>poly terry<\/em> 20%. Karakter lainnya adalah untuk <em>fleece<\/em> mempunyai karakter bahan lembut, sedikit kaku, lebih kasar, lebih cerah dalam hal warna <em>baby terry.<\/em> Sedangkan jika bahan <em>terry<\/em> mempunyai karakter bahan lembut dan lentur.<\/p>\n<p>Kemudian dari segi sifat bahan untuk <em>fleece<\/em> agak gerah, ketika dipakai siang hari. Sementara bahan <em>terry<\/em> biasanya sangat cocok dipakai pada daerah tropis. Penggunaan bahan untuk <em>fleece<\/em> biasanya digunakan untuk <em>hoodie<\/em>, <em>sweater<\/em>, selimut, dan <em>bedsheet<\/em>. Kemudian, jika bahan <em>terry<\/em> banyak digunakan untuk handuk, pakaian bayi, dan anak-anak.<\/p>\n<h2>Harga bahan<\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/silverbobbin.com\/wp-content\/uploads\/Fleece-Vs-Flannel.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"450\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Silver Bobbin<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dilihat melalui penelusuran toko <em>online<\/em>, bahan <em>fleece<\/em> harganya cenderung variatif. Di pasaran kain <em>fleece<\/em> banyak dijual mulai dari harga Rp45 ribu per kilo untuk jenis polar. Kemudian Rp145 ribu per kilo untuk jenis <em>fleece<\/em> CVC. Biasanya kain ini banyak dijual dalam bentuk kiloan di pasaran, jadi bukan per meter. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan Sedulur dapat menemukan penjual yang menawarkan produknya dalam bentuk ukuran <em>roll<\/em>.<\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Demikian ulasan mengenai bahan <em>fleece<\/em> lengkap. Bahan ini sangat baik digunakan untuk membuat baju hangat seperti jaket dan <em>hoodie<\/em>. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang jenis kain tekstil.<\/p>\n<p><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<strong>Aplikasi Super<\/strong>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><strong>di sini<\/strong><\/a>\u00a0sekarang!<\/em><\/p>\n<p><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung\u00a0restok\u00a0isi\u00a0tokomu\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\">di sini<\/a><\/strong> aja<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":18,"featured_media":47082,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[6224,4997],"class_list":["post-47037","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-bahan-fleece","tag-kain"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bahan Fleece: Pengertian, Ciri, Kelebihan &amp; Kekurangannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bahan fleece kerap digunakan untuk membuat jaket, hoodie, sweater, bahkan syal. Cari tahu lebih jauh tentang bahan fleece di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahan Fleece: Pengertian, Ciri, Kelebihan &amp; Kekurangannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bahan fleece kerap digunakan untuk membuat jaket, hoodie, sweater, bahkan syal. Cari tahu lebih jauh tentang bahan fleece di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-11T11:30:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-11T07:52:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bayu Chandra Kumara\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bayu Chandra Kumara\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"14 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-2.jpg\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/\",\"name\":\"Bahan Fleece: Pengertian, Ciri, Kelebihan & Kekurangannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-04-11T11:30:17+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-11T07:52:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d\"},\"description\":\"Bahan fleece kerap digunakan untuk membuat jaket, hoodie, sweater, bahkan syal. Cari tahu lebih jauh tentang bahan fleece di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bahan Fleece: Pengertian, Ciri, Kelebihan &#038; Kekurangannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d\",\"name\":\"Bayu Chandra Kumara\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bayu Chandra Kumara\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahan Fleece: Pengertian, Ciri, Kelebihan & Kekurangannya","description":"Bahan fleece kerap digunakan untuk membuat jaket, hoodie, sweater, bahkan syal. Cari tahu lebih jauh tentang bahan fleece di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahan Fleece: Pengertian, Ciri, Kelebihan & Kekurangannya","og_description":"Bahan fleece kerap digunakan untuk membuat jaket, hoodie, sweater, bahkan syal. Cari tahu lebih jauh tentang bahan fleece di sini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-04-11T11:30:17+00:00","article_modified_time":"2022-04-11T07:52:53+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bayu Chandra Kumara","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bayu Chandra Kumara","Est. reading time":"14 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-2.jpg","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/","name":"Bahan Fleece: Pengertian, Ciri, Kelebihan & Kekurangannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-04-11T11:30:17+00:00","dateModified":"2022-04-11T07:52:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d"},"description":"Bahan fleece kerap digunakan untuk membuat jaket, hoodie, sweater, bahkan syal. Cari tahu lebih jauh tentang bahan fleece di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bahan-fleece\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bahan Fleece: Pengertian, Ciri, Kelebihan &#038; Kekurangannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d","name":"Bayu Chandra Kumara","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bayu Chandra Kumara"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47037"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47037"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47037\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47657,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47037\/revisions\/47657"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47082"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}