{"id":44405,"date":"2022-03-25T15:30:43","date_gmt":"2022-03-25T08:30:43","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=44405"},"modified":"2022-03-25T07:13:18","modified_gmt":"2022-03-25T00:13:18","slug":"konjungsi-temporal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/","title":{"rendered":"Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konjungsi adalah istilah ilmiah untuk kata hubung yang memiliki arti dan fungsi tertentu. Bisa memberikan keterangan waktu, sebab akibat, perbandingan, dan lain sebagainya. Konjungsi kemudian dibedakan menjadi beberapa kategori berdasar fungsi tersebut, yaitu temporal, subordinatif, koordinatif, dan korelatif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kali ini mari membahas lebih rinci tentang konjungsi temporal yaitu yang menunjukkan keterangan waktu. Apa maknanya disertai contoh soal konjungsi temporal akan dibahas tuntas di sini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kalimat-iklan\/\">Contoh Kalimat Iklan Beserta Pengertian, Ciri &amp; Cara Menulisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian konjungsi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44409\" aria-describedby=\"caption-attachment-44409\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44409 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-judit-peter-1766604-570x428.jpg\" alt=\"konjungsi temporal\" width=\"570\" height=\"428\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44409\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konjungsi secara umum merupakan kata hubung yang berfungsi menyatukan dua unit (kata, frasa, klausa, dan kalimat) yang sejajar. Konjungsi eksis di semua jenis bahasa di dunia. Baik bahasa Inggris, Indonesia, Jerman, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merujuk tulisan Mohammed pada jurnal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Procedia &#8211; Social and Behavioral Sciences <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tentang konjungsi dalam Bahasa Inggris, konjungsi dibagi menjadi tiga tipe primer berdasar fungsinya, yaitu elaborasi, ekstensi, dan peningkatan. Mereka dibagi lagi menjadi beberapa subtipe sebagaimana berikut.<\/span><\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Elaborasi\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Positif: menunjukkan contoh atau representasi, misalnya \u201cdengan kata lain\u201d, \u201ccontohnya\u201d, \u201csebagai ilustrasi\u201d.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Klarifikasi : merangkum atau menjelaskan lebih rinci, seperti \u201csetidaknya, \u201clebih spesifiknya\u201d, \u201cutamanya\u201d, \u201csingkatnya\u201d.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Ekstensi\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Aditif : menunjukkan keterlibatan seperti \u201cdan\u201d, \u201cjuga\u201d, \u201ctetapi\u201d, \u201capalagi\u201d.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Variasi : menunjukkan hubungan misalnya \u201cberkebalikan dengan itu\u201d, \u201cselain itu\u201d, \u201cdi samping itu\u201d<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Peningkatan\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Temporal : menunjukkan hubungan waktu seperti \u201csejak awal\u201d, \u201ckemudian\u201d, \u201cberikutnya\u201d, \u201csetelah\u201d,\u201dsebelumnya\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Komparatif : menunjukkan perbandingan contohnya \u201cmirip seperti itu\u201d, \u201csejalan dengan itu\u201d, \u201cdi sisi lain\u201d.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kausal : menjelaskan hubungan sebab dan akibat yaitu \u201coleh sebab itu\u201d, \u201cmaka\u201d, \u201cakibatnya\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kondisional : menjelaskan keterkaitan satu sama lain, misalnya \u201cdengan begitu\u201d, \u201cnamun demikian\u201d.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konsesi : mengkonfirmasi atau menyetujui, seperti halnya \u201cbagaimanapun\u201d, \u201cmeski begitu\u201d,\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Apa itu konjungsi temporal?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44411\" aria-describedby=\"caption-attachment-44411\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44411 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-michael-burrows-7129052-570x468.jpg\" alt=\"konjungsi temporal\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44411\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebenarnya semua tipe konjungsi sering dipakai dalam proses penulisan dan percakapan. Salah satu yang paling banyak dipakai adalah temporal. Sesuai namanya, konjungsi temporal adalah kata hubung yang menunjukkan waktu seperti \u201csejak\u201d, \u201csetelah\u201d, \u201ctatkala\u201d, \u201csebelum\u201d, \u201csekarang\u201d, \u201cakhirnya\u201d, \u201cketika\u201d, \u201ckapan saja\u201d, \u201csementara\u201d, \u201cberikutnya\u201d, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sejalan dengan yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, konjungsi jenis ini bersifat meningkatkan atau memperjelas sebuah kalimat atau klausa hingga membuatnya lebih kaya secara makna.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/contoh-kalimat-opini\/\">Contoh Kalimat Opini, Lengkap dengan Pengertian dan Cirinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><b style=\"text-align: center; font-size: 36px;\">Konjungsi temporal sederajat<\/b><\/p>\n<figure id=\"attachment_44412\" aria-describedby=\"caption-attachment-44412\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44412 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-anete-lusina-5240594-570x468.jpg\" alt=\"konjungsi temporal\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44412\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berfungsi menghubungkan dua klausa atau kalimat majemuk setara. Kalimat majemuk setara merupakan kumpulan kalimat tunggal yang digabungkan dan masing-masing sebenarnya bisa berdiri sendiri. Untuk itu, konjungsinya diletakkan tepat di antara dua klausa atau kalimat yang akan dihubungkan.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh konjungsi temporal\/kronologis tidak sederajat:<\/b><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPrimo memanaskan air untuk membuat teh <\/span><b>sembari <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">mendengarkan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> menikmati pemandangan hutan dari teras kabinnya.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaviano mengambil beberapa barang yang tertinggal di meja kerjanya,<\/span><b> lalu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ia bergegas menuju bandara untuk berangkat ke negara asalnya.\u201d<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cGaia menutup tirai, <\/span><b>berikutnya<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ia mematikan lampu dan bergegas tidur.\u201d<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAndre dan rekan setimnya sudah menaiki bus, <\/span><b>ketika<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> gempa mengguncang kota tersebut.