{"id":45009,"date":"2022-10-31T19:00:57","date_gmt":"2022-10-31T12:00:57","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=45009"},"modified":"2022-10-30T13:44:03","modified_gmt":"2022-10-30T06:44:03","slug":"hard-copy-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/","title":{"rendered":"Hard Copy: Pengertian, Contoh dan Bedanya dengan Soft Copy"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era digital ini, Sedulur pasti mulai mengenal istilah-istilah baru yang diserap dari bahasa asing. Salah satunya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hard copy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">soft copy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Istilah ini sering dipakai untuk menyatakan sifat suatu dokumen, apakah ia berupa dokumen fisik atau sebaliknya berupa salinan digital. Pada dasarnya <em>hard copy<\/em> adalah jenis dokumen cetak yang berwujud dan memiliki volume.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk tahu lebih lanjut, mari kita bahas bareng-bareng apa yang dimaksud dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hardcopy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">softcopy <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah apa<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan sampai deh Sedulur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tengsin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena tak mengerti beda antara keduanya dan salah mengirim dokumen untuk pekerjaan atau tugas sekolah.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-mengembalikan-file-yang-terhapus-di-laptop\/\">5 Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Laptop dan PC<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Definisi <em>hard copy<\/em> adalah<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45032\" aria-describedby=\"caption-attachment-45032\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45032 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-sam-jean-1764956-570x360.jpg\" alt=\"hardcopy and softcopy adalah\" width=\"570\" height=\"360\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45032\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> hard copy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah dokumen yang memiliki bentuk fisik yang bisa dipegang dengan tangan atau berwujud. Ia bisa berbentuk lembaran kertas, memo, formulir, surat, buku, bundelan kertas.<\/span><\/p>\n<p>Arti hard copy adalah salinan sebuah dokumen atau output mesin yang lain yang dicetak di atas kertas. Atau juga bisa disebut berkas yang awalnya ada dalam komputer tetapi di cetak dalam kertas yang terlihat nyata dan dapat di pegang.<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hard copy <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tentunya lebih berat karena memiliki<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> volume<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan harus diserahkan menggunakan kontak fisik, yaitu dari tangan ke tangan atau meja ke meja. Proses pengiriman atau distribusinya tentu jauh lebih lama dibandingkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">soft copy.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Apalagi bila dilakukan antar kota atau negara, maka batas geografis pun akan terasa.<\/span><\/p>\n<h2><b>Bedanya dengan <\/b><b><i>soft copy\u00a0<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45033\" aria-describedby=\"caption-attachment-45033\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45033 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-rodnae-productions-7821913-570x427.jpg\" alt=\"contoh hard copy\" width=\"570\" height=\"427\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45033\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah paham contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hard copy,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini saatnya Sedulur tahu bedanya dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">soft copy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kebalikannya, dokumen digital hanya bisa dibuka dengan bantuan <em>software<\/em> atau perangkat lunak khusus. Misalnya Photoshop, Microsoft Word atau Adobe Acrobat. Formatnya pun beragam, bisa docx, pdf, tiff, jpg, webp,png dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen ini bisa ditransfer dari satu perangkat ke perangkat lainnya menggunakan berbagai cara, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cloud storage, email,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau menggunakan kartu memori semacam USB stick, hard drive, CD, disket, dan lain sebagainya. Dengan begini, pengiriman bisa dilakukan dengan lebih cepat dan mudah, apalagi di era yang serba terkoneksi seperti ini. Maka, <em>soft file<\/em> bisa dikirim langsung melalui surel dari satu tempat ke tempat lain dalam hitungan detik atau menit tergantung ukuran dokumen. Jarak antar negara dan kota tidak lagi jadi masalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara menyiapkan\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45035\" aria-describedby=\"caption-attachment-45035\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45035 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-anete-lusina-4792283-570x468.jpg\" alt=\"cara menyiapkan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45035\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hard copy <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang paling umum dilakukan adalah dengan mencetaknya menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">printer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau mesin pencetak. Dokumen biasanya diketik dulu menggunakan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di komputer sehingga menghasilkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">soft file <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau dokumen digital. Baru kemudian dengan mekanisme pencetakan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">printer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dokumen menjadi terbaca di atas kertas. Bisa dibawa dan dipegang langsung dengan tangan. Sementara, konten dalam dokumen pun tidak memiliki perbedaan alias sama persis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA:<\/b> <strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/menggabungkan-pdf\/\">Cara Menggabungkan File PDF Secara Online Mudah &amp; Gratis<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Kelebihan dan kekurangan dokumen <\/b><b><i>hard copy<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45036\" aria-describedby=\"caption-attachment-45036\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45036 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-george-milton-7014415-570x468.jpg\" alt=\"kelebihan