{"id":44282,"date":"2022-03-24T13:00:57","date_gmt":"2022-03-24T06:00:57","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=44282"},"modified":"2022-03-23T16:53:47","modified_gmt":"2022-03-23T09:53:47","slug":"sejarah-bola-basket","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/","title":{"rendered":"Sejarah Bola Basket: Pengertian, Peraturan &#038; Teknik Dasarnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Olahraga yang tak kalah populer dengan sepak bola adalah basket. Selain karena permainannya yang memang seru, sejarah bola basket memang sudah sangat panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Permainan ini pertama kali dimainkan di Amerika Serikat sebagai sebuah olahraga dalam ruangan. Berbeda dengan sepak bola yang dibagi menjadi 2 waktu permainan, hitungan babak dalam basket dibagi menjadi 4. Satu setnya disebut sebagai kuater dan berlangsung selama 15 menit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagi Sedulur yang penasaran dengan sejarah bola basket di dunia hingga akhirnya juga populer di Indonesia. Yuk, simak ulasannya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dalam-permainan-bola-voli-pukulan-yang-tidak-diperbolehkan-adalah\/\">Pukulan yang Tidak Diperbolehkan dalam Permainan Bola Voli<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sejarah bola basket<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44295\" aria-describedby=\"caption-attachment-44295\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44295 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kompas-2.jpeg\" alt=\"Sejarah bola basket\" width=\"1200\" height=\"752\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kompas-2.jpeg 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kompas-2-768x481.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44295\" class=\"wp-caption-text\"><em>Kompas<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Permainan bola basket pertama kali diperkenalkan oleh James A. Naismith pada tahun 1891. James merupakan seorang guru olahraga di salah satu sekolah di Massachusetts, Amerika Serikat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap musim dingin, kegiatan olahraga berhenti karena belum banyak jenis olahraga dalam ruangan yang bisa dilakukan. Naismith pun mencoba mencari cara agar murid-muridnya tetap bisa beraktivitas dan mengolah tubuh meskipun musim dingin berlangsung. Karena saat itu, olahraga dalam ruangan seperti senam dianggap membosankan dan tidak terlalu memperkuat otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hingga akhirnya, Naismith membuat sebuah olahraga dengan menggabungkan unsur dari football, baseball, dan beberapa olahraga populer lainnya. Olahraga tersebut akhirnya mengerucut pada kegiatan dengan menggunakan bola besar, dimainkan dengan tangan, dan memiliki sasaran seperti gawang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Karena tidak ingin sama dengan olahraga sepak bola, Naismith lalu mencoba menggunakan keranjang atau basket sebagai target untuk mendapatkan poin dari permainannya. Dari sinilah nama basket muncul dan akhirnya menjadi olahraga paling populer di dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagai pencipta bola basket, nama James Naismith pun sempat diabadikan sebagai jalan stadin basket di University of Kansas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengertian bola basket akhirnya disimpulkan sebagai olahraga yang dimainkan oleh dua tim untuk mencari poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawannya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sejarah basket di Indonesia<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44296\" aria-describedby=\"caption-attachment-44296\" style=\"width: 2550px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44296 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-img-2116469-scaled.jpg\" alt=\"Sejarah bola basket Indonesia\" width=\"2560\" height=\"1706\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-img-2116469-scaled.jpg 2560w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-img-2116469-768x512.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-img-2116469-1536x1023.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-img-2116469-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-img-2116469-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-img-2116469-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44296\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Olahraga basket pun sukses dimainkan banyak orang dan jadi salah satu olahraga wajib di Amerika Serikat. Kepopulerannya lalu meluas ke wilayah Eropa yang saat itu masih sangat gemar dengan sepak bola. Hingga akhirnya, pada tahun 1930, olahraga basket masuk ke Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sejarah bola basket di Indonesia sendiri berawal dari pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Solo, 3 September 1948. Basket dimasukkan sebagai cabang olahraga resmi karena banyak diminati oleh masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selama 20 tahun tidak dinaungi oleh organisasi resmi, Persatuan Basketball Seluruh Indonesia atau Perbasi akhirnya resmi dibentuk pada 23 Oktober 1951. Organisasi ini dipelopori oleh Tinny Wen dan Wim Latumeten yang juga merupakan atlit kebanggaan dalam cabang basket.