{"id":43762,"date":"2022-03-22T19:45:49","date_gmt":"2022-03-22T12:45:49","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=43762"},"modified":"2022-03-22T11:04:17","modified_gmt":"2022-03-22T04:04:17","slug":"homo-sapiens","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/","title":{"rendered":"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri &#038; Penemuan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam sejarah peradaban manusia, homo sapiens memegang peran penting. Karena merupakan manusia purba yang memiliki banyak kesamaan dengan manusia modern saat ini. Banyak ditemukan fosil-fosil sapiens dari berbagai tempat di berbagai negara. Hal tersebut menunjukan persebarannya yang luas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam kesempatan kali ini, kita akan bahas lengkap segala hal yang berkaitan dengan homo sapiens. Mulai dari persebaran, ciri-ciri dan penemuan-penemuan umat manusia terkait dari fosil-fosil sapiens yang didapatkan. Untuk membuka pembahasan, mari kita mulai dengan pengertian dan asal-usulnya terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian homo sapien<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Homo sapiens adalah jenis manusia purba yang menunjukan ciri fisik yang menyerupai manusia modern. Manusia modern sendiri adalah kita yang hidup di masa modern ini. Banyak teori yang menyampaikan pendapat tentang manusia purba satu ini. Terutama yang berkaitan dengan asal-usul dan penyebarannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu teori asal-usul yang paling terkenal dikemukakan oleh dua pakar yaitu Stringer dan Brauner. Dari teori tersebut, disusun spekluasi dari terkait asal usul dan penyebaran homo sapiens. Hingga kemudian ditemukan berbagai temuan arkeologis baru untuk kemudian disusun sebuah teori yang baru lagi.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kerajaan-kutai\/\">Kerajaan Kutai: Sejarah, Raja, Masa Kejayaan &amp; Peninggalan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Asal usul homo sapien<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43771\" aria-describedby=\"caption-attachment-43771\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-43771\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8.-Tempi-570x354.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"354\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43771\" class=\"wp-caption-text\"><em>Tempo<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Manusia purba yang bernama homo sapiens ini diduga kuat berasal dari Benua Afrika. Sejarah homo sapiens berpijak dari berbagai fosil yang ditemukan di sepanjang benua Afrika. Dari benua Afrika mereka melakukan pengembaraan ke berbagai tempat di belahan benua lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seperti ke Asia, Eropa, Amerika, Australia dan ke berbagai tempat yang memiliki sumber makanan dan tempat yang cocok untuk hidup. Salah satu teori terkait asal usul yang paling terkenal yaitu dengan bangkan oleh Stringer dan Brauner, teori tersebut dikenal dengan nama <em>Out of Africa<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teori tersebut juga didukung dengan adanya bukti genetik, linguistik, dan arkeologis yang menyebutkan bahwa fosil yang ditemukan di dekat Sungai Omo, Ethiopia (Afrika Timur) merupakan fosil homo sapiens tertua bahkan usianya lebih tua dari Homo Neanderthalensis.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Teori-teori yang muncul<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43764\" aria-describedby=\"caption-attachment-43764\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-43764\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/1.-Cerdika-570x468.jpg\" alt=\"homo sapiens\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43764\" class=\"wp-caption-text\"><em>Cerdika<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bukan hanya teori <em>Out of Africa <\/em>yang muncul untuk menjawab misteri terkait manusia purba. Terdapat beberapa teori lainnya. Hanya saja, teori <em>Out of Africa<\/em> menjadi semakin kuat karena didukung dengan data penelitian DNA <em>mitokondria<\/em>, yaitu sel tubuh berbentuk molekuk kompleks yang menggambarkan tentang sistem genetika dari satu generasi ke generasi lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari penelitian tersebut terdapat hasil genetika manusia atau genom sebesar 99.9% identik di seluruh dunia. Kesimpulannya adalah bahwa setiap jenis manusia menganti dan menghapus populasi manusia sebelumnya. Hal ini berlaku untuk Homo erectus dan Homo Neanderthalensis dan kemudian Homo sapiens lalu manusia modern.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teori lainnya yang mengulas tentang asal usul homo sapiens yaitu Teori Multiregional Evolution Model yang dikemukakan oleh Wolpoff, Thorne, dan Wu. Para ahli tersebut menyebutkan bahwa manusia modern tidak hanya dari Afrika, namun ada juga yang dari Eropa dan Asia yang merupakan hasil dari populasi menusia sebelumnya di wilayahnya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teori ini juga menyebutkan bahwa Afrika merupakan sumber kedatangan nenek moyang menusia yang menyebar namun tidak bercampur dengan manusia pra modern sebelumnya di suatu wilayah dan berkembang sesuai dengan rasnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Persebaran homo sapien<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43765\" aria-describedby=\"caption-attachment-43765\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-43765\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/2.