{"id":44508,"date":"2022-03-25T19:15:27","date_gmt":"2022-03-25T12:15:27","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=44508"},"modified":"2022-03-25T10:59:11","modified_gmt":"2022-03-25T03:59:11","slug":"ekosistem-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/","title":{"rendered":"Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya &#038; Jenisnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam ilmu pengetahuan alam, contoh ekosistem adalah salah satu hal yang sering disebut. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">National Geographic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menyebutnya sebagai area geografis di mana tumbuhan, hewan, dan organisme lain hidup berdampingan dengan berbagai elemen abiotik lain seperti cuaca (kelembaban, suhu), dan lanskap (batuan, perairan, dan lainnya).\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kesemuanya menciptakan hubungan yang saling bertautan dan tidak bisa dipisahkan, sehingga menciptakan keseimbangan. Lalu, apa pentingnya keseimbangan tersebut bagi kehidupan manusia? Mari cari tahu lebih banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/cara-tumbuhan-melindungi-diri\/\">12 Cara Tumbuhan Melindungi Diri Saat Terancam Musuhnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Komponen ekosistem\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44554\" aria-describedby=\"caption-attachment-44554\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44554 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-artem-mizyuk-1739811-570x468.jpg\" alt=\"ekosistem adalah dalam ipa\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44554\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah tahu definisinya, ini saatnya Sedulur paham apa saja yang masuk sebagai bagian dari ekosistem. Komponen ekosistem adalah sebagai berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Komponen biotik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> antara lain flora dan fauna, tak peduli seberapa besar ukuran mereka\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Komponen abiotik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> antara lain kelembaban, suhu, batuan, tanah, daratan, perairan, batuan, mineral, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Cakupan ekosistem\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44555\" aria-describedby=\"caption-attachment-44555\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44555 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-markus-spiske-1679772-570x468.jpg\" alt=\"ekosistem\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44555\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski terlihat sangat besar, ekosistem bisa dimulai dari hal yang sangat kecil. Misalnya ekosistem sawah, kolam air, danau, atau sepetak tanah. Ukuran memang tidak bisa dijadikan acuan mengingat organisme mikroskopis pun memiliki kontribusi dalam sebuah ekosistem.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem-ekosistem kecil tersebut kemudian membentuk ekosistem yang jauh lebih besar, sebagai contoh Gurun Sahara, Laut Hitam, hingga Samudera Hindia misalnya. Ekosistem satu gurun atau satu samudera akan berbeda dengan gurun dan samudera lainnya. Ini karena berbagai faktor terutama temperatur, iklim, cuaca, dan lanskap alam yang juga berbeda. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai contoh ekosistem di Gurun Sahara tidak akan sama dengan Gurun Atacama. Begitu pula ekosistem Pegunungan Andes tidak akan sama dengan Pegunungan Alpen. Bahkan persamaan temperatur tidak jadi jaminan bahwa ekosistem di satu tempat sama dengan tempat lainnya. Misalnya saja Antartika dan Arktik yang ternyata sangat berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-tumbuhan-menyesuaikan-diri\/\">6 Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Hidup<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Beda ekosistem dengan bioma\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44556\" aria-describedby=\"caption-attachment-44556\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44556 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/hantravels_ldn_275912395_288218353428160_5833951116668800604_n-570x468.jpg\" alt=\"ekosistem sawah\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44556\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @hantravels_ldn<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat belajar ekosistem, Sedulur mungkin akan bertemu dengan istilah bioma. Bioma sendiri adalah wilayah geografis tempat organisme hidup. Misalnya seperti yang sudah disebut tadi, gurun, samudera, laut, pegunungan, tundra, dan lain sebagainya. Bioma berhenti pada tempat, beda dengan ekosistem yang juga mengamati hubungan dan interaksi antara organisme biotik dan abiotiknya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Macam-macam bioma\u00a0\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44552\" aria-describedby=\"caption-attachment-44552\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44552 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-ryan-hiebendahl-9576611-570x468.jpg\" alt=\"komponen ekosistem adalah\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44552\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">National Geographic,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bioma dibagi menjadi 5 tipe.