{"id":43367,"date":"2022-03-21T16:00:38","date_gmt":"2022-03-21T09:00:38","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=43367"},"modified":"2022-03-21T06:50:25","modified_gmt":"2022-03-20T23:50:25","slug":"jaringan-tumbuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/","title":{"rendered":"Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur &#038; Fungsinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Tumbuhan mempunyai beberapa jaringan di dalam tubuhnya. Jaringan tumbuhan sendiri, ada di semua organ tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, biji, bunga, hingga buah. Di dalam organ tersebut, terdapat suatu jaringan yang disebut juga sebagai sel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika dilihat dari KBBI, jaringan merupakan susunan sel-sel khusus yang sama di dalam tubuh, kemudian bersatu untuk menjalankan fungsi biologis tertentu. Susunan sel-sel tersebut, akan membentuk sekelompok sel baru yang mempunyai fungsi dan struktur yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, untuk penjelasan tentang pengertian, struktur dan fungsi jaringan tumbuhan, langsung saja simak informasi yang akan dijelaskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/proses-fotosintesis\/\">Pengertian &amp; Proses Fotosintesis pada Tumbuhan Serta Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Gambar jaringan tumbuhan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.kelaspintar.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/onion-epidermis-with-large-cells-under-microscope-MZGRT3K-1280x720.jpg\" alt=\"jaringan tumbuhan\" width=\"1280\" height=\"720\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Kelas Pintar<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian jaringan tumbuhan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/4750287\/pexels-photo-4750287.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"jaringan tumbuhan\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Soerdikoesomo, jaringan tumbuhan ialah sekumpulan sel-sel tumbuhan yang memiliki bentuk, fungsi, asal, dan juga struktur yang sama. Jaringan tersebut terdiri atas jaringan muda (meristem) serta jaringan dewasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di samping itu, menurut Nurhayati, jaringan tumbuhan adalah jaringan yang tersusun dari sel-sel yang memiliki kemampuan titopotensial. Perlu untuk diingat, bahwa jaringan pada ini tumbuhan mempunyai struktur yang berbeda dengan jaringan pada hewan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tumbuhan bisa memperbanyak diri atau berkembangbiak dengan menggunakan jaringan yang terdiri dari sel-sel tumbuhan yang berada di dalam tubuhnya. Sedangkan untuk hewan sendiri tidak bisa.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Struktur jaringan tumbuhan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/10611035\/pexels-photo-10611035.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"jaringan tumbuhan\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Jaringan meristem<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1106px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/9777667\/pexels-photo-9777667.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"jaringan tumbuhan\" width=\"1116\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jaringan meristem merupakan sekelompok sel yang bisa membelah diri, dan akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan dari tanaman tersebut. Sekelompok sel di dalam jaringan ini, adalah sel muda yang berada pada fase pembelahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, jaringan yang satu ini tidak mempunyai ruang \u201cantar sel\u201d. Bentuk dari jaringan meristem adalah lonjong dan bulat, serta disusun oleh dinding sel yang sangat tipis. Setiap sel di dalam jaringan meristem terdapat lebih dari satu inti sel yang kaya sitoplasma.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Jaringan permanen<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/10316160\/pexels-photo-10316160.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"jaringan tumbuhan\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jaringan permanen atau jaringan dewasa pada tumbuhan adalah hasil penggabungan dari jaringan primer serta sekunder di dalam jaringan meristem. Jenis jaringan ini mempunyai beberapa jenis, yakni sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jaringan epidermis<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jaringan epidermis merupakan jaringan pelindung yang menyelimuti permukaan tumbuhan. Umunya, jaringan ini juga disebut sebagai jaringan terluar. Di dalam jaringan epidermis, hanya ada satu lapis sel saja dan tidak mempunyai klorofil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, terdapat lapisan kutin yang melindungi permukaannya. Kemudian untuk susunan selnya rapat dan tidak punya ruang antar sel. Sel-sel di dalam jaringan epidermis adalah sel hidup.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jaringan parenkim<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jaringan parenkim ialah jaringan yang terbentuk oleh lapisan meristem paling dasar. Parenkim bekerjasama dengan epidermis untuk mengatur pertukaran gas di dalam jaringan, serta melakukan penetrasi dan penyerapan cahaya matahari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jaringan yang satu ini bisa ditemukan di dalam tumbuhan berkayu, dan berfungsi untuk mengangkut bahan makanan di sepanjang batang.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Jaringan penyokong<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1117px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/9756678\/pexels-photo-9756678.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"jaringan tumbuhan\" width=\"1127\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jaringan penyokong pada tumbuhan merupakan jaringan berdinding tebal, yang mampu menunjang tubuh tumbuhan supaya bisa tetap berdiri secara kokoh. Jaringan ini terbagi menjadi dua jenis, yakni kolenkim dan sklerenkim.