{"id":43376,"date":"2022-03-21T13:30:23","date_gmt":"2022-03-21T06:30:23","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=43376"},"modified":"2022-03-20T22:22:04","modified_gmt":"2022-03-20T15:22:04","slug":"lupis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/","title":{"rendered":"Resep Lupis Kue Tradisional Lembut untuk Camilan di Rumah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Lupis adalah makanan tradisional yang saat ini mulai jarang ditemui. Sangat disayangkan, jika makanan nikmat seperti itu hilang dari peredaran. Oleh sebab itu, kita harus selalu melestarikannya, salah satunya dengan membuatnya sendiri di rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, terdapat dua bentuk yang kerap ditemui, yakni segitiga dan bulat memanjang seperti lontong. Namun itu hanya bentuknya saja, untuk rasa dan kenikmatannya tetaplah sama. Lupis terbuat dari beras ketan dengan taburan kelapa parut dan gula merah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebentar, apakah Sedulur tahu lupis berasal dari daerah mana? Ya, makanan ini memang sudah tersebar luas di Indonesia, namun dikenal sebagai makanan khas daerah Jawa. Jika sudah tahu asalnya, saat ini Sedulur mesti tahu resep dan cara membuat lupis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/resep-sambal-ijo\/\">Resep Sambal Ijo ala Rumah Makan Padang untuk di Rumah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Lupis kelapa<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1492px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/img-global.cpcdn.com\/recipes\/13128e861e911184\/751x532cq70\/lupis-kelapa-foto-resep-utama.jpg?resize=1502%2C1064\" alt=\"\" width=\"1502\" height=\"1064\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Resep Tren Harian<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahan lupis:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">250 gram beras ketan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Air secukupnya untuk merendam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Daun pandan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Daun pisang lebar 8 cm<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kelapa parut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sejumput garam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tusuk gigi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tiriskan beras ketan, lalu tuang sekitar 1 sendok makan ke dalam daun pisang yang telah dilipat segitiga dan sematkan dengan tusuk gigi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rebus air dengan garam dan daun pandan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masukkan ke dalam air mendidih, lalu masak selama 5 menit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Setelah itu, matikan apinya dan biarkan tetap tertutup selama 30 menit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Lalu, masak lagi selama 7 menit, matikan apinya dan biarkan tetap terendam serta tertutup rapat hingga 30 menit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tiriskan dan biarkan hingga dingin.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jika sudah dingin, gulingkan ke parutan kelapa. Sajikan dengan saus gula merah.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Lupis ketan bumbung<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 2550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/resepmakanan-id.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cara-membuat-lupis-ketan-scaled.jpeg\" alt=\"lupis\" width=\"2560\" height=\"1556\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">WordPress<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahan:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">500 gram beras ketan putih<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gula merah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kelapa parut<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cuci beras ketan, lalu rendam selama 3\u20144 jam. Tiriskan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Potong daun pisang, isi selongsong ke dalam cetakan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, isi daun pisang dengan beras ketan putih, sembari diketuk-ketuk agar agak padat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Isi sampai 3\/4 cetakan, lalu kunci rapat cetakan agar tidak terlepas saat direbus.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masukkan ke dalam panci berisi air.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rebus selama 3 jam, angkat dan tiriskan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Buat saus gula merah dengan merebus 3 batok gula merah dan 100 ml air.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Potong-potong lupis, tambahkan taburan kelapa parut yang telah dikukus, lalu siram dengan saus gula merah.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Lupis bunga telang<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1070px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/img-global.cpcdn.com\/steps\/6f2317fbfd72c82e\/1280x1280sq70\/lupis-lopes-kuih-lopes-bunga-telang-langkah-memasak-5-foto.jpg\" alt=\"lupis\" width=\"1080\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Remas<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahan:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1 genggam bunga telang (rendam dengan air hangat)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1\/2 buah kelapa (parut lalu kukus)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">150 ml air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">300 gram gula merah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">500 gram beras ketan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Daun pisang secukupnya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Cuci beras ketan, lalu rendam dalam air bunga telang 8 jam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Potong, isi selongsong cetakan, lalu bulatkan tutupnya dengan menggunakan daun pisang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Isi selongsong dengan beras ketan sampai 3\/4.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tutup rapat agar tidak terlepas ketika direbus.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masukkan ke dalam panci penuh dengan air.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rebus selama 3\u20144 jam. Angkat dan tiriskan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masak gula merah dengan air, tunggu sampai larut dan kental.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Potong lupis, tambahkan taburan kelapa, lalu siram dengan saus gula merah.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/resep-sayur-kacang-merah\/\">12 Resep Sayur Kacang Merah Segar untuk Makan Keluarga<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Lupis ketan hitam<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn0-production-images-kly.akamaized.net\/dtpbaevjWD1Ig8UcsBcj567Em6Q=\/0x0:1999x1127\/1200x675\/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)\/kly-media-production\/medias\/3517567\/original\/090007800_1626935794-lupis_ketan_hitam.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"675\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Fimela<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahan:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">500 gram beras ketan hitam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2 lembar daun pandan (ikat simpul)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">250 gram gula merah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Air secukupnya untuk melarutkan saus gula merahnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Daun pisang secukupnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Garam secukupnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kapur sirih secukupnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kelapa muda parut secukupnya (beri garam, kukus sebentar saja)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat saus gula:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masak gula merah dan daun pandan hingga kental, beri sedikit air.