{"id":45158,"date":"2022-03-29T16:45:54","date_gmt":"2022-03-29T09:45:54","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=45158"},"modified":"2022-03-29T09:03:31","modified_gmt":"2022-03-29T02:03:31","slug":"tari-piring","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/","title":{"rendered":"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan &#038; Makna Gerakan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Tari piring adalah salah satu tarian tradisional yang berasal Minangkabau, Sumatera Barat. Tidak hanya terkenal dengan ragam kulinernya yang lezat dan kaya akan rempah-rempah, Minangkabau juga kaya akan tradisi dan nilai-nilai kesenian lokal sebagai bagian dari identitas masyarakatnya.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Salah satunya dapat terlihat dan tercermin dalam tari piring itu sendiri. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ulasan kali ini dibahas terkait hal tentang tarian piring yang merupakan salah satu kesenian yang dibanggakan oleh masyarakat Minangkabau dan juga masyarakat Indonesia itu sendiri.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, mari mulai pembahasan dengan menguak sejaran dan asal muasal tari piring terlebih dahulu. Yuk, kita simak penjelasannya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tari-indang\/\">Tari Indang: Penjelasan, Sejarah, Fungsi, &amp; Gerakannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sejarah dan asal tari piring<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45160\" aria-describedby=\"caption-attachment-45160\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45160 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/1.-Kompas-7-570x468.jpg\" alt=\"sejarah dan asal\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45160\" class=\"wp-caption-text\"><em>Kompas<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tari piring berasal dari tradisi Minangkabau di Sumatera Barat. Menurut sejarawan, budayawan, dan pakar kesenian tradisional Minangkabau, tarian ini telah ada sejak dari 800 tahun yang lalu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, sangan sulit mengetahui siapa sebenarnya pencipta tari piring pertama kali.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Pada awalnya tarian ini merupakan sebentuk ritual dan ucapan syukur kepada para dewa atas berkah dan hasil panen yang melimpah. Tarian ini sendiri hadir sebelum masuk dan tersebarnya Islam di Minangkabau. Ketika ritual dilakukan, masyarakat yang diwakili oleh para gadis akan membawa sesaji berupa makanan yang diletakkan di atas piring.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Piring yang berisi makanan tersebut kemudian dibawa dengan gerakan-gerakan sesuai irama musik pengiringnya. Tarian ini kemudian semakin tersebar luas saat kerajaan Sriwijaya jatuh ke tangan Majapahit pada abad ke-16. Penyebaran tersebut dibawa oleh rakyat Sriwijaya yang melarikan diri ke negeri-negeri Melayu sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah agama Islam masuk ke Kawasan Minangkabau, tarian berubah fungsi dan tidak lagi ditujukan untuk memuja para dewa. Tarian ini bertransformasi menjadi kesenian dan hiburan masyarakat sehingga sering dipentaskan saat acara-acara adat Minangkabau.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Fungsi tari piring<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45161\" aria-describedby=\"caption-attachment-45161\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45161 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/2.-Antara-News-570x468.jpg\" alt=\"fungsi tari piring\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45161\" class=\"wp-caption-text\"><em>Antara News<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagaimana kesenian lainnya yang memiliki fungsinya, begitu juga dengan fungsi tari itu sendiri. Seperti penjelasan di atas, bahwa pada awalnya tarian ini berfungsi sebagai ucapan syukur kepada para dewa. Namun saat ini, tarian ini berubah fungsi dan menjadi lebih dekat dengan masyarakat karena biasa ditampilkan dalam acara pernikahan, khitanan dan pengangkatan sebuah jabatan tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu beberapa kegiatan masyarakat, tarian ini juga digelar saat panen raya terjadi. Di tengah perkembangannya, tari ini juga dilakukan untuk perayaan hari besar di Indonesia, seperti salah satunya digelar saat hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Makna dan nilai gerakan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45162\" aria-describedby=\"caption-attachment-45162\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45162 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/3.-Katadata-570x413.jpg\" alt=\"makna\" width=\"570\" height=\"413\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45162\" class=\"wp-caption-text\"><em>Katadata<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika melihat gambar di atas, terdapat beberapa gerakan yang berbeda. Hal tersebut merupakan bagian dari pola lantai tari piring. Terdapat enam pola lantai tarian ini, yaitu spiral, berbaris, lingkaran besar dan kecil, vertikal, dan horizontal. Dari pola lantai tersebut menghasilkan beberapa gerakan yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika ditotal, terdapat 20 gerakan dalam tarian ini. Gerakan tersebut bukan tanpa makna dan nilai. Dalam gambar tari piring, beberapa gerakan mengandung makna dan nilai masing-masing. Berikut ini adalah makna dan nilai dari sebagian \u00a0gerakan-gerakan yang ada pada tarian khas Minangkabau satu ini:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Gerakan pasambahan<\/strong>\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">atau persembahan merupakan gerakan pembuka yang dilakukan oleh penari. Gerakan ini bermakna sebagai bentuk syukur kedapa Allah SWT dan juga sebentuk permintaan dari para penari kepada setiap penonton agar saling menghargai dan tidak menganggu proses tarian yang akan dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">2. Gerakan singanjou lalai<\/span><\/strong><span style=\"color: #000000;\">\u00a0dibawakan oleh para penari perempuan. Gerakan yang tercipta dari tarian ini adalah gerakan lemah lembut dan gemulai. Ini dikarenakan gerakan singajuo lalai dimaknai untuk melambangkan suasana di pagi hari yang sejuk dengan ketentraman dan kedamaian.