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-renang\/\">18 Manfaat Renang Secara Rutin, Baik untuk Kesehatan Tubuh<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Peraturan basket<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44300\" aria-describedby=\"caption-attachment-44300\" style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44300 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-daniel-absi-680074.jpg\" alt=\"Aturan bola basket\" width=\"1280\" height=\"853\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-daniel-absi-680074.jpg 1280w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-daniel-absi-680074-768x512.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-daniel-absi-680074-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-daniel-absi-680074-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44300\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dibandingkan dengan sepak bola, olahraga basket memiliki cukup banyak peraturan. Dilansir dari situs resmi milik Perbasi, ada 13 aturan penting yang wajib diketahui:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bola basket boleh dilemparkan ke segala arah dalam lapangan permainan. Tak ada batasan, boleh menggunakan satu tangan maupun dua tangan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dalam mengolah permainan, bola diperbolehkan dipukul ke segala arah dengan memakai satu atau dua tangan. Namun, bola tidak diperbolehkan ditinju dan ini bisa dianggap pelanggaran.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Untuk menggiring bola, pemain tidak diperbolehkan membawa bola secara berlari tanpa memantulkan bola ke tanah. Apabila bola dibawa lebih dari satu langkah tanpa memantulkan bola maka akan dianggap sebagai pelanggaran. Pelanggaran ini sering disebut sebagai <em>travelling<\/em>.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pemain tidak boleh menahan, mendorong, atau menjegal musuh dengan cara kasar. Pelanggaran pertama dalam permainan biasanya akan dihitung sebagai kesalahan. Jumlah kesalahan akan dicatat wasit hingga pemain mencatatkan kesalahan sebanyak dua kali akan membuat pemain lawan mendapatkan tembakan bebas. Selain itu, pemain juga bisa langsung didiskualifikasi dari pertandingan dan tidak bisa dimainkan sampai waktu kuarter habis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dalam mengolah bola, pemain diharuskan menggunakan kedua tangannya terutama pada bagian telapak tangan. Apabila menggunakan lengan maka akan dianggap pelanggaran.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Apabila satu pemain melakukan tiga kesalahan secara berturut-turut dalam kuarter permainan, maka kesalahan itu akan dianggap sebagai poin dengan memberikan penalti kepada lawan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gol atau poin didapatkan ketika bola masuk ke dalam keranjang lawan. Dalam permainan basket, poin dibagi menjadi 3, yaitu 3 poin ketika melempar dari luar area jauh, 2 poin melempar dari dalam area jauh, dan 1 poin ketika melakukan lemparan tembakan bebas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Permainan bola basket dimainkan di lapangan. Ukuran lapangan bola basket yaitu memiliki panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter. Namun, bila digunakan untuk pembelajaran biasanya ukurannya lebih kecil yaitu panjang 26 meter dengan lebar 14 meter.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/olahraga-kardio\/\">18 Olahraga Kardio yang Banyak Manfaat dan Mudah Dilakukan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Teknik dasar basket<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_44297\" aria-describedby=\"caption-attachment-44297\" style=\"width: 2550px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-44297 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-pixabay-163452-scaled.jpg\" alt=\"teknik basket\" width=\"2560\" height=\"1701\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-pixabay-163452-scaled.jpg 2560w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-pixabay-163452-768x510.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-pixabay-163452-1536x1021.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-pixabay-163452-2048x1361.jpg 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-pixabay-163452-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-pixabay-163452-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-44297\" class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam permainan bola basket ada sejumlah teknik dasar yang perlu dipahami. Hal ini berpengaruh dalam berjalannya permainan secara baik sehingga kedua tim bisa saling mencuri point. Berikut ini beberapa nama teknik dasar bola basket:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Passing<\/em> dan <em>catching<\/em>. Dalam permainan bola basket ada teknik mengoper atau passing dan menangkat atau catching. Passing sendiri ada beberapa jenis seperti <em>over<\/em> <em>head<\/em> <em>pass<\/em> dan <em>chest<\/em> <em>pass<\/em>.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Dribilling<\/em> atau menggiring bola.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Pivot<\/em>. Ini adalah teknik dimana seorang pemain memanfaatkan tangkapan bola pertama sebelum menggiring bola. Dia bisa berputar ke seluruh arah untuk mengambil aksi melempar, mengoper atau menggiring sendiri.