{"id":44457,"date":"2022-03-25T17:00:53","date_gmt":"2022-03-25T10:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=44457"},"modified":"2022-03-25T09:39:36","modified_gmt":"2022-03-25T02:39:36","slug":"cara-membuat-henna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/","title":{"rendered":"13 Cara Membuat Henna, Tips Memakai &#038; Menghilangkannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Cara membuat henna dapat dipraktikkan dengan mudah di rumah. Henna sendiri merupakan sejenis tato tidak permanen dan biasanya dilukis di bagian tangan, kaki, dan berbagai bagian tubuh lainnya. Bahan utama dari tato ini adalah daun inai atau Lawsonia inermis yang banyak tumbuh di Afrika, Timur Tengah, Asia, dan Australia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Umumnya, tato non permanen ini sering digunakan oleh calon pengantin wanita ketika sedang melakukan upacara pernikahan. Calon pengantin akan menghias bagian tangannya dengan berbagai pilihan gambar yang diinginkan, misalnya bunga, tumbuhan, dan lain sebagainya. Yuk, ikuti cara membuat henna yang aman dan mudah di rumah berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-montase\/\">Cara Membuat Montase dengan Mudah &amp; Indah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Henna dari pacar air<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/asset-a.grid.id\/crop\/0x0:0x0\/750x500\/photo\/intisarifoto\/original\/52344_fungsi-tanaman-pacar-air-bagi-kesehatan.JPG\" alt=\"cara pakai henna\" width=\"750\" height=\"500\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Grid<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara membuat henna sendiri yang pertama adalah dengan menggunakan pacar air. Cukup dengan menyediakan daun pacar yang masih segar lalu jemur di paparan sinar matahari hingga kering. Kemudian, blender daun yang telah dijemur tersebut supaya menjadi bubuk yang lembut. Jika sudah menjadi bubuk, simpan terlebih dahulu minimal satu hari pada suhu yang kering dan tempat kedap udara. Berikut adalah langkah-langkah untuk meracik henna menggunakan pacar air:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Siapkan bubuk yang telah diblender dan didiamkan sebelumnya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Bubuk tersebut diberikan sedikit perasan jeruk nipis<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah dituangkan, aduk semua bahan tersebut hingga lembut<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tambah 1,5 sdt gula pasir.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Diamkan sebentar lalu henna siap untuk digunakan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Henna dari kunyit<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1591465001609-ded6360ecaab?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"henna kunyit\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain menggunakan pacar air, Sedulur juga bisa memakai kunyit untuk membuat henna. Berikut adalah langkah-langkahnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">1\/2 cangkir bubuk kunyit<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Air<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Minyak zaitun<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Minyak kelapa<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Alat yang digunakan:<\/span><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pengaduk<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Cawan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Plastik <em>cone<\/em><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Langkah:<\/span><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Panaskan bubuk kunyit dengan menggunakan air secukupnya. Banyaknya air yang dibutuhkan tergantung dengan seberapa kental campuran yang ingin dibuat<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Jika ingin mengganti air dengan minyak zaitun atau minyak kelapa, bisa dilakukan tanpa memanaskannya<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Jika pasta campuran tersebut telah siap, masukkan ke dalam plastik <em>cone<\/em> dan mulailah melukis<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Henna dari minyak esensial<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1591228128578-a2723fa3ed9c?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"minyak esensial\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya, minyak esensial yang digunakan untuk meracik henna pasta diantaranya adalah <em>Eucalyptus<\/em>, <em>Cajuput<\/em>, <em>Lavender<\/em>, Lemon, dan <em>Tea Tree<\/em>. Kenapa harus memakai minyak esensial? Hal ini karena minyak esensial mengandung terpineol yang dapat membantu menghasilkan warna yang gelap serta bisa membentuk adonannya menjadi lebih lembut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fungsi dari minyak esensial adalah sebagai pelarut dalam pasta serta bisa membantu supaya molekul warna menjadi lebih melekat pada keratin yang ada pada kulit. Berikut adalah langkah-langkahnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Masukkan 1 sdm bubuk henna pada wadah yang telah dibersihkan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Masukkan secukupnya minyak esensial sampai adonan berbentuk pasta<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Diamkan selama kurang lebih 6 jam sampai campurannya siap untuk digunakan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gambar-dekoratif-adalah\/\">Gambar Dekoratif adalah: Pengertian, Motif &amp; Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Henna dengan bubuk gula<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1562245376-3f9dae9f0e73?