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jika sudah agak kental, saring dan sisihkan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat lupis:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rendam beras ketan hitam 1 jam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Saring dan masukkan ke dalam daun yang telah dibentuk segitiga, kemudian ikat dengan tali.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masak air 3\/4 panci, lalu masukan kapur sirih.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jika sudah mendidih, masukkan dan masak sampai matang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Angkat, lalu gulingkan pada kelapa parut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, sajikan dengan saus gula merah.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Lupis hijau pandan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1492px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/img-global.cpcdn.com\/recipes\/83602c98edd604a7\/751x532cq70\/lupis-lopis-ketan-pandan-foto-resep-utama.jpg?resize=1502%2C1064\" alt=\"\" width=\"1502\" height=\"1064\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Versel<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahan:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">500 gram ketan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sejumput garam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Daun pisang untuk membungkus<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kelapa parut (kukus, beri garam dan pandan)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Secukupnya air untuk merendam ketan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Secukupnya endapan\/pasta pandan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bahan saus gula merah:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2 lembar pandan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">300 gram gula merah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">50\u2014100 ml air<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Secukupnya larutan maizena\/sagu<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat saus gula merah:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masak gula merah, pandan, dan air hingga larut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masukkan larutan maizena\/sagu, aduk-aduk dan angkat.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat lupis:<\/strong><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Campur air, endapan\/pasta pandan, dan garam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tuangkan ke wadah berisi ketan, lalu rendam sekitar 1 jam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bungkus dengan daun pisang, lalu masukkan ke panci berisi air mendidih.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Didihkan lagi, tutup dan masak sekitar 1 jam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jika sudah matang, angkat dan tambahkan taburan kelapa parut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Siram saus gula merah, sajikan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, itu dia beberapa resep untuk membuat lupis yang bisa Sedulur coba di rumah. Sebenarnya cara untuk membuatnya itu mudah, hanya perlu ketelitian agar bentuknya tidak hancur. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Kalori lupis ini yaitu 164 kkal per 100 gram. Jadi, bagi Sedulur yang sedang menjalankan diet, tidak disarankan mengonsumsinya terlalu banyak, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <strong>Aplikasi Super<\/strong> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><strong>di sini<\/strong> <\/a>sekarang.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":15,"featured_media":43361,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1043],"tags":[5553,1727,5554],"class_list":["post-43376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-resep","tag-lupis","tag-resep","tag-resep-lupis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Resep Lupis Kue Tradisional Lembut untuk Camilan di Rumah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lupis adalah makanan tradisional yang saat ini mulai jarang ditemui. Sangat disayangkan, jika makanan nikmat ini hilang dari peredaran.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Resep Lupis Kue Tradisional Lembut untuk Camilan di Rumah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lupis adalah makanan tradisional yang saat ini mulai jarang ditemui. Sangat disayangkan, jika makanan nikmat ini hilang dari peredaran.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-21T06:30:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-20T15:22:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/25-7.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/25-7.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/25-7.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"lupis\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/\",\"name\":\"Resep Lupis Kue Tradisional Lembut untuk Camilan di Rumah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-21T06:30:23+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-20T15:22:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\"},\"description\":\"Lupis adalah makanan tradisional yang saat ini mulai jarang ditemui. Sangat disayangkan, jika makanan nikmat ini hilang dari peredaran.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Resep Lupis Kue Tradisional Lembut untuk Camilan di Rumah\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\",\"name\":\"Yusuf Jati Winahto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yusuf Jati Winahto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Resep Lupis Kue Tradisional Lembut untuk Camilan di Rumah","description":"Lupis adalah makanan tradisional yang saat ini mulai jarang ditemui. Sangat disayangkan, jika makanan nikmat ini hilang dari peredaran.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Resep Lupis Kue Tradisional Lembut untuk Camilan di Rumah","og_description":"Lupis adalah makanan tradisional yang saat ini mulai jarang ditemui. Sangat disayangkan, jika makanan nikmat ini hilang dari peredaran.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-21T06:30:23+00:00","article_modified_time":"2022-03-20T15:22:04+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/25-7.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yusuf Jati Winahto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Yusuf Jati Winahto","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/25-7.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/25-7.jpg","width":682,"height":536,"caption":"lupis"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/","name":"Resep Lupis Kue Tradisional Lembut untuk Camilan di Rumah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-21T06:30:23+00:00","dateModified":"2022-03-20T15:22:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8"},"description":"Lupis adalah makanan tradisional yang saat ini mulai jarang ditemui. Sangat disayangkan, jika makanan nikmat ini hilang dari peredaran.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/lupis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Resep Lupis Kue Tradisional Lembut untuk Camilan di Rumah"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8","name":"Yusuf Jati Winahto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Jati Winahto"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43376"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43376"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43376\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43478,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43376\/revisions\/43478"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43361"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}