-Kompas-570x390.png\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"390\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43765\" class=\"wp-caption-text\"><em>Kompas<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari penjelasa di atas, kita bisa ambil kesimpulan bahwa homo sapiens hidup pada zaman sebelum adanya kehidupan manusia modern, atau zaman pra modern. Berkaitan dengan persebarannya, pada awalnya bermula dari Afrika yang ditemukan di situs Omo Kibsih. Kemudian lanjut ke Eropa dengan ditemukannya manusia purba Homo Cromagnonesis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menyusuri Asia Tengah, menuju ke Asia Selatan dan Asia Tenggara. Kemudian ke Indonesia dan Jepang. Diperkirakan terjadi pada 20.000-15.000 tahun yang lalu. Diperkirakan ketika daratan Siberia dan Alaska terhubung karena surutnya air laut pada zaman es. Akibatnya, mereka bisa mengembara hingga tiba ke Benua Amerika. Sementara menuju Australia, manusia purba datang dari Indonesia, kemungkinan dari pulau Papua.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ciri-ciri fisik homo sapien<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"n3VNCb\" src=\"https:\/\/akcdn.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2021\/10\/27\/menilik-manusia-purba-dalam-sejarah-indonesia-5_43.jpeg?w=250&amp;q=\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"767\" data-noaft=\"1\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Detik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat hal yang menjadi identik dari homo sapiens, yaitu ciri-ciri fisik manusia purba. Berikut ini ciri-ciri fisik yang dimaksud:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki volume otak sekitar 1350-1450 cc.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mempunyai tinggi badan mulai 130-210 cm.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berat badan berkisar 30-150 kg.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ciri-ciri non fisik homo sapien<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43767\" aria-describedby=\"caption-attachment-43767\" style=\"width: 533px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-43767\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/4.-katadata-543x468.png\" alt=\"\" width=\"543\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43767\" class=\"wp-caption-text\"><em>katadata<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain ciri-ciri homo sapiens secara fisik, terdapat juga perbedaan dari ciri non-fisik. Ciri-ciri ini merujuk pada penyebaran, kebiasaan dan cara berkomunikasi. Ciri-ciri non fisik yang dimaksud adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hidup kisaran 25.000 sampai 40.000 tahun silam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sudah memiliki bahasa komunikasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mampu membuat alat-alat sederhana dari bahan batu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sudah membuat lukisan-lukisan yang menggambarkan kehidupan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jenis-jenis homo sapiens<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43768\" aria-describedby=\"caption-attachment-43768\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-43768\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5.-howstuffworks-570x468.jpg\" alt=\"homo sapiens\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43768\" class=\"wp-caption-text\"><em>howstuffworks<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa jenis homo sapien berdasarkan dari beberapa penemuan fosil. Jenis-jenis tersebut adalah homo florensis, homo wajakensis dan homo cromagnonesia. Agar Sedulur lebih jelas memahaminya, berikut ini penjelasan lengkapnya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">1. Homo florensis<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jenis manusia purba pertama adalah homo florensis, manusia purba ini ditemukan di Indonesia yaitu di Pulau Flores oleh tim Arkeolog gabungan dari Pusilitbang Badan Arkeologi Nasional Indonesia dan University of New England. Ciri dari homo florensis adalah:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kepada dan badan mempunyai ukuran kecil. Ukuran otak juga kecil. Volume otak sekitar 380 cc. Rahang menonjol atau berdahi sempit. Berat badan sekitar 25 kg. Tinggi badan sekitar 1,06 m.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">2. Homo wajakensis<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jenis manusia purba selanjutnya adalah homo wajakensis. Fosil manusia purba ini ditemukan di Wajak Tulungagung, lembah Sungat Brantas, Jawa Timur. Ciri-ciri fisik dari manusia purba ini adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Wajah datar dan lebar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hidung lebar dengan bagian mulut menonjol.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berat badan sekitar 30-150 kg.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tinggi badan kurang lebih 130-210 cm.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Otak sudah lebih berkembang.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perlu Sedulur ketahui bahwa manusia purba ini memiliki kesamaan identik dengan Manusia Niah di Serawak, Malaysia dan Manusia Tabon di Palawan Filipina.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">3. Homo cromagnonesis<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jenis-jenis homo sapiens dan gambarnya yang terakhir adalah homo cromagnonesis, yang ditemukan di Eyzies de tayac, Dordogne, Prancis Selatan. Ciri yang dimiliki oleh manusia purba ini adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tengkorak tinggi dengan bagian penutup bundar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tonjolan pada tulang kening sudah hilang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dahi berbentuk vertikal.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Volume otak mencapai 1400 cc.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bentuk wajah datar dan tidak memiliki tonjolan di bagian mulut karena rahang dan gigi geliginya sudah menyusut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tujuan-gerak-menangkis-adalah\/\">Tujuan Gerak Menangkis adalah? Pelajari Teknik &amp; Sejarahnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Penemuan dan lokasinya<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43769\" aria-describedby=\"caption-attachment-43769\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-43769\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6.