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"cara membuat henna sendiri\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara membuat henna yang simple selanjutnya adalah dengan menggunakan bubuk gula. Penggunaan gula sebagai salah satu campuran utama bisa membuatnya tidak mudah kering ketika disimpan serta menjaga warnanya supaya lebih tahan lama pada kulit. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jangan menggunakan air biasa supaya warnanya tetap menjadi pekat. Dianjurkan untuk menggunakan air asam seperti cuka apel, lemon, dan jeruk nipis. Berikut adalah bahan-bahannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">500 gr bubuk henna<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">2 sdt bubuk gula<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Air lemon<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Langkah:<\/span><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Campur bubuk serta gula halus ke dalam mangkuk bersih<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Air lemon dicampurkan secara bertahap hingga adonannya menjadi kental<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah kental, aduk dan diamkan selama kurang lebih 2 jam baru kemudian bisa digunakan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. Henna dengan bubuk innai<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn1-production-images-kly.akamaized.net\/FFlotjMoZDdzSemWU-JcpBXfrCE=\/640x360\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)\/kly-media-production\/medias\/3048974\/original\/038430900_1581562622-wheatgerm-grass-1169630_1920.jpg\" alt=\"bubuk innai\" width=\"640\" height=\"360\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Liputan6<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gambar henna simple bisa dibuat dengan meraciknya secara alami di rumah. Meraciknya dengan berbagai bahan dan kandungan alami sangat mudah karena bahannya mudah didapatkan dan hanya membutuhkan bahan yang sedikit saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk persiapannya, pilih terlebih dahulu bubuk inai yang masih segar serta belum tercampur dengan berbagai zat kimia. Pada dasarnya, bubuk inai yang masih segar apabila dihirup akan memiliki aroma jerami. Bisa juga dilihat dari segi warnanya. Daun inai yang masih segar akan memiliki warna hijau atau hijau kecoklatan. Semakin pucat warnanya, maka daun akan semakin segar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Umumnya, bubuk inai yang masih alami dan segar akan menghasilkan warna jingga atau merah ketika dipakai. Jika warnanya sudah berubah menjadi hitam, maka tandanya sudah terkontaminasi dengan berbagai bahan kimia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika membeli daun yang masih segar, maka jemurlah terlebih dahulu di bawah paparan sinar matahari sampai mengering. Ciri-ciri daun yang telah mengering adalah memiliki tekstur yang renyah seperti keripik. Hal ini juga merupakan langkah yang bagus untuk bisa memastikan bahwa daun yang Sedulur gunakan masih sangat alami serta menghasilkan warna yang terbaik. Berikut adalah langkah-langkah meraciknya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Siapkan bubuk kurang lebih 20 gram dan masukan ke dalam mangkuk bersih<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Beri sedikit perasan jeruk nipis ataupun lemon<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Aduk ketiga bahan tersebut hingga teksturnya lembut<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Masukkan kurang lebih dua sendok teh gula pasir<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tambahkan lagi dengan 1,5 sendok teh minyak esensial<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Aduk semua bahannya sampai lembut, lalu diamkan pada suhu ruang selama sehari atau 24 jam<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Adonan sudah siap untuk digunakan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">6. Henna dengan air lemon<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1593620286877-5da58b04f3a5?