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jaringan kolenkim<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jaringan kolenkim merupakan jaringan yang masih aktif dalam tubuh tumbuhan, dan mempunyai struktur sel yang panjang serta berdinding tebal. Tugas dari jaringan ini adalah mengatur tumbuhnya tanaman, misalnya saja seperti memanjang, membungkuk, serta regenerasi bagian tubuh saat pencangkokan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jaringan sklerenkim<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam tubuh tumbuhan, jaringan sklerenkim mempunyai dua bentuk, yakni serabut dan berbentuk seperti anyaman pita. Sel-sel dari jaringan ini termasuk dalam sel-sel mati, dan berfungsi untuk mengeraskan dan juga menguatkan bagian luar batang.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Jaringan pengangkut<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/132474\/pexels-photo-132474.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jaringan pengangkut ini memiliki fungsi untuk mengangkut air, unsur, dan juga zat makanan hasil fotosintesis dari satu bagian tumbuhan ke bagian yang lainnya. Ya, jaringan pengangkut ini memiliki dua macam, yakni floem dan xilem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Xilem merupakan pembuluh kayu yang menyalurkan air serta unsur hara dari akar menuju ke daun. Sedangkan untuk floem atau pembuluh tapis, adalah jaringan pengangkut yang fungsinya adalah menyalurkan zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Jaringan gabus<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1119px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/87452\/flowers-background-butterflies-beautiful-87452.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"\" width=\"1129\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jaringan gabus banyak terdapat di bagian alat-alat pada tumbuhan, dan disusun oleh sel parenkim gabus. Fungsi dari jaringan gabus ini, yakni untuk menggantikan jaringan epidermis sebagai pelindung, melindungi kerusakan mekanis dan infeksi patogen, dan juga mencegah penguapan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fungsi-xilem\/\">Perbedaan Fungsi Xilem dan Floem pada Tumbuhan, Lengkap!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Fungsi jaringan tumbuhan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/3753319\/pexels-photo-3753319.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Dinding sel<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dinding sel merupakan tembok dalam jaringan tumbuhan yang memberikan batasan pada sel tertentu. Ruangan yang ada di dalam jaringan ini dikelilingi oleh tembok sel. Dinding sel mempunyai fungsi untuk mencegah patogen masuk ke dalam sel, serta menguatkan permukaan tumbuhan menjadi kaku.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Membran sel<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Membran sel memiliki fungsi untuk mengatur keluar masuknya molekul, melindungi inti sel, dan juga sebagai penerima rangsangan yang berasal dari luar sel.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Inti sel<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Inti sel adalah bagian sel berfungsi untuk mengatur pembelahan sel, mengatur semua pergerakan sel, dan juga menyimpan informasi-informasi genetik dalam tumbuhan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Sitoplasma<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sitoplasma bertugas untuk mengatur fungsi hidup dari semua sel. Tidak hanya itu, sitoplasma juga mampu melarutkan zat-zat kimia dan menjadi media atau tempat terjadinya reaksi kimia sel.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Plastida<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Plastida termasuk bagian dari sel yang tugasnya adalah merespons pertumbuhan, membelah, dan berdiferensiasi menjadi berbagai bentuk. Plastida juga disebut sebagai kloropas pada daun karena mengandung klorofil.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Vakuola<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Vakuola merupakan sel yang memiliki fungsi untuk menyimpan zat cadangan makanan seperti glukosa dan amilum. Selain itu, sel ini juga berfungsi untuk menyimpan pigmen.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Ribosom<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ribosom adalah sel yang bertugas menjadi tempat untuk mendukung proses sintesis protein.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>8. Ribosom endoplasma<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sel yang satu ini berfungsi untuk menyalurkan bahan genetik antara inti sel dan sitoplasma. Fungsi lainnya adalah menjadi alat transpotasi zat-zat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>9. Mitokondria<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mitokondria berfungsi sebagai pusat untuk respirasi seluler dan tempat siklus krebs berlangsung.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>10. Badan golgi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Badan golgi adalah sel yang bertugas untuk memilah dan mengirim produk sel. Badan golgi ini juga terlibat dalam proses sekresi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pemanfaatan jaringan tumbuhan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1100px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/941228\/pexels-photo-941228.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"\" width=\"1110\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang diketahui, jaringan tubuh tumbuhan merupakan sekelompok sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang membentuk organ-organ di dalamnya. Nah, apakah Sedulur sadar jika sebenarnya pemanfaatan struktur tersebut dalam bidang teknologi dapat dengan mudah ditemukan di sekitar, lho.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada beberapa contoh pemanfaatan dari struktur jaringan tumbuhan dalam bidang teknologi, antara lain sebagai berikut ini.