\u201d<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Konjungsi temporal tidak sederajat<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44420\" aria-describedby=\"caption-attachment-44420\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44420 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-malte-luk-2432299-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44420\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Digunakan pada kalimat majemuk bertingkat yang memiliki induk kalimat (kalimat utama) dan anak kalimat (kalimat yang bergantung pada kalimat utama). Konjungsi untuk jenis kalimat ini bisa diletakkan di awal, akhir, maupun tengah.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Konjungsi temporal contoh untuk kalimat majemuk bertingkat:<\/b><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><b>Setelah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> kondisinya memburuk, Pak Harno pun segera dilarikan ke ruang perawatan intensif.\u201d<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><b>Sejak<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dulu sifat negara tidak pernah berubah, mereka selalu mengutamakan kepentingan nasionalnya.\u201d<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><b>Bilamana<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Ibu sudah pulang dari pasar, bergegaslah berangkat ke kantor.\u201d<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cZen langsung menangis, <\/span><b>saat <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">terjatuh dari sofa yang sedang berusaha ia panjat.\u201d\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut contoh kalimat konjungsi temporal akhirnya: \u201c<strong>Akhirnya<\/strong>, Wedi memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya dan melakoni mimpinya berkeliling dunia.\u201d\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kata-kunci-adalah\/\">Apa itu Kata Kunci: Pengertian, Ciri Ciri &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kategorisasi konjungsi lainnya\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44414\" aria-describedby=\"caption-attachment-44414\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44414 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-rfstudio-3867174-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44414\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah berhasil sebutkan 3 contoh konjungsi temporal seperti di atas. Sedulur mungkin juga akan menemukan kategorisasi konjungsi yang berbeda di beberapa sumber lain. Mereka adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Konjungsi koordinatif <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu kata hubung untuk menyatukan klausa yang setara. Contohnya: \u201cdan\u201d, \u201ctetapi\u201d,\u00a0 \u201catau\u201d.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh<\/strong>: \u201cMinyak zaitun itu mahal, <\/span><b>tetapi <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">lebih baik untuk kesehatan.\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Konjungsi subordinatif,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> kata hubung untuk kalimat majemuk bertingkat. Misalnya, \u201cagar\u201d, \u201cjika\u201d, \u201cwalaupun\u201d, \u201csesudah\u201d, \u201csehingga\u201d.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh:<\/strong> \u201cIa tinggal di rumah orang tuanya sementara waktu <\/span><b>agar <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">bisa menghemat pengeluaran.\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Konjungsi korelatif,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> kata hubung yang menghubungkan dua klausa atau frasa yang memiliki sintaksis sama (sama-sama subjek, sama-sama kata kerja, dan lain sebagainya). <\/span><\/span>Contohnya: \u201cnamun demikian\u201d,\u00a0 \u201cmaupun\u201d, \u201cbahkan\u201d, \u201cmelainkan\u201d.<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh:<\/strong> \u201cDarya\u00a0 memilih tidak menikah di usia muda, <\/span><b>melainkan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ia mempersiapkan diri secara finansial dan psikologis.\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari sini diharapkan Sedulur sudah bisa membedakan kata hubung yang tidak termasuk konjungsi dan mana yang termasuk. Semoga semuanya jadi lebih jelas, ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":44567,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5724,5725],"class_list":["post-44405","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-konjungsi","tag-konjungsi-temporal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Konjungsi adalah kata hubung untuk dua frasa atau kalimat. Ada beberapa tipe yang dikenal, salah satunya konjungsi temporal.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Konjungsi adalah kata hubung untuk dua frasa atau kalimat. Ada beberapa tipe yang dikenal, salah satunya konjungsi temporal.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-25T08:30:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-25T00:13:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/1-16.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/1-16.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/1-16.jpg\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/\",\"name\":\"Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-25T08:30:43+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-25T00:13:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Konjungsi adalah kata hubung untuk dua frasa atau kalimat. Ada beberapa tipe yang dikenal, salah satunya konjungsi temporal.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis & Contohnya","description":"Konjungsi adalah kata hubung untuk dua frasa atau kalimat. Ada beberapa tipe yang dikenal, salah satunya konjungsi temporal.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis & Contohnya","og_description":"Konjungsi adalah kata hubung untuk dua frasa atau kalimat. Ada beberapa tipe yang dikenal, salah satunya konjungsi temporal.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-25T08:30:43+00:00","article_modified_time":"2022-03-25T00:13:18+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/1-16.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/1-16.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/1-16.jpg","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/","name":"Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-25T08:30:43+00:00","dateModified":"2022-03-25T00:13:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Konjungsi adalah kata hubung untuk dua frasa atau kalimat. Ada beberapa tipe yang dikenal, salah satunya konjungsi temporal.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/konjungsi-temporal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44405"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44405"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44405\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44664,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44405\/revisions\/44664"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44567"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44405"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44405"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44405"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}