-National-Geographic-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43769\" class=\"wp-caption-text\"><em>National Geographic<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagaimana yang telah disinggung dalam pembahasan sebelumnya, bahwa setia jenis manusia purba ditemukan di tempat yang berbeda-beda. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan homo sapiens ditemukan dimana. Dari jenis manusia purba yang dibahas di atas, dua di antaranya ditemukan di Indonesia, pertama di Jawa Timur dan kedua di Pulau Flores.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan penjelasan dari teori <em>Multiregional Evolution Model<\/em> menyatakan bahwa Homo sapiens melahirkan ras-ras baru. Begitulah yang terjadi di Indonesia karena ternyata ada dua subjenis Homo sapiens, yakni Homo wajakensis dan Homo floresiensis. Meskipun secara ciri umum, baik fisik dan non fisik, manusia purba memiliki jenis yang sama. Terlihat dari homo wajakensis yang memiliki kesamaan dengan manusia purba yang ditemukan di Malaysia dan Filipina.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itu tadi pembahasan lengkap terkait homo sapiens yang wajib Sedulur ketahui. Meskipun sebenarnya kita telah mempelajari hal ini di bangku sekolah, karena asal-usul manusia merupakan pelajaran dasar yang penting untuk diketahui manusia. Karena sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang menyadari sejarah peradabannya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <strong>Aplikasi Super<\/strong> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><strong>di sini<\/strong> <\/a>sekarang<\/em><em>.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":43763,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5618,3671,5619],"class_list":["post-43762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-homo-sapiens","tag-manusia-purba","tag-prasejarah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri &amp; Penemuan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Homo sapiens atau manusia modern adalah manusia purba yang memiliki kesamaan dengan manusia saat ini. Homo sapiens terbentuk setelah proses evolusi yang lama.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri &amp; Penemuan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Homo sapiens atau manusia modern adalah manusia purba yang memiliki kesamaan dengan manusia saat ini. Homo sapiens terbentuk setelah proses evolusi yang lama.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-22T12:45:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-22T04:04:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5-14.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri &amp; Penemuan\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Homo sapiens atau manusia modern adalah manusia purba yang memiliki kesamaan dengan manusia saat ini. Homo sapiens terbentuk setelah proses evolusi yang lama.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5-14.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5-14.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5-14.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"homo sapiens\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/\",\"name\":\"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri & Penemuan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-22T12:45:49+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-22T04:04:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Homo sapiens atau manusia modern adalah manusia purba yang memiliki kesamaan dengan manusia saat ini. Homo sapiens terbentuk setelah proses evolusi yang lama.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri &#038; Penemuan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri & Penemuan","description":"Homo sapiens atau manusia modern adalah manusia purba yang memiliki kesamaan dengan manusia saat ini. Homo sapiens terbentuk setelah proses evolusi yang lama.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri & Penemuan","og_description":"Homo sapiens atau manusia modern adalah manusia purba yang memiliki kesamaan dengan manusia saat ini. Homo sapiens terbentuk setelah proses evolusi yang lama.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-22T12:45:49+00:00","article_modified_time":"2022-03-22T04:04:17+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5-14.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri & Penemuan","twitter_description":"Homo sapiens atau manusia modern adalah manusia purba yang memiliki kesamaan dengan manusia saat ini. Homo sapiens terbentuk setelah proses evolusi yang lama.","twitter_image":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5-14.jpg","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5-14.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5-14.jpg","width":682,"height":536,"caption":"homo sapiens"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/","name":"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri & Penemuan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-22T12:45:49+00:00","dateModified":"2022-03-22T04:04:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Homo sapiens atau manusia modern adalah manusia purba yang memiliki kesamaan dengan manusia saat ini. Homo sapiens terbentuk setelah proses evolusi yang lama.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/homo-sapiens\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Homo Sapiens: Pengertian, Persebaran, Ciri Ciri &#038; Penemuan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43762"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43762"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43878,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43762\/revisions\/43878"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}