{"id":45060,"date":"2022-03-29T17:00:58","date_gmt":"2022-03-29T10:00:58","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=45060"},"modified":"2022-03-29T09:11:20","modified_gmt":"2022-03-29T02:11:20","slug":"sinopsis-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/","title":{"rendered":"Sinopsis: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh &#038; Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Sinopsis adalah rangkuman atau ringkasan cerita yang singkat. Biasanya, bagian ini berisi tentang gambaran umum sebuah novel, film, drama, naskah, dan berbagai macam karya lainnya. Tujuannya adalah supaya pembaca bisa memahami secara singkat isi dari tulisan atau karya tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada buku, sinopsis bisa ditemukan pada bagian belakang <em>cover<\/em>-nya. Cakupannya adalah isi cerita singkat dari awal hingga akhir. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Tentu saja peran bagian ini sangat penting bagi sebuah karya, baik karya tulis, sinetron, bahkan film.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">Yuk, ketahui lebih mendalam mengenai pengertian sinopsis adalah dan contohnya serta cara membuatnya berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/gurindam-adalah\/\">Gurindam: Pengertian, Ciri, Jenis, Fungsi &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Pengertian sinopsis<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1506880018603-83d5b814b5a6?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"sinopsis adalah dan contohnya\" width=\"1000\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, sinopsis adalah sebuah karangan ilmiah umum yang digunakan bersama dengan karangan aslinya. Jika simpulkan secara garis besar, pengertiannya adalah sebuah abstraksi, ringkasan, serta ikhtisar dari sebuah karangan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, seorang ahli bahasa yaitu Gorys Keraf menyatakan bahwa pengertiannya adalah sebuah ringkasan yang paling efektif dan bisa digunakan untuk menyajikan suatu karangan dari yang panjang menjadi lebih pendek. Berikut adalah beberapa pengertiannya menurut para ahli:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>a. Carpenter<\/strong>\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">berpendapat bahwa pengertiannya merupakan sebuah teks yang berisi kalimat naratif, karakter, penjelasan mengenai plot atau masalah,serta bagaimana novel dan buku akan berakhir. Isinya adalah berupa rangkuman mengenai apa saja yang terjadi serta siapa saja karakter yang berubah dari awal sampai akhir dari cerita.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">b. Susanto<\/span><\/strong><span style=\"color: #000000;\">\u00a0menjelaskan hal tersebut merupakan ringkasan suatu teks atau buku. Ini sekaligus menjawab pertanyaan dari apa itu sinopsis buku. Dalam sastra, bagian ini merujuk pada ringkasan karya sastra. Kemudian, disusun berdasarkan dari urutan kronologis sebuah peristiwa dalam teks. Sehingga, urutan dari ceritanya akan menjadi terlihat.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">c. Komarudin<\/span><\/strong><span style=\"color: #000000;\">\u00a0memiliki pemahaman bahwa sinopsis merupakan suatu pernyataan yang singkat atau garis besar. Jadi, pengertiannya bukanlah sebagai kesimpulan dari suatu karangan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Fungsi sinopsis<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1513475382585-d06e58bcb0e0?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"fungsi\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari berbagai penjelasan menurut para ahli di atas, tentunya sudah bisa menjawab pertanyaan apa itu sinopsis film. Selanjutnya, kita akan membahas mengenai fungsinya yang dirangkum dari buku Novel dan Novelet oleh Widya Ariska dan Uchi Amelia. Kegunaan dari bagian ini adalah untuk mengetahui dengan cepat alur keseluruhan dari cerita serta cuma mengambil garis besarnya saja. Karya ini disajikan sebagai karangan berbentuk singkat. Beberapa fungsi lainnya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sebagai epilog dan prolog dari sebuah karya tulis atau naskah yang nantinya akan dipentaskan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sebagai sebuah pedoman bagi pemeran atau pemainnya untuk bisa melakukan improvisasi<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memberikan gambaran secara jelas dan sederhana tentang kronologi dan urutan cerita yang ada pada naskah dan buku<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memberikan kepada pembaca sebuah informasi singkat mengenai isi dari cerita dan buku tersebut<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Ciri-ciri sinopsis<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1612477954469-c6a60de89802?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"sinopsis format penulisan sinopsis\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh sinopsis novel atau cerita lainnya yang baik dan benar adalah dengan tetap memperhatikan unsur intrinsiknya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri darinya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memakai bahasa yang persuasif, yaitu bersifat ajakan dan memiliki maksud supaya pembaca bisa terpikat dan tertarik untuk membaca cerita selengkapnya<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Umumnya, menjelaskan mengenai sebagian keunggulan dan kelemahan yang terdapat dalam cerita atau novel tersebut<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Skenario atau plotnya dirangkai dengan cara berurutan menurut riwayat asli atau peristiwanya. Hanya saja, karangannya menjadi lebih dipersingkat<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mempertontonkan perselisihan dengan seringkas mungkin, namun tetap akraktif<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menciptakan rasa penasaran terhadap pembacanya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/koda-adalah\/\">Koda adalah: Pengertian, Struktur, Fungsi &amp; Penerapannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Tujuan<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1525715843408-5c6ec44503b1?