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"cara melukis henna di tangan\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain bisa menjaga kekebalan tubuh dan detoksifikasi alami, air lemon juga bisa dijadikan untuk cara membuat henna dengan bahan alami. Langkah yang bisa Sedulur ikuti adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Siapkan bubuk henna<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Beri dengan sedikit perasan air lemon atau jeruk nipis<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah tercampur, aduk ketiga bahan tersebut hingga lembut<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tambahkan 1,2 sdt gula pasir<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Diamkan selama kurang lebih 3 jam sebelum digunakan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/makrame-adalah\/\">Seni Makrame: Definisi, Teknik Menyimpul &amp; Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">7. Cara menggunakan henna di rambut<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1564141696939-9eb6e957ccfc?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"cara membuat henna yang simple\" width=\"1000\" height=\"617\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tak hanya bisa diaplikasikan di tangan atau kaki, cara pakai henna juga bisa di rambut, lho. Karena terbuat dari bahan alami, ada berbagai macam hal yang bisa dimanfaatkan dari produk ini. Fungsinya untuk rambut pun juga beragam. Di antaranya adalah bisa menutupi uban, menyuburkan rambut, mengatasi ketombe, melembutkan rambut, melembapkan rambut, serta mencegah supaya rambut tidak terlihat kusam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kebanyakan masyarakat menggunakannya untuk rambut karena mampu menutupi uban. Untuk mengetahui langkah selengkapnya, ikuti langkah berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">1\/2 cangkir bubuk henna<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">1\/4 gelas air hangat<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sikat aplikator<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Shower cap<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sarung tangan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Minyak kelapa<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Langkah meraciknya:<\/span><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Campur bubukn henna dengan air ke dalam mangkuk bersih hingga mendapatkan konsistensi yang halus, kental, serta menyebar<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah tercampur, sisihkan kurang lebih 12 jam supaya warnanya menjadi mengembang. Apabila tidak ingin mengembang warnanya, Sedulur bisa mulai mengoleskan campuran tersebut ke bagian rambut<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Jangan lupa untuk mengoleskan sedikit minyak kelapa ke telinga, garis rambut, dan leher supaya bisa terlindung dari cat warna<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Gunakan sarung tangan dan mulailah untuk mengoleskan campurannya ke bagian rambut menggunakan sikat aplikator. Mulailah dari akar rambut sampai ke bagian ujungnya<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Apabila semua rambut telah tertutup dengan campuran tersebut, kepala ditutupi dengan menggunakan shower cap dan tunggu hingga beberapa jam<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah menunggu beberapa jam, bilas pacar dari rambut menggunakan shampo. Jangan memakai kondisioner dan biarkan rambut mengering<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">8. Cara melukis henna di tangan<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1530785404354-f4ed0206a0d1?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"gambar henna simple\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah berhasil membuat henna sendiri di rumah dengan bahan yang alami dan mudah didapatkan, berikut adalah penjelasan atau tutorial melukisnya di tangan:<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">a. Cuci kulit dengan menggunakan air sabun<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum melukiskan pola pada kulit, hendaknya Sedulur mencucinya terlebih dahulu menggunakan air sabun. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pada saat proses pembuatan polanya dan supaya minyak dalam kulit tidak lengket dan hilang. Apabila kulit cenderung mudah berminyak, terlebih dahulu menggosokkan dengan sedikit alkohol yang diteteskan di kapas.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">b. Tempatkan ujung kantong henna di atas kulit<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya adalah ujung kantong henna diletakkan tepat di atas kulit. Hal ini dilakukan supaya tidak mudah tumpah dan tercecer. Setelah itu, tekan dengan lembut dan perlahan pada bagian atas kantongnya, tekan menggunakan ibu jari tepat di bawah karet gelang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apabila sulit untuk keluar, maka Sedulur bisa melebarkan ukuran lubang yang sudah disobek pada kantong tersebut menggunakan gunting kuku. Jangan sampai kebesaran supaya proses pemberian pola tidak menjadi sulit.