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Akuatik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yaitu bioma laut maupun air tawar seperti danau dan sungai\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Padang rumput<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0merupakan wilayah daratan datar yang ditumbuhi rumput. Di wilayah tropis, mereka dikenal dengan nama savana<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Hutan <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah daratan yang ditumbuhi pepohonan. Di wilayah yang dingin seperti belahan bumi utara, ia disebut taiga. Hutan di wilayah beriklim<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> temperate <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(sedang) dan tropis pun berbeda<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Gurun<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan area daratan yang curah hujannya sangat rendah sehingga kering. Tidak selalu panas, gurun bisa memiliki temperatur yang rendah\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Tundra <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah bioma yang berupa daratan berselimut salju dan hampir tak bisa ditinggali. Hanya ada beberapa organisme yang bisa hidup di wilayah ini. Tundra dibagi dua, arktik (taiga dan daratan di Kutub Utara serta Selatan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">alpine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (terletak di puncak gunung dan pegunungan, daratan dengan ketinggian ekstrim).\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kelima bioma di atas turut menjelaskan jenis-jenis ekosistem yang ada di bumi. Sedulur tinggal mencari kaitan dan interaksi antara organisme dengan lanskap yang ada di dalam bioma tersebut. Contoh kaitannya misalnya terumbu karang yang gundul karena temperatur air laut yang naik atau turun drastis. Bisa juga penurunan jumlah populasi beruang kutub karena melelehnya daratan di Kutub Utara. Ini karena jumlah organisme di Samudera Arktik turut berkurang dan membuat mangsa beruang kutub ikut langka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari contoh ekosistem di atas sudah jelas bagaimana organisme satu dengan yang lainnya saling terhubung lewat rantai makanan. Kemaslahatan mereka juga bergantung dari kondisi lanskap atau lingkungan. Perubahan temperatur dan anomali cuaca bisa mengancam keberlangsungan hidup organisme.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Fungsi ekosistem bagi manusia\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44558\" aria-describedby=\"caption-attachment-44558\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44558 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/natgeo_275850921_664996561417836_7653862316506626913_n-570x468.jpg\" alt=\"jenis-jenis ekosistem\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44558\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @natgeo<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem memiliki peran penting dalam kemaslahatan manusia. Apa saja? Zommers, dkk. lewat makalahnya untuk United Nations University merangkumnya sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sumber penghidupan, yaitu menyediakan makanan dan air\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melindungi dari bencana seperti banjir dan wabah penyakit karena semua bahan baku obat tersedia di bioma tertentu, misalnya saja opium dan tanaman herbal lainnya\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagai media hiburan dan spiritual\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menjaga keberlangsungan rantai makanan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem adalah sesuatu yang sangat berharga dalam IPA maupun kehidupan sehari-hari. Dampak dari kerusakannya sudah bisa Sedulur rasakan sendiri. Bila fungsi di atas tidak berjalan, tentu kehidupan kita pun ikut terdampak. Memang dampaknya tidak akan langsung, organisme di rantai terbawah yang akan merasakannya terlebih dahulu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perlahan kita mulai bisa melihat dampaknya dari perubahan sikap hewan. Seperti yang sudah mulai terjadi, misalnya mereka mulai masuk ke pemukiman warga karena memang kehabisan stok makanan di dalam hutan atau habitat asli mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknologi-ramah-lingkungan\/\">Teknologi Ramah Lingkungan: Pengertian, Contoh &amp; Fungsinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Ancaman terhadap ekosistem<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44549\" aria-describedby=\"caption-attachment-44549\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44549 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/natgeo_276954448_1063127154548171_4403127134305351164_n-570x468.jpg\" alt=\"ancaman\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44549\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @natgeo<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah disinggung di poin sebelumnya, ekosistem bisa terancam karena perubahan suhu bumi dan faktor abiotik lainnya. Namun, ancaman yang terbesar sebenarnya datang dari manusia. Manusia berada di rantai makanan teratas karena berbagai fitur dan kelebihan yang ia miliki. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, manusia berbeda dengan hewan dan tumbuhan yang senantiasa hidup dengan pemikiran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sufficient <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu memenuhi kebutuhan secukupnya. Manusia memiliki kecenderungan untuk mencari keuntungan lebih hingga akibatnya mengancam dan mengubah keseimbangan ekosistem.