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Shooting<\/em> atau melempar bola ke arah keranjang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Lay<\/em> <em>up<\/em>. Ini adalah teknik memasukkan bola ke keranjang dengan memanfaatkan tiga langkah jauh. Biasanya <em>lay<\/em> <em>up<\/em> dilakukan ketika pemain sudah dekat dengan keranjang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Rebound<\/em>Teknik ini mengambil bola liar yang terpantul dari ring basket.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><em>Screen<\/em>. Ini adalah teknik untuk menjaga lawan sehingga bisa merebut bola.<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian penjelasan lengkap tentang sejarah bola basket di Indonesia dan dunia. Permainan ini memang sangat seru dan mengasyikkan karena bisa dilakukan dimana saja. Selain itu, permainan bola basket juga menyehatkan lantaran seluruh anggota badan digunakan.<\/span><\/p>\n<p><em>Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <strong>Aplikasi Super<\/strong> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya <\/em><em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"><strong>di sini<\/strong><\/a><\/em><em> sekarang.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":20,"featured_media":44304,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5714,5385,1428],"class_list":["post-44282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-basket","tag-bola-basket","tag-olahraga"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sejarah Bola Basket: Pengertian, Peraturan &amp; Teknik Dasarnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Saingi sepak bola sebagai olahraga paling populer. Yuk, mengenal sejarah bola basket dan teknik dasar permainan bola lempar satu ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sejarah Bola Basket: Pengertian, Peraturan &amp; Teknik Dasarnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Saingi sepak bola sebagai olahraga paling populer. Yuk, mengenal sejarah bola basket dan teknik dasar permainan bola lempar satu ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-24T06:00:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-23T09:53:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-4-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Titis Haryo\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Titis Haryo\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-4-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-4-1.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"Sejarah bola basket\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/\",\"name\":\"Sejarah Bola Basket: Pengertian, Peraturan & Teknik Dasarnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-24T06:00:57+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-23T09:53:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda\"},\"description\":\"Saingi sepak bola sebagai olahraga paling populer. Yuk, mengenal sejarah bola basket dan teknik dasar permainan bola lempar satu ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sejarah Bola Basket: Pengertian, Peraturan &#038; Teknik Dasarnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda\",\"name\":\"Titis Haryo\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Titis Haryo\"},\"description\":\"Hidup seperti bubur yang diaduk. Terlihat kacau tapi sangat nikmat.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sejarah Bola Basket: Pengertian, Peraturan & Teknik Dasarnya","description":"Saingi sepak bola sebagai olahraga paling populer. Yuk, mengenal sejarah bola basket dan teknik dasar permainan bola lempar satu ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sejarah Bola Basket: Pengertian, Peraturan & Teknik Dasarnya","og_description":"Saingi sepak bola sebagai olahraga paling populer. Yuk, mengenal sejarah bola basket dan teknik dasar permainan bola lempar satu ini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-24T06:00:57+00:00","article_modified_time":"2022-03-23T09:53:47+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-4-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Titis Haryo","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Titis Haryo","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-4-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-4-1.jpg","width":682,"height":536,"caption":"Sejarah bola basket"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/","name":"Sejarah Bola Basket: Pengertian, Peraturan & Teknik Dasarnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-24T06:00:57+00:00","dateModified":"2022-03-23T09:53:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda"},"description":"Saingi sepak bola sebagai olahraga paling populer. Yuk, mengenal sejarah bola basket dan teknik dasar permainan bola lempar satu ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-bola-basket\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sejarah Bola Basket: Pengertian, Peraturan &#038; Teknik Dasarnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda","name":"Titis Haryo","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Titis Haryo"},"description":"Hidup seperti bubur yang diaduk. Terlihat kacau tapi sangat nikmat."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44282"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44282"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44282\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44307,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44282\/revisions\/44307"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}