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">c. Buatlah desain atau motif henna ala kamu<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk membuat desain atau motifnya, Sedulur bisa menciptakan rancangan sendiri atau bisa melihat referensi desain dan motifnya melalui internet. Tato yang terdapat pada tangan dan kaki akan memiliki warna yang lebih gelap bila dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Hal ini karena pada bagian paling ujung kebanyakan lebih tebal kulitnya. Untuk bagian wajah dan leher, biasanya tidak dapat terkena cat dengan baik. Alasannya adalah kulit pada lapisan atau bagian ini memiliki sifat yang berminyak dan tipis.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">d. Biarkan pola mengering<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah menggambar polanya, biarkan hingga mengering. Henna yang bagus tidak akan terlihat basah dan berminyak. Akan tetapi, jangan terlalu kering supaya tidak mudah pecah dan retak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">e. Semprotkan lapisan gel<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika sudah kering, maka selanjutnya adalah dengan menyemprotkan satu lapisan gel pada kulit yang telah diberikan pola. Biasanya, gel ini terdapat dalam botol pompa yang bisa digunakan untuk menata rambut. Gel semprot ini bisa dibeli di toko obat terdekat atau supermarket bagian kecantikan dan kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">f. Biarkan gel mengering<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Supaya proses pengeringan menjadi cepat, Sedulur bisa menggunakan pengering rambut.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">g. Semprotkan kembali lapisan gel<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika gel sudah kering, maka Sedulur bisa melapisi pola yang sudah dibuat dengan menggunakan kain kasa supaya lebih terlindungi.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">h. Lapisi pola dengan kain kasa<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, pola ditutup dengan menggunakan kain kasa selama kurang lebih semalaman atau setidaknya selama 12 jam.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">i. Buka lapisan kain kasa<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apabila sudah didiamkan selama semalaman atau 12 jam, maka selanjutnya adalah membuka lapisan kain kasa. Lalu, berikan lapisan minyak kelapa, minyak zaitun, dan lip balm ke permukaan yang sudah dibuat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">j. Tambahkan minyak<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, jangan lupa untuk menghilangkan serpihan henna kering yang berlebih menggunakan sabun. Supaya terlihat lebih indah, jangan lupa untuk menambahkan minyak. Fungsinya adalah supaya lebih tahan lama.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">9. Tips menggunakan henna di tangan<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1591161921527-a9a10bfaf3ea?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"cara menghilangkan henna di tangan\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika masih ragu untuk menggunakan henna di tangan, berikut adalah beberapa tipsnya supaya bisa lebih maksimal:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Ketika sedang membubuhkannya, gunakan pelindung yang tepat. Selain permukaan yang berpori, henna juga akan menodai pakaian dan kulit Sedulur. Maka dari itu, disarankan untuk memakai celemek atau sarung. Bersihkan terlebih dahulu permukaan yang berpori serta terkena pemutih.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Simpan tato halal ini di dalam lemari es yang tahan cahaya dan udara supaya menjadi lebih awet<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sedulur juga bisa memasukkan pastanya ke dalam wadah lem kosong apabila ingin campurannya mudah untuk digunakan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Supaya pasta bisa berbentuk dan memiliki kepadatan yang bagus, maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan menambahkan satu sendok makan gula ke dalam adonan pastanya. Kelebihan yang lainnya adalah supaya bisa menempel dan melekat pada kulit<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kerajinan-dari-plastik\/\">15 Kerajinan dari Plastik yang Mudah, Unik &amp; Inovatif<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">10. Tips memakai henna di alis<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1567629307995-b9f33097bd30?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"alis\" width=\"1000\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk penggiat alat rias yang sehari-harinya butuh memakai <em>make-up<\/em>, pasti sudah tahu bahwa sulit menggambar alis yang terlihat simetris dan sempurna. Walaupun <em>base<\/em> dan <em>eyeshadow<\/em> nya sudah bagus, namun jika melenceng sedikit atau tidak seimbang dalam membuat alis, maka seluruhnya akan menjadi terlihat berantakan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika dibandingkan dengan lainnya, pembentukan alis cenderung sulit dan membutuhkan fokus. Cara membuat henna di alis bisa dilakukan dengan tips berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tips pertama, pastikan alis dalam kondisi yang kering dan bersih. Meskipun sering disepelekan, namun tips yang satu ini akhirnya akan membuat hasilnya kurang maksimal. Jadi, pastikan alis sudah dalam bersih dan dalam kondisi yang kering, ya. Jika tidak, maka kemungkinan besar hasil jadinya tidak akan merata.