dan kekurangan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45036\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hardcopy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hard copy <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga sering disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">printout <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">karena dibuat dengan cara dicetak menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">printer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di atas kertas. Kertas sendiri memiliki kekurangan karena mudah lapuk dan rusak bila terkena air. Ia juga mudah terbakar dan bisa saja mengalami kerusakan lain karena organisme tertentu, misalnya jamur, kecoa, dan tikus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mencetak juga membutuhkan tinta. Kebanyakan tinta<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> printer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berbahan dasar alkohol dan air yang mudah luntur. Ada juga tinta serbuk yang biasa digunakan untuk printer laser. Namun, ia juga tidak tahan cuaca hingga bisa pudar seiring berjalannya waktu. Cara untuk mengamankan tinta biasanya dengan memberi laminasi plastik.\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekurangan lain dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hard copy <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah makan tempat. Bila hanya beberapa lembar tidak akan terasa, tetapi untuk instansi yang memiliki dokumen dari tahun sekian hingga kini, bisa dibayangkan berapa banyak dokumen yang harus disortir dan disimpan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hard copy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> masih disukai karena sensasinya yang berbeda saat membaca atau melihat sebuah dokumen. Tidak ada layar biru yang membuat mata cepat lelah. Hal ini akan terasa saat seseorang misalnya membaca buku, majalah, atau paper di layar dengan versi cetak. Maka, jelas versi cetak jauh lebih mudah dan nyaman dibaca. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini ada gawai berupa tablet yang mencoba membuat membaca di gawai digital jauh lebih nyaman. Sedulur boleh coba metode tersebut bila ingin mengurangi jumlah dokumen fisik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Masihkah relevan di era digital?<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_45038\" aria-describedby=\"caption-attachment-45038\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45038 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-obsahovka-obsahovka-3570246-570x427.jpg\" alt=\"hardcopy adalah dan contohnya\" width=\"570\" height=\"427\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45038\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski sudah banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan gawai yang memungkinkan seseorang membaca dan membuka dokumen dalam bentuk <em>soft file, hard copy<\/em> masih dicintai. Terutama untuk penggemar buku, maka masih banyak yang lebih suka membeli buku fisik ketimbang membeli versi elektronik yang berformat epub atau pdf. Beberapa instansi juga masih menggunakan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> hard copy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam beberapa acara. Percetakan foto pun masih hidup hingga kini karena pas foto masih dibutuhkan untuk keperluan pemberkasan dokumen resmi.\u00a0<em>Receipt<\/em> atau bon belanja juga biasanya dicetak, begitu juga dengan label pengiriman dan resi paket.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasan tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hard copy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah dan contohnya sudah Sedulur baca, nih. Makin paham deh\u00a0 beda kedua bentuk dokumen di atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":78568,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5830,11254,5831],"class_list":["post-45009","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-hard-copy","tag-hard-copy-adalah","tag-pengertian-hard-copy"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hard Copy: Pengertian, Contoh dan Bedanya dengan Soft Copy<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu hard copy? Simak di sini! Pengertian, contoh dan perbedannya dengan soft copy.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hard Copy: Pengertian, Contoh dan Bedanya dengan Soft Copy\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu hard copy? Simak di sini! Pengertian, contoh dan perbedannya dengan soft copy.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-31T12:00:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-30T06:44:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"hard copy adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/\",\"name\":\"Hard Copy: Pengertian, Contoh dan Bedanya dengan Soft Copy\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-31T12:00:57+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-30T06:44:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Apa itu hard copy? Simak di sini! Pengertian, contoh dan perbedannya dengan soft copy.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hard Copy: Pengertian, Contoh dan Bedanya dengan Soft Copy\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hard Copy: Pengertian, Contoh dan Bedanya dengan Soft Copy","description":"Apa itu hard copy? Simak di sini! Pengertian, contoh dan perbedannya dengan soft copy.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hard Copy: Pengertian, Contoh dan Bedanya dengan Soft Copy","og_description":"Apa itu hard copy? Simak di sini! Pengertian, contoh dan perbedannya dengan soft copy.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-10-31T12:00:57+00:00","article_modified_time":"2022-10-30T06:44:03+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12.webp","width":850,"height":450,"caption":"hard copy adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/","name":"Hard Copy: Pengertian, Contoh dan Bedanya dengan Soft Copy","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-10-31T12:00:57+00:00","dateModified":"2022-10-30T06:44:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Apa itu hard copy? Simak di sini! Pengertian, contoh dan perbedannya dengan soft copy.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/hard-copy-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hard Copy: Pengertian, Contoh dan Bedanya dengan Soft Copy"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45009"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45009"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45009\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78569,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45009\/revisions\/78569"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}