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"tujuan\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tujuan adanya sinopsis cerita adalah supaya bisa meringkas dan memperpendek tulisan aslinya. Hal ini digunakan waktu membaca seseorang menjadi lebih efisien dan efektif. Selain itu, tujuannya adalah supaya mempermudah pembaca bisa memperoleh gambaran secara menyeluruh dan mendasar terkait tulisan tersebut. Tak sampai di situ saja, ada beberapa fungsi lainnya yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memudahkan pembaca atau pemirsa dalam hal menangkap kesesuaian ide dan konsep yang terdapat pada sebuah cerita, baik itu film, buku, dan pementasan tertentu<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memberikan sebuah gambaran singkat dan padat tentang materi serta tema yang nantinya dibahas oleh penulis<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sebagai salah satu cara untuk menarik minat calon pembaca atau pemirsa terhadap sebuah buku, film, cerita, dan pementasan tertentu<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. Cara menulis sinopsis<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1598024055266-e772a5f8c128?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"sinopsis cerita\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika Sedulur masih bingung bagaimana caranya menulis sinopsis cerita, di bawah ini merupakan beberapa penjelasannya.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">a. Kumpulkan informasi utama<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pertama, cara menulis sinopsis yang benar adalah dengan mengumpulkan informasi utamanya terlebih dahulu. Misalnya adalah pengarang, judul, alur cerita, penokohan, serta berbagai latarnya. Sedulur harus menonton atau membaca buku atau film secara keseluruhan supaya bisa mengetahui berbagai macam informasi terkait.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">b. Mencatat gagasan pokok<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, cara menulis sinopsis yang benar adalah dengan mencatat gagasan pokok. Nantinya, catatan informasi penting ini dapat dikembangkan menjadi sebuah sinopsis. Pada karya visual dan film, Sedulur bisa mencatat cerita penting dan adegan apapun yang disaksikan.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">c. Mengembangkan gagasan dan menuliskannya<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika telah mendapatkan gagasan pokoknya, hal yang bisa dilakukan selanjutnya adalah mulai mengembangkan ke dalam sebuah kalimat karangan serta menuliskannya. Selalu gunakan kalimat yang efektif, padat, dan menarik supaya bisa menangkal jalan cerita menjadi sebuah karangan yang singkat. Jangan lupa, karangan tersebut haruslah menggambarkan karangan aslinya. Monolog dan dialog tokoh cukup ditulis isi atau dicarikan garis besarnya saja.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">d. Sorot apa yang unik<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya sekaligus menjadi yang terakhir adalah mempercantik sinopsis dengan cara menyoroti beberapa elemen yang membuatnya menjadi berbeda dan unik. Misalnya, Sedulur bisa memasukkan plot twist, keunikan tempat, serta keunikan dari beberapa karakter. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apabila dalam novel tersebut memuat satu atau beberapa plot twist terutama pada bagian intinya, pastikan untuk menunjukkannya. Jangan pernah membuat karangan tentang rangkuman sebuah cerita yang menyimpang dari jalan dan isi keseluruhannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/struktur-teks-hikayat\/\">Struktur Teks Hikayat: Pengertian, Struktur, Kaidah &amp; Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong><span style=\"color: #000000;\">6. Isi sinopsis<\/span><\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1558021212-51b6ecfa0db9?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"apa itu sinopsis buku\" width=\"1000\" height=\"657\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu format penulisan sinopsis adalah isi. Berikut adalah beberapa penjelasan dari isinya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Garis besar jalan cerita.<\/strong> Walaupun ceritanya telah dijelaskan secara singkat, alur cerita yang diperlihatkan harus cukup jelas.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Tokoh protagonis\u00a0<\/strong>harus dijabarkan dalam sebuah rangkuman. Beberapa yang bisa dijelaskan adalah apa saja keinginan, kelebihan, keburukan, dan bagaimana cara untuk membuat simpati kepadanya<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Tokoh antagonis <\/strong>atau\u00a0karakter yang menentang tujuan dari tokoh utama juga harus dijelaskan. Hal ini bisa dimulai dari pertanyaan mengapa karakter tersebut harus menghambat tokoh utama, apa alasannya, serta bagaimana kemampuannya untuk membuat penonton menjadi kesal.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Tokoh penting yang membuat plot utama atau jalan ceritanya menjadi lebih baik dan berwarna.<\/strong> Beberapa tokoh penting untuk menjadi penunjang alur utamanya adalah teman antagonis atau teman dari protagonis. Penggambaran dari tokoh ini harus sudah jelas karena mereka merupakan bagian penting dalam terjadinya sebuah cerita.