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kedua, jangan lupa untuk membingkai alis Sedulur terlebih dahulu. Walaupun sudah merasa pandai dalam penggambarannya, akan lebih baik untuk dibingkai terlebih dahulu. Hal ini wajib untuk dilakukan sebelum mengaplikasikannya,daripada nantinya harus menghapus atau memperbaiki bentuk alis yang kurang sempurna. Gunakan cetakan alis, spolie, atau pensil alis supaya bisa membantu untuk menggambar bentuk yang diinginkan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya adalah jangan hemat atau irit jika memakai henna. Bukannya berhemat, justru hasil akhirnya akan menjadi kurang sempurna karena warnanya tidak pekat. Pakailah produk sesuai dengan anjuran dan hindari mengiritnya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Keempat, pakailah hingga menempel di bagian kulit. Jangan hanya sampai bulu alis saja, karena hasilnya nanti tidak akan awet. Jika mengaplikasikannya, pastikan untuk benar-benar menempelkannya ke dalam kulit, bukan sampai bulu alis saja. Kesalahan ini sering dilakukan untuk orang yang baru pertama memakai dan masih takut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, diamkan selama 15 menit dan jangan terlalu lama supaya hasilnya bagus dan tidak rusak. Jangan sampai mendiamkannya terlalu lama karena ingin hasilnya awet. Hal tersebut salah karena yang akan terjadi justru sebaliknya. Apabila terlalu lama mendiamkannya, maka henna bisa terangkat bersama dengan minyak saat dihapus.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">11. Peringatan dalam menggunakan henna<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1566360896955-1ebb427d0e14?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"gambar henna simple\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unsplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut ini adalah beberapa peringatan dalam menggunakan henna yang harus diperhatikan sebelum menggunakannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Hindari membubuhkan atau mengaplikasikannya pada kulit bayi. Hal ini karena kulit bayi memiliki kekurangan G6PD, jadi bisa menyebabkan sel darah merah pada bayi akan terpecahkan\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Jangan mengonsumsinya melalui mulut. Hal ini bisa menyebabkan sakit perut serta berbagai efek samping yang serius lainnya<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Jangan mencampurkan warna hitam dalam kemasan. Produk ini memiliki kandungan bahan kimia yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Jangan mencampurkan pastanya dengan minyak <em>monster<\/em><\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Jangan melakukannya sambil mengonsumsi litium, karena bisa merusak dan mengganggu proses penyerapan litium dalam tubuh<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">12. Cara menghilangkan henna di tangan<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1567559993730-a473cad2d28b?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"Cara menghilangkan\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menunggu henna untuk hilang dan memudar membutuhkan waktu yang cukup lama. Maka dari itu, apabila ingin menghilangkannya, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan <em>micellar water<\/em> dengan cara mengusapkannya pada kain lap atau kapas dan oles pada kulit yang berhenna. Gosok dengan lembut dan bilas supaya warnanya menghilang<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan <em>baby oil<\/em> dengan cara mengoleskannya pada kain atau kapas dan oles pada kulit. Lalu, bilas menggunakan air hangat setelah 20 menit<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan pasta gigi pemutih dengan cara mengoleskan pada area tubuh tertentu dan biarkan mengering. Kemudian, gosok dengan lembut menggunakan sikat gigi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kerajinan-dari-kardus\/\">25 Kerajinan dari Kardus Bekas yang Murah &amp; Mudah Dibuat<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">13. Bahaya henna<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1563962751094-31bb84e91a4c?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"bahaya\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Unplash<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum mengaplikasikan cara membuat henna yang bisa dicoba, Sedulur harus mengetahui bahwa henna yang berbahaya adalah ketika diaplikasikan pada orang dengan tipe kulit sensitif. Tipe kulit ini merupakan kalangan yang harus memperhatikan efek samping dari penggunaanya. Henna yang berbahan kimia bisa menimbulkan reaksi alergi pada kulit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya, reaksi akan muncul dalam beberapa tahapan. Awalnya, gejala yang timbul adalah gatal di sekitar tangan yang dihias. Kemudian, reaksi yang akan muncul akan semakin parah. Bahkan, bisa juga terdapat sensasi terbakar dan perih karena iritasi. Hal ini bisa muncul di minggu kedua setelah pemakaian. Apabila terus didiamkan, maka tanda tersebut akan semakin parah sampai akhirnya membuat tangan menjadi bengkak.