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Rumah\/tempat tinggal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada dasarnya, rumah yang Sedulur tempati untuk berlindung itu terinspirasi dari struktur jaringan tumbuhan. Misalnya saja, cakar ayam dalam struktur fondasi rumah yang bentuknya seperti akar tumbuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di samping itu, ada juga susunan batu bata untuk dinding yang mirip seperti kambium. Kemudian untuk tiang bangunan meniru struktur batang sebagai penguat bagunan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bangunan terkenal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa bangunan terkenal di dunia yang juga memanfaatkan struktur dari jaringan tumbuhan. Contohnya gedung Teater Eksplanade yang ada di Singapura, di mana eksterior yang runcing dari tempat unik ini terinspirasi oleh kulit buah durian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lapisan eksternal ini bertindak sebagai sistem pencahayaan responsif, dalam kisi-kisi segitiga yang bisa menyesuaikan kondisi berdasar pada sudut dan posisi matahari saat siang hari. Sehingga kondisi perabotan yang ada di dalam gedung, akan tetap terjaga dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Disamping itu, ada pula Bandara Stuttgart yang mempunyai desain bangunan unik, yang ditampilkan dari integrasi 12 struktur seperti pohon untuk menopang atap. Inspirasi desain dari bandara udara ini diambil dari hutan Black Forest yang terletak di Jerman.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Panel Surya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Panel surya adalah sebuah teknologi yang bisa mengubah sinar matahari menjadi energi listrik, yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Salah satu contohnya, yakni pembangkit listrik tenaga Surya Abengoa, yang terinspirasi dari bentuk kelopak bunga matahari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, bentuk dari bangunan tersebut akan membuatnya mampu menyerap lebih banyak energi dengan penggunaan lahan yang jauh lebih sempit atau sedikit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/cara-tumbuhan-melindungi-diri\/\">12 Cara Tumbuhan Melindungi Diri Saat Terancam Musuhnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, mungkin hanya itu beberapa hal tentang jaringan tumbuhan dan fungsinya yang bisa dijelaskan kali ini. Dari informasi di atas, tentu saja bisa disimpulkan jika tumbuhan itu sangat bermanfaat bagi manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tidak hanya dari bagian-bagian yang terlihat jelas saja. Namun juga bagian-bagian yang paling detail sekalipun, termasuk dengan jaringannya.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <strong>Aplikasi Super<\/strong> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><strong>di sini<\/strong> <\/a>sekarang.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":15,"featured_media":43360,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5546,3531],"class_list":["post-43367","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-jaringan-tumbuhan","tag-tumbuhan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur &amp; Fungsinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jaringan tumbuhan sendiri, ada di semua organ tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, biji, bunga, hingga buah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur &amp; Fungsinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jaringan tumbuhan sendiri, ada di semua organ tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, biji, bunga, hingga buah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-21T09:00:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-20T23:50:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/19-7.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/19-7.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/19-7.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"jaringan tumbuhan\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/\",\"name\":\"Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur & Fungsinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-21T09:00:38+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-20T23:50:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\"},\"description\":\"Jaringan tumbuhan sendiri, ada di semua organ tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, biji, bunga, hingga buah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur &#038; Fungsinya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\",\"name\":\"Yusuf Jati Winahto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yusuf Jati Winahto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur & Fungsinya","description":"Jaringan tumbuhan sendiri, ada di semua organ tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, biji, bunga, hingga buah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur & Fungsinya","og_description":"Jaringan tumbuhan sendiri, ada di semua organ tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, biji, bunga, hingga buah.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-21T09:00:38+00:00","article_modified_time":"2022-03-20T23:50:25+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/19-7.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yusuf Jati Winahto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Yusuf Jati Winahto","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/19-7.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/19-7.jpg","width":682,"height":536,"caption":"jaringan tumbuhan"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/","name":"Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur & Fungsinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-21T09:00:38+00:00","dateModified":"2022-03-20T23:50:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8"},"description":"Jaringan tumbuhan sendiri, ada di semua organ tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, biji, bunga, hingga buah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jaringan-tumbuhan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jaringan Tumbuhan: Jenis-jenis, Struktur &#038; Fungsinya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8","name":"Yusuf Jati Winahto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Jati Winahto"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43367"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43367"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43367\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43490,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43367\/revisions\/43490"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43360"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43367"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}