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Masalah utama<\/strong>\u00a0yang melahirkan alurnya harus terlihat. Masalah itulah yang membuat sasaran perjuangan protagonis hingga akhir.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Motif utama<\/strong>. Penilaian atas motif harus sejalan dengan masalah. Yaitu, apa saja motif utama yang bisa mendorong tokoh protagonis untuk membuat sebuah cerita sesuai dengan masalah utama yang ada.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Klimaks dan penyelesaian<\/strong>. Pencapaian dari klimaks adalah salah satu hal yang cukup penting karena merupakan puncak dari cerita. Apabila diumpamakan, klimaks harus berada di tebing curam dan sangat berbahaya. Alurnya harus membawa tokoh protagonis menuju ke arah tebing yang curam tersebut.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kesimpulan<\/strong>\u00a0berisi apa saja yang ingin disampaikan dalam sebuah cerita. Apabila dalam sebuah sinopsis masih belum bisa disimpulkan, maka yang harus dilakukan adalah menambahkan informasi lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara garis besar, bisa disimpulkan bahwa sinopsis adalah ringkasan sebuah cerita dari awal hingga akhir, yang melibatkan berbagai macam pengembangan gagasan dan tentunya masih berkaitan dengan inti cerita. Selain bertujuan untuk memberikan informasi singkat, bagian ini juga bisa dijadikan sebagai pedoman untuk melakukan improvisasi. Semoga bermanfaat, ya!<\/span><\/p>\n<p><em>Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di\u00a0<strong>Aplikasi Super<\/strong>\u00a0lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya\u00a0<a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><strong>di sini<\/strong>\u00a0<\/a>sekarang.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":14,"featured_media":45182,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5317,5839,5840],"class_list":["post-45060","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-bahasa-indonesia","tag-ringkasan","tag-sinopsis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sinopsis: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh &amp; Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui lebih mendalam mengenai pengertian sinopsis adalah dan contohnya serta cara membuatnya dengan cara berikut ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sinopsis: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh &amp; Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui lebih mendalam mengenai pengertian sinopsis adalah dan contohnya serta cara membuatnya dengan cara berikut ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-29T10:00:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-29T02:11:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/4-8-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/4-8-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/4-8-1.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"sinopsis adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/\",\"name\":\"Sinopsis: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh & Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-29T10:00:58+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-29T02:11:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\"},\"description\":\"Ketahui lebih mendalam mengenai pengertian sinopsis adalah dan contohnya serta cara membuatnya dengan cara berikut ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sinopsis: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh &#038; Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\",\"name\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sinopsis: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh & Cara Membuatnya","description":"Ketahui lebih mendalam mengenai pengertian sinopsis adalah dan contohnya serta cara membuatnya dengan cara berikut ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sinopsis: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh & Cara Membuatnya","og_description":"Ketahui lebih mendalam mengenai pengertian sinopsis adalah dan contohnya serta cara membuatnya dengan cara berikut ini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-29T10:00:58+00:00","article_modified_time":"2022-03-29T02:11:20+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/4-8-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ilya Nadya Noviawardhani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ilya Nadya Noviawardhani","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/4-8-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/4-8-1.jpg","width":682,"height":536,"caption":"sinopsis adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/","name":"Sinopsis: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh & Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-29T10:00:58+00:00","dateModified":"2022-03-29T02:11:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055"},"description":"Ketahui lebih mendalam mengenai pengertian sinopsis adalah dan contohnya serta cara membuatnya dengan cara berikut ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sinopsis-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sinopsis: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh &#038; Cara Membuatnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055","name":"Ilya Nadya Noviawardhani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ilya Nadya Noviawardhani"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45060"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45060"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45060\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45230,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45060\/revisions\/45230"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}