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itu dia berbagai cara membuat henna yang alami dan mudah untuk dipraktekkan sendiri. Sebelum memutuskan untuk menggunakannya, pastikan kulit Sedulur tidak sensitif supaya terhindar dari alergi yang mungkin saja bisa terjadi, ya. Selamat mencoba!<\/span><\/p>\n<p><i>Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di\u00a0<\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i>\u00a0lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\">\u00a0<b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i>\u00a0sekarang.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":14,"featured_media":44563,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5734,5735],"class_list":["post-44457","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-cara-membuat-henna","tag-henna"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>13 Cara Membuat Henna, Tips Memakai &amp; Menghilangkannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Henna adalah sejenis tato non permanen yang biasanya digunakan pengantin wanita. Yuk, ikuti cara membuat henna yang aman dan mudah disini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"13 Cara Membuat Henna, Tips Memakai &amp; Menghilangkannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Henna adalah sejenis tato non permanen yang biasanya digunakan pengantin wanita. Yuk, ikuti cara membuat henna yang aman dan mudah disini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-25T10:00:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-25T02:39:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12-10-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"14 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12-10-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12-10-1.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"cara membuat henna\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/\",\"name\":\"13 Cara Membuat Henna, Tips Memakai & Menghilangkannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-25T10:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-25T02:39:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\"},\"description\":\"Henna adalah sejenis tato non permanen yang biasanya digunakan pengantin wanita. Yuk, ikuti cara membuat henna yang aman dan mudah disini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"13 Cara Membuat Henna, Tips Memakai &#038; Menghilangkannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\",\"name\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"13 Cara Membuat Henna, Tips Memakai & Menghilangkannya","description":"Henna adalah sejenis tato non permanen yang biasanya digunakan pengantin wanita. Yuk, ikuti cara membuat henna yang aman dan mudah disini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"13 Cara Membuat Henna, Tips Memakai & Menghilangkannya","og_description":"Henna adalah sejenis tato non permanen yang biasanya digunakan pengantin wanita. Yuk, ikuti cara membuat henna yang aman dan mudah disini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-25T10:00:53+00:00","article_modified_time":"2022-03-25T02:39:36+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12-10-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ilya Nadya Noviawardhani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ilya Nadya Noviawardhani","Est. reading time":"14 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12-10-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/12-10-1.jpg","width":682,"height":536,"caption":"cara membuat henna"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/","name":"13 Cara Membuat Henna, Tips Memakai & Menghilangkannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-25T10:00:53+00:00","dateModified":"2022-03-25T02:39:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055"},"description":"Henna adalah sejenis tato non permanen yang biasanya digunakan pengantin wanita. Yuk, ikuti cara membuat henna yang aman dan mudah disini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-membuat-henna\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"13 Cara Membuat Henna, Tips Memakai &#038; Menghilangkannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055","name":"Ilya Nadya Noviawardhani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ilya Nadya Noviawardhani"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44457"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44457"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44457\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44674,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44457\/revisions\/44674"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44457"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44457"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44457"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}