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">3. Gerakan mencangkul<\/span><\/strong><span style=\"color: #000000;\">\u00a0terinspirasi dari para petani, dan sebagian besar gerakan dalam tarian ini melambangkan sebuah kebudayaan agraris atau pertanian yang merupakan basis dasar kehidupan masyarakat Minangkabau. Sebagaimana namanya, gerakan ini melambangkan para petani saat menyangkul dan mengolah tanahnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">4. Gerakan menyiang<\/span><\/strong><span style=\"color: #000000;\">\u00a0diambil dari kegiatan petani di sawah yaitu menyiangi. Menyiangi sendiri merupakan kegiatan membersihkan sawah dari rumput-rumput liar atau gulma. Para penari juga menggunakan kegiatan tersebut dalam gerakan tari piring.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Gerakan membaung sampah<\/strong>\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">adalah lanjutan dari kegiatan petani yang ada pada gerakan menyiang, yaitu membuang rumput atau sampahnya. Selain itu, gerakan ini juga memiliki makna, nilai serta pesan yang ingin disampaikan yaitu untuk senantiasa menjaga lingkungan dan kelestarian alam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Gerakan menyemai<\/strong>.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Masih dengan gerakan yang terinspirasi dari kehidupan para petani, selanjutnya adalah gerakan menyemai. Gerakan ini bermakna harapan sebagaimana petani yang tengah menyemai benih pada yang ditanam dan berharap akan panen dengan hasil yang baik dan berkualitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Gerakan lainnya<\/strong>.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat 20 total dari gerakan di tarian ini. Berikut ini adalah daftar gerakan selanjutnya selain 6 gerakan yang telah dijelaskan di atas:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan memagar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan mencabut benih<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan melepas kesal<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan mengantar juadah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan menyabit padi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan mengambil padi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan menggampo padi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan mengangin-anginkan padi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan mengirik padi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan menumbuk padi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan gotong royong<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan menampi padi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerakan menginjak pecahan kaca<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-payung\/\">Tari Payung: Kenali Sejarah, Asal Makna &amp; Propertinya, Lengkap!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Properti tari piring<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45163\" aria-describedby=\"caption-attachment-45163\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45163 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/4.-Gramedia-570x468.jpg\" alt=\"Properti tari piring\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45163\" class=\"wp-caption-text\"><em>Gramedia<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk menunjang kesenian tarian ini, terdapat beberapa peralatan dan properti tari piring yang digunakan. Berikut ini adalah daftar dari peralatan dan properti yang digunakan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Piring adalah properti utama dalam tarian ini. Piring tersebut diletakkan di atas tang penari, masing-masing penari membawa dua piring di tangan kanan dan kiri.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa alat musik yang digunakan , mulai dari bana, gong, saluang, talempong dan sebagainya serta dilengkapi dengan saluang dan talempong yaitu alam music yang terbuat dari logam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Properti lainnya pada tari piring yaitu damar. Damar digunakan dengan cara diberi lubang sehingga ujung jari tengah tangan kanan dan kiri bisa dimasukkan ke dalam lubang tersebut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Properti terakhir pastinya kostum, kostum zaman dulu seperti kostum pencak silat dengan celana berwarna hitam. Namun, supaya semakin meriah saat ini kostumnya beraneka warna. Kostum khusus tersebut memiliki nama baju kurung yang terbuat dari beludru atau satin dengan motif bunga, tari piring juga menggunakan kain kodek yang mirip dengan sarung.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Keunikan tarian<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45164\" aria-describedby=\"caption-attachment-45164\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45164 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5.