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Contoh nyatanya adalah eksploitasi hutan yang tidak terkontrol, aktivitas perkebunan dan pertanian yang merusak kualitas tanah dan terus menggusur keberadaan hutan, pembangunan bendungan yang menyebabkan ekosistem sungai terganggu, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak hanya didasari sifat tak mudah puas, manusia juga cenderung memiliki percepatan pertumbuhan populasi yang sangat pesat. Melebihi kemampuan hewan dan tumbuhan hingga akhirnya membuat eksploitasi tak lagi terbendung. Sudah banyak contoh ancaman ekosistem yang disebabkan manusia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Wilayah Amazon, mulai dari hutan dan sungainya sudah jadi bukti. Di ranah lokal, Sedulur mungkin sudah banyak membaca berita tentang penggundulan hutan untuk alih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Belum lagi alih fungsi sawah menjadi jalan tol dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Peran yang bisa kita ambil untuk memperbaiki ekosistem<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44551\" aria-describedby=\"caption-attachment-44551\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44551 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-tima-miroshnichenko-6509144-570x426.jpg\" alt=\"cara memperbaiki\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44551\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Restorasi kerusakan ekosistem bisa kita lakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Berikut beberapa hal yang bisa Sedulur ikut lakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menghemat energi karena kebutuhan akan energi yang menyebabkan makin banyaknya PLTU dan PLTA yang merusak lingkungan. Bila memungkinkan cari alternatif energi yang ramah lingkungan seperti solar panel.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak mengambil keuntungan dari organisme lain. Utamanya yang hidup di alam liar dan tidak bisa dikembangbiakkan, seperti burung eksotis dan tanaman langka lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mencoba permakultur, yaitu sistem berkebun yang ramah lingkungan dengan tujuan self-sufficient bukan mencari keuntungan berlebih seperti industri. Permakultur bisa dilakukan di halaman rumah dengan menanam dan beternak untuk kebutuhan pribadi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengurangi limbah pribadi, terutama yang berbahan plastik. Dengan begitu, kita ikut mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah yang susah terurai.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berbelanja atau membeli produk dari pengusaha lokal dan kecil menengahuntuk mengurangi emisi gas serta mendukung ekonomi sekitar.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penjelasan tentang ekosistem adalah dan contohnya di atas kiranya jadi wawasan baru buat Sedulur semua. Yuk, mulai dari diri sendiri dulu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":44560,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5367,5753],"class_list":["post-44508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-biologi","tag-ekosistem"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya &amp; Jenisnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ekosistem adalah interaksi antara organisme dengan komponen abiotik seperti cuaca dan lanskap. Apa fungsi dan ancaman terhadapnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya &amp; Jenisnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ekosistem adalah interaksi antara organisme dengan komponen abiotik seperti cuaca dan lanskap. Apa fungsi dan ancaman terhadapnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-25T12:15:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-25T03:59:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/20-6.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/20-6.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/20-6.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"ekosistem adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/\",\"name\":\"Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya & Jenisnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-25T12:15:27+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-25T03:59:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Ekosistem adalah interaksi antara organisme dengan komponen abiotik seperti cuaca dan lanskap. Apa fungsi dan ancaman terhadapnya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya &#038; Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya & Jenisnya","description":"Ekosistem adalah interaksi antara organisme dengan komponen abiotik seperti cuaca dan lanskap. Apa fungsi dan ancaman terhadapnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya & Jenisnya","og_description":"Ekosistem adalah interaksi antara organisme dengan komponen abiotik seperti cuaca dan lanskap. Apa fungsi dan ancaman terhadapnya?","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-25T12:15:27+00:00","article_modified_time":"2022-03-25T03:59:11+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/20-6.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/20-6.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/20-6.jpg","width":682,"height":536,"caption":"ekosistem adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/","name":"Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya & Jenisnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-25T12:15:27+00:00","dateModified":"2022-03-25T03:59:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Ekosistem adalah interaksi antara organisme dengan komponen abiotik seperti cuaca dan lanskap. Apa fungsi dan ancaman terhadapnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya &#038; Jenisnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44508"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44508"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44508\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44703,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44508\/revisions\/44703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}