-Suara-1-570x468.jpg\" alt=\"Keunikan tarian\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45164\" class=\"wp-caption-text\"><em>Suara<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tarian asal Minangkabai ini sendiri memiliki keunikan, dengan makna dan nilai gerakan sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. Berdasarkan penjelasan yang telah Sedulur baca di atas, terdapat beberapa hal yang menjadi keunikan dari tarian khas Sumatera Barat satu ini. Apa saja keunikan tersebut, berikut ini daftarnya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Keunikan tari piring yang pertama adalah dengan menggunakan piring sebagai properti utama, hal ini juga yang membuat nama tarian ini disebatkan kata \u201cpiring\u201d sebagaimana properti utamanya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki gerakan tarian yang unik, yaitu dengan meletakkan piring di kuda telapak tangan dan digerakan secara memutar dan diayunkan mengikuti ritme irama musik. Perlu latihan yang panjang agar piring tidak jatuh dan memiliki genggaman tangan yang kuat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Alat musik pengiring yang beragam, mulai dari bana, gong, saluang, talempong dan sebagainya. Tarian ini diiringi oleh irama musik panayuhan yang biasanya memainkan lagu Takhian Sai Tiusung dan Takhi Pinghing Khua Belas. Perpaduan gerakan dan musik yang unik menjadikan tarian ini tiada duanya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Terdapat suara denting cicin dan piring yang memperkaya dan membuat tarian ini semakin khas dan unik<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Keunikan yang paling membuat penonton tercengang adalah menari di atas pecahan piring. Untuk melakukan gerakan ini juga diputuhkan latihan agar telapak kaki tidak terusuk atau terluka oleh pecahan piring itu sendiri.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itulah penjelasan lengkap terkait tari piring yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Salah satu tarian tradisional yang memperkaya nilai kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Indonesia meruapakan negara yang besar dan luas, karena memiliki banyak raga kebudayaan dan kesenian tradisional yang perlu dilestarikan oleh kita sebagai generasi penerus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <strong>Aplikasi Super<\/strong> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><strong>di sini<\/strong><\/a> sekarang<\/em><em>.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":45159,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[4856,5856,2203],"class_list":["post-45158","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-tari","tag-tari-piring","tag-tari-tradisional"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan &amp; Makna Gerakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, mari kita kenal lebih dekat dengan tari piring, tarian khas dari tanah Minangkabau di Sumatera Barat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan &amp; Makna Gerakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, mari kita kenal lebih dekat dengan tari piring, tarian khas dari tanah Minangkabau di Sumatera Barat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-29T09:45:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-29T02:03:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/23-10.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan &amp; Makna Gerakan\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Yuk, mari kita kenal lebih dekat dengan tari piring, tarian khas dari tanah Minangkabau di Sumatera Barat.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/23-10.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/23-10.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/23-10.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"tari piring\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/\",\"name\":\"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan & Makna Gerakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-29T09:45:54+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-29T02:03:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Yuk, mari kita kenal lebih dekat dengan tari piring, tarian khas dari tanah Minangkabau di Sumatera Barat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan &#038; Makna Gerakan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan & Makna Gerakan","description":"Yuk, mari kita kenal lebih dekat dengan tari piring, tarian khas dari tanah Minangkabau di Sumatera Barat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan & Makna Gerakan","og_description":"Yuk, mari kita kenal lebih dekat dengan tari piring, tarian khas dari tanah Minangkabau di Sumatera Barat.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-29T09:45:54+00:00","article_modified_time":"2022-03-29T02:03:31+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/23-10.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan & Makna Gerakan","twitter_description":"Yuk, mari kita kenal lebih dekat dengan tari piring, tarian khas dari tanah Minangkabau di Sumatera Barat.","twitter_image":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/23-10.jpg","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/23-10.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/23-10.jpg","width":682,"height":536,"caption":"tari piring"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/","name":"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan & Makna Gerakan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-29T09:45:54+00:00","dateModified":"2022-03-29T02:03:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Yuk, mari kita kenal lebih dekat dengan tari piring, tarian khas dari tanah Minangkabau di Sumatera Barat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tari-piring\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tari Piring: Sejarah, Makna, Fungsi, Keunikan &#038; Makna Gerakan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45158"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45158"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45158\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45228,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45158\/revisions\/45228"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45158"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45158"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45158"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}